Jumat, 28 Juni 2019

Fairy Tail Apocalypse II Part 3

   Komen Gray “Hihihi…, berbeda dengan negara-negara maju yang selalu mengandalkan masa depan, bukan ketergantungan dengan dalil-dalil politik pakai agama-agamaan segala, contoh kerajaan kita, Fiore yang semestinya kita banggakan…” sambil tiduran pula bersama Juvia. Sedangkan Mamoru, anggota korps pasukan elit SRG Team White Lion, ia berseragam warna coklat loreng hijau dan hitam, bertopeng ski warna hitam, berompi kevlar warna hijau, dan berhelm militer warna dan corak loreng yang sama dengan seragamnya mengikuti operasi peperagan di Marawi, Filipina guna menghabisi para milisi Abu Sayyaf dan komplotan gangster bandit Carpar Arm yang hendak menyuplai persenjataan bagi kelompok milisi tersebut, saat ini ia berada di helikopter Black Hawk warna hijau milik tentara Gurkha tersebut, suara radio laporan dari militer Filipina “Korps SRG Team White Lion…!, tolong bantuilah kami, Angkatan Darat Filipina dan Korps SRG Team Black Aligator…! Kami dalam bahaya serangan milisi bersenjata  ISIS Abu Sayyaf dan bandit Carpar Arm 24 jam!, letak kami berada dalam koordinat 5,1, kalian berada di koordinat manakah kalian berada…!?”, 

  Balas Ltn. Raymond, seorang lelaki asli Inggris komandan letnan dengan baret ungunya melapor kembali tentang keberadaan team korpsnya “Kami masih berada dalam koordinat 3,10, bapak komandan!, mohon tenanglah!” dengan memakai radio command pada kedua telinganya, komentar Sgt. Mamoru dari RFNA Fiore yang sehabis mengikuti panggilan pelatihan militer gabungan antar negara-negara benua Asia cabang korps SRG khusus di Jepang “Huh…, pertama kali kita bertugas dalam pertempuran pada tahun ini, darah kami mendidih…!, We’re coming...” sambil postingan di Instagramnya, terus tanggap Sgt. Jarot dari TNI AD Indonesia  “Yups, so really, Mamoru my friend!, sehabis menjalani pelatihan khusus di Jepang, kita saatnya dipromosikan dalam tahap perjuangan menjadi seorang prajurit yang handal dan… Inilah jalan menuju ke bintara lalu akhirnya perwira!” sambil mengokang senapan Pindad SS2 Scope-nya “Krik!, krik!”, usai Jarot, ujar Sgt. Channarong dari Royal Thai Army “Hahaha… Kalau kita menang, sudah pasti naik menuju ke bintara bahkan perwira, kalau kalah, ya sudah tinggal di liang kubur…” sambil mengecek kelayakan senapan M16 Grenade Launcher yang dipakainya, lanjut Sgt. Okosaki dari JSDF Jepang “Benar juga perkataanmu itu, Channarong!, keep to be winner for us, not to be loser, hehehe” menepuk pundak Channarong, lalu tawa girang Sgt. Yeom, seorang perempuan dari ROKA Korea Selatan dan Sgt Yoon, seorang perempuan dari KPA Korea Utara  “Ahahahai…, itupun tergantung sikap respect dan kepercayaan kita terhadap pimpinan tim kitanya sendiri, cowok…” sambil postingan di Instagramnya pula, gumam Sgt. Chen dari PLA Tiongkok “Yups… Pokoknya kita tetap positive thinking sama seorang pimpinan kita yang di depan kita disini, apalagi beliau, Ltn. Raymond asli Inggris yang lebih memahami taktik strategi militer se-mancanegara dari dahulu, sekarang, dan untuk masa depan…” sambil menggendong senapan QBZ-95 nya, 

