Jumat, 28 Juni 2019

Fairy Tail Apocalypse II Part 3

   Komen Gray “Hihihi…, berbeda dengan negara-negara maju yang selalu mengandalkan masa depan, bukan ketergantungan dengan dalil-dalil politik pakai agama-agamaan segala, contoh kerajaan kita, Fiore yang semestinya kita banggakan…” sambil tiduran pula bersama Juvia. Sedangkan Mamoru, anggota korps pasukan elit SRG Team White Lion, ia berseragam warna coklat loreng hijau dan hitam, bertopeng ski warna hitam, berompi kevlar warna hijau, dan berhelm militer warna dan corak loreng yang sama dengan seragamnya mengikuti operasi peperagan di Marawi, Filipina guna menghabisi para milisi Abu Sayyaf dan komplotan gangster bandit Carpar Arm yang hendak menyuplai persenjataan bagi kelompok milisi tersebut, saat ini ia berada di helikopter Black Hawk warna hijau milik tentara Gurkha tersebut, suara radio laporan dari militer Filipina “Korps SRG Team White Lion…!, tolong bantuilah kami, Angkatan Darat Filipina dan Korps SRG Team Black Aligator…! Kami dalam bahaya serangan milisi bersenjata  ISIS Abu Sayyaf dan bandit Carpar Arm 24 jam!, letak kami berada dalam koordinat 5,1, kalian berada di koordinat manakah kalian berada…!?”, 

  Balas Ltn. Raymond, seorang lelaki asli Inggris komandan letnan dengan baret ungunya melapor kembali tentang keberadaan team korpsnya “Kami masih berada dalam koordinat 3,10, bapak komandan!, mohon tenanglah!” dengan memakai radio command pada kedua telinganya, komentar Sgt. Mamoru dari RFNA Fiore yang sehabis mengikuti panggilan pelatihan militer gabungan antar negara-negara benua Asia cabang korps SRG khusus di Jepang “Huh…, pertama kali kita bertugas dalam pertempuran pada tahun ini, darah kami mendidih…!, We’re coming...” sambil postingan di Instagramnya, terus tanggap Sgt. Jarot dari TNI AD Indonesia  “Yups, so really, Mamoru my friend!, sehabis menjalani pelatihan khusus di Jepang, kita saatnya dipromosikan dalam tahap perjuangan menjadi seorang prajurit yang handal dan… Inilah jalan menuju ke bintara lalu akhirnya perwira!” sambil mengokang senapan Pindad SS2 Scope-nya “Krik!, krik!”, usai Jarot, ujar Sgt. Channarong dari Royal Thai Army “Hahaha… Kalau kita menang, sudah pasti naik menuju ke bintara bahkan perwira, kalau kalah, ya sudah tinggal di liang kubur…” sambil mengecek kelayakan senapan M16 Grenade Launcher yang dipakainya, lanjut Sgt. Okosaki dari JSDF Jepang “Benar juga perkataanmu itu, Channarong!, keep to be winner for us, not to be loser, hehehe” menepuk pundak Channarong, lalu tawa girang Sgt. Yeom, seorang perempuan dari ROKA Korea Selatan dan Sgt Yoon, seorang perempuan dari KPA Korea Utara  “Ahahahai…, itupun tergantung sikap respect dan kepercayaan kita terhadap pimpinan tim kitanya sendiri, cowok…” sambil postingan di Instagramnya pula, gumam Sgt. Chen dari PLA Tiongkok “Yups… Pokoknya kita tetap positive thinking sama seorang pimpinan kita yang di depan kita disini, apalagi beliau, Ltn. Raymond asli Inggris yang lebih memahami taktik strategi militer se-mancanegara dari dahulu, sekarang, dan untuk masa depan…” sambil menggendong senapan QBZ-95 nya, 

   Tak lama kemudian Ltn. Raymond segera bertitah untuk bersiap-siap “Sebentar lagi kita akan menuju ke titik koordinat 5,0… 5,1 nya kita akan turun dari helikopter tanpa berposisi landing di darat langsung, melainkan dengan tali yang menyantel pada pintu helikopter Black Hawk disini, siap-siap akan menghadapi medan pertempuran yang sesungguhnya!, kalian para sergant yang turun terlebih dahulu dari helikopter, kali ini misinya memperketat kekuatan militer Filipina dan sekalian untuk kekuatan saudara sesama korps pasukan elit SRG kita, Team Black Aligator pada kota Marawi!” sambil mengokangkan senapan jenis shotgun Mossberg pada tangannya “Krik!, krik!”, balas canda Sgt. Agari dari ATM Malaysia “Khusus bapak komandan Ltn. Raymond…, peperangannya mainin cewek-cewek bandit Carpar Arm, semangat mainin keperawanan para bandi Carpar Armnya, yaa pak komandan letnan… Hahahaha…!!” bercanda yang bukan pada tempatnya, dan titah tegas Ltn. Raymond kepada Sgt. Agari “Sergant Agari!!, jagalah bacot canda mulutmu itu!, kamu bisa bapak ajukan ke makamah militer atas penghinaan nama baik bapak komandan, kalau satu kata canda busukmu itu terucapkan kembali!” dengan unjuk gigi, sahut Agari “Siap!, pak komandan!” agak pasrah, kemudian bisik Channarong “Uwalaah bapak komandan letnan itu.., kita kan cuma bercanda saja…!, dasar baper-an!” ke telinga Agari, balas Jarot dan Okosaki “Bercanda juga ada batasannya juga, bro…!” sok asyik, lanjut Chen “Kalau seandainya lagi upacara militer, kamu dan Agari bercanda yang begituan, beliau lagi yang kena komplain…!, bukan sekedar kalian berdua saja!” sok asyk juga, bantah Channarong “Ahh dasar bacot loe, China!” bercanda, tanggap Chen “Candamu rasis juga, brother…!’ balas candaannya dengan tertawa kecil,

    Saat helikopter Black Hawk nya telah memasuki titik koordinat 4,9, salah seorang bandit gangster Carpar Arm yang berpakaian seragam baju kaos biru, rompi hitam warna hitam berlambang huruf “C”, bertopeng tactical bermata satu Illuminati, dan bercelana chinno warna jingga menembakan pelontar granat RPG-nya ke arah helikoter yang di tumpangi oleh Mamoru dan rekan-rekannya “Veng!” “Tsieuuuttt…!!”, tepat mengenai baling-baling helikopternya “Krassskk!!”, laporan dari kedua pilot helikopter Mamoru “May day..!, may day..!, Iron Dragon Fly 03 tertembak...!!, may day!, may day!, darurat sangat!!” dengan radio commandnya, lalu helikopter tersebut jatuh pada koordinat 5,3 “Krosaaakkk…!!!”, dimulailah peperangan antar korps SRG Team White Lion dengan bandit Carpar Arm group Killer yang tanpa pimpinan Holkar “Dor!, dor!, dor!” “Ratatatatata….!!!” “Blaaaarrrrrr….!!!” “Dededededet…..!!!” “Jlduuuummmmm….!!!” “Dudududududut…….”, namun Mamoru berbeda sendiri, ia dapat mengandalkan kekuatan elemen wizard Fairy Tail nya, berupa jurus Penanaman Sentry Gun ke setiap sudut-sudut jalan,  jurus One Kick Man pada seluruh pasukan gangster Carpar Arm sekali mati,  dan jurus Penanaman Trap Bomb pada tanah yang di bawah kedua telapak kakinya “Jleb!” “Bip!, bip!,bip!, bip!”,

   Di kota tua daerah Niigata yang tak berpenghuni, dalam suatu rumah tradisional Jepang disitu, jam 20:10 malam, Alzack dan Bisca memasak bahan makanan khas Jepang asli, seperti ayam tepung katsu, daging sapi tepung katsu, nasi kari pink, green milk tea, sayur sup tahu rumput laut, dan kue oni manju “Ctak!” “Vlaammmm….” “Csshhh…”, oceh Rogue “Huhuhu…., tampaknya misi kita seperti kegiatan piknik, cuy…! sambil mencukur kumis dan jenggotnya “Srak..!, srak..!, srak..!”, balas Freed “Yah begitulah, katanya ada misi pembebasan, kapan kita menghadapi musuh dan membebaskan kedua teman kita?” tiduran di karpet warna toskanya, ujar Laxus “Ya sabar dululah, Freed! Perjalanan kita dilanjutkan pada esok pagi hari atau siang harinya, Gajeel dan Husain Lee nya juga kan masih belum diketahui tempat mereka disekap dimana…” dengan kalem, tanggap Alzack “Kita tidak tahu kapankah kita bisa kesana besok atau kapanpun, yang penting kita tetap bisa bertahan dari serangan musuh di manapun kita berada, seperti sekarang ini, Laxus…, Freed… Musuh yang sesungguhnya tidak tergantung dengan waktu dan musim, bisa jadi sekarang detik-detik serangan binatang buas ataupun kelompok bersenjata….”, lanjut Bisca “Iya, kalau situasi begini, kita setiap saat tetap berwibawa selalu, walau ada saatnya kita bersantai istirahat….”, Pada jam 21:00 malam, tiba-tiba pintu rumah tradisional Jepang berbunyi “Duk!, duk!, duk!”,

   Lisanna dan Zhou mendengar suara tersebut dan mereka melihatnya dari atas, kemudian ternyata…. Komentar Lisanna “I… Itu kan sosok ZOMBIE HOOLIGANS RAKSASA!!” berbisik-bisik, dan titah Zhou “Ayo kita bangunin semua teman-teman kita!”, dan balas Lisanna “Baik Zhou-sama!” berjalan masuk ke rumahnya “Tap..!, tap..!, tap..!”, Zhou bersama Lisanna memanggil semua teman-temannya untuk bangun dari tidurnya untuk sementara “Blaa…, blaa…, blaa…”, lalu kemudian tanggap Natsu “Zhou-sama…!, Lisanna…! Memangnya ada apa dengan kita?” penasaran, dan balas Zhou dan Lisanna “Tadi kami berdua melihat ada sosok zombie hooligans raksasa yang mengetuk pintu rumah tradisional kita!” berbisik-bisik, dan titah Natsu “Mari kita bersembunyi pada ruangan kamar kelompoknya masing-masing!” berbisik pula, kelompok Natsu bersembunyi di kamar lantai atas, kelompok Laxus bersembunyi di kamar lantai satu seperti biasa, tak lama itu zombie hooligans raksasa setinggi 185 cm ini telah membuka pintu seperti biasanya, padahal pintu tersebut dikunci rapat “Jklek!”,

