Fairy Tail Apocalypse
II
Rescue The Fairies!
Story of Fairy Tail From : Hiro Mashima
Art of Story By : Husain Umar AR
*Cerita ini hanyalah fiksi, tidak ada hubungan nama, tempat, dan kejadian yang sebenarnya*
Character
* Fairy Tail (Protagonist) :
- Natsu Dragneel (First Character) - Laxus Dreyar - Gajeel Redfox
- Gray Fullbuster - Ali Hasan Braun - Elfman Strauss
- Erza Scarlet - Lee Husain Strauss - Lisanna Strauss
- Lucy Heartfilia - Mirajane Strauss - Juvia Lockser
- Makarov Dreyar (Leader) - Cana Alberona - Happy and Carla
- Evergreen - Lily Panther - Bickslow
- Loke - Wendy Marvell - Freed Justine
- Jellal Fernandez (Mystogan) - Levy McGarden - Etc
- Kagura Mikazuchi (Mermaid Heel)
- Alzack and Bisca
- Chiang Zhou Strauss
* SRG (Shield Regiment of Gurkha) Armies :
- Major Goupal (Antagonist)
- Ltn. Raymond
- Cpt. Akihiko
- Sgt. Park Mamoru (Protagonist)
- And all of SRG soldiers
* Carpar Arm / Gangster Corporation :
- Morikawa Toshi (Mamoru’s rival)
- Prof. Fillo McTrump (Ex. Red Bull)
- Attaya Airin Zhang Lie
- And all of Carpar Arm members
Contents!
1. From Egypt to Israel! : 5 - 20
2. Good relation Fairy Tail with Israeli and Palestinian : 20 - 28
3. Going to Palestine! : 28 - 31
4. Help to Palestinian! : 32 - 34
5. Mission success!, Palestine are saved! : 35 - 36
6. Touring in Israel Again : 37 - 68
7. Come home to Fiore! : 68 - 70
8. Happy Good Friday! : 70 - 79
9. Old Peace!, New Conflict! : 79 - 110
10. To Rescue Husain Lee and Gajeel! : 110 - 112
11. Fire Dragon Slayer vs Snow Dragon Slayer! : 112 - 121
12. Recovery 121 - 122
I
From Egypt to Israel!
Tepat di kota Kairo, Mesir. Jam 23:00 malam, tahun 2019, usai membuat sebuah laporan kekalahan Guild Red Bull dan ketuanya, Vermicelli sang tokoh penantang Guild Fairy Tail asal Italia sebelum berpergian naik pesawat menuju Mesir, mereka sedang mengistirahatkan badannya pada sebuah hotel yang megah kota Kairo. Tampaknya seorang lelaki berambut pink ini, Natsu sedang melirik-lirik matanya kearah pemandangan kota Kairo pada malam hari dengan memakai alat teropong bersama dengan rekan-rekan dekat terbaik se-angkatannya, yaitu Gray, Erza, Elfman, Mirajane, dan Cana di lantai gedung hotel yang paling atas. Ujar Elfman "Hehehe..!, kali ini di mesir tiada bulan yang menerangi malam jum'at macam ini, hehehe..." sambil meneropongi bulan, lalu Mirajane dan Erza pun bertanya kepada Elfman "Iya..!, lalu mengapa...?", jawab Elfman "Barangkali malam ini bisa saja hujan atau sebagainya", tak lama kemudian Natsu, Cana, dan Gray pun menyatakan ucapan Elfman "Hmm..., benar juga katamu, Elfman..! hujan sedang membasahi bumi Kairo, Mesir dengan rintik-rintik!" sambil menadahkan satu tangan untuk merasakan tetesan air hujan.
Ujar Natsu "Kalau begitu, kita masuk ke hotel...!, karena hujannya sudah turun, Elfman sang peramal cuaca pun telah membuktikannya bahwa malam jum'at ini tak ada cahaya bulan. Hihihi..!", lalu ucap Gray, Mirajane, Erza, dan Cana "Yuk..!", seterusnya mereka berenam tersebut langsung berjalan menuju ke ruang karaoke "Tap..., tap..., tap...". Sampai di ruang karaoke, terdapat sekelompok kawanan Alzack, Bisca, Hasan Braun, dan Husain Lee yang sedang bermain duel catur. Dan peraturan bermainnya sesuai dengan jenis kelamin, yaitu Alzack bersama Hasan Braun, sedangkan Bisca bersama dengan Husain Lee. Pada saat kedatangan Natsu dan kawan-kawan se-angkatan, Gray, Erza, Elfman, Mirajane, dan Cana terus Hasan Braun berperintah kepada Alzack, Bisca, serta Husain Lee untuk membereskan permainan caturnya "Yak! Kawanan Natsu datang, permainan selesai", kemudian mereka berempat ini bersalaman terhadap Natsu dan rekan-rekannya secara tertib tanpa satupun kegaduhan, usai bersalaman, Erza menanyakan sesuatu permainan yang dimainkan oleh kawanan Alzack itu "Kalian main apaan tuh..?", lalu kemudian Bisca pun menjawabnya "Kami sedang bermain catur sambil menikmati lagu tradisional khas Mesir, Erza". Erza mengangguknya "Hmm..., yaa.., yaa.. tetapi bagaimana dengan kawanan Lucy ama Gajeel...?" sambil menanyakan keberadaan Lucy dan Gajeel untuk mengajaknya ke ruang karaoke.
Jawab Bisca "Lucy sedang tidur beristirahat dengan Wendy, Lisanna, Juvia, Levy, Carla, dan Evergreen. Sedangkan Gajeel, ia juga sama sepertinya, tetapi dia tidur bersama dengan cowok-cowoknya yang macam Laxus, Freed, Bickslow, Happy, Lily Panther, dan Zhou pada lantai 10..!" tersenyum senang. Sedangkan para petugas patroli malam yang menjaga lingkungan hotel, mereka itu sangat rela hujan-hujanan untuk menjaga keamanan hotel tersebut "Zrssshhhh...", petugas patroli ini membawa senjata assault rifle yang berjenis Fn Fal, memakai jas hujan jenis ponco warna hitam, juga menggunakan night vision supaya tak mudah dilihat oleh penyusup-penyusup yang hendak merusak ketentraman para member Guild Fairy Tail itu. Sekitar jam 01:00 sepertiga malam, ada tiga orang lelaki penyusup, dengan membawa senjata tajam berupa parang, bom molotov cocktail, serta membawa satu bendera panji khilafah hitam bertulisan warna putih di tangan orang ketiga datang berlari-lari menghampiri tiga petugas patroli serta sebelas petugas security yang tepat berada di dekat pintu hotel tersebut sambil berteriak-teriak sembarangan menyebut nama Tuhan!. Ucap Amnon, seorang pemimpin kelompok partai khilafah yang hendak melaksanakan aksi gerakan pembajakan hotel juga penyekapan para member Guild Fairy Tail "TAKBIR..!, TAKBIR..! LAA’ ILLAHAILAA ANTA!!, GANYANG GUILD KAFIR!!" sambil menodongkan keitga petugas patroli keamanan dan sebelas petugas security hotel dengan sebilah parangnya.
Kemudian orang kedua diantara mereka ini pun bertanya dengan menggertaknya "BAPAK-BAPAK...!, DIMANA PARA MEMBER GUILD PERI FAIRY TAIL ASAL FIORE ITU..!?, AYO TUNJUKANLAH..!!, AMNON BOSS KU, SHAMIL REKANKU, KITA TAKBIR LAGI, TAKBIR...!", lalu sahut Amnon dan Shamil "LAA 'ILLAHAILAA ANTA..!!" kepada Syihab, orang kedua tersebut. Kemudian ada salah seorang petugas keamanan ini pun menghadapi penggertakan dengan tenang "Kalau kalian ingin bertemu dengan member Guild Fairy Tail..., mengapa kalian harus bawa-bawa barang macam begitu-an..!?, memangnya kalian tak bisa dengan cara yang lebih sopan-santun..?" sambil mengangkat kedua tangannya, namun tak lama kemudian para tim petugas patroli yang memakai night vision tersebut segera menggiring ketiga pemuda radikal kedok agamawi itu dengan tiba-tiba "JANGAN BERGERAK..!!, KALIAN NGAPAIN DISINI..!!?" menggunakan senapan Fn Fal-nya "Krik..!", kemudian ketiga petugas keamanan itu langsung melumpuhkan pemuda-pemuda radikal agamawi dengan pistol Taser Stun Gun pada tangan kanannya "Czzttt...!", lumpuhlah keitga pemuda itu dengan mulut yang berbusa-busa!. Seterusnya tangan-tangan pemuda radikal diborgol, dan diserahkan menuju ke kantor polisi terdekat!.
Sesampainya jam 06:00 pagi!, matahari telah terbit dari ufuk timur, burung-burung pada berterbangan keluar dari sarangnya!, member Guild Fairy Tail yang telah terbangun lagi bersih badannya karena mandi pagi itu, pada berangkat menuju ke ruang makan bersama dengan member-member Guild yang begadang semalaman "Tap..., tap..., tap...", di saat waktu makan sarapan pagi secara bersama-sama, Gray dan Lucy pun memberitahukan suatu kabar menggemparkan, ujar Gray "Semalaman kami melihat ada tiga pemuda radikal khilafah yang lagi menodongkan sebilah parang kearah petugas keamanan...!", lalu kejut semua member Guild yang habis tidur semalaman "HAA...!!?, memangnya ada apaan, Gray?", terus lanjut Lucy "ketiga pemuda tersebut sebenarnya ingin mencari-cari keberadaan kita, untuk melakukan aksi penyekapan terhadap kita!", dilanjut lagi pula oleh Mirajane, Elfman, Natsu serta Husain Lee "Tetapi...!, kabar baiknya, mereka tak dapat melihat kegelapan diluar sana, sehingga mudah diringkus oleh pasukan patroli pada hotel kita", kemudian Hasan Braun, Alzack, dan Bisca pun berkata juga "Hmmm..., dan asal kalian tahu, tiga orang pemuda macam mereka-mereka itu merupakan bagian dari simpatisan ISIS* atau Hizbut Tahrir di Mesir", tiba-tiba muncul seseorang pelayan hotel yang membawakan menu sarapan paginya, berupa roti tanpa ragi rasa cokelat, vanilla, keju, tiramitsu, dan kue stroberi, serta minumannya, berupa minuman air putih dan teh hijau khas Thailand datang menyapanya "Halo kawan-kawan...!, mari sarapan pagi terlebih dahulu...!" dengan tersenyum.
ISIS* : (Islamic States of Iraq Syria)
Kemudian Erza pun segera mengambil se-piring kue stroberi sambil berkata "Teman-teman....!, makanan telah datang, silahkan ambil satu-satu, dengan tertib, yaa...", lalu sahut semua member Guild Fairy Tail yang lainnya "Oke Erza-san..!, engkau juga" dengan mengambil satu piring makan juga "Cring..., cring..., cring...". sedangkan nasib ketiga pemuda radikalisme yang telah tertangkap oleh petugas keamanan bersenjata, mereka-mereka ini dimasukan kedalam suatu kurungan kantor polisi kota Kairo, dengan dipisahkan satu per-satu diantara mereka bertiga, yakni Syihab ditempatkan kedalam sel kurungan kelas A3, bersama dengan preman-preman bus kota, Shamil ditempatkan pada sel kurungan kelas A10, ia sendirian tanpa adanya satupun orang, dan satu lagi, yaitu Amnon, ia ditempatkan oleh petugas kepolisian untuk memasuki sel kurungan, dalam keadaan amat gelap, ruangan tak bercahaya, rawan kedatangan hewan melata, macam ular berbisa, meskipun sel kurungannya amat megah, berfasilitas, lagi mewah!, tetapi tak ada seseorang pun yang menemaninya, sungguh mengerikan.
Usai makan sarapan pagi, pada jam 07:00 pagi. Para member Fairy Tail bersegera untuk memasuki bus exclusive yang telah disediakan oleh pihak travelling yang dipesankannya, perintah Makarov "Busnya sudah datang, yuk bersegeralah sebelum terlambat!", kemudian seluruh member Guildnya pun bergegas menuju ke dalam bus exclusive tersebut dengan tertib, tanpa terburu-buru!. Saat berada di dalam bus tersebut, Natsu, Gray, Erza, dan Lucy mendapatkan bagian kursi yang paling depan bersama dengan Mirajane, dan kedua saudaranya. Oceh Natsu "Ciahahaha..., kita berempat dapat rekomendasi duduk yang paling depan...!", Lucy pun ikut serta dalam sukacitanya "Horeee...!!, kita berempat bersama Mira di kursi paling depan, yes..!, yes..!, yes..!", seterusnya Mirajane menanggapi rasa sukacita Lucy "Sshhtt..., Sudahlah Lucy...!, biasa sajalah, tak usah terlalu heboh, hehehe" bercanda kepadanya dengan senang hati. Sedangkan Natsu, Gray, Elfman, Erza, dan Lisanna pun menertawakannya dengan nada pelan-pelan!. Elfman pun membisikan kepada Natsu dan Gray "Hehehe..., dasar cewek Inggris, terlalu heboh!" sambil tertawa kecil, Natsu dan Gray pun juga tertawa kecil seperti Elfman "Hihihihi....". Usai itu, Gray pun menanyakan keberadaan Hasan Braun, Husain Lee, Alzack, serta Bisca "Oh iya Elfman...?", sahut Elfman pula "Iya Gray...!, ada apa?", Gray bertanya "Dimanakah keempat member Guild kita...?, yang macam Hasan Braun, Husain Lee, dan se-pasang suami-istri macam si Alzack dengan Bisca..!".
Lalu jawab Elfman dengan lantang "Kalau mereka berempat itu..., ada di mobil Suzuki Vitara hitam di depan bus kita, bro...!" menepuk pundak Gray dan Natsu, ucap Natsu "Yaa... Mungkin mereka berempat itu orang-orang VIP kali...?, benar tidak, Elfman?" dengan naga ragu, balas Elfman "Hmmmmm..., mungkin saja, Natsu...! Mereka benar-benar VIP banget, yaa...". Tiba-tiba Lisanna pun mengikut campur dalam urusan ini "Yaa..., mungkin mereka itu orang-orang yang dipercaya oleh master, dipercaya pula oleh negara, pokoknya begitulah mereka-mereka" bercanda. Jam 08:00 pagi, rombongan-rombongan member Guild Fairy Tail pun berangkat dari hotel megah terssebut menuju ke tempat bersejarah Mesir sepanjang masa, yaitu Piramida "Vruuummmmm.....", sambil dikawal pula oleh pasukan polisi mesir bersenjata lengkap dengan dua unit mobil dan enam unit motor, terdiri dari tiga unit motor di-
depan dan dibelakang "Wiuuuwwwwwww.......", pertama kali para member Guild peri ini mendapatkan seorang tour guide asli Mesir yang bernama Ikhwanudin Al-Ayyubi untuk menjeaskan tempat bersejarah di negeri Mesir, salam kenal Ikhwanudin "Hai semua....!, nama saya Ikhwanudin Al-Ayyubi..!, dari kota Kairo asli...!, lalu siapakah nama kalian-kalian semua, Fairy Tail....?", lalu jawablah semua anggota Guild Fairy Tail yang berada di dalam bus exclusive ini, pertama Natsu "Hello Pak Ikhwanudin.., Nama saya Natsu Dragneel, asal Fiore campuran dengan etnis Jepang...!" dengan tawa gembiranya. kemudian yang kedua, ialah Lucy "Salam!, damai sejahtera..!, namaku Lucy Heartfilia!, asal Fiore kelahiran etnis Britania Raya!, salam kenal selalu..." tersenyum di wajahnya begitu menghangatkan kejiwaan Pak Ikhwanudin.
Dan yang ketiga kalinya, seorang Gray pun mengenalkan dirinya "Hai bro..!, nama gue Gray Fullbuster, asal Fiore, gue seorang etnis campuran ras Yankee Amerika Serikat, salam brofist, guys!!" dengan semangat yang amat tinggi. keempat kalinya, Erza pun mengangkat tangan kepada Pak Ikhwanudin, ujar Erza "Damai sejahtera!, Ikhwanudin...! namaku Erza Scarlet, aku berasal dari Fiore campuran etnis Korea dan Eropa, aku senang berkenalan denganmu, dan Tuhan memberkatimu" sambil bersalaman. Usai keempat tokoh ini mengenalkan dirinya, seluruh member yang lainnya pun juga, mereka-mereka bersemangat dalam mengenali dirinya kepada sang guide tempat bersejarah Mesir ini "Blaa...., blaa...., blaa....". Tak lama kemudian, pada jam 10:00 pagi, sesampainya di tempat bersejarah Piramida, Ikhwanudin memasuki ruang dalaman isi piramida bersama dengan semua member Guild Fairy Tail, dengan perbekalan yang lengkap dalam standard operasional yang diperkenankan "Tap..., tap..., tap...". Oceh Wendy "Ihhh..., ada arca patung firaun Ramses, Pak Ikhwanudin!", kemudian Pak Ikhwanudin beserta dengan para member Guild ini pun segera menghampiri sebuah arca tersebut, tanya Pak Ikhwanudin "Mana...?, mana Wendy...?" sambil menepuknya. Lalu Wendy pun menjawabnya "Disini, kak...! aku melihatnya" sambil menunjukan.
Disinilah seorang Pak Ikhwanudin pun menjelaskannya dengan lengkap, kata Pak Ikhwanudin "Ini.., adalah firaun Mesir ketiga yang berasal dari dinasti ke-19. Ia sering dianggap sebagai firaun terbesar dan terkuat dalam sejarah Mesir Kuno. Sebagai.. seseorang firaun, Ramses II memimpin beberapa ekspedisi ke Israel, Lebanon dan Suriah. Ia juga memimpin ekspedisi ke Nubia. Pada awal kekuasaannya, ia fokus dalam pembangunan kota, kuil dan monumen. Ramses II mendirikan kota Pi-Ramesses!, letaknya tepat pada di Delta Sungai Nil sebagai ibukota barunya dan basis utama untuk kampanye militernya di Suriah!", lalu balas seluruh member pun dengan kagum "Woooowww...., hebatnya!", kemudian Hasan Braun pun berkata "Tetapi.., tidaklah baik, si Ramses II ini hanya bisa-bisanya membudaki orang-orang beriman kepada Tuhan, Allah kita di zaman Musa!", Pak Ikhwanudin pun menanggapinya "Iya benar, Hasan Braun...! seorang firaun ini sering menjajah tiap-tiap daerah teritorial hampir semua bangsa-bangsa di bumi..!, seperti saat ini, banyaknya bangsa adikuasa yang melakukan aksi genosida terhadap bangsa-bangsa yang lemah!", terus kata Lisanna kepada Pak Ikhwanudin "Contohnya negara Zionis Israel, kan...?", jawab Pak Ikhwanudin "Iya benar, Lisanna...! Itu juga termasuk sifat yang tidak beda jauh dengan si firaun Ramses II ini, tidak hanya para Zionis saja yang macam itu, Ya Lisanna", dan seterusnya Freed dan Evergreen serta para ras Exceed, seperti Happy, Carla, lagi Lily Panther pun memasukan suatu hal "Contohnya seperti bangsa Amerika Serikat sekarang ini!, mereka itu mentang-mentang punya nuklir, se-enaknya bertindak genosida terhadap bangsa-bangsa etnis, terutama terhadap umat kristen, lalu muslim, etnis China, Hindustan, maupun komunis Slavianka!".
Ucap Bickslow pula "Iya juga sih kata kalian-kalian..., berarti mereka-mereka ini boleh dikategorikan sebagai firaun maupun Hitler era baru tahun ini, heheheh...!!" melanjutkan perkataan rekan-rekannya. Pada jam 11:30 siang, Pak Ikhwanudin pun mengajaknya menuju ke tempat penyimpanan makanan dan minuman bekal di alam sorga bagi kepercayaan si penyembah dewa matahari "Re" yang sudah membusuk lagi mengeras seperti bongkahan batu pada 2000 tahun yang lalu, penjelasan lagi dari Pak Ikhwanudin "Hai Natsu..!, hai teman-teman..!, kita berada di tempat penyimpanan bahan pangan untuk arwah-arwah leluhur mereka yang ada di sorga, sesuai menurut kepercayaan mereka", oceh Natsu dan kawan-kawannya "Ciahahaha..., mana ada makanan duniawi bisa dijadikan bekal kehidupan akhirat, ahahahaha....!!" tertawa bahak-bahak, mendengar hal macam itu, Husain Lee dan Zhou pun langsung menyarankan mereka, ucap Husain Lee dan Zhou "Ssshhhttt...., Natsu, Gray, Erza, Lucy, Gajeel, Juvia, Bambang, Levy...! mari kita hormatilah keyakinan mereka dengan bijaksana!" dengan cara yang bijak. Jawab mereka "Ada apa Husain-san, Zhou-sama...?" dengan sopan santun. ucap Husain Lee dan Zhou lagi "Kita sebagai umat berkeyakinan, tanggapilah itu dengan hormat. Kita tidak tahu bahwa ada juga orang-orang yang berkunjung kesini ada yang menganut kepercayaan dewa matahari "Re" di sekitar kita disini, sudahlah dengarkanlah dulu sang tour guide kita, Pak Ikhwanudin dengan santun", balas mereka "Iya Husain-san, Zhou-sama. Calon anak muda bekas anggota Guild Mawar Sharon Eagle yang saleh lagi salehah diberkati Tuhan Yesus selalu", kemudian semuanya pun mengaminkannya dengan hati yang tulus, tanpa terkecuali "Amen...!".