   Tak lama kemudian Ltn. Raymond segera bertitah untuk bersiap-siap “Sebentar lagi kita akan menuju ke titik koordinat 5,0… 5,1 nya kita akan turun dari helikopter tanpa berposisi landing di darat langsung, melainkan dengan tali yang menyantel pada pintu helikopter Black Hawk disini, siap-siap akan menghadapi medan pertempuran yang sesungguhnya!, kalian para sergant yang turun terlebih dahulu dari helikopter, kali ini misinya memperketat kekuatan militer Filipina dan sekalian untuk kekuatan saudara sesama korps pasukan elit SRG kita, Team Black Aligator pada kota Marawi!” sambil mengokangkan senapan jenis shotgun Mossberg pada tangannya “Krik!, krik!”, balas canda Sgt. Agari dari ATM Malaysia “Khusus bapak komandan Ltn. Raymond…, peperangannya mainin cewek-cewek bandit Carpar Arm, semangat mainin keperawanan para bandi Carpar Armnya, yaa pak komandan letnan… Hahahaha…!!” bercanda yang bukan pada tempatnya, dan titah tegas Ltn. Raymond kepada Sgt. Agari “Sergant Agari!!, jagalah bacot canda mulutmu itu!, kamu bisa bapak ajukan ke makamah militer atas penghinaan nama baik bapak komandan, kalau satu kata canda busukmu itu terucapkan kembali!” dengan unjuk gigi, sahut Agari “Siap!, pak komandan!” agak pasrah, kemudian bisik Channarong “Uwalaah bapak komandan letnan itu.., kita kan cuma bercanda saja…!, dasar baper-an!” ke telinga Agari, balas Jarot dan Okosaki “Bercanda juga ada batasannya juga, bro…!” sok asyik, lanjut Chen “Kalau seandainya lagi upacara militer, kamu dan Agari bercanda yang begituan, beliau lagi yang kena komplain…!, bukan sekedar kalian berdua saja!” sok asyk juga, bantah Channarong “Ahh dasar bacot loe, China!” bercanda, tanggap Chen “Candamu rasis juga, brother…!’ balas candaannya dengan tertawa kecil,

    Saat helikopter Black Hawk nya telah memasuki titik koordinat 4,9, salah seorang bandit gangster Carpar Arm yang berpakaian seragam baju kaos biru, rompi hitam warna hitam berlambang huruf “C”, bertopeng tactical bermata satu Illuminati, dan bercelana chinno warna jingga menembakan pelontar granat RPG-nya ke arah helikoter yang di tumpangi oleh Mamoru dan rekan-rekannya “Veng!” “Tsieuuuttt…!!”, tepat mengenai baling-baling helikopternya “Krassskk!!”, laporan dari kedua pilot helikopter Mamoru “May day..!, may day..!, Iron Dragon Fly 03 tertembak...!!, may day!, may day!, darurat sangat!!” dengan radio commandnya, lalu helikopter tersebut jatuh pada koordinat 5,3 “Krosaaakkk…!!!”, dimulailah peperangan antar korps SRG Team White Lion dengan bandit Carpar Arm group Killer yang tanpa pimpinan Holkar “Dor!, dor!, dor!” “Ratatatatata….!!!” “Blaaaarrrrrr….!!!” “Dededededet…..!!!” “Jlduuuummmmm….!!!” “Dudududududut…….”, namun Mamoru berbeda sendiri, ia dapat mengandalkan kekuatan elemen wizard Fairy Tail nya, berupa jurus Penanaman Sentry Gun ke setiap sudut-sudut jalan,  jurus One Kick Man pada seluruh pasukan gangster Carpar Arm sekali mati,  dan jurus Penanaman Trap Bomb pada tanah yang di bawah kedua telapak kakinya “Jleb!” “Bip!, bip!,bip!, bip!”,

   Di kota tua daerah Niigata yang tak berpenghuni, dalam suatu rumah tradisional Jepang disitu, jam 20:10 malam, Alzack dan Bisca memasak bahan makanan khas Jepang asli, seperti ayam tepung katsu, daging sapi tepung katsu, nasi kari pink, green milk tea, sayur sup tahu rumput laut, dan kue oni manju “Ctak!” “Vlaammmm….” “Csshhh…”, oceh Rogue “Huhuhu…., tampaknya misi kita seperti kegiatan piknik, cuy…! sambil mencukur kumis dan jenggotnya “Srak..!, srak..!, srak..!”, balas Freed “Yah begitulah, katanya ada misi pembebasan, kapan kita menghadapi musuh dan membebaskan kedua teman kita?” tiduran di karpet warna toskanya, ujar Laxus “Ya sabar dululah, Freed! Perjalanan kita dilanjutkan pada esok pagi hari atau siang harinya, Gajeel dan Husain Lee nya juga kan masih belum diketahui tempat mereka disekap dimana…” dengan kalem, tanggap Alzack “Kita tidak tahu kapankah kita bisa kesana besok atau kapanpun, yang penting kita tetap bisa bertahan dari serangan musuh di manapun kita berada, seperti sekarang ini, Laxus…, Freed… Musuh yang sesungguhnya tidak tergantung dengan waktu dan musim, bisa jadi sekarang detik-detik serangan binatang buas ataupun kelompok bersenjata….”, lanjut Bisca “Iya, kalau situasi begini, kita setiap saat tetap berwibawa selalu, walau ada saatnya kita bersantai istirahat….”, Pada jam 21:00 malam, tiba-tiba pintu rumah tradisional Jepang berbunyi “Duk!, duk!, duk!”,