   Zombie tersebut memasuki rumah ini dengan santai “Tap…, tap…, tap…, tap…”, ia sambil mencium gelagat manusia “Hhhhhhhmmmm….”, ia mencegek bau keberadaan para member Guild wizard ini, dan auman zombie hooligans raksasa “Roaaarrr….!!, Fleeessshhh…!!, sluuuppss….”sambil menjulurkan lidahnya, hingga ia menuju ke lantai atas “Drap…, drap…, drap…, drap...” mendeteksi bau manusia yang di atas pula, titah Natsu di atas “Ssshhttt…! Jangan ada yang bersuara, semuanya” berbisik-bisik, titah Gray dan Erza pula “Zombie itu akan mudah memangsa kita, jikalau tidak mengecilkan volume suara kita masing-masing!” berbisik-bisik, komentar Lucy “Lumayan mengerikan juga, kalau gue berteriak, tamatlah riwayat kita…” berbisik-bisik, tanggap Natsu “Ya makanya Lucy jangan mudah menjerit yah!” berbisik-bisik, dan sahut seluruhnya “Okay Natsu-san…!” berbisik pula. Namun hasilnya… Muncullah 2 zombie yang sama, yang pertama dari teras lantai atas, sedangkan yang kedua dari teras halaman belakang yang berhasil membukakan pintunya dan menaiki bagian lantas atas, seterusnya mereka bertiga ini segera berkelahi antar sesama karena berebut mencari mangsanya “Roaaaaarrrrrr….!!!” “Huuuaaaammmm….!!!” “Khiiiiiaaaaaaa…….!!!”,mereka pada saling menggigit sesama mereka “Kraukk!, kraukk!, kraukk!”,

   Satu menit kemudian , ketiga zombie ini meledak secara tiba-tiba “Jrraaassshhh!!!”, dan terpentalah sesuatu alat yang di dalam tubuh ketiga zombie hooligans raksasa ini “Klotak!, klotak!, klotak!”, kedua kelompok regu ini segera keluar dari kamarnya untuk mengambil ketiga alat rahasia tersebut “Tap…, tap…, tap…, tap…”, lalu kata Mirajane dan Kagura “Ini alat apaan sih!?, kayak chip militer gini bentuknya!” sambil menunjuknya, ujar Rogue “Hah!?, ini kan chip cyborg militer…” terkejut, komen Laxus dan Zhou “Wadul!, ini ada logo huruf “C” dan bertulisan “Made In Carpar Arm Gangster Corporation”, berarti jangan-jangan gangter atau militan pengganggu kaum Kanekes Baduy itu… Jadi anteknya Fillo McTrump si mantan Guild Red Bull itu!?”, ujar Alzack dan Bisca “Ya bisa jadi kata kalian berdua benar!, kelompok militan gangster itulah yang sudah disuap dengan uang dan pakaiannya untuk menjadi asisten tameng karir politik HOAX Adu Dombanya Fillo, atau semacamnya…!” sambil mengambil sebuah chipnya di tangan Alzack, lanjut Natsu “Fillo si mantan Red Bull itu sangat pintar dalam memanfaatkan kita untuk percaya kepada politik HOAX-nya, juga mengajak kita menyerahkah visi-misi Guild kita kepada ideologi dia…, “ gumam Lucy dan Bambang “Oh Ya Tuhan!, memang tujuan besar dia hanya satu, ingin memisahkan iman persatuan Guild Fairy Tail kita dalam Tuhan, dengan cara politik HOAX nya untuk level kecil, lama-kelamaan… Dia akan turut menghabisi kita dengan menghalalkan segala cara yang ia kehendaki”

  Lanjut Freed “Ya begitulah namanya Guild Red Bull, sama halnya seperti FPI, HTI, Pak Prabowo, dan partai PKS di tanah Indonesia, pinternya mereka para pentolan jubah agamis bikin politik HOAX guna menyerang iman orang percaya, juga memprovokasi hukum pemerintah negara, serta melukai pihak sekulerisme, love, and mercy....”, kata Rogue “Benar Freed-sama…!, sama-sama gila kekuasaan, gila pujian dunia, gila duit, gila politik brain washing pula…” sehabis Freed berujar, titah Erza dan Juvia “Sekarang waktunya kita kembali beristirahat!, sebelum tidur layaknya berdoa dulu agar Tuhan Yesus memberikan jalan dan hikmat syafaat Roh KudusNya tentang persoalan politik HOAX Adu Domba si Fillo disini, dan naungan Bapa Ilahi selalu membendung kita dari hal-hal yang tidak diinginkan kedua kalinya pada malam ini…!” tersenyum senang, dan sahut semuanya “Amen…”,

    Seluruh member Guild wizard ini kembali beristirahat dengan tenang, tanpa rasa takut akan serangan yang kedua kalinya, detik ini juga situasi kota tua mati tersebut kembali menenang “Wuuusshhh…..”. Pada esok paginya, jam 05:50 pagi, menjelang sun rise, seluruh member Guild wizard ini sudah terbangun dengan senang hati, mereka membuatkan makanan sarapan paginya, berupa tamago kake gohan, ayam kalkun bakar, dan tumis sayur kangkung taoge, serta minumannya dengan teh hijau pada suatu bangunan kedai makan yang tertinggal pula, juga memakan menu tersebut dengan santai “Nyam…, nyam…, nyam…”, ujar canda Rogue “Kalau enaknya kota mati disini…, semua barang-barang tertinggal apapun bisa kita ambil sepuas kita…!, hihihihi….” sambil menikmati sarapan paginya, balas Kagura “Iya memang, Rogue… Kita bisa sesukanya mengambil sebanyak-banyaknya, namun kalau ada salah seorang tinggal disana, jadinya dosalah…!” tertawa, tanya Natsu “Ngomongin apaan nih?”, jawab keduanya “Kita ngomongin tentang kehidupan di kota mati, Natsu…”,  ujar Natsu “Itulah kehidupan survival yang lebih mengerikan ketimbang di alam bebas…”, komen Erza “Tampaknya terlihat lebih enakan di kota mati, namun risikonya jauh lebih tinggi… Nggak tahunya ada serangan kelompok bersenjata ataupun kelompok lainnya, KO-lah kita” sambil membaca buku dewasanya, lanjut Gray “Selain itu kalau seandainya ditemukannya seekor hewan buas, terus gedung-gedung kota pada roboh semuanya…, yaa sudah pasti tidak ada tempat perlindungan di kota mati….” sambil minum teh hijaunya,

   Usai semua member Guild ini selesai sarapan pagi, mereka berjalan menuju ke sebuah bangunan perpustakaan yang kosong tak ada satupun orang yang menentap pada kota ini “Tap…, tap…, tap…”, di dalam suatu bangunan perpustakaan tersebut, mereka bisa membaca buku sepuasnya mereka, komentar Natsu, Gray, dan Bambang “Widiihh Erza-san…!, tiap saat bacanya buku-buku dewasa melulu nih…!, cie…, cie….” lagi bercanda, dan bisik-bisik Lisanna “Natsu, Gray, Bambang… Itu kan hobi utamanya Erza-san, gemar cari buku-buku atau website yang agak porno, hehehe…!” bercanda, dan ujar ketiganya “Iya benar kata si Lisanna…! Erza-san kebanyakan berpikiran yang agak porno-porno nih…” bercanda, balas jerit Erza “Kalau tidak suka…!!?, tidak usah komentar!!!, gua udah muak sama komentar-komentar kalian!!!, itu kan hak pribadi saya!!!” sambil melemparkan boneka beruangnya kepada Natsu, Gray, dan Bambang “Bug!”, dan tawa ketiganya “Hehehehe…., untung cuma boneka…!!” bercanda, dan tawa Erza “Hahahaha….!! Gua kan cuma bercanda juga, cowok-cowok!!” balas bercandanya, tawa kecil Zhou “Hihihi… Feminist, feminist… Semangatnya menindas kaum cowok-cowok, juga anak-anak sama sesama cewek pula, ehehe” bercanda, di teras belakang perpustakaan, di dalam gazebonya, ketiga Strauss Family ini asyik-asyiknya membaca buku dekorasi rumah bersama dengan Kagura, Alzack, dan Bisca, komentar Lisanna dan Elfman “Kalau seandainya rumah kita biar lebih cantik menurut Mira-san pakai bahan dasar bangunan rumah yang mana nih kira-kira?” bertanya, tanggap Mirajane “Menurutku, Elfman… Lisanna… Kita pakainya yang modern-modern saja, jangan yang jadul-jadul…!” tersenyum, senyum balik Lisanna dan Elfman, kedua adik kandungnya “Yap Mira-san…!, kita kan manusia masa depan, jadi bangunannya juga mesti masa depan donk…!” sambil membaca buku tersebut, balas Mirajane, kakak kandungnya “Ara…, ara… Aku sangat menyayangimu berdua, Elfman…, Lisanna…, kasih sayangku untuk Husain-san, kakak sepupuku dan Zhou, adik sepupuku juga…!, kita bukanlah manusia jadul lagi, masa yang sudah berlalu janganlah jadi suatu pedoman hidup kita lagi, adikku tercinta...” memeluk kedua adik kandungnya,

   Di ruang perpustakaan yang di depan, jam 06:12 pagi, sun rise telah tiba dari ufuk timur, Rogue baru saja mengambil sebuah buku tentang cara membuat bayangan manusia dan hewan dari tangan, tiba-tiba ada sebuah peluru sniper rifle yang tepat mengenai jendela perpustakaan “Praaannnggg!!”, hal ini membuat mereka terkejut namun tidak panik, titah Gray “Kita jangan terlalu panik!, tenangkanlah diri kalian…, dan kita sama-sama berlindung ke teras belakang…”, lanjut Natsu dan Erza “Iya kata si Gray…!, yang ada nanti si musuh semakin senang melihat kepanikan kita….” ujar Juvia “Yuk kita berjalan bersama-sama ke teras belakang!” sambil berjalan bersama-sama, lalu mereka ini segera berjalan menuju ke teras belakang perpustakaan tersebut “Tap…, tap…, tap…”, dan ternyata seseorang yang tadi menembakan peluru sniper riflenya ke arah kaca perpustakaan ini, ialah seorang perempuan korps pasukan elit SRG Team Black Aligator yang sebulan kemarin memingsankan Husain Lee di tempat, ia mengokangkan sniper rifle Cheytac M200 Silencernya “Cik!, cik!” “Pling!”, laporan seorang perempuan ini “Laporan kepada pimpinan Mayor Goupal!, kawanan Guild Fairy Tail berhasil ditemukan di bangunan perpustakaan kota mati, ganti!” memakai radio command pada kedua telinganya, dan titah Mayor Goupal “Sekarang anda kembali bersembunyi di tempat yang aman dari pantauan mereka!, laporkanlah kepada Kapten Akihiko, komandan perang anda sekarang, untuk mengerahkanlah semua pasukan Team Black Aligator SRG Japan untuk mengepung kawanan wizard Fairy Tail di tempat!”, dan sahutnya “Siap bapak komandan Mayor Goupal!, saya laksanakan!, selesai...!” dengan radio commandnya.