Natsu dan Gray pun secara tiba-tiba memeluk Zhou, ujar Natsu "Makasih banyak, Zhou...! salam brofist dengan naga salamander api ini dulu..!" sambil mengulurkan kepalan tangan kanannya dengan Zhou "Pat!", Gray pun juga melakukan hal yang sama dengannya, ujar Gray "Hai Zhou..!", sahut Zhou pula "Iya Gray...!", ajakan Gray "Mari kita salam brofist dulu, we are Fairy Tail!", kemudian "Pat!", kemudian setelah itu mereka kembali lagi mendengarkan penjelasan dari Pak Ikhwanudin. Kata Ikhwanudin "Okee...!, sekarang kita kembali lagi ke sejarah!, Kita-kita pasti mengetahuilah..., tentang firaun Ramses II ini selalu ditemukan pada bidang pelajaran kerohanian Kristen, Muslim, dan Yahudi", lalu sahut Mirajane, Elfman, dan Lisanna "Iya benar, bang Ikhwan.." dengan mengancungkan jempol keatas, ujar Ikhwanudin lagi "Hhhmmmm..., Ya! Lalu makanan ini mereka berikan sesuatu benda atau racikan apa kita tidak mengetahuinya begitu detail, supaya makanan pada tempat ini tidak cepat membusuk, melainkan masih awet lama hingga 2000 tahun yang akan mendatangnya". Tepat pada siang hari, jam 12:00 siang, sesudah keluar dari tempat bersejarah Piramida di Kairo, Mesir tersebut, para member pun segera beristirahat sambil makan siang, berteduh, dan sebagainya, ajakan dari Gajeel kepada Bambang, Levy, dan Cana "Hei bro...!, kita berjalan-jalan ke toko souvenir itu, yuk?", lalu tanya Bambang, Levy, dan Cana "Memangnya loe mau ngapain disana, Gajeel?", jawab Gajeel "Kita beli oleh-oleh khas Mesir untuk pulang menuju negara kesayangan kita, Fiore!", balas Bambang, Levy, dan Cana "Yuk..!, kita kesana".
Kemudian mereka berempat ini segera menuju ke toko souvenir di sekitar lingkungan Piramida ini "Tap..., tap..., tap...", dan sesampainya di dalam toko tersebut, mereka ini langsung membelikan bahan sandang, perhiasan, aksesoris, bahan pangan, barang-barang kerohanian, dan sebagainya. Usai berbelanja pada toko itu, keempat member Guild ini langsung memasuki busnya "Tap...", lalu Makarov pun bertanya "Hei Cana.., Gajeel.. Itu barang belanjaan dari toko mana?", jawab Cana dan Gajeel "Kami membelinya di toko souvenir dekat Piramida itu...!" sambil menunjuk arah pandangan toko souvenirnya, kemudian Makarov pun bersama dengan Laxus dan ketiga kawan-kawan grup Raijinshu Fairy Tail, Evergreen, Freed, dan Bickslow pun menuju ke toko souvenir tepat pada lingkungan Piramida tersebut "Tap...., tap...., tap....", sedangkan seorang Natsu, ia bersama dengan kawanannya, yang seperti Gray, Erza, Lucy, Elfman, Zhou, Mirajane, dan Lisanna yang berada di restoran Sushi khas Jepang di Mesir. Kecap Gray "Nyam.., nyam.., nyam.. Sushi di Mesir memang tak beda jauh dengan yang asli Jepang", balas Zhou dan Natsu "Hmmm... Iya benar, Gray..! sungguh benar-benar tak ada yang berbeda!" sambil makan, Lucy pun memanggil Natsu dan Zhou "Eh Natsu.., Zhou..", sahut Natsu dan Zhou "Iya Lucy, ada apa kau?", ujar Lucy "Tolong temani aku ke kamar mandi, yuk...!" ingin buang air, reaksi Natsu dan Zhou "Lho..!, buat apa cowok-cowok menemani cewek ke kamar mandi?, seharusnya Lucy ajak si Erza ataupun Mirajane ama Lisanna, terus loe mau ngapain ajak kami berdua?", kemudian Erza pun menanggapinya "Maksud Lucy..., dia ingin buang air..", balas Zhou kepadanya "Iya tahu..!, Erza...", tanggapan Erza lagi "Dia kan mengajak kalian tuh, untuk jagain dia, jangan sampai ada cowok asing yang menghampirinya, kalian paham itu, Natsu..., Zhou...", lalu ucap Natsu dan Zhou "Oke, I'm stand you, Erza!. Come on let's going to the women's toilet...!!" sambil berjalan dengan Lucy.
Saat Natsu dan Zhou menemani Lucy menuju ke toilet, Gray, Elfman, Mirajane, Erza, dan Lisanna pun tertawa "Ahahahaha....!!", komentar Mirajane, Lisanna, dan Erza "Hahahahaha..., dasar cowok!", sedangkan seorang Alzack, bersama dengan isterinya, yaitu
Bisca, dan ketiga kawannya, Hasan Braun, Husain Lee, dan Wendy yang sedang menikmati permainan latihan menembakan senjata api bersama dengan para anggota pasukan polisi pengawalnya, "Dor..!, dor..!, dor..!", "Ratatatata....!!", "Dedededet...!", terus ujar Hasan Braun "Yes...!!, gue menang, yuhui...!!!" bersorak sambil mengangkat senapan M16-nya, dan balas Bisca "Huh..., itu belum apa-apa, Hasan... Coba senapan M16-nya mau gue pakai dulu" bercanda, Hasan Braun pun memberikannya "Nich.., coba kalau bisa..!" bercada juga, usai Bisca membercandakan hasil tembak si Hasan Braun dengan menolehkan matanya menuju ke target sasarannya, sekali ia mencobanya "Dor..!", hasilnya pun juga tak 100% tepat pada sasaran, ujar Hasan Braun lagi "Hahaha...., loe katanya jago main sihir menembak jauh, tapi meleset juga, hahaha...!" bercanda, lalu balas Bisca "Hehe.., awas yaa Hasan...!, pokoknya gue tak mau ajarkan loe menembak lagi, oke...?" bercanda juga, Hasan Braun menanggapinya "Terserah loe saja, Bisca!, yang penting jago secara otodidak, hehehehe" bercanda pula sambil tertawa sedang.
Lalu saat Wendy memegang senapan M16 ditangannya "Klik..!", lalu ia pun menembakan senapan tersebut "Ratatata...!!", sekali ia menembakannya, ia pun langsung menjerit ketakutan "Kyaaaaa...!!", dan terbuanglah senapan M16 itu ke tanah gurun "Buff..", kemudian Alzack dan Husain Lee pun langsung menghampirinya, tanya Alzack "Hai Wendy..!, ada apa engkau, mengapa engkau sangat ketakutan sekali?", tetapi Wendy pun masih memeluk dirinya karena ketakutan. Husain Lee pun segera menghibur Wendy yang sedang ketakutan tersebut, ucap Husain Lee "Janganlah takut, Wendy.... Itu bukanlah monster, tetapi itu senjata pengusir musuh...!", terus Wendy pun membalasnya "Ta.., tapi aku takut dengan suara kebisingan senapan itu, Lee-chan..!" sambil mengambil senapannya kembali "Tap!", lalu ucap Alzack dan Bisca kepada Wendy "Hmmm.., coba Wendy fokuskanlah pikiranmu, kami masih menemanimu, Wendy... ayo fokuskanlah pikiranmu" dengan tersenyum, meresapi saran macam itu, Wendy pun langsung melanjutkan penembakannya dengan baik "Ratatatata....!!", dan Husain Lee pun langsung melemparkan sebuah piasu kearah target yang ditembakan oleh Wendy "Fyuuuunnngggggg....", terus "tak..!, tak..!, tak..!".
Tak lama itu Wendy pun akhirnya tidak takut dengan suara tembakan senapan itu juga, justru semakin membuat ia ketagihan lagi bersemangat, ucap Wendy "Huh, gue ingin coba lagi, ahh" sambil memegang senapan AK47 setelah M16 "Klik...!", lalu ia menembakan senapan AK47-nya "Ratatatata.....!!", secara singkat, usai menembakan senapannya kearah targetnya, ternyata seorang Wendy mendapatkan suatu mujizat yang menyenangkan hatinya, yakni lima peluru tepat mengenai sasaran targetnya, kejut Wendy "Wow..!, akhirnya gue bisa menembak dengan lancar, yaa...!?", lalu kagum Husain Lee, Hasan Braun, Bisca, dan Alzack "Woooow...!!, maha suci Tuhan Yesus!, mujizatNya terlaksanakan sampai saat kini", kagum Husain Lee, Alzack, dan Bisca "Puji Tuhan Yesus..!, Allah kita memberimu mujizat secara langsung, sungguh menakjubkan!", kagum Hasan Braun "Subhanallah...!, Wendy, kau sangat kami kagumi", disinilah moment tertawa bersama yang membanggakan "Blaa..., blaa..., blaa...". Dan pada jam 15:00 sore. para member langsung melanjutkan perjalanannya menuju ke Gunung Sinai yang berdekatan antara perbatasan Mesir dengan Israel "Vruuummmm....", tanpa ada pengawalan ketat oleh aparat kepolisian, saat di dalam bus. Tawa Lucy "Ahahaha..., dasar Dewa "Re", hahahaha...", tanggap Pak Ikhwanudin "Hmmmm..., tampaknya kalian terobsesi amat dengan dewa "Re"?" kepada Lucy dan kawan-kawannya, balas Natsu, Erza, Gray, dan Levy "Oh iyalah, bang..! Fairy Tail kan ingin tahu hal yang baru diluar Fiore, setuju.....?", dan sahut rekan-rekan lainnya "Setuju...!!" tanpa terkecuali. Ujar Pak Ikhwanudin "Baik.., baik.. mumpung masih di Mesir, coba kita menonton film yang berkaitan dengan cerita Mesir kuno, yaitu...", jawab Laxus "The Ten Commandments..!", ucap Pak Ikhwanudin "Yap!, benar kau, Laxus Dreyar...!, sebelum kita sampai ke Sinai, kita nonton The Ten Commandments bareng-bareng sampai selesai".
Iya mereka menonton sebuah film, selama berada di perjalanan yang panjang menuju ke Gunung Sinai, dengan tenang lagi damai serta nyaman dengan menikmati suasana fasilitas bus ini. Canda seorang Husain Lee kepada Mirajane "Mira.., Mira! loe pelanga-pelongo amat sih nonton TV-nya..!? dengan tertawa kecil, kemudian balas canda Mirajane "Cik!, uwalaaahhh.... kayak yang nggak pelanga-pelongo saja, loe, Lee-chan!" sambil menyentil poni rambutnya yang diikat sepertinya "Pat!, pat!". Husain Lee segera berkomentar "Yay..!, Mira bisanya cuma main fisik!, yay..." bercanda, ucap Mirajane "Biarin sajalah!, suka-suka gue, donk..!" bercanda dengan senyum mengejek. Oceh Husain Lee "Wah, wah, wah.. Mirajane banyak setannya, nich.... Namanya juga Satan Soul, Ahahahaha...!!" tertawa girang, balas Mirajane "Ahahaha...!!, ingin melucu?, ingin melucu, Lee-chan...? mentang-mentang Angel Soul, dech...! Hahaha" tertawa girang pula sambil ingin menjitak kepalanya, namun Husain Lee tangkis dengan cepat "Ctap..!!", dan dikelitik-kelitiklah Mirajane pada bagian ketiaknya, tawa Mirajane "Uwahahaha....!!!, getek ihh, Lee-chan!, getek gue..!" menangkis tangan Husain Lee yang mengelitiki ketiaknya, akhirnya Mirajane pun berhasil membalas Husain Lee dengan mengelitikan tubuhnya pada bagian payudaranya "Nyut.., nyut.., nyut..", dan komentar Husain Lee "Wah..., kau lesbong yaa, Mira yaa...?" bercanda dengan menepuk pipinya secara pelan "Pat!", sahut Mirajane "Iya memang..!, gue memang lesbong, dimatamu Lee-chan..!, hahaha..." dengan bercanda. Tiba-tiba Pak Ikhwanudin datang sambil berkata "Hai Mira-san, Husain-san, ngapain kalian..?", jawab mereka berdua ini "Huhuhu.., kita kan lagi bermain game, Ihkwanudin-sama!" sambil rangkulan.
Tanya Pak Ikhwanudin "Game apa, sayangku...?" memegang tangan kanan Mirajane dan tangan kiri Husain Lee, lalu jawab Mirajane bersama dengan Husain Lee "Game bercanda-candaan, Pak Ikhwanudin..... Ngapain pegang-pegang tangan kami, ada apa ini..?" dengan tersenyum dan pipinya memerah. Balas Pak Ikhwanudin "Ciahahah, gue kan cuma menyimbolkan persahabatan antarku dengan kalian berdua, sobat!" sambil melepaskan tangannya "Bat!". Satu menit kemudian, selama berada di kota Alexandria, Mesir. Bus exclusive ini langsung saja menuju ke tempat pengisian bahan bakar solarnya "Vruuummmmmm.....", lalu "Ciitt..!". Para member Guild Fairy Tail masih tetap berdiam diri sambil menikmati tontonan film tentang nabi Musa, The Ten Commandments di dalamnya, komentar Lucy "Wow..!, mujizat nabi Musanya mantap habis, guys..!" menjerit gembira, ujar Gajeel, Bambang, dan Juvia "Iya Lucy.., laut yang begitu luasnya, dapat dibelah habis-habisan, tanpa dengan tenaga yang ekstra!", Erza berkomentar "Yang membuatkan mujizat itu Tuhan bukan nabi Musanya, sobat..!, huh.. karena kita sudah lupa saja" dengan sahutan hangat. Ujar Natsu dan Gray pula "Kalau nabi Musa itu kan..., hanyalah alat untuk menuju jalan kebenaran Tuhan...", dilanjut oleh seorang Lisanna "Contohnya 5 kitab surat perjanjian lama yang berisikan 10 perintah ajakan moral pada loh batu berbahasa Ibrani (Israel atau Palestina), benarkah??", jawab semuanya tanpa terkecuali "Iya Lisanna, benar itu!". Pada jam 15:00 sore, saat memasuki daerah Gunung Sinai, tanpa disadari mereka telah mendekati area perbatasan, dimana tempat ini banyaknya beberapa bangunan menara radio, CCTV, kamera infra merah, juga termasuk adanya menara petugas patroli yang menggunakan senjata jenis sniper, machine gun, bazooka, lagi senjata-senjata lainnya!. Para member Guild ini sangat lupa menutupi gorden-gorden bus exclusive ini, sampai-sampai muncul dua helikopter jenis Little Bird milik pasukan patroli jaga perbatasan kalangan tentara Israel mengejar-ngejarnya "Rururururu....!!",
Secara tiba-tiba perjalanan bus exclusive yang membawakan member Guild Fairy Tail ini dihadang oleh kedua helikopter Little Bird depan dan belakang "Fruoooonnnnngggg....!!", lalu pasukan patroli perbatasan tentara Israel pun turun dengan mengarahkan senapan M16 Grenade Launcher-nya kearah supir "Tap..!, tap..!, tap..!", salah seorang anggota patroli ini mengajak sang supir untuk menurunkan para member Guild Fairy Tail, ujar anggota patroli perbatasan "Hei bapak supir bus!, tolong anda perintahkan penumpang anda untuk keluar dari bus untuk sementara waktu!", sahut bapak supir bus "Oke pak..!, saya laksanakan!", kemudian bapak supir bus ini memerintahkan para member untuk meninggalkan bus untuk sementara "Hello para member...!, sekarang kalian diperintahkan untuk meninggalkan bus dulu!", lalu kejut seluruh member Guild "Haaahhh...!!?, kenapa bapak...?, kok kita kayak yang ditahan, bapak..!?", balas bapak supir bus ini "Ssshhhttt...!!, pokoknya kalian keluar dulu, soalnya di daerah Sinai ini kita telah hampir memasuki wilayah perbatasan!, bapak juga turut diajak keluar dari bus juga". Akhirnya para member Guild pun keluar dari bus exclusive dengan bersabar, bersama dengan seorang bapak supirnya "Tap...., tap...., tap....". Saat berada di luar bus tersebut, salah seorang pasukan perbatasan ini langsung menginterogasi kepada Makarov, sang master Guild Fairy Tail, tanya seorang pasukan perbatasan "Hello bapak tua!, bolehkan kami bertanya sebentar?", jawab Makarov "Boleh saja!, bapak...!" tanya seorang pasukan perbatasan lagi "Siapakah diantara kalian yang menyalakan kamera di dalam bus?, kalian tidak mengetahui bahwa kalian telah memasuki kawasan perbatasan!", tak ada satupun para member Guild pun menjawabnya dengan lantang. Tak lama kemudian seorang Lucy pun menjawabnya dengan lantang dan bersabar "Itu kamera saya, bapak...! Saya tidaklah sengaja menyimpan kamera saya itu dengan keadaan menyala, mohon dimaafkannya, bapak patroli yang terhormat!".
Kemudian balas pasukan perbatasan "Hmmmm...., Iya. Lalu siapakah namamu, gadis cantik?", ucap Lucy "Namaku Lucy Heartfilia!, dari Fiore!" dengan lantang pula. Dengan kesabaran yang baik, tiba-tiba ada satu unit mobil sedan polisi mesir datang sambil menyalakan lampu rotator dan suara sirinenya "Wiiiuuuuuwwwww....!!", mobil itu berhenti, dan keluarlah keempat anggota polisi mesir yang bernama Umar, Ali, Daniel, dan Markus bersenajatakan senapan jenis Fn Fal datang menyapa para pasukan perbatasan tentara Israel tersebut, seperti anak remaja yang sudah dekat "Hello bro...!, bagaimana kabar loe, sobat!?" dengan bersalaman seperti anak muda, dan sahut hangat pasukan perbatasan pula "Hi bro...!, kami sehat-sehat saja, kok!?". Itu semua dikarenakan merngharapkan Janji Tuhan, Allah mereka, dengan bergandengan tangan bersama-sama karena mereka menginginkan penggenapan Janji Allah dengan bersungguh-sungguh, tanpa mengharapkan apapun selain kepada Tuhan, Allahnya!. Detik kini keempat anggota polisi ini langsung menyatakan para member Guild Fairy Tail ini, tanya Umar "Ada apa ini.., bapak...?", dan jawab pasukan perbatasan "Tadi seorang Lucy, gadis member Fairy Tail ini, menyimpan kamera di kursi tanpa berhati-hati", kemudian Markus, Ali, serta Daniel pun menenanginya "Tidak apa-apalah, bro...!, para member Guild Fairy Tail ini kan tour wisatawan kami, lah...", terus para pasukan perbatasan tentara Israel ini langsung mengucapkan maaf "Oh iya, bro...! Maafkan kami!, dan kami juga memaafkan kalian berempat juga, bro...!", saking kentalnya pergaulan para pasukan perbatasan dari Israel beserta dengan empat personil polisi Mesir ini, Pak Ikhwanudin pun langsung mengajak pasukan perbatasan tentara Israel untuk memeriksa rombongan member Guild Fairy Tail, ujar Pak Ikhwanudin "Damai sejahtera, bapak...! Periksalah kami, tenanglah kami tak membawa apa-apa yang mencurigakan pada barang-barang kami, kok!", dan jawab pasukan perbatasan "Tak usahlah, bapak...! ada Pak Umar, Pak Ali, Pak Daniel, dan Pak Markus disini, kok..."
Tanggap Pak Ikhwanudin "Iya bapak..!, makasih banyak pak tentara Israel, makasih juga untuk pak polisi Mesir yang telah meredamkan permasalahan ini, dan kami mohon pamit dengan hormat!", sahut pasukan perbatasan Israel dan polisi Mesir "Iya pak!, kami salout denganmu, Tuhan berkati engkau dan member Fairy Tail selalu..", usai dipersilahkan untuk berjalan menuju Gunung Sinai, keempat anggota polisi Mesir ini pun mengawali perjalanan Fairy Tail yang berada di bus exclusive, dengan mobil jenis sedan Mercedez S Class sambil menyalakan lampu rotatornya, tanpa sirine!. Ucap seorang Natsu dan semua member Guild Fairy Tail juga Pak Ikhwanudin "Maha besar Tuhan!, kita dibebaskan tanpa ada satupun yang jadi korban berdarah..!", ujar Makarov sang master ke-6 "Iya...!, Dialah sang Allah yang sanggup memberikan kita mujizatNya, tanpa mengungkit-ungkit kesalahan kita...!", dilanjutkan pula oleh Husain Lee dan Zhou "Dialah Yesus, Allah yang tak membiarkan junior-juniorNya tertindas oleh setan-setan kelaparan yang mencari pengikutnya!".