   Lisanna dan Zhou mendengar suara tersebut dan mereka melihatnya dari atas, kemudian ternyata…. Komentar Lisanna “I… Itu kan sosok ZOMBIE HOOLIGANS RAKSASA!!” berbisik-bisik, dan titah Zhou “Ayo kita bangunin semua teman-teman kita!”, dan balas Lisanna “Baik Zhou-sama!” berjalan masuk ke rumahnya “Tap..!, tap..!, tap..!”, Zhou bersama Lisanna memanggil semua teman-temannya untuk bangun dari tidurnya untuk sementara “Blaa…, blaa…, blaa…”, lalu kemudian tanggap Natsu “Zhou-sama…!, Lisanna…! Memangnya ada apa dengan kita?” penasaran, dan balas Zhou dan Lisanna “Tadi kami berdua melihat ada sosok zombie hooligans raksasa yang mengetuk pintu rumah tradisional kita!” berbisik-bisik, dan titah Natsu “Mari kita bersembunyi pada ruangan kamar kelompoknya masing-masing!” berbisik pula, kelompok Natsu bersembunyi di kamar lantai atas, kelompok Laxus bersembunyi di kamar lantai satu seperti biasa, tak lama itu zombie hooligans raksasa setinggi 185 cm ini telah membuka pintu seperti biasanya, padahal pintu tersebut dikunci rapat “Jklek!”,

   Zombie tersebut memasuki rumah ini dengan santai “Tap…, tap…, tap…, tap…”, ia sambil mencium gelagat manusia “Hhhhhhhmmmm….”, ia mencegek bau keberadaan para member Guild wizard ini, dan auman zombie hooligans raksasa “Roaaarrr….!!, Fleeessshhh…!!, sluuuppss….”sambil menjulurkan lidahnya, hingga ia menuju ke lantai atas “Drap…, drap…, drap…, drap...” mendeteksi bau manusia yang di atas pula, titah Natsu di atas “Ssshhttt…! Jangan ada yang bersuara, semuanya” berbisik-bisik, titah Gray dan Erza pula “Zombie itu akan mudah memangsa kita, jikalau tidak mengecilkan volume suara kita masing-masing!” berbisik-bisik, komentar Lucy “Lumayan mengerikan juga, kalau gue berteriak, tamatlah riwayat kita…” berbisik-bisik, tanggap Natsu “Ya makanya Lucy jangan mudah menjerit yah!” berbisik-bisik, dan sahut seluruhnya “Okay Natsu-san…!” berbisik pula. Namun hasilnya… Muncullah 2 zombie yang sama, yang pertama dari teras lantai atas, sedangkan yang kedua dari teras halaman belakang yang berhasil membukakan pintunya dan menaiki bagian lantas atas, seterusnya mereka bertiga ini segera berkelahi antar sesama karena berebut mencari mangsanya “Roaaaaarrrrrr….!!!” “Huuuaaaammmm….!!!” “Khiiiiiaaaaaaa…….!!!”,mereka pada saling menggigit sesama mereka “Kraukk!, kraukk!, kraukk!”,

   Satu menit kemudian , ketiga zombie ini meledak secara tiba-tiba “Jrraaassshhh!!!”, dan terpentalah sesuatu alat yang di dalam tubuh ketiga zombie hooligans raksasa ini “Klotak!, klotak!, klotak!”, kedua kelompok regu ini segera keluar dari kamarnya untuk mengambil ketiga alat rahasia tersebut “Tap…, tap…, tap…, tap…”, lalu kata Mirajane dan Kagura “Ini alat apaan sih!?, kayak chip militer gini bentuknya!” sambil menunjuknya, ujar Rogue “Hah!?, ini kan chip cyborg militer…” terkejut, komen Laxus dan Zhou “Wadul!, ini ada logo huruf “C” dan bertulisan “Made In Carpar Arm Gangster Corporation”, berarti jangan-jangan gangter atau militan pengganggu kaum Kanekes Baduy itu… Jadi anteknya Fillo McTrump si mantan Guild Red Bull itu!?”, ujar Alzack dan Bisca “Ya bisa jadi kata kalian berdua benar!, kelompok militan gangster itulah yang sudah disuap dengan uang dan pakaiannya untuk menjadi asisten tameng karir politik HOAX Adu Dombanya Fillo, atau semacamnya…!” sambil mengambil sebuah chipnya di tangan Alzack, lanjut Natsu “Fillo si mantan Red Bull itu sangat pintar dalam memanfaatkan kita untuk percaya kepada politik HOAX-nya, juga mengajak kita menyerahkah visi-misi Guild kita kepada ideologi dia…, “ gumam Lucy dan Bambang “Oh Ya Tuhan!, memang tujuan besar dia hanya satu, ingin memisahkan iman persatuan Guild Fairy Tail kita dalam Tuhan, dengan cara politik HOAX nya untuk level kecil, lama-kelamaan… Dia akan turut menghabisi kita dengan menghalalkan segala cara yang ia kehendaki”