  Akhirnya seluruh member Guild ini berkumpul di teras belakang perpustakaan guna menyelamatkan diri dari serangan sniper girl yang tadi menembak kaca perpustakaan pada bagian depannya, di gazebonya, seluruh member Guild ini berbincang-bincang soal kejadian yang tadi terjadi, sapa Zhou dan Lucy “Hello semuanya…!”, dan sapa seluruhnya yang bersama dengan ketiga Strauss Family disitu “Ya ada apa, Zhou, Lucy…?” tersenyum senang, Natsu dan kawan-kawan bercerita “Tadi kami pas membaca buku bareng-bareng di ruang depan, secara tiba ada penembakan misterius….” agak khawatir, lanjut Rogue “Iya betul kata si Natsu…, pas saya mau mengambil sebuah buku disitu, langsung ada peluru nyasar memecahkan kaca depan perpustakaan, buktinya ada di Zhou…”, dan Zhou pun memberikan buktinya kepada ketiga Strauss Family ini dan kawan-kawannya “Ini buktinya, Mira-san, koko Elfman, dik Lisanna… Pelurunya sangat tajam, tanpa ada suara bising dari si penembaknya!” sambil menunjukan pelurunya yang ada di tangan kanan Zhou, kejut Mirajane, Elfman, dan Zhou “Hah!?, ini kan peluru sniper?, pintar juga itu yang nembaknya, biar tidak ketahuan gelagatnya.., lalu peluru sniper apakah ini!?” bertanya, ujar Alzack dan Bisca “Ini peluru sniper rifle Cheytac M200, Mira..., Elfman..., Lisanna… Lalu kalian tidak sempat mencari tahu siapakah yang menyasarkan pelurunya kesini…!” berwibawa dengan memegang pistolnya masing-masing, ujar Natsu dan kawan-kawan “Kami tidaklah tahu indentitas si penembak misterius itu, kak Alzack…, kak Bisca…”, lanjut Freed dan Laxus “Soalnya si penembak misteriusnya dari jauh banget!, nggak tahu sembunyi di mana gitu…”,kemudian Titah Erza “Ya sudah!, kalau begitu, kita keluar dari sini, dan cari tempat persembunyian si penembak misterius itu, kita interogasi dia sama-sama…” sambil mengancungkan sebilah pedang Heart Kreuz-nya “Sriingg!”, dan sahut semuanya “Okay master!, kita cari dia!” sambil berjalan menuju ke pintu keluar perpustakaan ini “Tap…, tap…, tap…”, saat Fairy Tail dan kedua member Guild sekutunya keluar dari bangunan perpustakaan tersebut “Jklek!”, tiba-tiba mereka melihat beberapa banyaknya serdadu korps pasukan elit SRG Team Black Aligator yang mengepung mereka, dengan senjata lengkap, layaknya pasukan elit militer biasanya, kejut Lucy “Erza-san!!, di mana-mana banyak tentara elit bersenjata!?”, gumam Natsu “Hoi Lucy…!, tak usah banyak mengeluh, donk!!” menepuk pundaknya, dan titah Freed, Bisca, dan Alzack “Ssshhhttt…, kita jangan banyak bicara dulu, bersabarlah!” sambil mengancungkan senjatanya masing-masing, Tak lama itu muncullah suara peringatan dari seorang Cpt. Akihiko dari kendaraan mobil Jeep Humvee-nya “Kalian, si pengkhianat Guild wizard Fairy Tail telah terkepung!, jangan melawan!!, letakan senjata dan kekuatan wizard kalian masing-masing, di tempat!!”, terus Guild Fairy Tail ini mengikuti saja apa perintah Cpt. Akihiko karena rancangan strategi mereka, Erza dan Freed meletakan pedangnya ke tanah jalan, Bisca dan Alzack meletakan pistolnya pula “Klontang!, klontang!” “Krcek!, krcek!”, dan teriak Mirajane dan Zhou “Hei kalian-kalian, korps bayaran!!. mengapa kalian mengepung kami disini, dengan membawa senjata lengkap, kami hanyalah rakyat imigran sipil, kami hanyalah Guild wizard biasa, bukan Guild teroris, dan apa salah kami!!?”,

   Habis itu seorang Cpt. Akihiko keluar dari mobil jeep Humvee tersebut, dengan seragam baju kemeja perwira warna hijau army, celana lapang coklat corak loreng hijau hitam, bertopi baret jingga, berkacamata hitam, berikat pinggang 2 tali menyilang kanan-kiri pada bagian punggungnya, dan memakai sepatu lapang warna hitam dan bertatap muka dengan seluruh member Guild wizard “Kalian memang tolol semuanya!, sombong sangat kalian semuanya ini!, kalian memasuki tanah negeri Jepang tanpa se-izin kami!!, tanah negeri Jepang ini wilayah kepunyaan saya, bukan wilayah kalian, cecunguk-cecunguk Fairy Tail!!, namaku adalah Captain Akihiko Tokushima dari Team Black Aligator…!, dan serahkanlah semua indentitas paspor kalian kepadaku!!” dengan berdiri tegak, kemudian seluruh member Guild wizard Fairy Tail dan kedua member Guild sekutunya memperlihatkan indentitas paspor Kerajaan Fiore mereka masing-masing, dan balas komentar Erza “Nih pak komandan!, paspor kami…!, anda periksa sendiri, kami berasal dari mana!” sambil mengetuk wajah Cpt. Akihiko “Pat!, pat!, pat!”, secara singkat sesudah pemeriksaan paspor masing-masing perorangan, Cpt. Akihiko berkata “Kalian memang rakyat sipil biasa…, kami akui!, tetapi cabang Guild wizard Fairy Tail kalian itu harus dibubarkan dari bumi Jepang ini!, berlaku juga untuk se-mancanegara dunia global dengan kesepakatan pemerintah United Nation!, sebab Guild kalian telah dinyatakan membahayakan ideologi hukum undang-undang perserikatan bangsa-bangsa...!!, PBB merestui pembubaran Guild wizard Fairy Tail se-global!” dengan memandangnya pakai sudut berita hoax Fillo, tanggap Natsu dan Gray “Bapak komandan Cpt. Akihiko dan seluruh pasukan elit Team Black Aligator sekalian, hanya mempercayai suatu berita HOAX politik Adu Domba Fillo McTrump si mantan Guild wizard perusuh ekstrimis Red Bull itu…!, justru kalian yang bodoh, mudah saja dihasut Fillo yang hendak mengadu dombakan persahabatan kami dengan korps SRG kalian karena alasan dendam pribadi Fillo dan Guild Red Bullnya!” sambil mengeluarkan kekuatan wizardnya “Baaamffff!!” “Wuusshhh!!”,

   Cpt. Akihiko pun langsung menanggapi perkataan Natsu dan Gray juga mengeluarkan titah yang mengejutkan “Haaahhh… Fillo McTrump!!?, Guild Red Bull!!?, kami mudah sekali dibodohi Fillo dan politik adu domba!!?, pasukan!!!, hujani peluru untuk mereka semuanya tanpa sisa!!!, mulaaaiii!!!, habisi mereka tanpa ampun!!!” sambil mengeluarkan tongkat komandonya “Sreng!”, sahut pasukannya “Siap komandan!, laksanakan!” sambil mengokang senapannya masing-masing, dan seluruh personil Korps SRG Team Black Aligator yang beserta Cpt. Akihiko ini menembaki seluruh member Guild wizard Fairy Tail dengan kompak “Ratatatata….!!!” “Dedededet…!!!”, akan tetapi Kagura menangkis jumlah banyak peluru senapan mereka dengan pedangnya, Zhou menangkis jumlah peluru tersebut dengan tongkat shaolinnya “Tang!, tang!” “Teng!, teng!” “Tang!, tang!” “Teng!, teng!” “Ratatatatatata….!!!”,

   Titah Erza “Kawan-kawan Fairy Tail….!!, ayo cepat berlindung di dalam perpustakaan!!, Kagura…!, Zhou…! tetap bertahanlah di luar perpustakaan!!” sambil mengancungkan pedang Heart Kreuz-nya, sahut teman-teman Guild wizardnya “Okay master Erza!” dengan tawa gembira dan berwibawa, Erza dan teman-temannya berlindung di dalam perpustakaan dalam menghadapi hujan peluru yang ditembakan oleh pasukan SRG Team Black Aligator dibawah pimpinan Cpt. Akihiko “Tap!, tap!, tap!” “Syut!, syut!, syut!”, sedangkan Kagura dan Zhou tetap bertahan di luar “Tang!, tang!” “Teng!, teng!” “Tang!, tang!” “Teng!, teng!” “Ratatatatata….!!!”, titah Cpt. Akihiko Team Black Aligator!, JANGAN MUDAH MENYERAH DENGAN SITUASI KEADAAN!!!, APALAGI DENGAN KEKUATAN GUILD BOCAH INGUSAN MEREKA!!!” dengan tegas, tak hentinya pasukan elit ini menembaki semua member Guild Fairy Tail “Dedededet…!! Ratatata…!!” “Tang!, tang!” “Teng!, teng!” “Tang!, tang!” “Teng!, teng!” “Ratatatatata….!!!”,

   Kemudian Natsu dan kawan-kawan dekatnya, Gray, Erza, dan Mirajane segera menyikat habis pasukan elit SRG Team Black Aligator Cpt. Akihiko yang hendak menembak mati Kagura dan Zhou, jerit Natsu “KARYU NO KENKAKU!!!!” menghabisi seluruh musuhnya, Gray pula “ICE MAKE BAZOOKA!!!” menembakan bazooka dari es ke arah musuhnya, lanjut Erza saat mengenakan jurus elemen requip sword Trinity Shot-nya “KANZO!, HYAAAAHHH…! Mampuslah kalian-kalian semua, LAUTAN KORPS TENTARA GADUNGAN!!!” sambil menghunuskan pedangnya dengan kencang “Sring!, sring!, sring!”, Mirajane dengan jurus Halphas Satan Soul-nya “Kalau mau menuduh itu…, pakai dalil jangan sembarangan menuduh tanpa bukti yang shahih!!!” dengan menendang dan menyakar semua pasukan elit tersebut yang menembakinya secara bersamaan “Duak! duak!” “Sring!, sring!, sring!”, dan semua teman-teman Guild yang bersembunyi pun langsung keluar secara bersamaan dengan menyerang balik pertahanan pasukan elit tersebut “Tap!, tap!, tap!, tap!”, Alzack dan Bisca segera memakai kekuatan elemen wizard senjata apinya masing-masing “Ratatatatata……!!!!”,