Jawab semua member Guild "Iya benar itu...!, Tuhan takkan melupakan hamba-hambaNya.., bagi yang tulus dan ikhlas karenaNya", tepat pada jam 18:00 sore, sesampainya pada Gunung Sinai, para member Guild ini menginap di suatu bangunan villa yang cantik lagi megah yang terletak di dekat perbatasan Mesir dan Israel, ucap Happy dan Carla, dua orang ras Exceed ini "Meskipun alam di Mesir ini penuh dengan pasir gurun, tetapi banyak sekali pemandangan bangunan yang megah-megah lagi canggih!", balas Lily Panther "Hehehe..., benar sekali kalian berdua. Tetapi esok hari, kita akan menuju Israel dan Palestina yang jauh lebih hijau dan cantik pemandangan alamnya, hehehe", ujar Happy dan Carla "Hhhhhmmmm, Israel.... Kami rindu datang kesana, Palestina...., kami rindu mengasihimu, untuk selamanya", dan ucap Wendy pula "Puji Tuhan!, kami sangat rindu bertemu denganMu.." sambil mendorong kopernya, lalu selama berada di dalam villa tersebut, para member Guild segera memandang pemandangan malam yang indah bercahaya dari bintang-bintang yang terihat kecil pada jarak jauh yang berkelip-kelip, muncullah bulan purnama yang bercahaya sangat menyilaukan di langit. Hal macam ini membuat para member memujiNya, ucap Freed dan Bickslow "Sungguh dahsyatnya Allah kita semua", lanjut Evergreen "Betapa dahsyatnya..., ku kagum ama Dia", dan ujar Laxus, Hasan Braun, dan Elfman "Padahal tempat ini pada siangnya sangat gersang, sedikit penghijauan", dan member yang lainnya berbicara dengan topik yang sama, tetapi berbeda-beda "Blaa..., blaa..., blaa...".
Tak lama kemudian, Freed dan Husain Lee pun meninggalkan kawanan para member untuk sementara waktu, untuk mencari wajah Tuhan, sang Allah secara pribadi mereka berdua "Tap...., tap...., tap....", hal ini membuat semuanya bertanya "Freed.., Husain Lee... mau kemanakah kalian berdua?" dengan kepo, lalu jawab Freed dan Husain Lee "Kami ingin ke belakang dulu, kawan-kawan", seterusnya kawan-kawannya mengizinkannya untuk ke belakang sementara, dan entahlah apa yang mereka berdua lakukan saat malam ini?. Lalu saat mereka berada di tempat yang tak dijangkau oleh orang-orang, disinilah mereka memandang pemandangan malamnya sambil bergandengan tangan untuk berdoa dan memohon, ucap doa seorang Freed terlebih dahulu "Sungguh betapa indahNya ciptaanMu.., Tuhan Yesus!, kami bersyukur, kami diberikan kesempatan untuk meraih impian terdalam di hati kami..", dilanjut oleh Husain Lee pula "Yakni menuju tanah suci Yerusalem dan Bethelehem pada esok hari, sebab kami rindu mencari wajah kemuliaanMu, Tuhan Yesus..!" sambil bergandeng tangan dengan Freed, lanjut Husain Lee lagi "Kami sebagai para member Guild Fairy Tail yang tidak layak di-mataMu, Tuhan Yesus tetap mencari kebenaran Kristus yang sangat nyata untuk kemuliaanMu, bagi kami yang lemah dan tak miliki harta dan kekayaan yang cukup bagi kami untuk membersembahkan kepadaNya....", ucap Freed lagi yang kedua kalinya "Kami disini hanyalah meminta keberkatan dan damai sejahteraNya, bukan soal tentang kemakmuran, meskipun kami tidak secara langsung menuju tanah suci Yerusalem dan Bethlehem, melainkan ke Mesir dahulu...", Husain Lee pun melanjutkannya lagi "Di wilayah tanah arab Mesir ini pun cukup mendapatkan kemuliaan bagiMu, Tuhan Yesus...", ucap Freed yang ketiga kalinya "Untuk selama-lamanya, kami tetap mengikutiMu, walau di dalam kehidupan yang kadang berputar-putar, Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Amen!".
Sedangkan Hasan Braun, ia langsung melaksanakan sholat Isya pada malam ini, di dalam kamar villanya, ucap Hasan Braun disaat menadahkan tangannya "Allahu akbar.....!", kemudian masuklah seorang Natsu datang untuk menemani Hasan Braun yang sedang beribadah malam ini, ujar Natsu di dalam hati "Ini orang....., pasti sedang beribadah", saking respectnya para member Guild peri tersebut terhadap perbedaan antar bangsa etnis suku, agama, ras, dan antargolongan.
Usai Hasan Braun beribadah sholat, Natsu langsung mengajak Hasan Braun menonton televisi bersama, ajakan Natsu "Hello Hasan!", sahut Hasan Braun "Iya Natsu!, ada apa, kau disini?", ujar Natsu "Biasa.., gue ingin mengajak loe nonton bareng bersama dengan Elfman, Laxus, dan Zhou", balas Hasan Braun "Ohh..., begitu yaa..., oke gue paham itu", ajakan Natsu lagi "Kalau begitu, kita nonton bola, yuk..!", dan sahut Hasan Braun "Oke!, gue bersama dengan loe, Natsu..! Kita nonton bola bersama-sama". Tak lama kini, Laxus, Elfman, dan Zhou memasuki kamar villa ini dengan bersalaman terebih dahulu, lalu mulailah mereka menonton acara tontonan sepak bola pada layar kaca televisi Mesir "Waa...., waaa...., waaa....", dibarengi pula dengan memakan kalkun panggang dan minuman jus buah jeruk mandarin "Nyam!, nyam!, nyam!" "sruput..!, sruput..!", kemudian si Zhou langsung berkomentar "Hahahay..!!, tampaknya makanan kita jauh lebih sehat dibandingkan dengan umumnya orang-orang, kalau nonton acara televisi, dengan junk food melulu, ahahahay!" meminum jus jeruknya, sahut Laxus dengan memakan kalkun panggangnya "Hmm.., iyalah Zhou!, bahkan gue sudah muak dengan junk food yang dikonsumsi oleh umumnya masyarakat mendunia...", lajut Elfman "Hihihi..!, kalau yang lebih sehat lagi, kita mengonsumsi sayur dan makanan khas padang, yaitu...", balas Hasan Braun dan Natsu "NASI PADANG...!, NASI PADAANG...!, NASI PADAAAAAANG..!, NASI PADAAAAAAAAANG...!, NASI PADAAANG..!" menyanyikan lagu ciptaan Audun Kvitland - Nasi Padang.
Terus Zhou, Laxus, dan Elfman pun menjawabnya "Iya benar itu, bro...! nasi padang khas Indonesia memang paling digemari oleh se-dunia dibandingkan dengan makanan-makanan junk food khas kaum kapitalisme", dan ucap Hasan Braun "Benar itu, sobat..! Kita sebagai Guild Fairy Tail, layaknya mengonsumsi makanan yang sehat!, supaya umur kita berkat dan sehat. Selain itu, kita dapat melihat masa depan kita dengan baik", lanjut Laxus pula "Sudah.., sudah.. sekarang kita lanjutkan acara sepak bolanya, yuk... Kita nikmati sajalah, tanpa banyak komentar!", lalu jawab semuanya "Yoi, bro...". Sedangkan kawanan-kawanan Gray, ia bersama dengan Freed, Gajeel, Bickslow, Bambang, dan satu lagi, yaitu Lily Panther dan Happy. Tempatnya berada di kamar villa bagian nomor B20, mereka ini melakukan hal yang sama dengan kawanan-kawanan Natsu, namun tontonan yang dinikmatinya ialah film-film kerohanian dari MSTV (Mawar Sharon TV), tanpa ada aba-aba dari mereka-mereka ini, langsung saja mengulurkan tangannya kearah layar kaca televisi yang ditontonnya, sebab mereka membutuhkan asupan gizi bidang kerohanian. Jam 22:00 malam, seluruh rekan member cewek pada tidur bersama-sama, terkecuali seorang ras Exceed betina, Carla. Ia sedang fokus merenungkan firman Alkitab bagian Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Disaat pertontonan bola yang dinikmati oleh kawanan Natsu, tim favorit Elfman menang, sorak Elfman "Hore..!, MU menang!!" sambil tepuk tangan dengan sekali "Tap!", lalu sahut Zhou "Oh iyalah..., MU pasti menang selalu, donk...!" merangkul Elfman, kemudian si Laxus pun mendorongnya sampai jatuh dari kursi sofanya, sambil berkata "Uwahaha...., siapa yang jamin, bro? Itu kan hanya menang 1-0, MU hanya menang 1-0 saja, cuy! Ahahahaha...." sambil bercanda, balas Zhou pula "Cih..., Koko Luxus mainnya dorong-dorong orang saja...!" bercanda, sahut Laxus terhadap Zhou "Biarin saja.., gue kan orang yang gemar bermain gembleng orang lain, biarin saja, ciahahaha....",
Natsu pun berkata kepada Laxus, Zhou, dan Elfman "Uwalaaahhh...., karna tim sepak bola saja, pada main gembleng-gemblengan?" ikut bercanda juga, ucap Zhou dan Laxus "Cih..., Natsu?, loe ngapain ikut campur dengan urusan kami?" nada bercanda, kemudian Natsu pun membalas ucapan mereka berdua ini "Suka-suka gue, donk...! mau ikutan atau tidak", lalu Elfman berkata "Hahahahaha, tak jelas omongan kau itu, Natsu...!?" bercanda juga. Balas Natsu "Ahahaha Elfman..., mentang-mentang badanmu sebesar bagong, tampang sangar, mentalmu sangatlah cetek, dasar Strauss. Macam kakakmu saja", terus Zhou membalas candaan Natsu atas Elfman "Itu bukannya kamu, yaa Natsu...? mentang-mentang pembantai naga api, bisa-bisanya cuma ikut campur" dengan candaan yang amat menyenangkan hati, tawa Natsu "Hahahahahahaha......., kau bicara apa sih, Zhou? Tampaknya kau sangat gagap!, saudara sepupumu itu, Mira, Elfman, dan Lisanna... orang eropa, sedangkan kakak saudara kandungmu, Husain Lee, beserta adik-adikmu, Johanna... dan Yi Junghyun... kamu orang china, ahahaha kau itu orang asli mana sih...?, Uwahahahaha...." dengan candaan pula, lalu sorakan Hasan Braun, Elfman, Laxus, dan Zhou "Cie.., cie... Rasis banget kau, Natsu...!?" bercanda. Tetapi hal itu membuat Natsu tertawa girang "Hehehehehehe....!!" sambil berguling-guling di lantai, tanpa disadari muncullah suara ketukan pintu dari posisi luar kamar villa "Tok..., tok..., tok...", suara ketukan pintu tersebut membuat mereka penasaran, dan mereka pun segera mengandalkan seorang Hasan Braun, ujar Elfman dan Zhou "Hasan, Hasan..! itu ada orang di luar. Cepat bukakan pintu", jawab Hasan Braun "Oke..!, gue bukakan" berjalan menuju ke arah pintu, pintu itu Hasan Braun bukakan "Krieett..!", dan ternyata ada Alzack dan Bisca sedang mencarikan Zhou dan Elfman, ucapan salam Alzack dan Bisca "Selamat malam, kawan-kawan...! Bolehkah kami ajak Elfman dan Zhou keluar?", reaksi mereka berlima disini "Memangnya ada apa, kak Alzack, kak Bisca?",
Jawab Natsu, Hasan Braun, dan Laxus "Boleh saja..., kok!" sambil memanggil Elfman dan Zhou. Lalu mereka berdua ini langsung menuju kepada Alzack dan Bisca, terus disinilah percakapan Elfman, Zhou, dengan Alzack dan Bisca. Kata Alzack dan Bisca kepada Elfman dan Zhou "Tadi kami ada panggilan dari Mirajane, apakah kalian ingin tidur bersama dengan saudara-saudara perempuan kalian itu?" dengan sapaan yang hangat, dan jawab Elfman dan Zhou "Iya.., boleh saja. Sekarang kami juga ingin kesana" sambil berjalan meninggalkan kamar villa kawanan Natsu, lalu saat mereka berjalan bersama dengan Alzack dan Bisca, seorang Bisca pun berbicara "Kalian belum tahu, Elfman, Zhou..? Ketiga saudari-saudarimu itu, Lee-chan, Mira, ama Lisanna memanggil kalian berdua, menuju ke kamar villa nomor B20..." terhadap Elfman dan Zhou, kemudian sahut Elfman dan Zhou "Benarkah, Bisca...? mereka bertiga memanggil kami?" nada bertanya, lalu ucap Alzack "Iya Elfman, Zhou...! Mereka mengundang kalian menuju ke kamar villa untuk menemani mereka-mereka disana" menjawab pertanyaan Elfman dan Zhou. Ujar Bisca "Namanya juga perempuan, merekalah yang lebih membutuhkan bantuan, gue pun juga sama seperti mereka, sangat membutuhkan bimbingan dari Alzack, suamiku ini", seterusnya balas Zhou "Iya benar, padahal Lee-chan dan Mira kan kakak perempuan kita, bagian adik perempuan yang hadir disini hanya Lisanna saja", ujar Alazck lagi "Makanya disinilah hikmah dari Tuhan Allah bapa sorgawi menciptakan manusia macam kita serupa dengan gambaran Allah, dimana hidup ini lelakilah yang diciptakan sebagai sosok yang kuat dalam melindungi para wanita serta anak-anak dalam meneruskan generasi yang kenal sifat baik Tuhan Yesus Kristus, Putera Allah yang esa dengan jamahan Roh Kudus yang menghibur kehidupan kita yang penuh dosa".
Elfman pun menyahutnya dengan tenang "Iya benar, kata-katamu, Alzack.. Kita memang serupa dengan gambaran wujud Allah, walau kita sebagai makhluk yang tak layak dihadapan Allah, tapi kabar baiknya.... Yesus itu bukan Allah yang dikit-dikit gemar main gembleng, macam kita manusia. Dialah sang Allah Putera yang mengampuni untuk senantiasa kita bersemangat dalam beramal saleh, dan meninggalkan larangannya", lalu sesampainya di dalam kamar villa nomor B20, Husain Lee dan Mirajane bersegera tuk memeluk Elfman, sedangkan Lisanna memeluk Zhou. Dan mengapa mereka melakukan hal bermesraan macam ini?, sebab mereka sangat rindu melampiaskan rasa persaudaraannya yang abadi, dan sampai tertidur pun mereka berlima ini tak lepas dari pelukannya "Zzzzz..!!". Suasana pagi hari jam 06:00 pagi yang amat memotivasi bangun tidur para jiwa-jiwa manusia, dengan dibarengi suara-suara kicauan burung-burung "Cip..!, cip..!, cip..!, cip..!", usai mandi dan sarapan pagi, mereka semangat dalam mengemaskan barang bawaan mereka, para member Guild Fairy Tail ini dalam melanjutkan perjalanan dari Mesir menuju ke Israel. Iya benar, tampaknya mereka sangat rindu dengan tanah suci yang diberkati Allah, yakni tanah Yerusalem - Bethlehem yang terletak pada Israel atau Palestina!. Jam 07:00 pagi, bus exclusive ini berangkat menuju ke Israel "Vruuummm..!!", semua member Guild ini pada berfoto-foto di dalamnya, perintah Pak Ikhwanudin "Silahkan boleh foto-foto sepuasnya...!" dan jawab para member "Oke makasih banyak, Pak Ikhwanudin...!". Oceh Gray yang sedang membuat vlog dengan kamera kecilnya "Hi guys....!!, hari ini member Guild wizard Fairy Tail kami nak lanjutkan perjalanan dari Mesir menuju Israel!, yuhuuuiii...!! Israel is very wonderful, guys..! Ops, Mesir dan Palestina pun juga sama dengannya, hehehe...".
Lanjut Natsu "Oooppss..!, tetapi wilayah timur tengah ini sangat ketat. Terkadang disaat memasuki daerah perbatasan, merekam suara omongan personel saja, kita ditahan, macam kemarin kita-kita dijegat oleh tentara perbatasan, dengan memakai helikopter Little Bird, karena si Lucy menyimpan kamera atau handicam nya di kursinya, udah kacanya tidak ditutupi oleh gordeng kaca bus, posisi kameranya juga dalam keadaan On, dibalik itu semua ada penyelesaian yang luar biasa yang dilakukan oleh pasukan polisi Mesir yang bernama Umar, Ali, Daniel, dan Markus. Mereka bersenjata lengkap, tetapi saking kental nge-bronya itulah berakhirnya kontroversi antara kita, Fairy Tail dengan tentara elit perbatsan Israel itu. Praise the Lord, Guild kita dipulihkannya", dan komentar Elfman pula "Iya yaa...., ada satu lagi yang gue sampaikan. Kalau harga air minum disini sangat jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga minyak bumi, macam bensin, solar, dan sejenisnya", saat Gray nge-vlog dengan kamera mininya, secara tiba-tiba dia melihat pemandangan check point perbatasan Mesir-Israel, hal macam ini membuat Gray terkejut "Oops!, oo'ooww.., ada check point, Elfman!, tolong titipkan kamera gue, yaa..." sambil melemparkannya, lalu kata Elfman "Iya Gray, gue jagakan kamera loe, Fullbuster!" menangkapnya pula "Tap!", lalu dimasukan kedalam tas kecil Zhou "Sreett..!". Sekitar jam 08:00 pagi, pemeriksaan bus exclusive bersama dengan para member Guild Fairy Tail ini langsung dilakukan oleh beberapa personil tentara elit perbatasan Israel, dengan bersenjata lengkap senapan jenis M4A1 Custom, M14 Tactical, Galil Ext., dan sebagainya, namun tak berseragam militer, melainkan mengenakan baju tactical T-shirt warna hitam dan celana chino warna coklat, rompi anti peluru warna hijau, serta bersepatu merek Adidas, dan model rambutnya seperti anak muda.
Usai pemeriksaan imigrasi, jatuh tepat jam 10:00 siang. seorang anak kandung dari Alzack dan Bisca, Asuka Connell sangatlah bergembira saat bus exclusive yang ditumpangi oleh member Guildnya memasuki tanah suci Israel, teriak bahagia Asuka "Holeee!!, papa-mama, aku macuk ke Islael..!, aku bahagia cekali ama Tuhan Yesus yang beli belkat di Islael...!!, Holeee...!" (Horeee!!, papa-mama, aku masuk ke Israel..!, aku bahagia sekali dengan Tuhan Yesus yang beri berkat di Israel...!!, Horeee...!), terus jawab Bisca "Iya nak...!, Israel memang tanah suci yang banyak berkat Tuhan Yesus, semua orang pada berbahagia dijamah Tuhan selalu saat masuk Israel, sekarang Asuka dapat berkat dech, oleh Tuhan Yesus...!".
II
Good relation Fairy Tail with Israeli and Palestinian
Ucap Pak Ikhwanudin "Sekarang kalian sudah boleh foto-foto pemandangan, kita telah memasuki tanah suci yang dapat berkat dengan besar, yaitu..." memakai mikrofonnya, sahut semua member Guild Fairy Tail "Tanah..., Israel...!!", kata Pak Ikhwanudin "Yap bro!, Israel itu sangat unik, sangat banyak kehidupan benefic yang sesuai dengan janji-janji Allah. Jadi sekarang, setelah kita berada di Israel, kita langsung saja menuju ke tempat bersejarah makam-makam orang yahudi!", disinilah Hasan Braun beserta Cana bertanya kepada Ikhwanudin "Lhooo...?, mengapa kita kesana, Pak Ikhwanudin. Dan mengapa kita tidak langsung saja menuju ke daerah kota Yerusalem saja", dan jawab Pak Ikhwanudin "Sebab agenda kita hari ini, kita ke makam orang-orang yahudi dulu.., sebab disana pun juga ada pembelajaran sejarah terbentuknya bangsa Israel", semua member pun terkejut dengan kagum "Ooohh..., iya, iya..!, kami mengerti-mengerti", sesampainya di tempat bersejarah makam orang-orang yahudi, tepat jam 12:00 siang. Disinilah penjelasan dari Pak Ikhwanudin tentang istiadat orang-orang yahudi, kata Pak Ikhwanudin kepada semua member Guild Fairy Tail "Biasanya orang yahudi selalu menginginkan jenazah-jenazah mereka dimakamkan disini, dan diantara kalian yang tahu mengapa orang-orang yahudi membuat makam di tanah ini sampai sekarang?", tetapi semua member tak ada yang mengetahui itu, sebab ini hal yang baru mereka lihat. Kemudian jawab Pak Ikhwanudin terhadap semua member "Orang yahudi meyakini..., jikalau orang yahudi asli Israel dimakamkan di tempat ini, mereka akan diangkat kedalam kerajaan sorga Allah tanpa perhitungan berberapa banyaknya amal saleh", kejut para member "Ooohhhh..." dengan tenang, ujar Pak Ikhwanudin lagi "Itulah keyakinan mereka, kalau kita uruslah keyakinan kita sendiri".