  Lanjut Freed “Ya begitulah namanya Guild Red Bull, sama halnya seperti FPI, HTI, Pak Prabowo, dan partai PKS di tanah Indonesia, pinternya mereka para pentolan jubah agamis bikin politik HOAX guna menyerang iman orang percaya, juga memprovokasi hukum pemerintah negara, serta melukai pihak sekulerisme, love, and mercy....”, kata Rogue “Benar Freed-sama…!, sama-sama gila kekuasaan, gila pujian dunia, gila duit, gila politik brain washing pula…” sehabis Freed berujar, titah Erza dan Juvia “Sekarang waktunya kita kembali beristirahat!, sebelum tidur layaknya berdoa dulu agar Tuhan Yesus memberikan jalan dan hikmat syafaat Roh KudusNya tentang persoalan politik HOAX Adu Domba si Fillo disini, dan naungan Bapa Ilahi selalu membendung kita dari hal-hal yang tidak diinginkan kedua kalinya pada malam ini…!” tersenyum senang, dan sahut semuanya “Amen…”,

    Seluruh member Guild wizard ini kembali beristirahat dengan tenang, tanpa rasa takut akan serangan yang kedua kalinya, detik ini juga situasi kota tua mati tersebut kembali menenang “Wuuusshhh…..”. Pada esok paginya, jam 05:50 pagi, menjelang sun rise, seluruh member Guild wizard ini sudah terbangun dengan senang hati, mereka membuatkan makanan sarapan paginya, berupa tamago kake gohan, ayam kalkun bakar, dan tumis sayur kangkung taoge, serta minumannya dengan teh hijau pada suatu bangunan kedai makan yang tertinggal pula, juga memakan menu tersebut dengan santai “Nyam…, nyam…, nyam…”, ujar canda Rogue “Kalau enaknya kota mati disini…, semua barang-barang tertinggal apapun bisa kita ambil sepuas kita…!, hihihihi….” sambil menikmati sarapan paginya, balas Kagura “Iya memang, Rogue… Kita bisa sesukanya mengambil sebanyak-banyaknya, namun kalau ada salah seorang tinggal disana, jadinya dosalah…!” tertawa, tanya Natsu “Ngomongin apaan nih?”, jawab keduanya “Kita ngomongin tentang kehidupan di kota mati, Natsu…”,  ujar Natsu “Itulah kehidupan survival yang lebih mengerikan ketimbang di alam bebas…”, komen Erza “Tampaknya terlihat lebih enakan di kota mati, namun risikonya jauh lebih tinggi… Nggak tahunya ada serangan kelompok bersenjata ataupun kelompok lainnya, KO-lah kita” sambil membaca buku dewasanya, lanjut Gray “Selain itu kalau seandainya ditemukannya seekor hewan buas, terus gedung-gedung kota pada roboh semuanya…, yaa sudah pasti tidak ada tempat perlindungan di kota mati….” sambil minum teh hijaunya,

   Usai semua member Guild ini selesai sarapan pagi, mereka berjalan menuju ke sebuah bangunan perpustakaan yang kosong tak ada satupun orang yang menentap pada kota ini “Tap…, tap…, tap…”, di dalam suatu bangunan perpustakaan tersebut, mereka bisa membaca buku sepuasnya mereka, komentar Natsu, Gray, dan Bambang “Widiihh Erza-san…!, tiap saat bacanya buku-buku dewasa melulu nih…!, cie…, cie….” lagi bercanda, dan bisik-bisik Lisanna “Natsu, Gray, Bambang… Itu kan hobi utamanya Erza-san, gemar cari buku-buku atau website yang agak porno, hehehe…!” bercanda, dan ujar ketiganya “Iya benar kata si Lisanna…! Erza-san kebanyakan berpikiran yang agak porno-porno nih…” bercanda, balas jerit Erza “Kalau tidak suka…!!?, tidak usah komentar!!!, gua udah muak sama komentar-komentar kalian!!!, itu kan hak pribadi saya!!!” sambil melemparkan boneka beruangnya kepada Natsu, Gray, dan Bambang “Bug!”, dan tawa ketiganya “Hehehehe…., untung cuma boneka…!!” bercanda, dan tawa Erza “Hahahaha….!! Gua kan cuma bercanda juga, cowok-cowok!!” balas bercandanya, tawa kecil Zhou “Hihihi… Feminist, feminist… Semangatnya menindas kaum cowok-cowok, juga anak-anak sama sesama cewek pula, ehehe” bercanda, di teras belakang perpustakaan, di dalam gazebonya, ketiga Strauss Family ini asyik-asyiknya membaca buku dekorasi rumah bersama dengan Kagura, Alzack, dan Bisca, komentar Lisanna dan Elfman “Kalau seandainya rumah kita biar lebih cantik menurut Mira-san pakai bahan dasar bangunan rumah yang mana nih kira-kira?” bertanya, tanggap Mirajane “Menurutku, Elfman… Lisanna… Kita pakainya yang modern-modern saja, jangan yang jadul-jadul…!” tersenyum, senyum balik Lisanna dan Elfman, kedua adik kandungnya “Yap Mira-san…!, kita kan manusia masa depan, jadi bangunannya juga mesti masa depan donk…!” sambil membaca buku tersebut, balas Mirajane, kakak kandungnya “Ara…, ara… Aku sangat menyayangimu berdua, Elfman…, Lisanna…, kasih sayangku untuk Husain-san, kakak sepupuku dan Zhou, adik sepupuku juga…!, kita bukanlah manusia jadul lagi, masa yang sudah berlalu janganlah jadi suatu pedoman hidup kita lagi, adikku tercinta...” memeluk kedua adik kandungnya,