   Ujar Alzack “Kalian pikir kami Guild ilegal!?, kalian sebagai serdadu elit mudah sekali dihasut dengan isu berita hoax Fillo McTrump!!” menembakan pistol magnum Colt Anaconda-nya dengan bergaya menembak ala Barney Ross-nya “Dor!, dor!, dor!, dor!”, ujar Bisca pula “Kalian salah target, teman-teman!!, seharusnya FILLO SANG RAJA HOAX itu yang mesti kalian habisi!!” menembak dengan dua senapan Winchester-nya “Duar!, duar!, duar!” “Krik!” “Duar!, duar!, duar!” “Krik!”, sedangkan Lucy, Juvia, dan Kagura segera mengejar seorang perempuan sniper girl tersebut atas titah Zhou “Kalian-kalian yang cewek, tolong kejar si sniper girl di posisi atas atap kedai makan di kanan!, dia menembak kita diam-diam di posisi sana!” memakai jurus elemen wizard Shaolin Soul dan pendeteksi musuhnya, dan sahut ketiganya “Okay Zhou-sama!, kita habisi dia!!” dengan mengejar perempuan penembak jitu tersebut “Tap!, tap!, tap!”, lalu Zhou bersama dengan, Elfman, dan Lisanna bertahan dengan jurus Take Over-nya masing-masing.

   Usai seluruh pasukan elit SRG Team Black Aligator pimpinan Cpt. Akihiko dibabat habis wizard Fairy Tail, seperti Natsu, Gray, Erza, dan Mirajane tanpa sisa, kemudian ditemukanlah sosok seorang Cpt. Akihiko yang sudah dibabak belurkan oleh Laxus, Freed, dan Rogue saat memerintahkan pasukannya menghujani peluru para wizard Fairy Tail tanpa henti dihadapan mereka berempat, ujar Cpt. Akihiko “Haaaahhh…, haaahhh…. Mundur kalian para cecunguk Fairy Tail!!!, Mampuslah kalian semuanya….!!!” sambil mengokangkan sepucuk senapan shotgun Spas-12  “Krik! krik!”, ia menembakan senapan Spas-12 nya ke arah mereka berempat “Duar!, duar!” “Krik!, krik!”, kemudian Erza mementalkan jauh senapan Spas-12 dengan pedang Trinity Shot-nya “Ctang! Fyuuuunnnngggg…”, Mirajane pun menghabisi Cpt. Akihiko dengan cekikan tangan Halphas Satan Soul-nya “Krak!”, dan matilah ia dengan menggenaskan!. Tak lama kemudian pada waktu yang memasuki jam 10:32 siang, Natsu dan kawan-kawan memeriksa semua jasad-jasad pasukan elit SRG Team Black Aligator dengan teliti apakah ada yang masih hidup ataupun sudah mati semua?,

   Di atas atap kedai makan yang tadi, Kagura dan Juvia berhasil menghabisi perempuan penembak jitu, Lucy membukakan topeng ski pada wajah si jasad perempuan tersebut “Sret!”, lalu ternyata wajah cantik si perempuan penembak jitu ini sangat mirip dengan wajah Irene Belserion, ibu kandung Erza, lalu Lucy memberitahukan kepada Erza lewat whats app pada gadgetnya, ketiga wanita Fairy Tail ini segera menuju ke posisi Natsu, Gray, Erza, dan Mirajane sambil membawakan jasad perempuan penembak jitu tersebut. Kata Kagura “Hello all…!, ini orang yang tadi menembak kaca perpus tadi waktu kita baca buku tadi…!”, meletakan jasad perempuan penembak jitunya “Pat!”, sahut keempatnya “Dia ternyata perempuan yaa…?, pantesan agak susah di dapat karena saking lincahnya dia!”, lanjut Kagura “Iya kalian tahu saja…” heran, balas Natsu “Soalnya perempuan itu lebih gesit dalam kecepatan larinya…, tadi kebetulan Mira sama Zhou melihat persis posisi dia menembakan sniper riflenya di atas kedai makan yang tadi kita tongkrongin buat sarapan pagi…”, tanggap Mirajane “Yups!, tadi dia ini bawa sniper Cheytac gtu kan Kagura?” bertanya, balas Kagura “Iya Mira-san!, ini sniper Cheytac-nya…!” sambil menunjukan sepucuk senapan dari tangan kanannya “Wuuunggg…”,

X


To Rescue Husain Lee and Gajeel! 


  Pukul jam 10:01 siang, Fairy Tail menaiki sebuah truk militer Mercedes-nya yang parkir pada depan gedung theater kota tua mati Niigata “Vruuummmm….”, sesampainya mereka di suatu daerah hutan belantara pada pukul 11:00 siang, mereka segera beristirahat di dalam suatu terowongan bunker bekas tentara Inggris pada zaman perang dunia kedua, suara gema Bambang “Wow!, ini kan bunker tentara Inggris pada zaman perang dunia 2, loe teh…!” dengan suara yang pelan, balas Lucy “Iya tah Bambang-kun?” berjalan masuk, ujar Bambang “Ya mungkin saja, Lu-chan" lanjut Erza dan Gray "Iya memang, Bambang, Lucy... Pada tahun 1945 menjelang menyerahnya Jepang kepada sekutu, Amerika dan sekutunya Inggris, Perancis, Uni Soviet, China, Canada, Australia, dan India membuat bunker rahasia di kota Niigata dari dalam, supaya kekuatan axisme disini menyerah tanpa syarat..." bergema suaranya, saat disini Erza membagikan dua kelompok, kelompok A ketuanya Bambang, anggotanya Natsu, Gray, Erza, Freed, Juvia, dan Kagura untuk membebaskan Gajeel dan Husain Lee dari tangan Mayor Goupal, kelompok B ketuanya Laxus, anggotanya Alzack, Bisca, Mirajane, Elfman, Lisanna, Lucy, Zhou, dan Rogue membuat suatu perjanjian dan laporan jurnal tentang konflik Fairy Tail - SRG Global Special Force yang disaksikan oleh Park Mamoru, anggota korps pasukan elit SRG Team White Lion yang luput dari konflik hasli adu domba Fillo tersebut, pembagian misi ini tersusun dengan baik.

  Kelompok A, mereka berjalan menuju ke arah tenggara, kata Bambang “Letak tempat Gajeel dan Husain Lee disekap ama Mayor Goupal pada koordinat 3,0 pas…, kita berada di koordinat 2,4, kita mesti santai namun berwaspada…” dengan memegang alat GPS nya, lanjut Erza “Karena di markas mereka perjagaannya ekstra ketat, jangan sampai mereka menyalakan alarm perangnya!”, dan sahut semua anggota kelompok A “Okay…” berjalan santai, namun tanpa disadari ada sebuah granat yang terlempar “Tring!, ting!, ting!”, semua anggota kelompok A pada menghindar “Syut!, syut!, syut!”, kemudian “Blaaaammmm….”, kali ini ada tiga perempuan bandit Carpar Arm yang kebetulan sedang merencanakan mata-matai konflik Fairy Tail - SRG atas titah Fillo di Chechnya, mereka berlari dari kejaran Fairy Tail “Tap!, tap!, tap!”, Erza melemparkan kunainya ke arah salah seorang diantara mereka bertiga “Fyung!, fyung!”, namun tidak ada satupun yang kena “Ctang!, ctang!, ctang!”, Freed, Gray dengan pedang esnya, dan Kagura menyerang mereka bertiga dengan pedangnya “Tring!, tring!, tring!”, namun hanya kena satu orang bandit saja “Cleb!” “Kyaaahhh…!!, uweheekk..!!”, Bambang mengejar salah satunya, namun tertendang cukup jauh oleh tendangan mereka berdua “Duag!, duag!” “Uwaahhh…!!”, akhirnya dua orang ini berhasil dikalahkan oleh jurus api Karyu No Tekken dari Natsu dan matilah mereka berdua “Buak!, buak!”, komentar Natsu dan Gray “Ciahahahai… Para bandit Carpar Arm ini masih belum ada apa-apanya dibanding dengan pasukan elit SRG yang tadi pagi, hehehe…” sambil tepuk tangannya “Plok!”, lanjut Freed dan Kagura “Salah seorang saja dapat kita berdua dan Gray juga taklukan, hihihi…” sambil bersulang dengan pedangnya “Tring!”, lanjut Erza pula “Mereka hanya menang kecepatan larinya saja….” sambil memainkan kunainya “Wuk!, wuk!, wuk!”, ujar Juvia pula tentang ketiga bandit tersebut “Mereka hanya menang sembunyi-sembunyi juga, baik cewek maupun cowoknya…!”, tanggap Natsu “Yap benar itu Juvia… Mereka belum seberapa, mereka jauh lebih lemah ketimbang kita dan korps SRG tadi pagi…” berjalan santai bersama. Sesampai Natsu dan kelompok A nya di tempat dimana Gajeel dan Husain Lee disekap Mayor Goupal, jam 24:00 malam, di dalam ruangan saluran air, Natsu dan kelompok A langsung menerobos pintu perhubungan ruang saluran air dengan ruang penjara bawah tanah “Jklek!”, mereka mengendap-endap untuk menemui Gajeel dan Husain Lee, tanya Natsu “Permisi bapak-ibu saudara-saudari sekalian…, saya Natsu dari Fairy Tail ingin bertanya di mana Gajeel si lelaki jagoan naga besi pembantai Fairy Tail dan Husain Lee, perempuan dewa pembantai Fairy Tail itu?” dengan ramah-tamah, dan jawab para tahanan yang kebetulan kaum Guild Fairy Tail cabang Jepang semua “Mereka berdua…, kami lihat telah mereka dipindahkan menuju ke ruang interogasi di ruangan atas….”kaum laki-laki, lanjut kaum perempuan tahanan tersebut “Terus selain itu…, pendengaran kami diteror oleh Mayor Goupal dan antek-anteknya, Cpt. Akihiko, dengan suara jeritan Gajeel jagoan naga besi dipecut dan disetrum secara brutal, juga pakai suara jeritan Husain Lee si perempuan cantik jagoan dewa pembantai diperkosa dan disetrum pada sound system di dalam ruangan penjara ini secara menggelegar!”, kemudian Erza, Kagura, dan Freed melepaskan semua tahanan penjaranya dengan kunci rahasia “Jklek!, jklek!, jklek!”, seluruh tahanan kalangan Fairy Tail cabang Jepang tersebut berhasil dibebaskan “Waa…, waa…, waa…” dan menuju ke ruangan saluran air yang dibukakan oleh Gray, kemudian pintu ruangan saluran air ditutup kembali tanpa meninggalkan satupun orang yang tertinggal di ruangan penjara ini, seluruh anggota kelompok A segera menuju ke ruang interogasi di atas “Tap…!, tap…!, tap…!”, kelompok A tersebut berhasil menyikat para oknum-oknum pasukan elit SRG dengan senyap, dan disinilah Bambang dan Erza yang segera melepaskan Gajeel dan Husain Lee, ujar Gajeel dan Husain Lee di tempat “Erza…!, Bambang…!, Natsu…!, tolong lepaskanlah kami…!, Mayor Goupal sedang mengejar kalian juga…!” dengan menikmati tangan dan kaki Gajeel dibelenggu juga bagian perut Husain Lee dibelenggu dan seluruh badannya basah oleh air siraman dari pasukan elit SRG Team Black Aligator seksi ruang penjara dan interogasi pula.