Sedangkan nasib Guild penantang Tuhan, yakni Red Bull. Mereka saat kini merasakan kehancuran-kehancuran yang luar biasa usai kematian Vermicelli, ketua Guild wizard mereka yang mereka panggil dengan sebutan "Boss Kim Jong Schmidt" yang telah dibantai oleh Natsu dan kawan-kawannya. Satu per-satu dengan perlahan-lahan, Guild Red Bull menjadi bangkrut dan tidak akan dikenali lagi oleh dunia umum!, entah beberapa 40% diantara mereka yang membubarkan diri, lalu bertobatlah tidak akan mengikuti keanggotaan Guild ini, dan 60% diantara mereka kebanyakan dibabat habis-habisan oleh pasukan elit tingkat internasional SRG Armies (Shield Regiment of Gurkha) yang bersenjata lengkap, terus ditambah pula dengan seseorang anggota pasukan elit bersenjata ini yang mahir dalam keahlian kekuatan jurus sihir Fairy Tail yang bernama Park Mamoru, dan jurus elemen yang ia miliki saat kini, ialah jurus elemen penanaman Turret Sentry Gun, sihir peluru tak habis-habis, dan elemen penanaman robot meccha yang ia gunakan selama menghadapi pertempuran. Kemudian disinilah hendak ada suatu perjanjian diantara Fillo Mc.Trump dengan seorang komandan Mayor Goupal, ucap Mayor Goupal "Baiklah..!, kalau anda sebagai profesor Guild Red Bull ingin bebas dari penghakiman kami..!, anda diwajibkan untuk menjalanani berbagai macam syarat dari kami..!" sambil menodongkan dengan senapan Fn Fal-nya, Fillo pun langsung bertanya "Apa saja syarat-syaratnya...!?, gue nggak ngerti apa yang komandan bicarakan..!?", jawab Mayor Goupal pula "Syarat-syaratnya...., anda harus bubarkanlah Guild Red Bullnya, dari sekarang!. Sebab kelompok Guild penyihir anda merupakan Guild yang membuat berbagai macam penyakit pemahaman ideologi bagi masyarakat internasional...!!", dilanjut pula oleh seorang Mamoru "Kalau anda tidak memenuhi syarat-syarat itu..., kami bubarkan secara paksa, anda harus menerima dieksekusi ditempat!" dengan mengarahkan senapan AUG A3 pula.
Disinilah akhirnya seorang Fillo membubarkan kelompok Guildnya pada minggu yang pertama, usai diintimidasi oleh pasukan elit internasional Shield Regiment of Gurkha, sampai tuntas, dan tidak ada satupun lagi pemahaman Guild Red Bull yang memasuki keberbagai macam bangsa-bangsa se-dunia internasional. Hal macam ini membuat Fillo semakin dendam terhadap Fairy Tail yang saat ini berbahagia sepanjang masa. Pada jam 17:00 sore, di tanah Israel. Usai tour ke pemakaman orang yahudi, Guild ini langsung berjalan kembali menuju ke suatu hotel yang megah berfasilitas di Bethlehem "Vruuummm....!!", ucap si Natsu sambil memandang pemandangan Sunset di dalam bus exclusive-nya "Segi pandangan Sunset nya saja, terlihat mengasikan!, Wooow...!! Israel memang keren..!, lebih keren dibandingkan dengan negara kita sendiri, bro!", lalu sorak semua member Guild "Azeeekkk...!, si Natsu", balas Natsu kepada mereka semuanya "Hihihi..., Iya memang, Israel itu orangnya pada bijak-bijak!, tetapi bukan pemahaman idea Zionismenya, pele..!", dan ucap Pak Ikhwanudin "Hmmmmmm...., Israel memang memiliki sejarah yang beradab bagi semua umat manusia, tetapi sebagian orang-orang pula banyak mengutuki bangsa Israel ini, dikarenakan gemar merampas wilayah Palestina sejak tahun 1950, dan menurut versi kalender Fiore kalian-kalian, Fairy Tail..." dan sahut para member "Iya..?", lanjut Pak Ikhwanudin "tepat pada tahun X743", dan jawab semua member lagi "Iya benar itu" dengan riang gembira. Terus seorang Gray ini pun menjelaskannya dengan lantang "Tetapi seharusnya kita, manusia tak perlu mengutuki bangsa Israel secara berlebihan begitu saja. Karna bangsa Israel ini juga, merupakan bangsa yang dikasihi oleh Tuhan, seperti bangsa-bangsa lainnya. Terutama kalangan orang muslim pada umumnya 80%, mentang-mentang Palestina tergolong bangsa Arab, mereka itulah yang se-enaknya nge-just bangsa Israel.., atau sebaliknya, orang yahudi mengutuki bangsa Arab, dikarenakan Arab mempunyai ketidakberadaban sikap terhadap mereka..."
Dilanjut lagi oleh Mavis, master Guild Fairy Tail yang pertama. Kata Mavis "Kita para member Guild Fairy Tail, sebagai anak-anak Allah, kita tidak pantas saling mengutuki, seperti kedua pihak tersebut. Orang muslim mengutuki Israel, sedangkan yahudi mengutuki Arab. Sepantasnya kita, Fairy Tail mayoritas kalangan kristen doakanlah mereka-mereka, agar mereka bersegera terima Yesus sebagai Allah dan Juruselamat mereka juga" dengan memakai mikrofonnya, sahut semua member "Amen..!" termasuk Ikhwanudin juga. Usai master Mavis yang berbicara, dilanjutkan oleh Bambang "Sekarang.. apa-apa yang diucapkan oleh master Mavis, semoga akan menjadi pelajaran bagi mereka, juga untuk kita semua yang menerima Yesus sebagai Allah semua umat manusia". Sesampainya pada suatu bangunan hotel yang megah, di dalam ruangan makan yang amat luas. Seluruh member Guild Fairy Tail pada makan malam dengan menunya, berupa nasi goreng Arab, spaghetti vettucini sosis bakar, daging domba saus barbeque, dan sebagainya, sedangkan minumannya, air putih, susu kambing, jus jeruk, anggur matang, dan yang lainnya. Ujar seorang Evergreen dan Bickslow saat makan malam "Hmmmmm....., menu makanan malamnya sungguh fantastic!" sambil menicicpinya, lalu dilanjut oleh Freed "Wah!, Inilah makanan malam yang kita tunggu-tunggu" mencicipi daging kambing dan sayur brokolinya, kemudian Laxus pun berkomentar pula "Hehehe..., lagian menu makan malam ini tak pernah ditemui di sembarang tempat, bro...!".
Sedangkan seorang Natsu dan kawan-kawan terbaiknya, Gray, Erza, Lucy, Wendy, dan sebagainya. Mereka sangat asyik sekali bersendagurau bersama-sama, tawa Gajeel "Hehehe..., ternyata daging domba ini mirip mukamu, Wendy". Kemudian balas Wendy kepada Gajeel "Ihh.., bukannya kamu, Gajeel?", secara tiba-tiba Levy datang menyimpan satu potong daging domba kearah piring Gajeel, ujar Levy "Gajeel..!, nih daging dombanya. Aku sangat tidak suka daging domba" menjepit satu potong daging dombanya menggunakan sendok dan garpu, dan sahut Gajeel "Oke thanks, Levy!. Lalu engkau makan pakai apa?" bertanya, jawab Levy "Aku makan pakai ayam isi nasi bumbu kaldu saja" sambil memakan ayamnya. Kejut Gray terhadap Natsu "Wow!, tampaknya porsi makanan kamu banyak sekali, Natsu...? Apa boleh habis dengan porsi makan macam itu" matanya melirik kearah makanan di piring Natsu yang berisikan nasi goreng Arab, daging domba, ayam isi nasi bumbu kaldu, vettucini, rendang sapi khas Padang, ayam kalkun bakar, ikan teri, sayur brokoli, dan beef steak. Ucap Natsu kepada Gray "Gue udah biasa dengan makanan porsi kuli!!, karena gue kan salamander api. Aku kan tidak tahan dengan hawa dingin pada malam yang panjang ini, bro..... Terus mengapa porsi minuman es krim milikmu itu banyak juga?" matanya melihat porsi es krim yang besar milik Gray ini. Gray pun berang dengan pertanyaan tersebut "Haah?, tampaknya loe syirikan dech, Natsu!. Mentang-mentang salamander api" sambil melahap sesendok es krimnya, terus seorang Lucy dan Juvia pun berkomentar kepada Gajeel, Levy, Wendy, Bambang, dan ketiga exceed ini, Happy, Carla, dan Lily Panther.
Komentar Lucy dan Juvia "Duo perjaka ini pasti debat melulu, meskipun di dalam masalah hal yang terkecil, hihihi...!" dengan berbisik-bisik. Dilanjut pula oleh Levy, Wendy, dan Carla "Perdebatan ini mah, tak akan ada habis-habisnya, sudah kami duga", serta ujaran dari Gajeel, dan Lily Panther "Bagaimana kalau kita habiskan saja tuh nasi goreng si Natsu dengan satu gelas es krim si Gray, bareng-bareng, kita ajak si Happy habisi makanan mereka bersama-sama" bercanda, dan ucap Lucy kepada Gajeel dan Lily Panther "Ahh kalian berdua mah, mau-maunya mencuri kesempatan orang lain melulu, ihh..!" bercanda juga. Saat Natsu debat dengan Gray, Erza pun turun tangan dan mendamaikan mereka, teguran Erza "Natsu...!, Gray...! sudahlah jangan banyak berdebat karna masalah porsi makanan saja", lalu ucap Natsu dan Gray "Iya Erza..., kita kan cuma bercanda saja..!" saling merangkulan. Balas Erza "Gue udah muak dengan banyolan kalian berdua itu!. Sudah habisilah makanan-makanan kalian itu.., besok kita menuju ke Yerusalem dan Bethelehem, terus juga ke tanah Palestina", ucap Natsu dan Gray lagi "Baik!, Erza.." dengan tertawa, usai itu Erza kembali duduk di meja makan, sambil meminum air "Gluk..!, gluk..!, gluk..!". Bisik Natsu kepada Gray "Ukh.., lagian kita kan cuma bercanda saja, kan?", dan bisik Gray pula kepada Natsu "Iya benar kau, Natsu...! Kita juga kan tak berdebat beneran, kok, dasar cewek matre" sambil bersiul.
Usai makan, Bambang dan Happy mengajak Elfman, Hasan Braun, dan Zhou untuk nongkrong di luar bangunan hotel, tepat di bagian lantai paling atas hotel. Sapaan Bambang dan Happy "Hoi Elfman, Hasan Braun, Zhou...!?", lalu sapa balik mereka bertiga "Iya, ada apa kalian", Bambang dan Happy pun mengajak mereka untuk nongkrong di lantai paling atas "Kalian sedang apa itu, yuk kita nongkrong di lantai atas, yuk...!" sambil berjalan menuju ke lantai atas, ujar Elfman, Hasan Braun, dan Zhou "Mau apa kalian berdua keatas...?, bukannya tidak ada apa-apa diatas", jawab Happy "Kita melihat bintang-bintang di langit...!". Pada bagian lantai yang paling atas, yakni di luar bagunan hotel, asyiknya berlima ini melihat bintang-bintang kecil yang di atas langit pada malam hari, dengan memakai teleskop yang dipajang disana. Sedangkan Mirajane, dengan Husain Lee dan Lisanna. Para wanita bermarga Strauss usai makan, mereka berjalan-jalan menuju ke kamar mandi sambil berbicara, ujar Husain Lee "Huh..!, menurutku hotel disini tak jauh kalah fasilitas dengan hotel di Mesir", lalu ucap Mirajane dan Lisanna "Iya yaa...!, Israel memang tak terkalahkan dengan yang lain-lain", dan Lisanna melanjutkan ucapannya "Lagian..., Israel juga kan tanah suci yang banyak berkat Allah bapa sorgawi sepanjang masa...", lanjut Mirajane "Iyap!, tak ada satupun bangsa yang lain dapat menjatuhkan bangsa Israel...", dan lanjut Husain Lee pula "Baik dari segi pendidikan, kependirian, bisnis, ekonomi, bahkan segi kemiliteran...!" sambil membuka jari-jari tangan kanannya kearah atas. Di dalam kamar mandi, wow begitu bersih, higienis, bahkan keran airnya saja sudah menggunakan sound system. Ujar Husain Lee "Ssshhhttt...!, Mira..., Lisanna... Kita belum pernah melihat keran air secanggih ini, nyalakan air!" sambil mencuci tangan pada wastafel tersebut, lalu "Currr....", tawa kagum Mirajane dan Lisanna "Ahahaha...!!, air kerannya mantap abis, guys!" sambil bercuci tangan juga. Usai cuci tangan,
Mirajane bersama Lisanna pun mengatakan “Matikan air!”, jadilah air keran tersebut mati dengan otomatis “Syut!”.
Dan satu lagi, yakni Alzack dan Bisca. Mereka berdua yang saling bermesraan dalam membangun keharmonisan hubungan-hubungan sosial suami-istrinya. Seorang Alzack menyuapi Bisca dengan sesendok spagheti vettucininya "Hap!", lalu Bisca pun juga melakukan hal yang sama kepada Alzack "Hap!", kemudian seseorang anak perempuan mereka, Asuka Connell berkomentar tentang makanan yang ia makan "Hmmmmm..., naci goleng Alabnya enak..!, aku cuka cekali", maksudnya (nasi goreng Arabnya enak..!, aku suka sekali). Tawa Bisca dan Alzack dengan tulus "Hehehe..., habiskan nasi goreng arabnya, yaa Asuka" sambil mengusap-usap kepalanya, ucap Asuka kepada mereka "Iya papa...!, mama...!" sambil memakan nasi goreng arabnya "Nyam..., nyam..., nyam...". Di lantai paling atas, Natsu, Gray, Cana, dan Erza menghampiri Bambang dan Hasan Braun yang bersama dengan tiga temannya, yakni Lily Panther, Elfman, dan Zhou. Ucap salam Natsu "Hai bro!, kalian-kalian sedang apa disitu!?" merangkul Bambang dan Hasan Braun, dan sahut Bambang dan Hasan Braun "Hello Natsu, kami sedang melihat bintang-bintang kecil di langit, guys..!", lalu Natsu pun langsung diberikan oleh Bambang untuk melihat bintang lewat teleskopnya, ujar Bambang "Nich..., loe mau lihat bintang?", dan balas Natsu "Iya, silahkan" sambil memakainya. Tanpa ia sadarinya, Natsu melihat bintang jatuh disaat memakai alat tersebut. Natsu pun terkejut "Woi teman-teman..!", kemudian Gray, Erza, dan Cana pun berlari menujunya. kemudian sahut Gray, Erza, dan Cana "Ada apa, Natsu...? Memangnya loe melihat bintang jatuh, yaa..." menepuk pundaknya lalu bertanya. Ucap Natsu "Iya, kawan.. tadi gue lihat bintang jatuh, entah kemana...".
Dan komentar Cana “Aku sih.., percaya saja kalau si Natsu tak berbohong, dia benar-benar melihat bintang jatuh”, lalu kagum Natsu, Erza, dan Gray “Wow…., asyik Cana”, sedangkan keempat Raijinshu ini, Laxus, Freed, Evergreen, dan Bickslow yang berada di dalam ruang makan. Mereka berempat ini menyalakan radionya untuk menyanyikan sebuah lagu rohani berjudul My Heart Is Grateful dalam bahasa Jawa, yakni “Ounsikou Ginawoku”, yang berarti Hatiku Bersyukur, sambil dihidangkan makanan, berupa pisang, roti, dan lainnya. Dimulai dari Bickslow “Ounsikou ginawoku….”, terus Evergreen “Kumaa diya Tuhan….”, Freed pun melanjutkan setelah Evergreen “Ngawi kosianan Nu….”, usai Freed, seorang Laxus pun bernyanyi “Kumaa dahai….”, terus seluruhnya “Ounsorou kukasari….”. Mendengar suara nyanyian lagu rohani tersebut, Lucy, Wendy, dan Levy pun menghampirinya “Tap…, tap…, tap…, tap....”, kemudian tanya seorang Wendy dan Levy kepada Lucy “Eh Lucy-san…?, itu lagu apa sih…” dengan suara kecil, lalu jawab Lucy “Itu lagu rohani bahasa Jawa, Wendy…, Levy…, lagian kita juga kan layaknya bersukacita dalam memasuki wilayah tanah suci perjanjian Israel-Palestina, teman”, sahut Wendy dan Levy “Iya yah…., kita ikutan juga ahh”.
Lalu ketiga orang ini langsung sampai pada sumber suara lagu rohani tersebut, dan ketiga orang ini, Lucy, Wendy, dan Levy pun ikut bernyanyi “Royohonku ngaran Nu…, Sontob suang ginawoku…, Iya noh ie olidang, Patahakon ku, Hiti koposionku…”, kemudian ujar perintah Laxus “C’mon let’s singing together…!!”, dan suara semuanya “Yesus noh ralan do kapatahan…, Yesus noh ralan do koposion…, Yesus noh gampamasi, Ngawi tulun toinsanai, Hiti suang pomogunan…., Royoh-royohonku Ngaran Nu Tuhan…, Sorou-sorohonku, Ie kosianan Nu…, Nokotungag ko Yesus, Mantad id kapatayon, Minamasi koh dahai….!!”, tampaknya para member Guild ini sangat berantusias untuk mengisi waktu kosongnya dengan memuji Tuhan.
Di lantai yang paling atas, Natsu, Gray, Erza, dan Cana melihat lima anggota polisi Israel yang menggendong senapan M4A1-nya yang hendak menyapa mereka, tegur sapa kelima anggota polisi Israel “Hello, Fairy Tail…! apa kabar…?” mengayunkan tangan kanannya, kemudian balasan dari mereka berempat “Hai pak polisi…!, kami sehat selalu” sambil bersalaman, tanya salah seorang polisi Israel “Kalian hendak berbuat apa di tempat macam ini…?, melihat rasi bintang, bukan…?”, lalu jawab seorang Cana “Iya bapak…, benar sekali, bapak…! Kami hendak melihat rasi bintang yang indah di langit Israel pada malam hari ini”, ucap Gray juga “Hmm.., iya benar kata si Cana. Israel memang sungguh indah dan damai sejahtera, bapak polisi….”, terus seorang polisi Israel ini pun langsung menepuk pundak Gray, dengan berkata “Oh iya, makasih banyak, anak muda… Siapakah namamu?”, ujar Gray dihadapannya “Gray Fullbuster, bapak polisi…!”, balas polisi Israel ini “Aku senang bertemu denganmu, Gray…. Hehehehe”,
Pada jam 23:00 malam, pak polisi ini menemani keempat member Guild Fairy Tail, sambil melihat bintang-bintang dan bulan purnama yang bersinar terang pada kegelapan malam hari, panggilan Erza kepada pak polisi “Bapak….., itu senjata apa, tampaknya keren sekali, bolehkah aku meminjamnya?”, sahut pak polisi “Oh iya, silahkan saja, gadis cantik. Siapakah namamu…?” sambil memberikan senapan M4A1 ketangan Erza, ujar Erza “Namaku ialah Erza Scarlet, senapanmu ini keren, bapak…” sambil mengarahkan senapannya keatas langit. Ucap pak polisi “Kalau keren, coba tembaklah ke atas!”, Erza pun berkata “Iya bapak, tetapi belum saatnya aku menembakan” sambil mengembalikan senapannya lagi kepada pak polisi Israel tersebut “Set..!”, dan berpeluklah polisi Israel ini kepada Erza “Tak apa-apalah, Erza…, mungkin lusa hari kalian akan kami ajak ke tempat pelatihan tembak di Haifa”. Dan jawab Erza kepada pak polisi tersebut “Boleh saja, kok!”.
Sekitar jam 24:00 tengah malam, seluruh member Guild pada beristirahat dengan tenang, di dalam kamar hotelnya masing-masing “Zzzzz…..”, sesuai dengan sesama jenis kelaminnya bagi yang masih lajang, dan yang sudah nikah (suami-istri), ditetapkan bersama dengan pasangan hidupnya, seperti Alzack dan Bisca. Hotel megah di Israel macam ini, dari segi keamanan pun diperketat oleh pihak aparat polisi bersenjata lengkap, walaupun masih dalam keadaan ramai di dalam ruangan hotel maupun di bagian luar bangunan hotel.
Jam 02:30 sepertiga malam, di kota Roma, Italia. Seseorang mantan profesor handal asal keanggotaan Guild wizard Red Bull ini, Fillo Mc.Trump hendak merancangkan sebuah strategi liciknya di sebuah teras yang ada lantai atas, dalam rangkaian menuntut dendam terhadap Guild saingannya, Fairy Tail atas kehancuran Guild-nya dan kematian Vermicelli, ucap Fillo “Inilah saatnya aku menuntut dendam kepada Fairy Tail si Guild peri-peri bajingan macam itu!, hahahahaiii…. tak lama lagi, maka Guild Fairy Tail tersebut akan jadi miliku, lalu kuakan pegang terus perkataanmu, Boss Kim Jong Schmidt alias Vermicelli, walau engkau sudah tiada di dunia ini, untuk selamanya!” sambil menghitung uang “Sret..!, sret..!, sret..!”, Lalu apa yang dia kerjakan saat mengalami situasi yang cukup mencekram saat kini?. Tak lama juga, ia pun langsung memiliki keputusan yang anarkis, yakni ia berusaha mengadu dombakan antara pihak Guild penyihir tingkat internasional Fairy Tail dengan segelintir pasukan elit bersenjata se-internasional SRG (Shield Regiment of Gurkha), dan segelintir kelompok gangster berandalan rahasia tingkat internasional Carpar Arm yang ia tempatkan di tanah negeri sakura asia timur raya, Jepang, Taiwan, ataupun Korea. Dan tepatnya di sebuah kawasan danau Biwa.