   Di ruang perpustakaan yang di depan, jam 06:12 pagi, sun rise telah tiba dari ufuk timur, Rogue baru saja mengambil sebuah buku tentang cara membuat bayangan manusia dan hewan dari tangan, tiba-tiba ada sebuah peluru sniper rifle yang tepat mengenai jendela perpustakaan “Praaannnggg!!”, hal ini membuat mereka terkejut namun tidak panik, titah Gray “Kita jangan terlalu panik!, tenangkanlah diri kalian…, dan kita sama-sama berlindung ke teras belakang…”, lanjut Natsu dan Erza “Iya kata si Gray…!, yang ada nanti si musuh semakin senang melihat kepanikan kita….” ujar Juvia “Yuk kita berjalan bersama-sama ke teras belakang!” sambil berjalan bersama-sama, lalu mereka ini segera berjalan menuju ke teras belakang perpustakaan tersebut “Tap…, tap…, tap…”, dan ternyata seseorang yang tadi menembakan peluru sniper riflenya ke arah kaca perpustakaan ini, ialah seorang perempuan korps pasukan elit SRG Team Black Aligator yang sebulan kemarin memingsankan Husain Lee di tempat, ia mengokangkan sniper rifle Cheytac M200 Silencernya “Cik!, cik!” “Pling!”, laporan seorang perempuan ini “Laporan kepada pimpinan Mayor Goupal!, kawanan Guild Fairy Tail berhasil ditemukan di bangunan perpustakaan kota mati, ganti!” memakai radio command pada kedua telinganya, dan titah Mayor Goupal “Sekarang anda kembali bersembunyi di tempat yang aman dari pantauan mereka!, laporkanlah kepada Kapten Akihiko, komandan perang anda sekarang, untuk mengerahkanlah semua pasukan Team Black Aligator SRG Japan untuk mengepung kawanan wizard Fairy Tail di tempat!”, dan sahutnya “Siap bapak komandan Mayor Goupal!, saya laksanakan!, selesai...!” dengan radio commandnya.