  Kemudian Erza tak basa-basinya untuk melepaskan Gajeel dan Husain Lee dari belenggu yang mencengkramnya dengan jurus pedangnya “Sring!” “Krak!, krak!”, dan terbelahlah belenggu tersebut, ucap keduanya “Thank you, Erza-san…!” sambil bersalaman, dan jawabnya “Yes!, for you too…!”, lalu mereka ini bisa keluar dari ruang interogasinya dengan tenang “Tap…!, tap…!, tap…!”, sesampainya di lapangan parkir kendaraan militer khusus pasukan elit SRG Team Black Aligator, komentar Husain Lee “Menurutku ini bukanlah markas SRG Team Black Aligator cabang Jepang aslinya, kawan-kawan…!” berjalan agak cepat di tempat yang gelap, tanya Natsu “Lalu… Yang aslinya di mana, Husain-san…?, Gajeel-kun…?” berjalan agak cepat, jawab Gajeel “Markas SRG Team Black Aligator cabang Jepang yang aslinya ada di kota Tokyo, Jepang… Di daerah Niigata ini mereka baru mengklaim luas tanah teritorial ini sebagai kepunyaan markas baru mereka…!, istilah baru setengah jadi, hehehe...” berjalan agak cepat pula, namun ada salah seorang letnan korps pasukan elit ini melihat gerak-gerik Fairy Tail dari seorang Bambang dan Kagura, kemudian seorang letnan ini segera membunyikan alarm perangnya “Kiiiwww.......!!, kiiiiwww……!!”, dan seluruh pasukan elit ini yang berada di markas setengah jadi ini segera keluar dan mengepung jalan keluar Fairy Tail kelompok A, titah seorang komandan letnan pasukan elit SRG Team Black Aligator berbaret jingga “Go, go, go, Black Aligator…!! Kepung para peri-peri Fairy Tail itu…!!, jangan sampai lolos!!!” dengan radio commandnya “Trololot!”, dan hampir seluruh pasukan menembaki Fairy Tail kelompok A ini “Dedededet…!!” “Ratatatata….!!”,

XI


Fire Dragon Slayer vs Snow Dragon Slayer!


   Teriak Erza “KANZO!!, Hyaaahhhh!!!!, mampus kalian teroris cap tentara elit!!!” dengan memakai jurus pedang Jubah Yuuen, juga ia seringkali mengganti jurusnya dengan jurus Armadura Fairy saat melawan musuh-musuhnya yang menghalangi jalan Guildnya “Sring!, sring!, sring!, sring!”, ucap Natsu “GUREN KARYUUKEN!!!!” menghantamkan para pasukan elit tersebut dengan jurus api yang dahsyat ini “Flam!, flam!, flam!”, Kagura pun juga menghajar semua musuhnya dengan jurus pedang saktinya yang ia miliki, ujar Kagura “Kalian makan nih jurus Master Swordmanship Specialist gua nih…!!!” kearah pasukan elit SRG tersebut “Sring!, sring!, sring!”, ujar Freed juga “Ups!, jangan lupa kalian-kalian teroris cap tentara elit nikmati jurus Dark Écriture Death milik gua juga, kancrut!!!” memakai jurus maut yang dimiliki Freed kepada para pasukan elit musuh, gumam Gajeel “Jangan lupa nih hadiah buat kalian para cecunguk Black Aligator Cpt. Akihiko!!!, makan juga Tetsyuryukon gua ini juga sobat!!!” memakai jurus tinju besi ke arah pasukan elit musuh yang menjegatnya “Duak!, duak!, duak!”,

  Kelompok B di tempat pertambangan tua kota mati daerah Niigata, jam yang sama, pukul 24:00 malam, Alzack dan Bisca segera mengkontak Mamoru lewat Line-nya yang berada di Filipina, untuk segera datang ke tempat pertambangan tua tersebut untuk mengambil surat perjanjian dari Fairy Tail kelompok B ini, Rogue segera menempelkan suratnya ke dalam bak lori pertambangan tuanya, dan seluruh anggota kelompok B ini segera meninggalkan tempat tersebut “Tap…, tap…, tap…”, saat berada di pintu keluar pertambangan tua tersebut, Mirajane dan Laxus meneropong sebuah kereta api berlokomotif CC202 buatan Kanada warna ungu berlambang huruf “JR” milik Japanese Railway dari posisi timur yang membawakan 10 gerbong muatan 20 kendaraan tank Challanger II kepunyaan korps SRG Team Black Aligator cabang Jepang warna loreng urban camo pada dan 1 gerbong penjara dan menara pengawas di posisi belakang lokomotif dan depan 10 gerbong pembawa 20 tank itu, juga gerbong yang paling belakang ialah 2 gerbong persenjataan pasukan elit SRG Team Black Aligator cabang Jepang yang sedang melintas dari arah selatan menuju ke utara “Fluooooonnngggg!!!” itulah suara klakson kereta tersebut yang menggelegar, suara mesin lokomotifnya “Jik!, jik!, jik!” seperti suara mesin traktor, dan suara langkah lintasannya “Kretek…., kretek…., kretek…, kretek….”, komentar Mirajane “Kereta itu tampaknya membawa Gajeel dan Husain Lee…!?” meneropong kereta itu, balas Laxus “Tidak Mira-san…!, Gajeel dan Husain Lee itu urusan kelompok Bambang dan Natsu, kereta itu hanya lewat saja…” meneropong keretanya pula, lanjut Rogue “Iya… Kereta itu hanya membawa angkutan armada alusista militer saja palingan, bukan ingin perang dengan kita!”, kemudian kelompok B ini segera melanjutkan perjalanannya dengan menaiki sebuah truk yang tadi ditumpangi dari kota mati dan melangkah menuju ke tempat selanjutnya, Sungai Shinano “Vruuuummmm….!!!”, pada sesampainya di dekat daerah Sungai Shinano, jam 07:00 pagi, kawanan kelompok B ini dijegat oleh sebuah panser BTR loreng urban camo milik SRG dari depan “Ciiittt!!!”, seluruh pasukan elit SRG Team Black Aligator keluar dari kendaraan panser tersebut dengan bersenjata lengkapnya “Tap…!, tap…!, tap…!”, titah seorang komandan kapten berbaret jingganya “Go, go, go Black Aligator!!, habisi semua peri-peri Fairy Tail di truk itu!!!” dengan radio commandnya “Trololot!”, dan semua pasukannya menembaki truk tersebut dengan seksama “Ratatata….!!” “Dedededet….!!”, akan tetapi semua anggota Fairy Tail kelompok B ini langsung menyikat habis semua pasukan elit yang menghalangi jalan keluarnya, ujar Elfman “I’m GENTLEMAN!!!, Minggir kalian para teroris berseragam!!!” dengan jurus Beast Arm Iron Bull-nya “Duak!, duak!, duaaanggg!!!”, Lisanna pun mencakar semua musuh-musuh pengganggunya dengan cakaran jurus Animal Soul Cat-nya “Sring!, sring!, sring!” dengan berkata “Akibat kalian ikut-ikutan propaganda HOAX-nya Fillo…, nih makan malam buat kalian semuanya!!!” mencakar musuh-musuhnya, Alzack dengan senapan jurus elemen senapan M4A1 Custom GL-nya dan Bisca dengan jurus elemen senapan misil  M9 Bazooka menembakannya ke arah pasukan elit musuh ini “Ratatatata.….!!!” “Tzieeuuuttt….!!!” “Blaaaarrrrrr!!!!!” “Dededededet….!!!”, lalu Rogue dengan jurus elemen Shadow Dragon Claw-nya “Nikmatnya kalian, para pasukan elit SRG mengikuti jejak fitnah adu domba Fillo dan Guild Red Bull…!!” menghabisi musuh besar Guildnya “Sring!, sring!, sring!”, Lucy pun juga segera mengeluarkan jurus elemen teman-teman roh celestial Sagittarius dengan jurus panahnya “Ctar!, ctar!, ctar!”, Aries dengan jurus tembakan dari Wool Bomb-nya “Plung!” “Blaaarrr!!!”, dan Taurus dengan jurus kampak besarnya “Duang!, duang!, duang!” ke arah musuh-musuh Lucy, ujar Lucy “Kalian, para teroris cap tentara elit memang menang banyaknya persenjataan saja!!, kami tak kalah banding dengan kalian, walau hanya dengan kekuatan wizard kami!!” mentitahkan teman-teman roh celestialnya,