Saat pagi harinya, di Israel. Guild Fairy Tail ini sedang menjalankan suatu kegiatan tour ke sebuah tempat bersejarah, Tembok Ratapan Bait Salomo khas yahudi, dimana tempat ini sering dipakai untuk orang-orang yahudi menjalankan suatu kegiatan ibadah. Penjelasan dari Pak Ikhwanudin “Tembok Ratapan Bait Salomo ini…, tidak jauh dari sebuah Masjid Al-Aqsa, Makam Tuhan Yesus, dan Rock of the Drome, sejak usai wafatnya Salomo, Bait Allah Salomo disini telah dihancurkan oleh musuh-musuh orang Israel, sehingga sampai kini banyaknya orang-orang yahudi pada berkumpul disini, dan mereka meratapi Bait Salomo agar dibangun kembali untuk kedua kalinya…”, lalu jawab semuanya “Wow…, kasihan juga mereka”, ucap Pak Ikhwanudin lagi “Iya benar, mereka sangat merindukan Bait Allah Salomo macam disini, oleh sebab itu, kita berkunjung kesini agar mengetahui tentang sejarah bangsa Israel!”, kemudian ada suatu pertanyaan dari seorang Levy, tanya Levy “Pak Ikhwanudin…!, kapankah kita mendekat ke Tembok Ratapan itu...?” dengan tersenyum.
Lalu jawab Pak Ikhwanudin dengan menepuk pundak Levy pula “Iya Levy, sekarang saatnya kita mendekat ke tembok itu, melihat kegiatan ritual mereka yang tidak mungkin campur cowok-cewek, macam ritual sholat dan haji-umrah di Mekah dalam ajaran muslim…., yang cowok silahkan bersama dengan saya dan Alzack, sedangkan bagi kalian yang cewek, kalian bersama dengan Bisca dan Evergreen, yaa...”, balas sahut mereka semua “Iya bapak Ikhwanudin, kita meng-eksplore tempat ini” dengan penuh semangat. Disaat berada di tempat ratapan khusus kaum pria, usai mencuci tangan di tempat Bar Mitzvah, suatu tempat untuk bersuci sebelum memasuki tempat ibadah, seperti dalam ajaran muslim, yakni Wudhu. Natsu, Gray, dan Bambang pun diajak foto bersama dengan seorang Rabbi yang sehabis beribadah, sapaan dari seorang Rabbi ini “Halo Fairy Tail…!, apa kabar?”, dan sahut balik Natsu, Gray, dan Bambang “Hai mister Rabbi…!, kami sehat selalu.”, lalu berfoto-fotolah mereka disana “Jpret!, jpret!, jpret!”, lalu ujar sang Rabbi “Terima kasih Fairy Tail, aku senang bertemu dengan kalian…” bersalaman dengan tulus hati. Usai berfoto-foto, Natsu dan kedua teman ini, Gray dan Bambang ditanya oleh Hasan Braun, tanya Hasan Braun “Hei Natsu, Gray, Bambang. Kalian diajak foto bersama yaa…, oleh sang Rabbi itu, kan…?”.
Jawab mereka bertiga ini “Iya Hasan Braun, soalnya tadi beliau sangat narsis amat ama kita-kita”, ujar Hasan Braun “Ohh begitu…, tapi kita kan tidak mengikuti ritual-ritual ibadah mereka, kan…?”, dan balas Bambang dan Gray “Enggaklah, Hasan…! Lagian buat apa coba, kita megikuti ritual ibadah mereka…..?”, terus Natsu pun berkata “Tak ada gunanya, coy…!, kita juga kan punya keyakinan masing-masing”, sedangkan seorang Gajeel Redfox, ia sangat lengkap dalam berpakaian adat khas yahudi saat menjalani ibadah tersebut, sambil menggodek-godekan kepala, bersama dengan kawanan ibadahnya, mucullah komentar dari Laxus dan Elfman, komentar Elfman terlebih dahulu “Kalau menurut orang-orang yang pertama berwisata ke tempat ini, betapa asingnya ritual-ritual ibadah yang dilakukan mereka-mereka disini…” berbisik-bisik kepada teman-temana Guildnya, dilanjut pula oleh Laxus “Iya benar, Elfman…! mereka kan berbeda keyakinan dengan kita, lagian si Gajeel juga kan punya keturunan yahudi, jadi… kita jangan sungkan untuk bertanya lebih dalam tentang dengan sifat-sifat ritual orang yahudi kepada Gajeel, kalau kita mau, yaa….!?” berbisik-bisik pula, sedangkan pula reaksi dari kawanan Freed Justine, yaitu Makarov, Alzack, Bickslow, dan Ikhwanudin yang hendak melihat ritual ibadah orang-orang yahudi, komentar dari Gray, Bickslow dan Freed kepada Pak Ikhwanudin “Hei mister Ikhwanudin…., mengapa mereka gemar menggodekan kepala dan badan mereka dalam melaksanakan ritual ibadah mereka…?”, kemudian Ikhwanudin beserta dengan Alzack pun menjawabnya dengan berbisik-bisik, disebabkan ia begitu khawatir atas pertanyaan Bickslow dan Freed, bisik Pak Ikhwanudin “Ssshhhttt…!!, orang-orang yahudi itu…., mereka menginginkan bangunan bait suci Salomo mereka dibangun kembali untuk yang kedua kalinya….”, lanjut Makarov “Seperti orang-orang muslim yang melaksanakan ritual ibadah pelemparan batu jumrah yang berada di Mekah juga…, mereka sangat rindu dalam membangun bait suci mereka yang telah ternodai dan hancur lebur oleh musuh-musuh Allah kepercayaan mereka” berbisik-bisik juga.
Komentar Laxus “So… Mereka saat ini boleh diistilahkan tidak memiliki tempat kekudusan iman bagi mereka, mereka meratap, menangis, dan galau karna cara hidup mereka sebagian 80% - 90% menentang firman Tuhan selama masa Perjanjian Lama” berbisik-bisik, balas Hasan Braun “Lagian… Menurut keyakinan saya, mereka tidak mengimani dua mesias Allah, Isa/Yesus dan Muhammad disebabkan mereka belum mengerti….” sambil merangkul Natsu dan Gray, ucap Natsu dan Gray “Iya benar juga katamu, Hasan Braun… Padahal pada jaman Perjanjian Lama nenek-moyang mereka sudah dipercayai akan karunia Firman Tuhan, malah ingin menuju ke kemaksiatan duniawi”, dan Alzack bertitah kepada mereka “Ssshhttt…., mari kita dengarkan Pak Ikhwanudin dulu…”, jawab semuanya “Siap, boss”, saat ini mereka kembali mendengarkan penjelasan dari Pak Ikhwanudin, tour guide mereka “Ini penjelasan terakhir tentang Bait Salomo ini, tembok ini dibangun oleh Salomo yang adalah anak kandung Daud, raya yang bergaul karib dengan Tuhan, dan dipromosikan menjadi seorang raja besar di tanah suci perjanjian Israel dengan masa kecil yang unik, yaitu….” jawab semuanya “Mengalahkan raja Goliath si raja Filistin yang sombong dan arogan demi kekuasaan teritorial, Pak Ikhwanudin…” dengan lantang, ucap Pak Ikhwanudin “Yap benar!, rupanya kalian, Fairy Tail paham betul yaa…?”, sorak semuanya “Iya pak kami paham cerita Daud, raja mulia Israel, hehehehe…..”
III
Going to Palestine!
Sedangkan para anggota Guild Fairy Tail yang wanitanya, mereka juga asyiknya berdiskusi bersama-sama seperti yang kaum pria, tetapi bagi yang wanita, semuanya itu dibincangkan oleh Bisca dan Husain Lee, ujar Bisca “Ini adalah suatu pengalaman baru bagi kita kaum bangsa non-Israel, memang agak aneh melihat pemandangan baru-baru ini, tetapi…” berbisik-bisik, dilanjutkan oleh Husain Lee “Kita mestinya respect terhadap ketoleransian bebas beragama, walau ada salah seorang oknum kaum non-kita atau mereka yang gemar hobby melecehkan satu sama lain”, ujar Bisca lagi “Dengan di tempat ini, ada tempat penyimpanan kain kerudung hitam kabung khas yahudi, sama seperti bagi yang pria memakai topi peci kiprah putih kabung yang di sebelah kiri kita”, usai Bisca, Cana pun berbicara juga “Saya melihat ada Bar Mitzvah, tempat pencucian tangan bagi umat yahudi sewaktu memasuki tempat kekudusan mereka, contohnya Tembok Bait Salomo ini, lalu synagogue, makam Musa, dan sebagainya…”, kemudian seorang Lucy dan Wendy bertanya “Bisca-mulan… kok mengapa kaum yahudi kalau berdoa dan membaca kitab-kitab Musa dengan cara menggodek-godekan kepala, yaa….?” agak heran,
Lalu jawab Bisca dengan lantang “Semuanya, Lucy, Wendy, kaum yahudi itu.… cara menjalankan suatu ritual keagamaan dan tradisi mereka dengan menggodek-godekan kepala mereka, dan itupun dengan ratapan dan tangisan mereka sebab kehancuran tempat kekudusan iman mereka, baik secara fisiknya yang sudah tinggal reruntuhannya saja, bahkan mereka meyakini bahwa Tembok Bait Salomo ini telah tercemar oleh bangsa asing….” dengan mengecilkan suaranya demi seorang temannya, Levy yang sedang meratap di tempat tersebut, lanjut Husain Lee lagi “Ara…, ara… Tercemarnya pula oleh perilaku jahat generasi mereka sendiri, usai Salomo wafat, bangsa ini mengalami Anointed Generation…” bersikap pelan dalam bicara.
Dilanjutkan lagi oleh Bisca kembali “Kesalahan mereka waktu itu, dengan mendekati percabulan, perdukunan, pertumpahan darah antar sesama mereka, penyembahan berhala, percaya kepada suatu ramalan, cinta akan kekayaan dunia, pokoknya kesalahan-kesalahan itulah yang mereka perbuat di masa wafatnya Salomo, raja mulia Israel, so… Pokoknya jaman itu benar-benar mengerikan sangat, apalagi masa itu belum datangnya sang Allah Juruselamat, Imam mulia, dan Idola besar kita, Tuhan Yesus Kristus ke dalam bumi yang bertugas menyelamatkan umat manusia dari dosa dan maksiatnya masing-masing, kalian sudah tahu kan, dengan pengorbananNya di kayu salib 2000 tahun lamanya di Bukit Golgota, bukit tengkorak yang jaraknya jauh dari Bait Salomo ini…” mendengar ucapan Bisca tersebut membuat mereka meringai “Ihh… Mengerikan sangat, yaa kakak…” dengan berbisik,
Usai Gajeel dan Levy selesai meratap di tembok ratapan tersebut, para member langsung bergegas pergi menuju ke Masjid Al-Aqsa, dengan berjalan mundur dihadapan suatu tembok ini, komentar Natsu dan Gray “Jikalau kita tidak memberi bokong kita kepada tembok ratapan ini, kita pasti dihargai mereka pula…” sambil berjalan mundur, jawab Alzack “Yap betul Natsu, Gray...!, walau kita non-yahudi seperti mereka, jikalau kita respect ama mereka, mereka pun juga akan respect terhadap kita…” berjalan mundur, balas Makarov “Jangan sampai kita bokongi tembok tersebut, yang ada kita kena omelan dari rahib yahudi disini”, kemudian tanya Natsu “Sekarang apa kita sudah boleh berjalan seperti biasa?” berjalan mundur, jawab Gajeel “Sudah boleh!” sambil berjalan dengan biasa pada patok batas yang standardnya.
Sesampainya di Masjid Al-Aqsa, Hasan Braun dan Pak Ikhwanudin melaksanakan ritual shalat sunnah di sana, dan usai itu Pak Ikhwanudin segera menjelaskan tempat tersebut lagi, kata Pak Ikhwanudin “Hai semuanya, sekarang kita berada di dalam suatu masjid, yaitu Masjid Al-Aqsa…”, ujar semuanya “Waahh… Lumayan cantik masjidnya, yaa…?”, penjelasan Pak Ikhwanudin lagi “Saya dan Hasan Braun sebagai orang muslim, kalian tahu sudah mengetahui ritual shalat kan, seperti yang saya lakukan?”, jawab semuanya “Sudah bapak…”, lanjut Pak Ikhwanudin “Ritual keagamaan kami, saya dan Hasan Braun pun juga sama seperti ritual keagamaan mereka yang tadi disana, tidak campur cowok-cewek saat dalam barisan jemaat dalam suatu masjid ini…”, dan sahut hangat semuanya “Iya bapak…”, ujar Pak Ikhwanudin lagi “Masjid ini dibentuk pada masa sebelum baginda imam besar keyakinan saya, Muhammad Bin Abdullah lahir di Makkah, suatu kota suci bagi umat muslim di Arab Saudi, tempat ini sudah jadi… Dan masjid ini pula diistilahkan sebagai tempat dimana Muhammad naik ke sorga, usai jalankan ritual shalat secara pribadi dengan Al-Buraq/suatu kendaraan menuju sorga oleh Tuhan, Allah Pencipta, disaat usai Idola besar kalian, Yesus Kristus naik ke sorga dengan berpesan beritakan injil kepada seluruh penjuru bumi kepada semua murid-muridnya yang masih hidup, paham semuanya…?” dengan berbisik-bisik juga, sahut semuanya “Paham, bapak…!” dengan suara yang pelan.
Usai ke Masjid Al-Aqsa, seluruh member Guild Fairy Tail segera melaksanakan makan siang bersama di suatu restoran khas Vietnam dan Thailand di kota Yerusalem, disana mereka menikmati hidangan lezat, bergizi, dan sehat dengan tenang “Nyam…, nyam…, nyam…”, ujar Natsu kepada Lucy usai makan “Lucy…, tahu ngga ini restoran khas mana?” sambil berjalan menuju toilet, dan kata Lucy “Vietnam atau ngga Thailand gitu…”, tawa Natsu “Hehehe, betul sekali kau, Lucy… Ini restoran khas Vietnam-Thailand pertama di kota Yerusalem, Israel, hehehe…. calon biniku, Lucy” sambil memeluknya dengan rasa persahabatan, balas Lucy juga “Hehehehe… Natsu, calon lakiku” dengan memeluknya. Jam 12:00 siang, di dekat daerah Azzano, San Paulo, Italia, Fillo, sang mantan professor Guild Red Bull sangat sedih berat dengan kondisi kehancuran markas besar Guildnya pada beberapa bulan yang lalu,
Gerutuan Fillo “Heuheuheu…., di mana kau, bossku, Kim Jong Schmidt alias Vermicelli, mengapa engkau meninggalkanku pas pertarungan Fairy Tail dengan Red Bull dimulai!?, heuheuheu… Aku pasti bisa akan tuntut dendam kepadamu atas kematian Kim Jong Schmidt, kesini kalian semua, PERI-PERI FAIRY TAIL BAJINGAN!!!”sambil meratap dan menangis, sesudahnya ia meratapi kehancuran Red Bull, ia segera pulang kembali ke rumahnya dengan mengoceh “Saya berjanji padamu, yaa arwah Boss Kim Jong Schmidt!, saya akan bersekutu dengan seorang bapak motivatormu, Pak Prabowo dalam menjalankan sifat dendam pribadiku dan tuntut darah bossku dan Guildku ini, aku juga turut balas dendam kepadamu, wahai Bapak Presiden Jokowi!!, engkaulah DIKTATOR BAJINGAN-KAMPRETOS yang telah MEMBUBARKAN GUILD WIZARD RED BULLKU dari tanah negeri INDONESIA!, aku yakin suatu saat tahun 2019 yang akan mendatang dirimu, Pak Jokowi pasti MAMPUS KAU!, BINASA KAU!, sekalian andaikata Prabowo menang, aku mau para BAJINGAN FAIRY TAIL dibasmih total dari tanah INDONESIA!!, layaknya seperti aku basmih ANJING-ANJING LIAR, Huaaakkkhhh…!!, heuheuheu…...” sambil tendang batu kerikil.
Akhirnya ia memutuskan untuk meninggalkan Italia, dengan menjual rumahnya, kendaraan mobil kesayangannya, juga seekor anjing rumahnya ditelantarkan ke area rel kereta api, demi membuatkan paspor dan visa ke Taiwan, tanpa memperhatikan akan kepedulian kesehatan seekor anjing peliharaannya, sesampainya di Taiwan, ia merelakan dirinya untuk menginap di dalam markas Carpar Arm, gang bandit profesional dari Turki, bertujuan mengadu dombakan antara Fairy Tail, guild wizard profesional dengan korps SRG (Shield Regiment of Gurkha), tim pasukan elit profesional tingkat internasional akibat dendam pribadi atas kehancuran Red Bull dan kematian boss tercintanya pula.
Pada jam siang yang sama, belahan dunia yang berbeda, usai makan siang, Guild Fairy Tail sudah berada di dalam Makam Tuhan Yesus yang berposisi dekat dengan Bukit Golgota, di sanalah mereka mendapat ilmu yang baru dari penjelasan Pak Ikhwanudin, ujar Pak Ikhwanudin “Putera-puteri sekalian…., disinilah letak makamnya Tuhan Yesus berada, di dalam suatu lubang gua yang ditutupi oleh batu besar yang harus dua orang membuka atau menutupnya…” berbisik-bisik, dan cengang semuanya “Wow…!, kerennya pak”, penjelasan Pak Ikhwanudin “Makam Tuhan Yesus ini tidak dengan tanah lubang yang akan dikuburkan oleh manusia, melainkan lubang gua ini ditutupi oleh batu” berbisik pula, lalu Alzack pun melanjutkan pembicaraan Pak Ikhwanudin “Lagian… Tuhan Yesus juga telah bangkit pada hari ketiga, sudah tiada di makam seperti ini lagi, dan tahtaNya, kedaulatanNya berada dalam kerajaan hadirat sorga Tuhan, sang Allah Bapa Pencipta”, dan sahutan semuanya “Amen…!” dengan respect, usai kunjungan touring ke Makam Tuhan Yesus, Guild wizard ini segera bergegas menuju ke bus exclusive nya, lalu berangkat “Vruuuuummmmm……”, tanya Bambang kepada Elfman dan Laxus “Eh masbro… Sekarang katanya kita akan menuju ke Palestina kan?”, lalu jawab Elfman dan Laxus “Iya bro…, kita akan ke Palestina”, tanya Gajeel secara tiba-tiba “Buat apa yaa…?, kita ke Palestina”, jawab Elfman lagi “Kita ada kontribusi besar guild wizard di sana” sambil menepuk pundaknya
Ya memang benar, bahwa grup wizard ini akan melanjutkan suatu perjalanannya menuju ke negeri Palestina, saudara tetangga Israel yang sekarang ini nasibnya terancam kelaparan roti dan kedinginan akibat musim salju yang berkepanjangan, tepat pada jam 13:30 siang, bus executive ini telah menuju untuk memasuki kawasan perbatasan Israel-Palestina “Vruuummm….”, bahkan telah memasuki daerah perbatasan tersebut, seluruh anggota guild wizard Fairy Tail dari Fiore ini diperiksa satu per-satu dengan tertib oleh tim pasukan elit Republik Arab Palestina, Hamas Special Force, dengan bersenjata AKM Sopmod Silencer, mobil taktis jeep humvee buatan Rusia dengan senapan mesin RPD, sniper Dragunov, shotgun Mossberg, MP5 Silencer, dan sebagainya. Tak ada suatu kendala yang ditemukan, kemudian rombongan guild ini segera diperbolehkan masuk ke negeri Palestina “Vruuumm”,
Komentar Gray dan Natsu saat nge-vlog video “Masuk Palestina… Juga ngga ada bedanya ama masuk negeri Israel, pasukan elitnya galak-galak, tapi ganteng, yang ceweknya cantik ada yang berjilbab, sambil bawa senjata lengkap, namun… Sekali gue sorot mereka dengan kamera gue, sama juga kayak waktu di perbatasan Mesir-Israel, gue udah ditahan pastinya, coy…!”, juga ujar Bisca dan Husain Lee “Widiihh, ganteng-cantiknya mengalahkan modal fisik artis-artis Hollywood, hehehe….”, terus sesampai di suatu lapangan bazaar yang diselenggarakan oleh pemerintah Palestina untuk semua guild wizard asal Fiore melakukan kontribusinya dengan mudah, dan di lapangan umum itulah proyek kontribusi pembagian sembako dan roti matang kepada masyarakat Palestina, dengan pembayarannya memakai voucher gratis bagi warga negara Palestina khususnya dimulai, Sorak Wendy dan Hasan Braun “Ayo bapak-ibu-saudara-saudari, silahkan ambil sembako di guild kami, Fairy Tail, gratis tidak bayar pake uang!, pakai voucher dari pemerintah Palestina!” sedangkan satunya lagi Mirajane bersalaman kepada orang-orang Palestina, sedangkan kelompok guild wizard yang di sebelah kiri Fairy Tail, Mermaid Heel, mereka melakukan hal yang sama, yaitu membagikan sembako kepada masyarakat negeri Palestina dengan menggunakan pembayaran voucher yang diselenggarakan oleh pemerintah Palestina, bukan dengan uang selama musim dingin berlanjut.