  Akhirnya seluruh member Guild ini berkumpul di teras belakang perpustakaan guna menyelamatkan diri dari serangan sniper girl yang tadi menembak kaca perpustakaan pada bagian depannya, di gazebonya, seluruh member Guild ini berbincang-bincang soal kejadian yang tadi terjadi, sapa Zhou dan Lucy “Hello semuanya…!”, dan sapa seluruhnya yang bersama dengan ketiga Strauss Family disitu “Ya ada apa, Zhou, Lucy…?” tersenyum senang, Natsu dan kawan-kawan bercerita “Tadi kami pas membaca buku bareng-bareng di ruang depan, secara tiba ada penembakan misterius….” agak khawatir, lanjut Rogue “Iya betul kata si Natsu…, pas saya mau mengambil sebuah buku disitu, langsung ada peluru nyasar memecahkan kaca depan perpustakaan, buktinya ada di Zhou…”, dan Zhou pun memberikan buktinya kepada ketiga Strauss Family ini dan kawan-kawannya “Ini buktinya, Mira-san, koko Elfman, dik Lisanna… Pelurunya sangat tajam, tanpa ada suara bising dari si penembaknya!” sambil menunjukan pelurunya yang ada di tangan kanan Zhou, kejut Mirajane, Elfman, dan Zhou “Hah!?, ini kan peluru sniper?, pintar juga itu yang nembaknya, biar tidak ketahuan gelagatnya.., lalu peluru sniper apakah ini!?” bertanya, ujar Alzack dan Bisca “Ini peluru sniper rifle Cheytac M200, Mira..., Elfman..., Lisanna… Lalu kalian tidak sempat mencari tahu siapakah yang menyasarkan pelurunya kesini…!” berwibawa dengan memegang pistolnya masing-masing, ujar Natsu dan kawan-kawan “Kami tidaklah tahu indentitas si penembak misterius itu, kak Alzack…, kak Bisca…”, lanjut Freed dan Laxus “Soalnya si penembak misteriusnya dari jauh banget!, nggak tahu sembunyi di mana gitu…”,kemudian Titah Erza “Ya sudah!, kalau begitu, kita keluar dari sini, dan cari tempat persembunyian si penembak misterius itu, kita interogasi dia sama-sama…” sambil mengancungkan sebilah pedang Heart Kreuz-nya “Sriingg!”, dan sahut semuanya “Okay master!, kita cari dia!” sambil berjalan menuju ke pintu keluar perpustakaan ini “Tap…, tap…, tap…”, saat Fairy Tail dan kedua member Guild sekutunya keluar dari bangunan perpustakaan tersebut “Jklek!”, tiba-tiba mereka melihat beberapa banyaknya serdadu korps pasukan elit SRG Team Black Aligator yang mengepung mereka, dengan senjata lengkap, layaknya pasukan elit militer biasanya, kejut Lucy “Erza-san!!, di mana-mana banyak tentara elit bersenjata!?”, gumam Natsu “Hoi Lucy…!, tak usah banyak mengeluh, donk!!” menepuk pundaknya, dan titah Freed, Bisca, dan Alzack “Ssshhhttt…, kita jangan banyak bicara dulu, bersabarlah!” sambil mengancungkan senjatanya masing-masing, Tak lama itu muncullah suara peringatan dari seorang Cpt. Akihiko dari kendaraan mobil Jeep Humvee-nya “Kalian, si pengkhianat Guild wizard Fairy Tail telah terkepung!, jangan melawan!!, letakan senjata dan kekuatan wizard kalian masing-masing, di tempat!!”, terus Guild Fairy Tail ini mengikuti saja apa perintah Cpt. Akihiko karena rancangan strategi mereka, Erza dan Freed meletakan pedangnya ke tanah jalan, Bisca dan Alzack meletakan pistolnya pula “Klontang!, klontang!” “Krcek!, krcek!”, dan teriak Mirajane dan Zhou “Hei kalian-kalian, korps bayaran!!. mengapa kalian mengepung kami disini, dengan membawa senjata lengkap, kami hanyalah rakyat imigran sipil, kami hanyalah Guild wizard biasa, bukan Guild teroris, dan apa salah kami!!?”,

   Habis itu seorang Cpt. Akihiko keluar dari mobil jeep Humvee tersebut, dengan seragam baju kemeja perwira warna hijau army, celana lapang coklat corak loreng hijau hitam, bertopi baret jingga, berkacamata hitam, berikat pinggang 2 tali menyilang kanan-kiri pada bagian punggungnya, dan memakai sepatu lapang warna hitam dan bertatap muka dengan seluruh member Guild wizard “Kalian memang tolol semuanya!, sombong sangat kalian semuanya ini!, kalian memasuki tanah negeri Jepang tanpa se-izin kami!!, tanah negeri Jepang ini wilayah kepunyaan saya, bukan wilayah kalian, cecunguk-cecunguk Fairy Tail!!, namaku adalah Captain Akihiko Tokushima dari Team Black Aligator…!, dan serahkanlah semua indentitas paspor kalian kepadaku!!” dengan berdiri tegak, kemudian seluruh member Guild wizard Fairy Tail dan kedua member Guild sekutunya memperlihatkan indentitas paspor Kerajaan Fiore mereka masing-masing, dan balas komentar Erza “Nih pak komandan!, paspor kami…!, anda periksa sendiri, kami berasal dari mana!” sambil mengetuk wajah Cpt. Akihiko “Pat!, pat!, pat!”, secara singkat sesudah pemeriksaan paspor masing-masing perorangan, Cpt. Akihiko berkata “Kalian memang rakyat sipil biasa…, kami akui!, tetapi cabang Guild wizard Fairy Tail kalian itu harus dibubarkan dari bumi Jepang ini!, berlaku juga untuk se-mancanegara dunia global dengan kesepakatan pemerintah United Nation!, sebab Guild kalian telah dinyatakan membahayakan ideologi hukum undang-undang perserikatan bangsa-bangsa...!!, PBB merestui pembubaran Guild wizard Fairy Tail se-global!” dengan memandangnya pakai sudut berita hoax Fillo, tanggap Natsu dan Gray “Bapak komandan Cpt. Akihiko dan seluruh pasukan elit Team Black Aligator sekalian, hanya mempercayai suatu berita HOAX politik Adu Domba Fillo McTrump si mantan Guild wizard perusuh ekstrimis Red Bull itu…!, justru kalian yang bodoh, mudah saja dihasut Fillo yang hendak mengadu dombakan persahabatan kami dengan korps SRG kalian karena alasan dendam pribadi Fillo dan Guild Red Bullnya!” sambil mengeluarkan kekuatan wizardnya “Baaamffff!!” “Wuusshhh!!”,