    Lalu pada jam 10:22 siang, saat Natsu mengizinkan Husain Lee bergabung ke kelompok B, kelompok Laxus, dengan sebuah motor Yamaha N-Max kepunyaan pasukan SRG tersebut, Natsu pun terkejut dengan kedatangan Mamoru, anggota SRG Team White Lion yang bersenjata lengkap, dengan ciri warna dan corak loreng pakaian seragam dan rompi kevlar tacticalnya yang sama dengan pasukan lainnya, seperti Korps SRG dari Team Black Aligator, dan semacamnya, di belakangnya “Tap!, tap!, tap!”, komentar Mamoru dalam hati “Itu kan Natsu si jagoan naga api, teman Guildku…, mengapa lari dari padaku?, aku kan Team White Lion, aku juga bagian dari Fairy Tail nya dia…! Hmm… Dia lebih mengetahui skandal adu domba dan Hoax Fillo tentang Fairy Tail yang ia tanamkan kepada Mayor Goupal!, gue harus selesaikan tugas gue dulu!” sambil nge-reload senapan AUG-A3 Silencernya “Krak!, krak!” juga mengokangnya “Krik!, krik!”, dan ia menghabisi para bandit Carpar Arm wanita yang hendak membunuh Natsu dan kawan-kawan kelompok A nya, yang ditugaskan memata-matai konflik Fairy Tail - SRG oleh Fillo “Ktititititititiw….!!!” juga yang bandit Carpar Arm prianya pula “Sleng!” “Tung!, tung!, tung!” “Blaaarrrrr!!!!”, akhirnya saat Natsu menyendiri membiarkan kelompok A nya bertarung melawan segelintir pasukan elit SRG Team Black Aligator, juga membiarkan Mamoru dan rekan-rekan Team White Lion dari pasukan elit SRG menghabisi bandit Carpar Arm nya, ia bertemu lagi dengan kedua anggota SRG Team Black Aligator yang bersenjata lengkap di suatu ruangan bawah tanah penyimpanan persenjataannya, mereka berdua menembaki Natsu dengan senjata lengkapnya “Dededededet….!!!” “Ratatatata….!!!”, dan Natsu pun langsung menghajar mereka dengan jurus Karyu No Tekken pada kedua tangannya “Bamf!, bamf!, bamf!”, matilah kedua anggota SRG tersebut, dan ujar bangga Natsu “Ciahahaha…!!, makanya jangan suzon dulu, sobat-sobat prajurit gadungan!!, hahahaha….” tertawa riang, tiba-tiba seorang mayor besar Team Black Aligator menembaki Natsu dengan senapan XM8-nya “Dededededededet….!!!” sampai habis pelurunya, pelurunya tepat mengenai kaki kiri Natsu “Crasshh!!”, jerit Natsu “Auuwwccchhh!!!, siapa yang menembakiku!!?” dengan suara yang kecil, dan sahut Mayor Goupal “Akulah Mayor Goupal yang tadi akan menghabisimu, Fairy Tail di tempat!, siapa namamu, pemuda jagoan api?, hahahaha” dengan berdiri gagah, dan gumam Natsu “Kau, Mayor Goupal, komandan besar Team Black Aligator korps SRG mereka kan?, yang memerintahkan menggenosidakan cabang Guild wizard Fairy Tail se-mancanegara benua Asia dan Eropa itu kan?, dan apa tujuan misimu menghabisi Guild kami, dan menyekap sembarangan terhadap kedua teman Guild kami!?” bertanya dan agak lemas karena kaki kirinya tertembak peluru, sahut Mayor Goupal lagi “Fufufu, benar kau Natsu…!, akulah komandan besar pasukan elit mereka!,  Guild wizardmu bukanlah Guild wizard biasa…, Guildmu itu Natsu, Fairy Tail semakin merajalela, semakin menebarkan musibah dan penghalang besar bagi korps special force SRG ku dan dunia global umat manusia!!” menjawabnya, dan balas kembali Natsu “Iya benar menurut benak hawa-nafsu ideologi politikmu sendiri, bapak komandan mayor!, bapak komandan sudah terkontaminasi ideologi HOAX dan Adu Domba Fillo McTrump beserta Guild Red Bullnya, dan para ideologi politikus setan SUPREMASI hukum negara berjubah AGAMA di tanah Indonesia si volunteer paslon 02 Pra-Sa* itu, sadarlah bapak komandan mayor…, pihak global United Nation sudah merasakan hawa panas yang mencengkram akibat ulah HOAX Fillo dan bapak komandan mayor…” dengan sikap hati dan kepala yang dingin,

Pra-sa* : Singkatan dari sebutan paslon 02 Prabowo-Sandi pada tahun 2019

  Ujar Mayor Goupal “Heuh!, pintar juga otak-mulutmu itu, Natsu-san…!, sesuai dengan wawasan yang realita dan nyata sesungguhnya…, Aku salute dengan ideologi imanmu dalam Kristus Yesus, Tuhan-Juruselamatmu itu… Mari kita lihat saja nanti siapakah yang menang dari antara kita berdua disini, tanpa ikut campur urusan debat paslon 01 Jokowi-Maruf dengan 02 Prabowo-Sandi di luar sana!!!” sambil berlari menghajar Natsu dengan jurus elemen Snow Dragon Punch-nya “Bats!” “Tap!, tap!, tap!, tap!”,

  Natsu pun menghindar dari kejaran pukulan Mayor Goupal karena taktik dalam menghadapi musuhnya, sambil mengingat suatu ayat alkitab Mazmur 3:2, 12:5, 18:38-39, dan 18:48 yang berbunyi “Ya TUHAN, betapa banyaknya lawanku! Banyak orang yang bangkit menyerang aku; Oleh karena penindasan terhadap orang-orang yang lemah, oleh karena keluhan orang-orang miskin, sekarang juga Aku bangkit, firman TUHAN; Aku memberi keselamatan kepada orang yang menghauskannya. aku meremukkan mereka, sehingga mereka tidak dapat bangkit lagi; mereka rebah di bawah kakiku. Engkau telah mengikat pinggangku dengan keperkasaan untuk berperang; Engkau tundukkan ke bawah kuasaku orang yang bangkit melawan aku. yang telah meluputkan aku dari pada musuhku. Bahkan, Engkau telah meninggikan aku mengatasi mereka yang bangkit melawan aku; Engkau telah melepaskan aku dari orang yang melakukan kelaliman.”, saat Mayor Goupal hendak memukulkan pukulan naga saljunya ke arah Natsu, selalu tidak tepat mengenainya walau hanya sehelai rambut saja “SIALAN!!, SIAPAKAH GERANGAN NATSU FAIRY TAIL SI JAGOAN RAMBUT MERAH MUDA INI!!?” di dalam hati, sedangkan kawan-kawan dari Strauss Family, Mirajane dengan jurus Algeria Satan Soul-nya, bersama kedua adik kandungnya, Elfman dengan jurus Beast Arm Stone Bull dan Lisanna memakai  jurus terbaiknya, Animal Soul Bird, juga satu adik laki-laki sepupunya, Zhou dengan jurus andalan terbaiknya, yaitu Shaolin Soul Twisted Stick-nya berjalan menuju tempat bangunan garasi mobil kendaraan militer SRG Team Black Aligator cabang Jepang, saat ada dua oknum SRG Team Black Aligator, satu perwira berbaret jingga, dan satu prajurit bintara berseragam loreng layaknya serdadu perang sedang ngobrol-ngobrol merencanakan penggenosidaan cabang Fairy Tail di seluruh Jepang ingin menuju ke posisi persembunyian keempat Strauss Family ini “Blaa…, blaa…, blaa…”, terus Husain Lee mengendap-ngendap di lantai atas sambil mengarahkan posisi tembaknya kepada salah seorang prajurit bintara tersebut, dengan memakai jurus Requip Guns British Air Force berpakaian rompi bahan lapang loreng tentara, bra ukuran 40 warna ungu dan kuning, bercelana super pendek chinno hitam, bersepatu lapang hitam dan berkaos kaki hitam panjang se-paha, serta memakai sniper rifle Barrett 50 Caliber, lalu “Dor!”, matilah si prajurit bintara SRG tersebut dan kaburlah si perwiranya menuju ke ruangan lain “Tap..!, tap..!, tap..!”, disinilah keempat adik Husain Lee sesama Strauss Family terkejut “Wow hebatnya!!, siapakah gerangan yang menembak pasukan musuh!?”, kemudian Husain Lee turun dari lantai atas “Tap!”, dan keempatnya pun terkagum “Wow...!, Lee-chan, kakak kami mahirnya bermain elemen Requip senjata-senjata layaknya Erza dan Bisca, serta Angel Soul & Take Over layaknya kami pula!” bersalaman, dan sahut Husain Lee kepada keempatnya “Ara…, ara… Kalian juga hebat!, telah datang ke Jepang tanpa proses waktu yang lama!” tersenyum senang, balas Mirajane “Ara..., ara... Lee-chan! Kami dengan jurus teleportnya kekasihmu itu, Freed-sama…!” bercanda dengan bukti yang realnya, sorakan keduanya, Elfman dan Zhou “Cie…! Lee-chan pede kate ama Freed-sama!!” bercanda, tawaan Lisanna “Ahahaha….” bercanda pula, lanjut lagi soal pertarungan sengit antar Natsu si jagoan naga api dengan Mayor Goupal jagoan naga salju, gertak Mayor Goupal “Dasar lelaki naga api pengecut!!!, katanya pemberani kau dalam Guildmu disitu saat menantang Guild orang lain...!!?, masak hadapi salju beginian saja kok kabur!!?, ini belum seberapa dibandingkan dengan apimu itu, PINKY!!!” sambil mengenakan jurus keduanya, Snow Make Gatling Gun-nya “Dedededet…..!!!”, tanggap Natsu “Ciahahaha…!!!, apalagi kalau bapak komandan mayor menikmati jurus api di kedua tangan gue ini, sudahlah jangan sok belagak yah….!!?” memakai jurus api Karyu No Tekken ke arah Mayor Goupal “Baaammmfff….!!!!”, dan terjadilah adu kekuatan antara api dengan salju, siapakah yang akan menang?.

   Pada tempat yang berbeda, kelompok Laxus tetap bertahan dalam serangan pasukan elit SRG ini, ujar Laxus dengan memakai jurus Lightning Storm-nya “Makan nih naga petir gua!!, gua jejelin tah ke otak kalian-kalian teroris cap pasukan elit!!” ke arah semua pasukan elit yang mengepungnya “Brzzzttt!!!” “Blaaarrr!!!”, Alzack dan Bisca segera memakai jurus Dual Kriss Super V. “Laxus-san…!, jangan lupakan kami juga, brother!” menembakan ke arah mushnya “Dedededet…!!!”, tak lama kemudian ada serangan helikopter Apache yang hendak merudal dan menghujani mereka, kelompok B Fairy Tail dengan gatling gun helikopternya “Fyung!, fyung!, fyung!” “Derererereret!!!!”, titah Alzack “Laxus, Bisca, Rogue! Berlindung!!” mengumpat di tumpukan karung berisi tanah, mereka berempat segera berlindung dari serangan helikopter tempur SRG tersebut “Syut!” “Dererereret!!!!”,