Sorak Kagura, Millianna, dan Beth “Bapak-ibu-saudara-saudari, kami dari Mermaid Heel, pembagian sembako dari kami juga tanpa uang, cukup dengan voucher gratis dari pemerintah Palestina, hayo jangan sampai kehabisan…!” dengan lantang, lalu pada jam 14:00 siang, guild wizard Blue Pegasus sudah laris-manis hasil pembagian sembakonya, dan mereka pun bisa pulang ke tanah asalnya, Fiore dengan tenang, ujar Ichiya “Hohohoy, pembagian sembako kita laris-manis…., parfum!” bersorak gembira, sahut semua anggota Blue Pegasus “Parfum!, berjayalah Blue Pegasus, dan… semangat untuk guild wizard lainnya yang belum selesai, yaa…” dengan sikap yang menguatkan, lalu jawab semua guild wizard lainnya “It’s okay, siap coy…!” sambil menyapa kepergian Guild Blue Pegasus.
Komentar Hibiki “Wuaahhhaayy…., sekarang kita-kita bisa pulang kembali ke tanah air kelahiran Guild Blue Pegasus kembali….”, lanjut Jenny “Tidak lain dari Fiore, hehehe….”, kemudian ujar Ren sambil nge-vlog “Habis kita berlibur ke Dubai, kita belajar meresapi firman-firman dan seluruh pekerjaan Mujizat Tuhan Yesus, juga melayaniNya di tanah suci perjanjian Israel, Puji Tuhan….”, lanjut pula oleh Karen “Israel megah bukan karna hal-hal popularitas dunia, melainkan kerajaan sorga Tuhan yang tercurahkan di sana, dahulu, sekarang, dan untuk selama-lamanya” sambil berjalan bersamaan menuju ke bus exclusive yang dinaikinya “Tap…., tap…., tap….”.
IV
Help to Palestinian!
Seterusnya Hasan Braun, Mirajane, Cana, dan Wendy memanggil Gajeel dan Erza untuk menjaga stand pembagian sembako Guild Fairy Tail, lalu kali ini yang jaga standnya ialah Gajeel dan Erza, serta ada dua orang lagi, Bambang dan Lucy yang datang sendiri untuk menjaga standnya, sedangkan Hasan Braun, Mirajane, Cana, dan Wendy beristirahat dahulu, Natsu bersama dengan Juvia, Gray, dan Husain Lee aktif berjalan-jalan di jalanan kota Ramallah, Palestina untuk membagikan kaos warna bendera Palestina dengan di bagian belakangnya ada lambang Fairy Tail sebagai simbol solidaritas Fairy Tail terhadap Palestina, sorak Natsu dan Juvia “Bapak-ibu-saudara, siapa yang ingin kaos warna bendera Palestina, silahkan ambil, bayar dengan voucher gratis dari pemerintah….” sambil berjalan memegang beberapa stel kaos tersebut, lanjut Gray dan Husain Lee “Sebelum pada kehabisan, ini simbol solidaritas kami terhadap Palestina….’ sambil berjalan juga, dan masyarakat Palestina pun ingin membeli kaos ini dengan antusias yang besar “Blaa…., blaa…., blaa….”.
Di dalam standnya Guild Fairy Tail, kelompok Elfman, Zhou, Lisanna, dan Levy melakukan kegiatan pemeriksaan kondisi kesehatan para masyarakat Palestina secara bersamaan dengan kelompoknya Gajeel yang mendagangkan pembagian sembako, sapaan hangat Lisanna “Selamat siang, ibu…!” lalu jawab seorang ibu masyarakat Palestina ini “Siang jg kak….” dengan senang hati, tanya Elfman dan Zhou “Apa ibu ingin cek kolesterol atau tensi darah?” sambil cipika-cipiki, jawab seorang ibu masyarakat Palestina tersebut “Saya ingin dicek seberapa tingginya glukosa dan asam urat tubuh saya…” bersikap ramah, kemudian titah Lisanna kepada Levy “Hei Levy-chan…., bisakan anda tolong ambilkan alat cek glukosa dan asam urat di tas medis?”, terus Levy menjawab “Iya Lisanna, saya ambilkan….” bergegas untuk mengambilkan suatu alat kesehatan dari tas medis dari Erza, lalu seorang ibu ini pun diperiksanyalah suatu kesehatan angka glukosa dan asam urat yang dihidapnya,
Usai pemeriksaan, Lisanna menyarankan kepada seorang ibu masyarakat Palestina “Kepada ibu Ny. Khalida Binti Manasye….., saya, Lisanna Strauss, member Guild wizard Fairy Tail sarankan tetap jaga makanan berglukosa yang dikonsumsi ibu Ny. Khalida saja…., kalau urusan yang asam urat, angkanya tetap rendah, itu saja dari saya, ya ibu….” tersenyum hangat, dan sahutan hangat ibu masyarakat Palestina pula “Terima kasih atas saranmu, Teteh Lisanna…. Tuhan berkati anda sekalian selalu, semoga laris-manis!” sambil berjalan pergi meninggalkan stand milik Fairy Tail, jawab Zhou “JanjiNya Ya dan Amen…, untuk anda juga ibu Ny. Khalida, hati-hati di jalan pulangnya” dengan rasa gembira, sedangkan dan seorang ibu Ny. Khalida yang tadi tersebut segera menemui kawanan Natsu di jalanan kota Ramallah, Palestina “Tap…., tap…., tap….”, sebab seorang anak kandung bungsunya berumur 15 tahun, umur lulusan SMP ingin daftar menjadi seorang anggota Guild wizard Fairy Tail dalam cabang negeri Palestina, lalu ketemulah seorang ibu ini dengan Natsu dan kawan-kawannya, dengan berkata “Permisi… Apakah anda Tuan Natsu Dragneel?”, sahut Natsu “Iya ibu…, saya orangnya, ada keperluan apakah ibu datang menemui saya?” dengan senyum hangat dan tenang, ujar ibu itu “Saya, Ny. Khalida Binti Manasye ingin mendaftarkan seorang anak lelaki kandung saya, Harits Bin Yosua menjadi anggota Guild wizard Fairy Tail cabang Palestina, lalu apakah masih ada formulirnya?” dengan memohon, dan ucap Husain Lee “Ara.., ara.. Ini formulirnya ada di saya, Lee Husain Strauss, masih ada kok, tinggal yang satu lembar ini, ibu…” sambil memberikan satu lembar kertas formulirnya, dan ujar Gray kepada ibu ini “Sama sekalian ingin kaos lambang Fairy Tail berwarna corak bendera Palestina nya, ibu Ny. Khalida….?” sambil menawarkan kaos tersebut, jawab ibu masyarakat Palestina itu “Iya boleh saja, dua stel yaa Gray-sama….” dengan menunjuknya, ujar Gray “Siap bu…!”, seterusnya Juvia ikut berkata “Bayarnya ngga pakai uang, melainkan voucher gratis dari pemerintah Palestina yang ibu punya, yaa…” tersenyum bahagia, sahut ibu ini lagi “Oke siap, Juvia-san..!” dengan mengasihi dua voucher gratis dari pemerintah Palestina untuk pembelian baju kaos unik tersebut “Sret….”, dan penjelasan Juvia lagi kepada seorang ibu ini “Bagian yang formulirnya dikumpulkan paling lambat tanggal 30 Juli 2018, di markas besar tentara khusus Hamas Special Force yaa bu…!”, dan sahut ibu ini “Siap, Juvia-san…. terima kasih atas pemberitahuannya, juga terima kasih sebesar-besarnya dari sang ibu kepada Tuan Natsu atas pelayanannya, kepada Chi Husain Lee atas formulirnya, serta kepada Gray-sama atas pembagian baju kaos Palestina nya, sampai jumpa yaa…” sambil bersalaman.
Dan balas keempatnya “Iya bu Ny. Khalida, sama-sama…. Semoga sukses bagi anak lelaki kandung ibu itu yaa…. Kapan-kapan kami tunggu di kota Magnolia yaa….!” sambil bersorak hormat kepadanya, jawab ibu ini “Iya kalian-kalian… saya berharap semoga Fairy Tail masih tetap ada sampai selamanya” dengan mengancungkan jempol ke atas. Pada jam 18:09 sore, di kota Dubai, United Emirate Arab, Guild wizard Blue Pegasus ini sedang menikmati liburan terbaik mereka usai touring ke Mesir, Israel, dan Palestina, ujar Hibiki “Huff…. akhirnya Guild kita dapat liburan ke tempat yang terbaik juga….”, dan komentar Jenny dan Ichiya “Iya donk, Hibiki… Banyak fasilitas tempat wisata hiburan yang ngga tertandingi dibandingkan kita ke negeri-negeri Eropa, Jepang, Korea, Amerika, bahkan wisata unik di Bali, Indonesia pun dapat terkalahkan oleh fasilitas kemewahan kota Dubai nih….”, lanjut Ren “Hahahaha.., benar juga katamu, Jenny, Ichiya…. Kalau dengan gue bandingkan di tanah Pantai Kuta, cewek-cewek seksi barat dan asia di Dubai jauh lebih laris-manis, asoooiy-geboiyyy…. GASPOOL HABIS!!!, wik-wik-wik-wik-wik, wik-wik-wik-wik, wik-wik-wiiiiikkkk….!!!” sambil joget-joget Russian Hard Bass, lanjut Jenny “Iihh…, iihh…, iihh…, ohh yeaaahhh..!, I’m so like it!!, joget terus…., BANG FELIX!!!” sambil joget goyang itik bersama Karen di area kolam renang dekat pantai, tempat mereka berliburan, dan muncullah salah seorang anggota tentara United Emirate Arab dengan menggendong senapan Pindad SS2 rifle menghampiri Jenny dan Karen untuk joget Wik-Wik-Wik bersama, hal ini membuat suatu daya tarik perhatian bagi masyarakat asli maupun asing di tanah Dubai, bahwa ini sesuatu hal yang viral baru-baru ini.
Jam 24:00 tengah malam di kota Magnolia, Fiore. Ada seseorang lelaki member Guild wizard Sabertooth, Rogue Cheney dengan seekor anjing hitamnya, ia sehabis menyelamatkan seekor anjing yang terlantar di area rel kereta api dua sepur pada posisi di utara ke arah Rusia, yang pada posisi di barat daya ke arah Korea Utara dan Republik Rakyat Tiongkok, dan yang di selatan ke arah Akane Beach, ujar Rogue “Sabar yaa bro…. Ini daging segar untuk makan malammu…., sebelum engkau mati di perjalanan” dengan rendah hati, sambil dibarengi lewatnya sebuah kereta api dari arah Akane Beach, berlokomotif diesel SD70ACE digital speedometer dan rangkaian gerbong executive yang berkaca retrofit pada berwarna merah di posisi atas dan warna putih di posisi bawah juga corak garis di tengah warna kuning berlambang “FR” yang berarti Fiorean Rail bertujuan ke kota Moskow, Rusia “Krenteng…., krenteng...., krenteng...., krenteng....”,
Pada belahan dunia yang berbeda, jam 16:30 sore, kelompok Gajeel tidak hanya berdiam di stand pembagian sembakonya saja, melainkan ada dua orang yang mesti aktif di luar stand, yaitu Bambang dan Lucy ditugaskan oleh Gajeel tuk membagikan sembako kepada kaum masyarakat Palestina yang lebih membutuhkan yang kurang mampu, sorak Bambang dan Lucy “Bapak-ibu-saudara…, siapa yang kekurangan sembako, silahkan ambil dari kami, Fairy Tail….!”, tak lama kemudian ada suatu kaum keluarga yang fakir tidak memiliki tempat tinggal sama sekali datang kepada keduanya “Kami ingin sembako itu, tuan-nona….” dengan berharap kepada Tuhan, dan ujar Bambang dan Lucy “Iya silahkan bapak, ibu…. Ambilah, ini bagian untuk kalian sekeluarga…!” memberikan sembakonya kepada sekeluarga fakir itu, dan ucap keluarga fakir tersebut “Terima kasih, Fairy Tail…! Kalian sungguh tauladan Tuhan yang mulia!” bersyukur dan memberikan voucher gratis kepada keduanya, jawab salam dari Bambang dan Lucy “Iya bapak-ibu…, bersyukur selalu kepadaNya yaa…” bersalaman, bagi orang-orang yang kaya dan mampu, mereka mengunjungi stand para Guild wizard yang mereka minati “Blaa…., blaa…., blaa…., blaa….”,
Habis pembagian sembakonya laku, seorang lelaki Guild Fairy Tail asal Indonesia, Bambang Sinaga berumur 18 tahun, dengan ciri fisik kekar, berbaju warna merah bersablon tulisan “I Believe In Miracles - Kupercaya Mujizat” khas GMS Church, rambut hitam, memiki cap lambang Fairy Tail warna hijau pada bagian bahu kanan, memakai celana chinno warna coklat, berkulit kuning langsat, dan bersepatu merek Adidas warna biru dongker datang menghampiri seorang wanita member Guild wizard Mermaid Heel berkulit hitam campur putih beretnis Peru, Risley Law, ucap salam Bambang “Hello Risley…!, gimana kabarmu?”, dan jawab Risley “Puji Tuhan, saya baik kok…! Siapa namamu, cowok ganteng?” bertanya juga, ujar Bambang “Namaku Bambang Sinaga, Risley…. Aku sungguh senang berkenalan denganmu” mengungkapkan cintanya, dan sahut Risley “Hmm… Makasih banyak, Bambang-kun…! aku sangat mencintamu juga” melampiaskan rasa cintanya balik.
V
Mission success!, Palestine are saved!
Semua dagangan sembako milik Fairy Tail dan Mermaid Heel telah laku habis terbagi kepada masyarakat Palestina jatuh pada jam 19:00 malam, dan mereka ini memiliki betapa banyaknya voucher-voucher belanjanya yang terkumpulkan pada kotak pembayarannya masing-masing kedua Guild wizard ini, lalu sorakan bahagia Kagura dan Erza “Hahahai….!!, Guild wizard kita sama-sama selesai nih…”, juga ujar Natsu “Yes do it, girls…! nanti besok giliran Guild Lamia Scale, Raven Tail, dan Twilight Ogre yang kunjung ke Palestina deh…” sambil berjalan meninggalkan tenda lapangan tersebut, jawab Gray “Fufufu… sekarang saatnya kita menuju ke markas besar militer Republik Arab Palestina, sambil membawakan kotak vouchernya masing-masing!” sambil berjalan juga, ujar Natsu “Iya tah, Gray…!?”, lalu jawab Kagura “Iya Natsu-san…. Kita nanti ada pertukaran voucher dengan beberapa nilai uang US Dollar hasil voucher yang kita kumpulkan saat hari ini juga” berjalan bersama.
Lalu sesampainya di dalam suatu markas besar militer tersebut, dua Guild wizard ini langsung mengumpulkan semua voucher-voucher hasil belanjaan orang-orang Palestina dikumpulkan di ruang makan prajurit, semuanya itu dihitung oleh para personil militer, jadi para member kedua kelompok Guild ini bisa beristirahat dengan tenang sambil melaksanakan kegiatan doa bersama dengan para personil militer agar Tuhan memberikan musim semi terhadap tanah bangsa-negeri Palestina yang terancam oleh cuaca musim salju yang berkepanjangan selama satu setengah tahun lamanya, dimana musim ini masyarakat Palestina tidak bisa bercocok tanam dengan baik akibat sumber airnya beku dan tanahnya tertutup salju.
Ucapan doa dari Makarov, master Fairy Tail yang ke-6 “Tuhan, Allah pencipta kami, Allah segala para senior, segala para raja, dan segala para panglima yang perkasa, kiranya Engkau curahkanlah semua kemurahan hatiMu kepada kami, khususnya bangsa-negeri Palestina ini, kami yang terserang oleh musim salju yang berkepanjangan selama satu setengah tahun tidak pernah mendapatkan musim semi dan musim kemarau….” seterusnya Erza, master Fairy Tail yang ke-7 menlanjutkan percakapan doanya “Walau itu yang kami, bangsa Palestina ini alami, kami hanya ingin tetap bersyukur dan berpegang teguh pada semua janjiMu dari segala malapetakan yang tak kami inginkan, sehingga boleh bangsa-negeri Palestina ini mengalami pemulihan yang baru dalamMu, Ya Tuhan, Allah Bapa dan Panglima kami, yakni mengalami musim semi pada esok harinya….” dengan tulus hati.
Lanjut seorang Kagura dan Zhou “Dalam nama Tuhan, Allah yang maha pengasih, maha penyayang, dan maha memulihkan semua keadaan, sama-sama mengucapkan : JanjiMu selamanya menyatakan Ya dan Amen….” secara serentak.
Lalu pada keesokan harinya, hari kamis, keadaan wilayah negeri Palestina yang seharusnya musim salju berkepanjangan, tetapi kali ini musim semi dadakan, di mana salju-salju yang amat tebal di wilayah Palestina ini mencair drastis, dan kejadian ini waktu matahari terbit pas waktu jam 06:00 pagi, selain itu bunga-bunga yang cantik nan indah pada muncul di mana-mana, semua ladang perkebunan milik orang Palestina pada berbuah lebat, ladang pertanian gandum dan padi pada bertumbuh pesat tanpa ada seseorang pun yang menabur benihnya, sahut Natsu “Puji Tuhan….!, hari ini wilayah Palestina mengalami kesuburan yang ajaib, ini musim semi teman-teman…!” bersorak bahagia akan Tuhan, sorak Happy “Aye!”, lalu gegas semua anggota Guild wizard Fairy Tail dan Mermaid Heel “Oh iya benar kata Natsu, sekarang musim semi, Puji Tuhan…!, sungguh Dia sang Allah yang maha ajaib!”, demikian pula masyarakat Palestina juga merasakan kebahagiaan yang sama pula di manapun wilayah tempat tinggalnya “Blaa…., blaa…., blaa….”,
Pada jam 07:00 pagi, pihak pemerintah Palestina memanggil kedua Guild wizard ini, dan kedua Guild wizard ini memenuhi panggilan pemerintah menuju ke gedung pemerintahannya, ucapan pidato seorang presiden Palestina “Terima kasih sebesarnya kepada tiga Guild wizard Fairy Tail, Mermaid Heel, dan Blue Pegasus dari Fiore yang telah memenuhi panggilan dari kami, pihak pemerintah Palestina juga mengasihi semua masyarakat Palestina tanpa pamrih dan saling mengandalkan seseorang saja, terima kasih Erza, selaku master ke-7 Fairy Tail, terima kasih juga kepada Kagura, master dari Mermaid Heel, ini piagam penghargaan buat kalian berdua sekarang, setelah kemarin kami memberikan penghargaan kepada Guild wizard Blue Pegasus, serta Tuhan berkati anda sekalian selamanya….” sambil memberikan piagamnya kepada Erza dan Kagura, jawab Erza, Kagura, dan semua member Guild wizardnya “JanjiNya selalu Ya dan Amen!, Tuhan berkati tanah Palestina..!” secara serentak. Lalu saat jam 08:05 pagi, seluruh anggota Guild ini pergi ke Israel kembali dengan bus exclusivenya masing-masing “Vrruuummm….” dengan dikawal oleh satu unit mobil sedan polisi Palestina “Wiiuuuuuwww…..”, dan mendengar hal itu membuat masyarakat Palestina pada menangis terharu betapa senang gembiranya Fairy Tail dan kedua Guild wizard lainnya, Mermaid Heel dan Blue Pegasus pula pada saat kepulangan dari tanah Palestina, ujar Laxus “Fufufu…., usai kontribusi penanggulangan krisis roti di Palestina, sekarang kita pergi ke tanah perjanjian Israel lagi?, Puji Tuhan…” duduk di posisi paling belakang bersama dengan ketiga rekan Raijinshu nya, Freed, Evergreen, dan Bickslow, komentar Gray di posisi paling depan “Hmmm… Tampaknya keren sangat para personil polisi Palestina nya, udah pake seragam warna hitam, rompi tactical kevlar, plus… pake senapan AK74U pula…. keren abis masbro…!, gaspool….!!”, balan Natsu dan Lucy “But… Sayang polisinya ngga boleh kita rekam ataupun potret selama di perjalanan, mengapa yaa Pak Ikhwanudin?” dengan nada bertanya, jawab Pak Ikhwanudin “Soalnya ini semua adalah sudah peraturannya, yaa sobat Natsu, Lucy.... Gray, Juvia….” dengan menepuk pundaknya.
VI
Touring in Israel again!