   Cpt. Akihiko pun langsung menanggapi perkataan Natsu dan Gray juga mengeluarkan titah yang mengejutkan “Haaahhh… Fillo McTrump!!?, Guild Red Bull!!?, kami mudah sekali dibodohi Fillo dan politik adu domba!!?, pasukan!!!, hujani peluru untuk mereka semuanya tanpa sisa!!!, mulaaaiii!!!, habisi mereka tanpa ampun!!!” sambil mengeluarkan tongkat komandonya “Sreng!”, sahut pasukannya “Siap komandan!, laksanakan!” sambil mengokang senapannya masing-masing, dan seluruh personil Korps SRG Team Black Aligator yang beserta Cpt. Akihiko ini menembaki seluruh member Guild wizard Fairy Tail dengan kompak “Ratatatata….!!!” “Dedededet…!!!”, akan tetapi Kagura menangkis jumlah banyak peluru senapan mereka dengan pedangnya, Zhou menangkis jumlah peluru tersebut dengan tongkat shaolinnya “Tang!, tang!” “Teng!, teng!” “Tang!, tang!” “Teng!, teng!” “Ratatatatatata….!!!”,

   Titah Erza “Kawan-kawan Fairy Tail….!!, ayo cepat berlindung di dalam perpustakaan!!, Kagura…!, Zhou…! tetap bertahanlah di luar perpustakaan!!” sambil mengancungkan pedang Heart Kreuz-nya, sahut teman-teman Guild wizardnya “Okay master Erza!” dengan tawa gembira dan berwibawa, Erza dan teman-temannya berlindung di dalam perpustakaan dalam menghadapi hujan peluru yang ditembakan oleh pasukan SRG Team Black Aligator dibawah pimpinan Cpt. Akihiko “Tap!, tap!, tap!” “Syut!, syut!, syut!”, sedangkan Kagura dan Zhou tetap bertahan di luar “Tang!, tang!” “Teng!, teng!” “Tang!, tang!” “Teng!, teng!” “Ratatatatata….!!!”, titah Cpt. Akihiko Team Black Aligator!, JANGAN MUDAH MENYERAH DENGAN SITUASI KEADAAN!!!, APALAGI DENGAN KEKUATAN GUILD BOCAH INGUSAN MEREKA!!!” dengan tegas, tak hentinya pasukan elit ini menembaki semua member Guild Fairy Tail “Dedededet…!! Ratatata…!!” “Tang!, tang!” “Teng!, teng!” “Tang!, tang!” “Teng!, teng!” “Ratatatatata….!!!”,

   Kemudian Natsu dan kawan-kawan dekatnya, Gray, Erza, dan Mirajane segera menyikat habis pasukan elit SRG Team Black Aligator Cpt. Akihiko yang hendak menembak mati Kagura dan Zhou, jerit Natsu “KARYU NO KENKAKU!!!!” menghabisi seluruh musuhnya, Gray pula “ICE MAKE BAZOOKA!!!” menembakan bazooka dari es ke arah musuhnya, lanjut Erza saat mengenakan jurus elemen requip sword Trinity Shot-nya “KANZO!, HYAAAAHHH…! Mampuslah kalian-kalian semua, LAUTAN KORPS TENTARA GADUNGAN!!!” sambil menghunuskan pedangnya dengan kencang “Sring!, sring!, sring!”, Mirajane dengan jurus Halphas Satan Soul-nya “Kalau mau menuduh itu…, pakai dalil jangan sembarangan menuduh tanpa bukti yang shahih!!!” dengan menendang dan menyakar semua pasukan elit tersebut yang menembakinya secara bersamaan “Duak! duak!” “Sring!, sring!, sring!”, dan semua teman-teman Guild yang bersembunyi pun langsung keluar secara bersamaan dengan menyerang balik pertahanan pasukan elit tersebut “Tap!, tap!, tap!, tap!”, Alzack dan Bisca segera memakai kekuatan elemen wizard senjata apinya masing-masing “Ratatatatata……!!!!”,