   Kelompok A yang dipimpin oleh Bambang, mereka menghadapi serangan machine gun anti aircraft ZPU-4 “Jejejejejeje….!!!”, ujar Juvia “Ukhhh…!, mereka sangat kuat dan licik!” bersembunyi di balik truk tentara, lanjut Freed “Iyalah…, mereka sangat lengkap dengan persenjataannya, agak sulit kita menghabisi mereka sekaligus!”, komen Gray “Kita tak usah buru-buru, yang penting Husain Lee dan Gajeel sudah terselamatkan…” dengan memakai jurus Ice Make Bazooka-nya, balas Erza dan Kagura “Siip!, kalau begitu yang si machine gun urusan kami berdua!” dengan memakai jurus pedangnya masing-masing “Sring!”, tanggap Freed dan Gray “Iya hati-hati kalian berdua…!, semoga sukses selalu”, kemudian Erza dan Kagura segera memasang bom C-2 pada bagian belakang kedua personil SRG si penembak ZPU-4 tersebut “Bip!, bip!”, seterusnya “Blaaarrrr!!!!”, sorakan Juvia “Horeee!!!, akhirnya…” berjalan mendekati Erza, dan ujar Gray, Bambang, dan Freed “Si machine gun telah modar juga, hehehehe…” berjalan mendekati Kagura, Gajeel masih melanjutkan pertarungan antara dirinya dengan segelintir pasukan SRG Team Black Aligatornya, jerit Gajeel “Jangan samakan gua dengan para penjahat Carpar Arm Gangster Corporation itu, pasukan korps gadungan!!!” dengan jurus Tetsyuryuken selain Tetsyuryukon yang ia miliki “Sring!, sring!, sring!”, kembali lagi ke pertarungan Natsu dengan Mayor Goupal di bunker rahasia Korps SRG,

  Pertarungan tersebut semakin memanas, Mayor Goupal pun mengeluarkan jurus terbarunya “Memangnya cuma kau saja Natsu yang bisa mempunyai kekuatan wizard naga pembantai, hah!!?, tak usah anggap remeh gua!!!, gua juga punya kekuatan wizard naga pembantai sepertimu, Natsu…! SNOW MAKE GATLING GUN!!!” memakai jurus maut Snow Make Gatling Gun-nya “Dededededet….!!!!”, saat ini Natsu terkena efek serangan dari jurus Snow Make Gatling Gun Mayor Goupal “Uwaakkhh!!”, tawa jahat Mayor Goupal “YOU CANNOT RUNNING, NATSU DRAGNEEL!!!, UWAHAHAHA!!!” sambil menembakan jurus maut tersebut “Dedededet!!!!!”, dan ia segera mengejar Natsu dengan jurus Death Snow Finger Destructor “Wuk!”, “Krak!, krak!, krak!”, ternyata Natsu berhasil meloloskan diri dari kejaran jurus tersebut “Syut!”, Natsu pun langsung mengeluarkan Karyu No Tekken nya lagi “Blam!, blam!, blam!”, tetap saja berhasil dihindarkan oleh lawannya”Syut!”,

  Kali ini Mayor Goupal berhasil tepat mengenai Natsu dengan jurus Death Snow Finger Destructor nya lagi pada bagian kaki kirinya “Crasshh!!”, jerit Natsu “Uwaahhh!!, cepatnya kau bapak komandan mayor!?” terluka sedikit, balas Mayor Goupal “Menghindar sajalah kau, naga api!!, tunjukanlah kekuatanmu, PINKY!!! DIMANA SEMANGATMU YANG TADI!!?, NAGA API!!” memakai jurus Snow Punch pada tangan kanannya “Buff!”, Natsu tak segan-segan memakai jurus Guren Bakuenjin tepat mengenai Mayor Goupal “GUREN BAKUENJIN!!, makan nih api gua, bapak komandan mayor!!!”, kemudian sang komandan Mayor Goupal pun terpental jauh oleh jurus api Natsu ini “Buaakk!!!”, jeritan kesakitan komandan Mayor Goupal “Uwaaaaakkkhhh!!!” dan teparlah ia di tempat!, kata Natsu “Huff!, akhirnya beres gua!, sekarang gua tunggu orang ini, apakah sudah mati atau masih hidup!?, ciahahaha…”,

   Lucy bersama dengan Rogue dengan seksama menyatukan kekuatan guna menumpas kekuatan pasukan elit SRG Team Black Aligator, komen Lucy “Mereka kuat-kuat sekali, yaa Rogue!?” berlindung di balik sebuah panser BTR yang telah diledakan oleh Bisca, terus balasan Rogue “Yes do it, Lucy! Belum juga kita hadapi tank baja disini, mereka mudahnya menembakan meriamnya ke arah kita!” sambil menembakan machine gun turret yang ada di panser BTR itu “Dedededet!!!”, saat inilah Lucy memakai jurus Zodiak Taurus guna menghancurkan tank baja tersebut “Ctak!”, “Tang!, tang!, tang!” “Syut!” “Blaaarrr!!!”, dan Rogue dengan jurus Naga Bayangan menghabisi semua pasukan elit yang menembaki tanpa henti terhadap Guild wizardnya “Uwooooo…!!” “Bat!, bat!, bat!, bat!” “Kyaaaaaahh!!!” “Ratatatatata!!!” “Grenade!!!” “Bwoosshh!!!”, lalu pada tempat penyimpanan kendaraan khusus pasukan elit SRG Team Black Aligator, para Strauss Family tetap kompak dalam menyatukan kekuatan wizard mereka saat bertempur, laporan salah seorang personil Team Black Aligator “Taking fire need assistance!!, tolong datangkanlah pasukan bantuan!!, kami dalam bahaya!!, habisi semua para wizard keras kepala di wilayah markas kami!!, pada koordinat 6,2!!” dengan radio gendongnya, dan seorang ini pun dihabisi oleh Zhou dan Elfman “Buk!, bak!” “Uwaakhh!!”,


   Tak lama kemudian pasukan elit bantuan pun segera datang dari arah selatan menuju ke markas penyimpanan kendaraan elit SRG Team Black Aligator ini “Vruuummm….!!!”, dengan 4 unit jeep Humvee, 3 unit truk, dan 2 unit panser BTR, dan para Strauss Family ini segera kabur menuju ke jalan bawah tanah “Tap!, tap!, tap!”, sesampainya pasukan elit ini di lokasi, banyaknya para korban perang berceceran dan mereka langsung mengerahkan pasukan medis untuk menarik mundur korban perang ini, dan pasukan bersenjata lengkap segera memeriksa jalur bawah tanahnya “Tap!, tap!, tap!”,  ternyata para Strauss Family ini telah kabur dari tempat lokasi, kemudian sang komando letnan pun memberi titah kepada pasukan bawahannya “Tiap anggota Team Black Aligator bersama saya…, silahkan menyelusuri pintu keluar jalan bawah tanah ini!, jangan sampai para bajingan Guild wizard Fairy Tail itu lolos dari kejaran kita!, dengan memakai mobil jeep Humvee dan truk!”, sahut pasukan bawahannya “Siap komandan!” sambil berjalan menuju kendaraannya.

  Di ruang bunker, Natsu terkejut dengan keadaan Mayor Goupal yang terbangun dari pingsannya “Uwahahaha…!, kekuatan Guren Bakuenjin-mu itu, Natsu… Belum seberapa di hadapan pertahanan tubuhku ini!, hahaha….” sambil bangun untuk berdiri “Grab!”, ujar Natsu “Bapak komandan begitu bangganya yaa… Itu jurus apa bapak komandan, merasa tidak mempan dengan jurus saya?” kebingungan, balasnya “Ini jurus Anti Ammo Clothes, cowok pinky…!, gua merasa hanya cuma disentil bocah kecil saja oleh jurus naga api lemahmu itu, nak!, sudah cukup...!?” dengan angkuhnya, Mayor Goupal langsung berambisius menghajar Natsu dengan jurus Snow Make Dual Stick-nya “Bats!”, Natsu terus mengelak dengan mudah “Syut!, syut!, syut!”, komentar Mayor Goupal “Pintar sangatnya kau menghindari jurus naga saljuku, Natsu cowok pinky!” menghantamkan jurusnya itu, ucap Natsu “Hahaha…, aku juga mengakui kehebatan jabatanmu, bapak komandan!, tetapi bapak komandan mudahnya dibodohi oleh siasat adu domba dan politik HOAX Fillo si mantan paksaan Guild Red Bull!” menangkis serangannya, ujar Mayor Goupal “Kata-kata yang indah dan menakjubkan!!” menendang Natsu beberapa kali ke arah tumpukan kotak senjata tersebut “Duak!, duak!, duak!”, jerit Natsu “Celakalah aku, Tuhan! Betapa hebatnya komandan mayor ini!” terpental pula “Krosak!”, dan jerit titah Mayor Goupal “Hehehe…!, akan kuhukum kau, Natsu cowok pinky!!, seluruh daging, sendi, kulit, dan tulangmu akan kupisahkan satu per-satu, seperti kambing bakar cincang!!” dengan lumayan berdarah-darah akibat jurus Guren Bakuenjin yang dimiliki Natsu. Para Strauss Family ini sesampainya menuju ke pintu keluar jalur bawah tanah tersebut, tiba-tiba ada beberapa gelintir pasukan elit yang menghadang pintu keluarnya dengan menembakan senapannya “Ratatatatata!!!”, gagasan para personil Team Black Aligator “Go, go, go Black Aligator!!, habisi Fairy Tail itu!!, jangan sampai ada satupun orang yang berhasil lolos!!” dengan radio command-nya, kemudian Husain Lee menembakan sniper Barrett Caliber 50-nya “Dor!, dor!, dor!”, Zhou menghajar musuhnya dengan jurus Shaolin Soul Cycling Foot Kungfu-nya “Stap!” “Wuk!” “Buakk!!”, Mirajane dengan jurus Satan Soul Sitri yang ia punyai “Sring!, sring!, sring!”, Elfman memakai jurus Beast Soul Weretiger kepada musuh-musuhnya “Duak!, duak!, sring!”, lanjut Lisanna memakai jurus Animal Soul Cat saat mencakar lawannya “Sring!, sring!, sring!”,