Lalu saat memasuki jam 09:30 pagi, mereka ini telah sampai di daerah perbatasan Palestina dan Israel, di saat kedua bus exclusive ini memasuki negeri Israel, kali ini pihak polisi Israel mengkawalnya dengan dua unit motor Honda Goldwing dengan bersenjata HK416, sambil menyalakan sirine nya “Wiiiiuuuuwwww...….”, kemudian seorang Bacchus berkata kepada Natsu “Hoi Natsu…, Kok di Israel mah berbeda, nggak kena musim salju berkepanjangan seperti kemarin di Palestina, malah makin subur dan menghijau”, dan balas Natsu “Iya benar, Bacchus…. Musim saljunya hanya mengenai Palestina saja”, terus Loke pun melanjutkannya “Israel kan tanah perjanjian yang selalu dijagai oleh Tuhan, walau banyaknya bangsa-bangsa yang hendak memusnahkannya….”, lanjut lagi oleh Virgo “Sebab Tuhan, sang Allah nenek moyang Israel kan selalu setia kepada juniorNya, baik senang dan susah, kaya dan miskin, dan sebagainya…”
Pada jam 10:00 siang, sesampainya pada tempat Tuhan Yesus mengubah air menjadi anggur saat mulainya perkawinan di Kana, di tempat tersebut Pak Ikhwanudin bersama Bu Aisha menjelaskan makna dari tempat bersejarah ini kepada kedua Guild wizard disini “Hello bapak-ibu-saudara…, ini kan tempat dimana Yesus Kristus atau Isa Alaihisalam dalam versi muslim, ya Hasan Braun…”, dan sahut Hasan Braun “Ya..!”, lanjut lagi Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha “Melakukan mujizat mengubah air putih menjadi anggur…”, sorak semuanya “Wooow…!”, lanjut Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha “Saat para ibu-ibu dan pelayan suatu tempat penyimpanan anggur tersebut mulai kehabisan, dan itupun mereka banyak yang mengeluh dan saling mengandalkan… Akan tetapi Tuhan Yesus berkata : Tolong isikanlah air dalam wadah kendi dan tempayan ini!, lalu kemudian para pelayannya segera melaksanakan titah tersebut tanpa saling mengandalkan satu sama lain… Dan akhirnya pas air putih tersebut dikecap oleh pemimpin pesta adat pernikahan, disitulah mujizatNya terjadi, air yang diminum atau dikecap oleh pemimpin pesta adat pernikahan tersebut berubah menjadi anggur!”, sorak semuanya “Puji Tuhan!, mujzatNya selalu Ya dan Amen…” dengan hati yang tulus, lanjut ujar Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha “Dan disinilah para peserta pesta adat pernikahan pada bersorak bahagia karena anggurnya masih ada….”, komentar Alzack dan Bisca pula “Itu juga merupakan kemurahan dari Allah kita, Tuhan Yesus Kristus yang tercurah kepada kita semuanya sampai saat ini, untuk masa depan…”, sahut semuanya lagi “Amen..!”.
Saat waktu memasuki jam 12:00 siang tepat, kedua Guild wizard ini berkunjung ke tempat dimana Tuhan Yesus mengajarkan doa yang manjur kepada 12 murid-murid setiaNya, yaitu sebuah doa dalam kitab Injil Matius 6:9-13, tak lain dari Doa Bapa Kami.
Ujar Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha “Kita telah sampai di tempat yang istimewa, di mana tempat ini dipakai oleh Yesus atau Isa mengajar doa yang manjur dalam sikap hal berdoa, kepada 12 murid-murid setiaNya, yaitu : Doa Bapa Kami….”, dan komentar Laxus “Iya benar kata Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha yang lebih mengetahui tempat-tempat bersejarah di tanah Israel ini, bukan hanya sekedar orang lokal asli Timur Tengah, melainkan banyak sekali pengetahuan-pengetahuan tentang Mujizat Kristus….”, dilanjutkan pula oleh Erza “Iya… Tentang doa bapa kami ini, sudah tahu kan dalam kitab Injil mana…?”, dan sahut semuanya “Injil Matius 6:9-13, Master Erza-san….!”, ujar Erza “Yap betul, semuanya….!” sambil ancungkan jempol keatasnya,
Dan semua member kedua Guild wizard ini diperbolehkan oleh kedua tour guidenya berfoto-foto kearah tulisan pahatan Doa Bapa Kami yang beragam-ragam bahasa bangsa manapun itu, ujar Natsu “Hihihi… Ini kan Doa Bapa Kami bahasa Mongolia” menunjuknya, juga ucap Gray dan Lucy pula “Iya Natsu…!, di sebelahnya ada Doa Bapa Kami bahasa Jawa, Sunda, Melayu, Tagalog, dan disini juga bahasa Thailand ada…”, terus komentar Lisanna, Mirajane, dan Husain Lee “Ara…, ara.... Disini terdapat versi bahasa Vietnam, China, Perancis, Jerman, ada juga bahasa Arab dan India disini” menunjuknya, komentar Erza, Cana, dan Bickslow pula “Yes do it!, kami juga mendapatkan ada versi bahasa Indonesia, Afrika, Rusia, Yunani, dan bahasa Jepang, Korea pula” menunjuknya juga, dan tanggap Freed dan Evergreen “Sudahlah!, pokoknya beragam-ragam bahasa bangsa-negara, deh!” tertawa kecil, dan ucap Bambang dan Juvia “Iya yaa…, itulah keajaiban Injil Tuhan, masih dijamin asli dari dahulu, sekarang, dan selamanya takkan berubah!”, sahut semua member Guild Mermaid Heel “Iya benar kata Bambang ama Juvia!, Tuhan tetap menjaga keaslian kitab suci ini, setan dan iblis pun takkan sanggupkan diri untuk memanipulasi keajaiban mujizatNya dalam kitab Tuhan ini”.
Sesaat sore harinya, jam 15:00 sore pas, kedua Guild wizard ini pergi lagi menuju ke tempat bersejarah Gereja Ayam Berkokok, dimana tempat tersebut seorang murid setia Tuhan Yesus, Petrus menyangkal diriNya saat menuju peristiwa penyaliban, penjelasan Pak Ikhwanudin dengan Bu Aisha lagi tentang Gereja Ayam Berkokok “Hello semuanya…., kalian tahu ini tempat apa…?”, jawab semuanya “Ini… Kemungkinan suatu taman Pohon Zakheus kali!?”, sahut keduanya “Salah…!, ini Gereja Ayam Berkokok, di mana Petrus menyangkal Tuhan Yesus sebanyak tiga kali sebelum penyaliban….”, lalu komentar Kagura “Saat waktu pengadilan oleh seorang Pontius Pilatus, ahli hukum bangsa Romawi…”, sahut keduanya kepada Kagura “Yes do it!, Kagura…! Anda tepat sekali, dan… Di tempat ini Tuhan Yesus dicambuk, didera oleh militer Romawi sampai jera, silahkan kita masuk ke dalamnya…!”, saat berada di dalamnya yang berposisi di bawah tanah, Husain Lee, Mirajane, dan Lisanna berkomentar “Itu kan darahNya, Dia didera berkali-kali sampai jera dan tak berdaya”, di tempat ini mulailah semua anggota kedua Guild wizard ini menangis dan meratapi bekas darah Tuhan Yesus yang masih membekas pada ruangan tersebut, terkecuali Alzack, Bisca, Husain Lee, Zhou, dan ketiga temannya yang berbeda keyakinan, seperti Hasan Braun, Gajeel, dan Levy, serta kedua tour guide ini.
Tak lama kemudian Bisca dan Husain Lee segera menghiburkan kedua member Guild ini bagi yang perempuannya “Sudah sayangku semuanya...!, darah dan kematian Tuhan Yesus itu merupakan wujud kemenangan Ilahi yang kita terima dahulu, sekarang, dan selama-lamanya, Lucy, Erza, Juvia, Cana, Wendy, Evergreen, Aries, Mirajane, Lisanna, Carla, Virgo, Aquarius, Millannia, Ridley, Kagura, Beth, Aranna, sudahlah menangisNya…”, sedangkan pihak yang laki-lakinya juga sama, Alzack dan Zhou menghiburkan member Guild wizardnya yang lelaki pula, ujar Alzack dan Zhou “Hoi yang laki-laki…, sudahlah…, jangan menangisi Dia, itu lambang dan peristiwa kemenangan bagi kita, umat manusia yang patut kita syukuri…!”.
Pada malam harinya, jam 20:00 malam, kedua Guild wizard ini menginap di suatu hotel yang terletak pada kota Bethlehem, Israel. Mereka pada melaksanakan kegiatan makan malamnya dengan menu nasi kuning Arab, ayam katsu Jepang, dan sayur salad Turki, serta jus buah apel, kata Gray dan Natsu “Ciahahaha…. Kali ini menu makanannya seperti motif warna pelangi, tak lain dari nasi kuning khas Arab, ayam katsunya…. khas Jepang, dan satu lagi, sayur saladnya yang khas Turki, hehehe mantap…!”, sahut Zhou “Iya Gray-sama, Natsu-san…!, biar bervariasi dude”. Pada esok jumatnya, jam 07:00 pagi, kedua Guild wizard ini melakukan touring bersama-sama menuju ke tempat bersejarah Gereja Tuhan Yesus Bertemu Musa dan Elia, saat menuju ke tempat tersebut kedua Guild wizard ini harus menaiki mobil van yang disediakan oleh masyarakat di Gunung Tabor “Vruummm….”, sesampai di sana, Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha menjelaskan tempat bersejarah ini saat berada di dalamnya, ujar Bu Aisha “Bapak-ibu-saudara…, dahulu gereja ini merupakan tempat asli dimana Yesus atau Isa bertemu dengan Musa dan Elia….” tersenyum senang, dilanjutkan pula oleh Pak Ikhwanudin “Juga wajah Yesus atau Isa bertransfigurasi menghasilkan cahaya iman dan kemuliaanNya yang menyala seperti matahari, sobat…!” dengan rasa betapa kagumnya, kemudian semua dari kedua Guild wizard ini bertanggapan “Puji Tuhan…!, Allah Pencipta kita memang dahsyat, di bawah kaki kami juga ada berapa bebatuan asli yang telah diduduki Tuhan Yesus, bapak-ibu…” sambil menunjukan dengan tangannya, sahut Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha “That’s all right, friends…!, sekarang kita menuju keluar gereja untuk melihat pemandangan Lembah Armageddon yang tepat di bawahnya “Tap…., tap…., tap….., tap….”.
Di saat berada di luar bangunan gereja tersebut, Pak Ikhwanuddin dan Bu Aisha tak bosan-bosannya menjelaskan tentang Lembah Armageddon tersebut kepada dua Guild wizard ini, terus Husain Lee, Zhou, Mirajane, Elfman, Lisanna, dan Mystogan berbincang berenam tentang lembah tersebut secara berkelompok, lalu Mystogan berkomentar “Nanti saat di akhir zaman pas usai kiamat, semua para antikristus, setan-setan, nabi-nabi palsu, dan seorang iblis terlaknat bernama Lucifer akan dicampakan ke dalam lembah ini, Lembah Armageddon…”, tanggap Zhou dan Elfman “JanjiNya Ya dan Amen..., usai perbuatan jahat mereka diadili oleh Tuhan Yesus Kristus, mereka-mereka tersebutlah dilemparkan ke neraka secara ganas, dan mereka hanya bisa meratapi nasib dan dosa-maksiat yang mereka perbuat sendiri”, lanjut ketiga Strauss Girl ini, Husain Lee, Mirajane, dan Lisanna “Ara…, ara… Itulah hari kebangkitan yang kedua kali untuk para penjahat, usai kebangkitan yang pertama untuk para junior-junior atau anak-anak Tuhan”,
Sedangkan yang lainnya, mereka pada berfoto-foto ria, dengan gembiranya, juga sambil bercanda-canda “Blaa…., blaa…., blaa….”, seterusnya waktu terus berjalan, memasuki jam 09:15 pagi, usai kedua Guild wizard ini beraktivitas kunjungan touring ke tempat bersejarah Gereja Tuhan Yesus Bertemu Musa dan Elia, mereka melanjutkan perjalanannya menuju ke suatu perairan sungai yang unik, tepat di daerah perbatasan Israel-Yordania, di mana tempat ini dijadikan sebagai tempat seorang Nabi Tuhan dari Israel, Yohanes Pembaptis mengajak Tuhan Yesus untuk dibaptis secara selam, yakni Sungai Yordan. Jaraknya yang jauh, mereka mempersiapkan diri ke sana dari jam 07:30 pagi.
Di dalam bus exclusive nya Guild Mermaid Heel, mereka yang memiliki member ternama yang hanya lima orang kaum wanita saja dalam suatu kelompok Guild wizard ini terlihatnya sangat sepi, namun ada beberapa banyak fans setianya yang ikut bersamaan Guild wizard ini yang rindu menuju ke tanah perjanjian Israel, baik perempuan maupun yang laki-laki. Selama menunggu kesampaiannya di Sungai Yordan, Guild yang satu ini, Mermaid Heel bersama dengan para fans setianya menyanyikan sebuah lagu kerohanian yang keren yang pernah dinyanyikan oleh seorang bapak Pdt. Niko Njotorahardjo dan para anggota sinode gerejanya saat berada di acara ibadah 21 Empowered Asia, yaitu lagu Every Praise Is to Our God secara bersama-sama.
Every praise is to our God.
Every word of worship with one accord
Every praise every praise is to our God.
Sing hallelujah to our God
Glory hallelujah is due our God
Every praise every praise is to our God.
Every praise is to our God.
Every word of worship with one accord
Every praise every praise is to our God.
Sing hallelujah to our God
Glory hallelujah is due our God
Every praise every praise is to our God.
Every praise is to our God.
Every word of worship with one accord
Every praise every praise is to our God.
Sing hallelujah to our God
Glory hallelujah is due our God
Every praise every praise is to our God.
Every praise is to our God.
Every word of worship with one accord
Every praise every praise is to our God.
Sing hallelujah to our God
Glory hallelujah is due our God
Every praise every praise is to our God.
God my Savior
God my Healer
God my Deliverer
Yes He is, yes He is
God my Savior
God my Healer
God my Deliverer
Yes He is, yes He is
God my Savior
God my Healer
God my Deliverer
Yes He is, yes He is, yes He is, yes He is
Yes He is, yes He is, yes He is, yes He is
Lalu kemudian sesampainya kedua Guild wizard in di Sungai Yordan, jam 09:15 pagi, mereka secara tidak sadar bertemu muka dengan muka bersama dengan rombongan jemaat-jemaat GMS Church yang dipimpin oleh seorang Pastor Philip Mantofa dari Indonesia, kedua Guild wizard ini segera bersalaman terlebih dahulu bersama dengan Pastor Philip Mantofa, dengan tulus hati dan saling berbakti, juga kepada seluruh jemaat GMS Church pula. Mulailah suatu agenda kotbah dari seorang Pastor Philip Mantofa “Shalom aleichem be shem Hamasiach, semuanya….”, lalu jawab semuanya “Shalom….”, ujar kotbah Pastor Philip “Puji Tuhan, kasih tepuk tangan buat Tuhan Yesus!” memakai mikrofonnya, terus bertepuk tanganlah semuanya tanpa terkecuali “Plok..!, plok..!, plok..!”, pada sebelum mulainya kegiatan baptis di Sungai Yordan, seluruh jemaat GMS Church, member Guild wizard Fairy Tail dan Mermaid Heel pada melakukan pujian dan penyembahan terhadap Tuhan terlebih dahulu, dengan sebuah lagu yang berjudul Kaulah Kuatku bersama dengan Pastor Philip.
Meskipun musuh di depanku
Rintangan menghadang langkahku
Ku tahu sungguh, Engkau bersamaku
Beribu rebah di kiriku
Berlaksa di sisi kananku
Ku tahu janji-Mu, Engkau bersamaku
Takkan pernah goyah keyakinanku
Pada diri-Mu, Yesus Tuhanku
Tiada yang seperti diri-mu
Kaulah kuatku, kebanggaanku
Gunung batu dan keselamatanku
Kuat tangan-Mu, perlindunganku
Kaulah Allah sumber kemenanganku
Meskipun musuh di depanku
Rintangan menghadang langkahku
Ku tahu sungguh, Engkau bersamaku
Beribu rebah di kiriku
Berlaksa di sisi kananku
(Philip Mantofa dan Chiang Zhou Strauss)
Ku tahu janji-Mu, Engkau bersamaku
Takkan pernah goyah keyakinanku
Pada diri-Mu, Yesus Tuhanku
Tiada yang seperti diri-mu
(Bambang Sinaga dan Redo Daeng Badjie)
Kaulah kuatku, kebanggaanku
Gunung batu dan keselamatanku
Kuat tangan-Mu, perlindunganku
Kaulah Allah sumber kemenanganku
Kaulah kuatku, kebanggaanku
Gunung batu dan keselamatanku
Kuat tangan-Mu, perlindunganku
Kaulah Allah sumber kemenanganku
Takkan pernah goyah keyakinanku
Pada diri-Mu, Yesus Tuhanku
Tiada yang seperti diri-mu
(Philip Mantofa dan Lee Husain Strauss)
Kaulah kuatku, kebanggaanku
Gunung batu dan keselamatanku
Kuat tangan-Mu, perlindunganku
Kaulah Allah sumber kemenanganku
Kaulah kuatku, kebanggaanku
Gunung batu dan keselamatanku
Kuat tangan-Mu, perlindunganku
Kaulah Allah sumber kemenanganku
Sumber kemenanganku…
Sumber kemenanganku…
Sumber kemenanganku…
(Philip Mantofa dan Redo Daeng Badjie)
Kaulah kuatku…
Usai pujian dan penyembahan ini, acara pembaptisan di Sungai Yordan akan segera dimulai, Pastor Philip langsung memulai doanya yang akan diikuti secara bersama-sama, ucapan doa baptisan dari Pastor Philip “Tuhan Yesusku, saya haus…, saya lapar…, baptiskanlah saya dengan kuasa Roh Kudus..., dengan pertanda berbahasa Roh..., berbahasa lidah…, berikanlah kami kuasa Roh KudusMu…, hanya di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, haleluya, amen…” memakai mikrofonnya lagi, selanjutnya agenda pencurahan Roh Kudus di tempat tersebut sedang terjadi, di mana segelintir jemaat GMS Church dari Indonesia juga segelintir member dari kedua kelompok Guild wizard dari Fiore ini, Fairy Tail dan Mermaid Heel. Mereka semuanya pada berdoa, memuji, dan menyembah nama Tuhan dengan berbahasa Roh, yakni dengan berbahasa lidah secara bersamaan.
Saat berdoa, memuji, dan menyembah nama Tuhan dengan bahasa Roh, bahasa lidah, tak sedikit diantara mereka yang menangis terharu akan jamahan Roh Kudus yang mengalir membawa berkat dan damai sejahtera kerajaan sorga Tuhan seperti sungai yang mengalir tanpa henti, dan usai berdoa, memuji, dan menyembah, baru mulailah agenda pembaptisan di Sungai Yordan, bagi para jemaat GMS Church, juga berlaku kepada member Fairy Tail dan Mermaid Heel yang baru menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Tak hanya seorang Pastor Philip dan segelintir pelayan jemaat GMS Church saja yang membaptiskan secara selam kepada jiwa-jiwa baru, melainkan ada sebagian member Guild Fairy Tail, seperti Alzack, Bisca, Zhou, Husain Lee, Bambang, dan Natsu, juga sebagian yang dari berasal Mermaid Heel, seperti Aranna dan Ayuthayya, dengan nama aslinya, ialah Ayuthayya Nandkishore Nikumbh, seorang wanita etnis India berkulit putih agak kecoklatan, berambut hitam, umur 20 tahun, suka mengenakan baju jaket warna jingga, celana jeans warna biru kehitaman, bersepatu warna putih, model rambut panjang se-punggung, mata belo, bola mata warna hitam, tinggi badan 170 cm, berat badan 69 kg, dan berkaca mata turut mengikuti kegiatan pembaptisan jiwa-jiwa baru disini “Jbyur..!, jbyur..!, jbyur..!”,
Usai baptisan selam di Sungai Yordan selesai, Pastor Philip mengajarkan doa-doa berkat setelah pembaptisan selesai. Pada jam 12:20 siang tepat, dari Sungai Yordan kedua Guild wizard ini berjalan menuju ke tempat bersejarah Gereja 5 Roti 2 Ikan, sambil dikawal oleh dua unit motor cross jenis Kawasaki KlX 150 CC dari pihak kepolisian Israel, dengan bersenjata M4A1 Custom with Scope and Silencer “Vruummm….”, sambil menyalakan lampu strobonya yang berlekip-kelip. Oceh Gray “Suka-duka gue saat berada di Israel, sukanya… Gue senang kalau lagi belanja souvenir atau oleh-oleh khas Israel, kadang-kadang beli sesuatu, terkadang beli 1 gratis 3, beli 2 gratis 4 atau 5, yaa macam itulah bro.., makanya semua member Fairy Tail pada patungan saat mau belanja apa-apa disini, tetapi urusan dukanya…, hanya satu, nggak boleh nyorot video atau potret foto pasukan pengawal bersenjata lengkap yang ada di depan kita selama di perjalanan, itu sudah, hahaha….” sambil nge-vlog sendirian.
Pada jam 14:00 siang, di sebuah bangunan Gereja 5 Roti 2 Ikan, kali ini Bu Aisha lah yang memberikan suatu penjelasan kepada dua Guild wizard ini, kata Bu Aisha “Hello everybody, dahulu kala sebelum ini menjadi suatu bangunan gereja, disini Yesus atau Isa membuatkan suatu mujizat yang sederhana namun bernilai keajaiban yang luar biasa sangat, tidak lain dari mujizat….” dengan suara yang pelan demi kenyamanan umat beragama menjalankan suatu kegiatan ibadahnya, dan sahut Millannia, Wendy, dan Romeo “5 roti dan 2 ikan, Bu Aisha…!” dengan seksama walau suaranya agak pelan, ujar Bu Aisha “Betul Millannia, Wendy, dan Romeo…!”, dan ujar Pak Ikhwanudin pula “Berikan tepuk tangan buat Millannia, Wendy, dan Romeo….” dengan suara yang pelan, lalu semuanya bertepuk tangan deng volume suara yang pelan “Plok…, plok…, plok....”, lanjut Bu Aisha kembali “Sekarang, jadi… Kisah tentang Yesus atau Isa berkumpul di tengah lapangan bersama-sama dengan 12 murid setiaNya, juga bersamaan pula dengan 5000 orang yang terdiri dari laki-laki, perempuan, dan anak-anak, serta lanjut usia yang kelaparan roti dan ikan… Di saat masa pacekelik seperti itu, 12 murid ini bersikap agak pesimis, mereka meyakini bahwa hanya 5 roti dan 2 ikan itu takkan mencukupi 5000 orang yang berkumpul di suatu lapangan tersebut, kemudian Yesus mengadahkan kedua tangannya ke atas langit, dan diberikannyalah 5 roti 2 ikan tersebut kepada 5000 orang, dan tinggal sisa 12 keranjang, sobat ceria….” terkagum kepadaNya, dilanjutkan oleh Pak Ikhwanudin “Kalian-kalian sudah pastinya mengetahui kisah Yesus atau Isa dengan mujizat 5 roti dan 2 ikan ini, yaa kan..?” bersuara pelan, jawab semuanya “Iya pak, kami mengetahui ini semua”, Saat dalam waktu jam 18:00 sore menjelang malam, kedua Guild wizard ini segera melaksanakan belanja souvenir oleh-oleh di dalam suatu mall terbesar di Israel, kedua Guild wizard ini dibagi menjadi tiga kelompok, kelompok satu dipimpin oleh Natsu, dengan anggotanya Aranna, Risley, Lucy, Bambang, Elfman, Zhou, Wendy, Cana, Happy, dan Laxus, dengan tema belanja makanan dan minuman ringan, kelompok dua oleh Gray, anggotanya Kagura, Millannia, Erza, Freed, Hasan Braun, Evergreen, Levy, Makarov, Lily Panther, Bacchus, dan Romeo, tema belanjanya tentang pakaian dan busana, serta kelompok tiga di bawah pimpinan Husain Lee, dan anggotanya ialah Mirajane, Lisanna, Beth, Alzack, Bisca, Bickslow, Carla, Juvia, Gajeel, dan para fans setia Guild Mermaid Heel yang berjumlah 15 orang, tema belanjaannya berupa tentang souvenir lokal khas Israel dan kosmetik.
Itu semua sudah diundikan oleh Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha dengan cermat dan teliti, sekarang waktu berbelanja dimulai!. Kelompok satu berjalan menuju ke tempat perbelanjaan makanan dan minuman ringan, tanya Natsu “Hmmm… kita sekarang nak belanja apa-apa saja yaa?” sambil mendorong trolleynya, jawab Lucy “Aku juga belum tahu nih, Natsu…”, ujar Elfman dan Zhou “Bagaimana kalau kami boleh ambil snack berbungkus bahasa Ibrani, bolehkah Natsu?”, dan sahut Natsu “Silahkan saja, yang penting dapat, bro…!” mendorong trolley, dan ucap Cana, Aranna, Risley, dan Wendy “Natsu-san…!, nih snack khas Arabnya” menyimpannya dalam sebuah trolley, dan sahut Natsu lagi “Iya silahkan, pokoknya snack mana saja, jangan pandang mereknya”, sahut semuanya “Siap, bro…!” sambil mencari lagi, seterusnya Laxus, Bambang, dan Happy membawakan beberapa banyak minuman susu spesial dan disimpan di dalam trolley Natsu ,dan tanya Natsu “Lho…, Laxus, Bambang, Happy… Kalian bawa apaan itu?” terkejut, dan jawab ketiganya “Kami membelikan satu pack susu L-Men untuk para pria, susu WRP buat yang wanita, sedangkan dua biji susu Milo buat Wendy dan Romeo, itu saja sudah…”, tanggapan Natsu “Buset!, rakus parah nih kalian bertiga, tetapi… Nggak apa-apalah, biar banyak saja”, jawab ketiganya pula “Oke deh, boss” merespon tanggapan Natsu, usai belanjaan makanan-minuman ringan terkumpul semua, Natsu pun melaporkan kepada Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha lewat handy talknya “Laporan dari kelompok satu, belanja makanan-minuman ringan telah selesai, ganti…!”, dan imbauan Pak Ikhwanudin dalam meresponi laporan kelompok Natsu “Good luck, Natsu… Sekarang kelompok Natsu boleh menuju ke titik kumpul kembali!”, dan kelompok satu pun bergegas menuju ke titik kumpul semua “Tap…., tap…., tap….”, kelompok dua yang diketuai oleh Gray telah sampai di tempat perbelanjaan pakaian dan busana, titah Gray “Waktu berbelanja yang diberikan oleh Pak Ikhwanudin…, hanya diberikan 2 jam saja, silahkan berpencar, tetapi harus Buddy System, belanjanya jangan yang aneh-aneh, jelas!”, dan jawab semuanya “Sangat jelas, Gray-sama…!”, ucap Gray “Pencar!” sambil menyalakan stopwatch pada gadgetnya, Hasan Braun bersama dengan Freed, Erza, Evergreen, dan Bacchus menuju ke area aneka baju dan celana, serta Kagura bersama dengan Levy, Millannia, Makarov, Romeo, dan Lily Panther ke area aneka jaket dan aksesoris.
Saat berada di dalam area aneka baju dan celana, Freed Justine asyik bercanda dengan teman-temannya sampai agak lupa waktu, tawa kecil Freed “Hehehe…, gue nak beli sesuatu buat calon pacar gue, Husain Lee… Biar dia jatuh cinta kepada gue, hehehe…” sambil mengambil satu stel pakaian dalam wanita, berupa bra dan bikini panthies warna merah maroonnya, tiba-tiba Erza menanyakan hal itu “Hello Freed, itu satu stel pakaian dalam wanita mau buat siapa?” tertawa kecil, jawab Freed “Eee… nggak kok, Erza-san…! Bukan buat siapa-siapa…” agak gugup, lalu Hasan Braun, Bacchus, dan Evergreen “Hahaha… Freed nge-bohong nih, cieee….” sorak tertawa girang, Evergreen pun berkomentar “Uwalaahh…, gue denger itu pakaian dalam wanita yang loe mainin itu mau buat Husain Lee kan?” tertawa girang, balas Freed “Astaga Evergreen…, itu hanya perasaanmu saja, cantik…”, ujar Evergreen “Nggak ahh, Freed… Gue denger terang-terangan ingin kasih surprise buat Husain Lee si kakak perempuan kerabat Mirajane, dengan pakaian dalam wanita itu kan?” senyum tertawa, dan tanggap Hasan Braun dan Bacchus “Astaga, Freed Justine, betapa modusnya kau…” (Bacchus), “Astagfirullah, Freed Justine, betapa modusnya kau….” (Hasan Braun) sambil tertawa, lalu Erza pun bertitah “Hello semuanya, yuk kita udahan cari bajunya… Kurasa ini sudah cukup!”, sahut semuanya “Yuk!, kita menuju ke titik kumpul!” sambil berjalan menuju ke Gray.
Canda Hasan Braun bersama Erza “Cie…, cie…, cie... Freed Justine nak cepat-cepat bermain Wik-Wik-Wik ama Husain Lee yah…?” lagi bercanda, sorak Bacchus dan Evergreen “Cie.., cie...” bercandakan Freed, ucap Freed “Uwaahh dasar cemburan…!” bercanda juga. Sedangkan kelompok tiga yang diketuai oleh Husain Lee, mereka melakukan aktivitas belanja di tempat area souvenir aksesoris dan pajangan lokal asli Israel, dan suatu titah penting Husain Lee “Kelompok tiga, kita mari berpencar sambil Buddy Sistem, waktu kita dibekali hanya 2 jam saja…”, dan balas semuanya “Siap!, paham…!”, kemudian berpencarlah mereka-mereka ini ke berbagai macam tempat area souvenir aksesoris dan pajangan “Tap.., tap.., tap.., tap..”, Gajeel bersama dengan Alzack, Bisca, Juvia, dan Carla membeli souvenir pajangan, kalau Husain Lee menunggu di tengah-tengah sambil membawa handy talknya, serta Mirajane bersama dengan Lisanna, Beth, Bickslow, dan 15 fans setia Guild Mermaid Heel membeli souvenir aksesoris, di dalam area aneka pakaian dan busana, kelompok dua telah selesai, mereka segera melapor dulu kepada Gray “Hai Gray-sama, kami telah selesai belanja!”, dan tanggap Gray “Nice job, all…! sekarang simpan semua belanjaan pakaiannya di dalam trolley!” sambil memegang handy talknya untuk melapor kepada Pak Ikhwanudin, sahut semuanya “Okay ketua…!” sambil mengumpulkan pakaian busana hasil belanjaannya, 2 menit kemudian, kelompok tiga telah usai memberi souvenir-souvenir favorit yang mereka belikan segera membuat laporan “Husain-san…, kami telah selesai dalam belanja souvenirnya!”, tanggap Husain Lee “Nice work, friends…! tolong kumpulkan ke trolley ini saja!” dengan membuatkan laporan kepada Bu Aisha sambil memakai handy talk di tangannya.
Ketiga kelompok ini telah usai berbelanja semua oleh-olehnya masing-masing dengan jumlah yang cukup besar, kemudian dihitungkan oleh Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha sekalian dibayarkannya pula dengan nilai harga sebesar US$ 7811 hasil dibayarin oleh kedua tour guide ini dan para peserta touringnya. Keesokan sabtunya, seperti biasa jam 07:00 pagi, usai makan sarapan bersama, kedua Guild wizard ini berangkat dari hotel kota Yerusalem menuju ke Laut Mati “Vruuummm….”. Jam 07:25 pagi, di pantai Laut Mati, semua member dua Guild wizard ini pada berbaris ganti baju dengan pakaian renangnya, usai berbaris tuk ganti baju di ruang ganti, semua pada menuju ke pantai Laut Mati, ujar Gray “Yuk kita jalan-jalan ke Laut Mati…, gue udah pake celana renang hitam yang ingin gue korbankan, soalnya kalau di Laut Mati itu… Semua serat pakaian pasti rusak jikalau kena air lautnya, sebab kandungan garamnya terlalu tinggi, anginnya pun bergaram pula, kalau kamera dibiarkan kena angin bergaram pun bisa rusak juga kamera gue, wah hati-hati nih…” sambil nge-vlog lagi, di posisi sebelah kanan, kelima orang Strauss Family ini bersama dengan keempat orang Raijinshu pada mengoleskan badannya dengan lumpur Laut Mati, kata Evergreen “Supaya ingin punya kulit bagus, jangan merasa jijik dengan lumpur Laut Mati, donk…” sambil mengoleskan badannya dengan lumpur Laut Mati, balas Bickslow dan Laxus “Hehehe… Benar juga yah, katamu Evergreen” dengan mengambil lumpur Laut Matinya, juga balas Freed “Yeah, so really Evergreen…! lumpur Laut Mati kan banyak kandungan zat yang membuang racun pada tubuh…” mengadukan lumpur Laut Mati itu.
Terus bagaimanakah dengan Natsu dan kawan-kawan saat berada di pantai Laut Mati?, ia bersama dengan dengan kawannya, Gray, Erza, Lucy, Gajeel, Juvia, Wendy, dan Levy yang sedang mengambangkan diri pada permukaan air Laut Mati “Splash…”, mereka ini asyiknya membaca koran sambil tiduran di atas permukaan air laut ini, ucap Gajeel “Hihihi…!, air laut yang satu ini berbeda dengan yang lain…” sambil baca koran, dan ujar Erza dan Natsu “Yap!, karna kandungan garam pada air Laut Mati ini sangat banyak…”terlentang di permukaan air laut tersebut, Gray dan Juvia pun turut berkata “Makanya kita jangan takut akan tenggelam di air Laut Mati, sebab semakin banyaknya kandungan garam menumpuk yang bercampur dengan air, semakin mudah kita untuk mengambang tanpa takut tenggelam…”, dan komentar Levy dan Lucy “Yeah really!, itulah kelebihan air Laut Mati, mudah mengambang tanpa tenggelam, tetapi kekurangannya air laut ini tidak bisa dikonsumsi + tidak boleh kita kobok, sobat….!”, dan pertanyaan Wendy “Lucy-chan, Levy-chan… Mengapa air Laut Mati tidak boleh kita kobok ama kita minum?”, lalu jawab Levy “Kalau kita kobok dan minum air laut ini, kita bisa keracunan”, dan ujar Lucy “Dan kita bisa terkena darah tinggi sampai menyebabkan kematian, Wendy-sama…!”, balas Wendy “Iya benar juga yaa….”, dan keenam temannya menganggukan kepalanya “Hmmm… Iya betul…!’ sambil membaca korannya masing-masing.
Di pinggiran pantai Laut Mati, disini terdapat kawanan Alzack dan Bisca, terdiri dari Bacchus, Hasan Braun, Bambang, Cana, Mavis, Makarov dan kelima member Guild Mermaid Heel yang sedang pemanasan tubuh, aba-aba dari Mavis “Satu…, dua…, tiga…, empat….” memimpin senam pemanasan tubuh, dilanjutkan oleh yang lainnya “Lima…., enam…, tujuh…, delapan…” secara serentak, udah 2 menit kemudian, kawanan teman-teman ini segera melumuri diri dengan lumpur Laut Mati, kemudian kawanan Alzack dan Bisca ini langsung saja melakukan agenda sesi foto-foto bersama dengan keempat Raijinshu dan kelima Strauss Family dengan riang gembira, seterusnya Lisanna memberikan aba-aba “Satu…, dua…, tiga…” sambil mengatur sistem potret otomatis dari kameranya, dan ia kembali menuju ke kawanannya untuk foto bersama, dan “Jpret…!, jpret…!, jpret…!”, dan ujar seluruh teman-teman Guild wizardnya “Thank you, Lisanna…! Kameramu bagus sangat”, sahut Lisanna “Iya sobat, kapan-kapan foto bareng lagi yaa…” berjalan bersama dengan keempat Strauss Family juga dengan keempat Raijinshu “Tap…, tap…, tap…”, saat kawanan Natsu selesai tiduran di permukaan air Laut Mati, mereka juga tidak lupa membalurkan diri dengan lumpur Laut Mati, komentar Gray “Lumpur dari Laut Mati ini bagus sekali buat kulit, bagi anda yang ingin menikmati lumpur Laut Mati, silahkan mampir kesini juga, kalau kurang mampu kalian bisa beli di toko souvenir di toko kecil, sebab kalau di toko besar, yaa… jauh lebih mahal” nge-vlog lagi, dan sorakan teman-teman kawanan Natsu kepada Gray “Cie… Gray Fullbuster calon vlogger….”, ucap Gray “Vlogger?, youtuber kelesh….!”, dan sorak Natsu “Ciahaha… Sama saja, Gray!” tercengang.
Balas Gray “Lho…, kok sama saja, bro…?” tercengang pula, yang Guild wizard satu lagi, yaitu Mermaid Heel yang hanya 5 orang, itupun perempuan semua, ujar Risley “Di dalam wisata alam Laut Mati seperti ini…, banyak sekali diminati oleh orang-orang dari berbagai macam bangsa”, ucap Beth “Betul sekali, Risley…! walau di sekitarnya banyak padang pasir yang gersang, tapi tidak semuanya gersang pisan sih…”, Kagura pun ikut berkata “Iyalah, di Israel kan masih lebih banyak penghijauannya, tidak seperti di wilayah negeri-negeri Arab umumnya” sambil melipatkan kedua tangannya di bawah dada, lanjut Millannia “Jarang sekali terlihat penghijauannya…., yang ada hanya gedung-gedung dan kota-kotanya yang bermewahan saja” sambil tiduran di alas buat ngamparnya, Aranna pun langsung berbicara, usai Millannia “Sebetulnya negeri-negeri Arab juga ada yang mengalami penghijauan, yaa palingan Arab Saudi, Palestina, dan Yordania, itu sudah…” sambil tiduran di gazeboo,
Setelah bermain liburan ke wisata alam Laut Mati, kedua Guild wizard ini menjalankan agenda makan siang bersama di Restoran Ikan Petrus, ujar Natsu “Eh Gray…, di restoran ini katanya ada ikan yang ditangkap oleh Petrus, seorang murid Tuhan Yesus di Danau Galilea”, ucap Gray “Iya benar, Natsu… Sekarang kita ada agenda cucurak* di restoran makan ikan Petrus, lho…” merangkul Natsu, tanya Natsu “Iya tah, Gray?”, jawab Gray “Iya Natsu, coba tanya saja ke Pak Ikhwanudin atau nggak Bu Aisha, bro…!”, sahut Natsu “Siap bro, coba gue tanyain yah” bergegas menuju ke bangku meja makan Pak Ikhwanudin “Tap…, tap…, tap…”, Gray kembali nge-vlog lagi “Usai main di Laut Mati, kami dari Fairy Tail bersama dengan teman dekat kami, Guild Mermaid Heel.... Sedang menunggu pesanan ikan yang ditangkap Petrus itu, haup!” sambil makan roti tanpa ragi khas yahudi juga duduk di meja makannya, kemudian Laxus dan ketiga teman Raijinshu nya berkomentar “Yoi.., ikannya belum datang, bro…!” duduk bersamaan dengan Gray, tak lama kemudian ikan Petrus nya datang pakai makanan pokoknya, berupa spaghetti vettucini, dan tumis sayur genjer dengan brokoli khas Indonesia, sahut Gray “Ikannya sudah datang, yes…!, iwaknye., digoreng iki…. Aku jadi penasaran, gimana yah rasanya?” sambil nge-vlog serta mencicpi ikan Petrus tersebut “Haup!”, oceh Gray “Wah!, enak rasanya, seperti ikan salmon, coy…!”, komentar Laxus kepada Gray “Gray-sama, makan spaghettinya, brother…!”, lalu Gray memakan ikan Petrusnya dengan spaghetti vettucini “Haup!”, oceh Gray lagi “Wong jowo!” sambil nge-vlog.
Sedangkan perilaku para ras Exceed nya, Happy yang paling menggemari jenis spesies ikan manapun yang layaknya ikan konsumsi, sikapnya tak jauh dari yang biasanya, oceh Happy “Hmmm… Ikan Petrus jauh lebih mantap, nyam, nyam, nyam…” sambil memakan ikan Petrusnya dengan cara menghisapnya, terus Carla pun mengomentar cara makan ala Happy “Woi Happy..!, cara makannya bukan begitu, masbro…! pakai garpu dan pisaunya, donk bro…!, ini kan tempat umum…!”, balas Happy “Ikan itu santapan lezat, Carla…” sambil menghisap ikan Petrus yang dimakannya “Sruput…, sruput…, sruput…”, kemudian seorang Exceed Lily Panther pun menepuk pundaknya “Jangan lupa makan dan habiskan spaghettinya, Happy yaa….!” sambil makan.
Lalu pada jam 13:00 siang, berada di suatu tempat bersejarah Kota Khavernaum, Betsaida, dan Khorazim, di mana tempat bersejarah ini merupakan kota yang megah dan padat, namun tidak percaya akan mujizatNya yang telah ditunjukan kepada penduduk tempat bersejarah ini, penjelasan Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha “Teman-teman… Kita sekarang berada di tempat bersejarah Kota Khavernaum, Betsaida, dan Khorazim, ini tempat Yesus atau Isa mengadakan suatu mujizat kesembuhan seorang perempuan yang menderita pendaharan…”, kemudian dilanjutkan oleh Laxus “Seorang perempuan tersebut bertekad, dengan berkata : asal kujamah jumbai jubahnya saja, aku pasti sembuh, lalu akhirnya Tuhan Yesus merasa ada energi mujizatNya yang keluar datang menyembuhkan seorang perempuan yang sakit pendarahan, itupun kekuatan iman yang murni karenaNya, tetapi sayangnya... 80% diantara mereka tidak mau percaya mujizatNya, terus Tuhan Yesus kutuk ketiga kota ini!, dan saudara-saudari lihat… Tidak ada satupun orang ataupun hewan-hewan yang mengunjungi kota ini, tiada pula yang membangun dari reruntuhan kota-kota ini, palingan jam 5 sore sudah close oleh petugas kebersihan dan pengamanan tempat bersejarah ini….”,
Dilanjutkan pula oleh Freed “Kita, para member Guild Fairy Tail, berlaku juga untuk Mermaid Heel pula, sebagai junior-junior Tuhan, dari dahulu, sekarang, dan masa depan yang mendatang, kita diberikan suatu Amanat Agung dari Ilahi, jangan sampai kita coba-coba bersikap keras kepala macam penduduk-penduduk di kota ini dahulu, kita terus senantiasa ingin diedukasi oleh Tuhan, sang Senior Maha Kuasa sampai menuju titik gerbang kerajaan sorgaNya, dan janjiNya selalu…”, ucap semuanya “Ya dan Amen!” dengan serentak.
Next to Part II
Tidak ada komentar:
Posting Komentar