   Lanjut lagi di ruangan bunker, Natsu teringat akan semua teman-teman guildnya yang selalu menguatkan hati dan imannya saat di dalam mimpi pingsannya “Natsu…!, waktumu masih sangat panjang, lihatlah jurus naga apimu itu!?” (Gray dan Juvia), “Keep strong for everyone, Natsu-san…!” (Lucy, Levy, dan Wendy), “Never retreat!, never give up, Natsu…! Kau lelaki pinky sejati Fairy Tail kami!” (Erza, Mystogan, Cana, dan Makarov), “Bangunlah wahai kau lelaki biggest strong, Natsu!” (Keempat Raijinshu Fairy Tail), seterusnya ia terbangun dari pingsannya dengan memegang sebuah bom C-2 dan jurus apinya “Bamf!”, dengan berteriak “RAIENRYU NO GEKITETSU….!!!” dan Mayor Goupal pun segera menangkisnya dengan jurus naga salju berpistolnya “SNOW MAKE ENERGON PISTOL!!!” reaksi jurusnya “Vlaaammmm….!!!, Duar!, duar!, duar!, duar!”, keduanya terpental jauh “Fyuuungg….” “Pat!, pat!”, namun Mayor Goupal tetap saja masih kuat walau badannya sudah bercucuran darah “Naa… Natsu…!, bajingan kau cowok pinky!!!, berani-beraninya kau memakai jurus naga api Raienryu Gekitetsu itu!!!” sambil menodongkan pistolnya, ujar Natsu “Cihahaha…!!, makasih banyak bapak komandan atas pujianmu itu, hehe…!!, bapak komandan tetap memakai jurus Anti Ammo Clothes itu kan?” agak tepar akibat ledakan bom C-2 di tangannya yang disatukan dengan jurus apinya, ucap Mayor Goupal “Kau tak perlu menanyakan hal itu kembali!?, kau sendiri sudah mengetahui tentang jurus-jurusku ini!!, diamlah dan uruslah dirimu-sendiri!, kau beraninya memakai cara curangmu itu, dengan sebuah bom C-2 pada tangan kananmu saat bertarung denganku!, kau sudah gagal Natsu!” menodongkan pistolnya, komentar Natsu “Hahah sombong sekali bapak komandan!?, bapak komandan juga memakai pistol!, bapak sendiri curang pula sama denganku!” tertawa girang saat agak tepar, ujar tanya Mayor Goupal “Natsu…!, apa kau tidaklah menyesal dengan pertarungan ini?, kau berusaha ikut campur dengan urusan pasukanku dengan Gajeel si bokong naga besi tua dan Husain Lee si dewi malaikat mantak keras kepala tersebut!!, minggirlah dirimu dari sana!!, menyerahlah kau sekarang….!!” menodongkan pistolnya ke arah Natsu,

   Tanggap Natsu “Menyerah!?, orang yang membela kebenaran dalam Tuhan itu, tidak mudah dihasut untuk menyerah, apalagi oleh propaganda HOAX Fillo, sekalipun berkedok tauadan jubah agamis, kami memang sudah biasa difitnahkan segala yang jahat oleh para pembesar-pembesar sepertimu, bapak komandan…!, bapak komandan mudahnya percaya berita palsu Fillo yang selalu menebarkan kebencian kepada Guild kami karena dendam pribadi…, yaa jadilah orang berpangkat macam bapak komandan tercuci otak demi karir uang, modal militer, tahta senang menginjak hak asasi manusia demi kepentingan diri dan kaummu sendiri….” dengan santai walau agak tepar, mendengar ucapan Natsu tersebut membuat Mayor Goupal malu, ia tak segan-segan mengancungkan pistolnya “Krik!, krik!”, dan menembakan dirinya sendiri “Dor!”, matilah ia dengan menggenaskan, di tempat “Bruk!”.

  Kawan-kawan kelompok A berhasil menjatuhkan helikopternya dengan memakai jurus elemen Ice Make Bazooka kepunyaan Gray juga jurus Andromeda Tackle dan Steel Bone milik Bambang yang disalurkan melalui sebuah ketapel dan batu pepohonan, Bambang bergaya layaknya seorang Arjuna “Fyung…!!!” “Fyung…!!” “Duar!!” “Blaaarrrr!!!”, seterusnya helikopter tersebut akan jatuh ke arah timur laut, entah di mana jatuhnya “Rurururu….”, ujar Gray “Huh…!!, akhirnya helikopter musuh berhasil dihalau juga…” bersenang hati, lanjut Erza, Juvia, dan Kagura “Iya juga Gray-sama…, kita jadi mudah menumpas musuh yang di darat”, tak lama kemudian Natsu segera datang di hadapan mereka, sapa Natsu “Hello semuanya…!, kalian masih kangen dengan aku kan?” kecapaian, jawab sapaan semuanya “Iya Natsu…, kamu habis ke mana saja?” merangkul pundaknya, dan balas Natsu “Aku habis bertarung melawan Mayor Goupal, lumayan dia tidak bisa dikalahkan oleh semua elemen manapun…!”, kejut semuanya “Memang iyatah, Natsu…?”, balas Natsu lagi “Iya temanku…!, dia sangat kuat, dia sang naga salju pembantai, kuatnya melebihi Vermicelli, Laxus, Hasan Braun, dan Elfman…!, kalau bertarung dengan jurus naga apiku saja gagal…” merangkul teman-temannya,

   Tanya Freed dan Gajeel “Lalu nasibnya si Mayor Goupal berhasil dikalahkan pakai jurus naga apimu nggak?” penasaran, jawab Natsu “Tidak Gajeel, Freed… Dia mengakhiri hidupnya sendiri saat udah kena jurus Guren Bakuenjin gua, brother…!, dia lebih suka mencabut nyawanya sendiri dibandingkan dengan aku yang menghabisinya…”, dan teriak canda Bambang “You don’t say, Natsu…!!” menepuk bahunya, ujar canda Natsu pula “Cie…, apaan sih, Bambang…!?, jagoan Gatot Kaca…!” menepuk bahunya pula, balas Bambang “Ya iyalah, Natsu… Dimana-mana musuh itu kalau sudah terdesak lebih memilih jalan bunuh diri ketimbang dibunuh musuh lainnya, sob…!” tertawa kecil, dan tanggap Kagura “Benar juga sih katamu, Bambang… Seperti tentara Jepang pada zaman perang dunia II dahulu…” berjalan bersama dengan cepat meninggalkan lokasi perangnya, lanjut Erza dan Gajeel “Itulah namanya penjahat perang, iya nggak!?” berjalan cepat, jawab semuanya “Yes do it, Erza…, Gajeel…” berjalan cepat pula,

  Sedangkan Fillo yang kerjaannya cuma mengadu dombakan Fairy Tail dengan SRG, ia sangat geram dengan hasil kemenangan Fairy Tail atas Team Black Aligator dan komandan atasannya, Mayor Goupal yang telah bunuh diri di bunkernya, geram Fillo “Sulit dipercaya!!, rupaya semua anjing-anjing liar Fairy Tail itu berhasil memenangkan peperangan tersebut!!?” sambil membanting sebuah buku “Buak!”, kemudian ia melihat lagi dari kamera pemata-mata dari topeng salah seorang Carpar Arm bahwa Toshi berhasil dihabisi oleh Mamoru dari SRG Team White Lion saat mengaktifkan bom C-4 di suatu cagar alam di Chechnya,


XII

Recovery

   Hal tersebut membuat ia teringat dengan masa pembubaran cabang Guild wizard Red Bull di tanah Indonesia tahun 2014 yang lalu oleh kebijakan pemerintahan bapak presiden Joko Widodo dan bapak wakil presiden Jusuf Kalla, lalu ia membuat video pernyataan balas dendam pribadi dan ancaman pembunuhan kepada pemerintahan presiden Joko Widodo khususnya untuk bangsa Indonesia, dengan berbagai macam kata-kata yang tidak pantas ditirukan!, saat ia melakukan itu, secara singkat ia berhasil dihabisi oleh Team White Lion, seluruh anggota gang Carpar Arm yang di dalam pun pada menyerah dan berhasil ditangkap, ada pula yang dieksekusi mati karena tidak mau menyerahkan diri dan tetap melawan titah komandan jendral besar Korps SRG disini.

   Komentar Mirajane usai menumpas pasukan elit yang mengepungnya dari luar jalur bawah tanah “Hidup selalu Fairy Tail!, hehehe…!!” dengan berpakaian yang sudah agak rombeng akibat perang adu domba, balas Husain Lee “Inilah kemurahan Tuhan yang tercurahkan bagi juniorNya yang mengikuti kebenaran, macam yang dikatakan dalam kitab Ulangan 20:1-4 berbunyi “Apabila engkau keluar berperang melawan musuhmu, dan engkau melihat kuda dan kereta, yakni tentara yang lebih banyak dari padamu, maka janganlah engkau takut kepadanya, sebab TUHAN, Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir, menyertai engkau. Apabila kamu menghadapi pertempuran, maka seorang imam harus tampil ke depan dan berbicara kepada rakyat, dengan berkata kepada mereka: Dengarlah, hai orang Israel! Kamu sekarang menghadapi pertempuran melawan musuhmu; janganlah lemah hatimu, janganlah takut, janganlah gentar dan janganlah gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai kamu untuk berperang bagimu melawan musuhmu, dengan maksud memberikan kemenangan kepadamu.”, Kita memang seperti Singa Yehuda…!” sambil memakai jurus Requip yang berpakaian hampir minim menuju ke pakaian gaun khas wanita Vietnam yang lebih sopan, pada akhirnya semua member Guild wizard Fairy Tail berhasil meloloskan diri menuju ke kota Magnolia kembali, dengan jurus Teleportnya Freed “Cziiuuuttt!!”,

   Sesampainya pada kota Magnolia, di Serikat Fairy Tail, mereka-mereka ini bisa kembali beristirahat di cafenya Mirajane sambil menunggu panggilan dari pemerintah negara kerajaan untuk menghadiri pemulihan hubungan baik Fairy Tail - SRG yang telah dirusak oleh Fillo sang mantan Guild Red Bull “Blaa…, blaa…, blaa….”, dan panggilan dari pemerintah negara kerajaan tersebut pada esok harinya, waktu pagi hari, di dalam mobil Toyota Alphard hitam, tanya Natsu dan Gray “Sekarang kita mau kemana yaa, Erza-san…, apakah kita ada suatu panggilan dari pemerintah?” penasaran, jawab Erza “Iya Natsu, Gray… Kita hendak ada pertemuan pemulihan hubungan baik Guild kita dengan korps pasukan elit mereka yang kemarin…!”, lanjut Lucy “Yaa semoga hubungan kita dengan mereka kedepan terpulihkan dan konflik tersebut tidak akan terjadi lagi yang kedua kalinya…”, sahut ketiganya “JanjiNya Ya dan Amen…!” dengan semangat yang penuh, pada pagi ini hubungan Fairy Tail - SRG yang sempat rusak pada hari kemarin pun dapat dipulihkan kembali, pemerintah negara kerajaan Fiore merasa puas karena keputusan pemerintah global United Nation tentang pelengseran Korps SRG Team Black Aligator secara resmi, lalu kemudian para member Guild wizard ini bisa menikmati liburan panjang musim panas di kota Magnolia.


                                                          TO BE CONTINUED….



Kalau mau feed back cerita fanfic Fairy Tail gue ini, buat meilhat cerpen fanfic Fairy Tail yg lebih lengkap, silahkan add gue di website : https://www.wattpad.com/user/HusainUmar612


Tidak ada komentar:

Posting Komentar