   Ujar Alzack “Kalian pikir kami Guild ilegal!?, kalian sebagai serdadu elit mudah sekali dihasut dengan isu berita hoax Fillo McTrump!!” menembakan pistol magnum Colt Anaconda-nya dengan bergaya menembak ala Barney Ross-nya “Dor!, dor!, dor!, dor!”, ujar Bisca pula “Kalian salah target, teman-teman!!, seharusnya FILLO SANG RAJA HOAX itu yang mesti kalian habisi!!” menembak dengan dua senapan Winchester-nya “Duar!, duar!, duar!” “Krik!” “Duar!, duar!, duar!” “Krik!”, sedangkan Lucy, Juvia, dan Kagura segera mengejar seorang perempuan sniper girl tersebut atas titah Zhou “Kalian-kalian yang cewek, tolong kejar si sniper girl di posisi atas atap kedai makan di kanan!, dia menembak kita diam-diam di posisi sana!” memakai jurus elemen wizard Shaolin Soul dan pendeteksi musuhnya, dan sahut ketiganya “Okay Zhou-sama!, kita habisi dia!!” dengan mengejar perempuan penembak jitu tersebut “Tap!, tap!, tap!”, lalu Zhou bersama dengan, Elfman, dan Lisanna bertahan dengan jurus Take Over-nya masing-masing.

   Usai seluruh pasukan elit SRG Team Black Aligator pimpinan Cpt. Akihiko dibabat habis wizard Fairy Tail, seperti Natsu, Gray, Erza, dan Mirajane tanpa sisa, kemudian ditemukanlah sosok seorang Cpt. Akihiko yang sudah dibabak belurkan oleh Laxus, Freed, dan Rogue saat memerintahkan pasukannya menghujani peluru para wizard Fairy Tail tanpa henti dihadapan mereka berempat, ujar Cpt. Akihiko “Haaaahhh…, haaahhh…. Mundur kalian para cecunguk Fairy Tail!!!, Mampuslah kalian semuanya….!!!” sambil mengokangkan sepucuk senapan shotgun Spas-12  “Krik! krik!”, ia menembakan senapan Spas-12 nya ke arah mereka berempat “Duar!, duar!” “Krik!, krik!”, kemudian Erza mementalkan jauh senapan Spas-12 dengan pedang Trinity Shot-nya “Ctang! Fyuuuunnnngggg…”, Mirajane pun menghabisi Cpt. Akihiko dengan cekikan tangan Halphas Satan Soul-nya “Krak!”, dan matilah ia dengan menggenaskan!. Tak lama kemudian pada waktu yang memasuki jam 10:32 siang, Natsu dan kawan-kawan memeriksa semua jasad-jasad pasukan elit SRG Team Black Aligator dengan teliti apakah ada yang masih hidup ataupun sudah mati semua?,

   Di atas atap kedai makan yang tadi, Kagura dan Juvia berhasil menghabisi perempuan penembak jitu, Lucy membukakan topeng ski pada wajah si jasad perempuan tersebut “Sret!”, lalu ternyata wajah cantik si perempuan penembak jitu ini sangat mirip dengan wajah Irene Belserion, ibu kandung Erza, lalu Lucy memberitahukan kepada Erza lewat whats app pada gadgetnya, ketiga wanita Fairy Tail ini segera menuju ke posisi Natsu, Gray, Erza, dan Mirajane sambil membawakan jasad perempuan penembak jitu tersebut. Kata Kagura “Hello all…!, ini orang yang tadi menembak kaca perpus tadi waktu kita baca buku tadi…!”, meletakan jasad perempuan penembak jitunya “Pat!”, sahut keempatnya “Dia ternyata perempuan yaa…?, pantesan agak susah di dapat karena saking lincahnya dia!”, lanjut Kagura “Iya kalian tahu saja…” heran, balas Natsu “Soalnya perempuan itu lebih gesit dalam kecepatan larinya…, tadi kebetulan Mira sama Zhou melihat persis posisi dia menembakan sniper riflenya di atas kedai makan yang tadi kita tongkrongin buat sarapan pagi…”, tanggap Mirajane “Yups!, tadi dia ini bawa sniper Cheytac gtu kan Kagura?” bertanya, balas Kagura “Iya Mira-san!, ini sniper Cheytac-nya…!” sambil menunjukan sepucuk senapan dari tangan kanannya “Wuuunggg…”,

X


To Rescue Husain Lee and Gajeel! 


  Pukul jam 10:01 siang, Fairy Tail menaiki sebuah truk militer Mercedes-nya yang parkir pada depan gedung theater kota tua mati Niigata “Vruuummmm….”, sesampainya mereka di suatu daerah hutan belantara pada pukul 11:00 siang, mereka segera beristirahat di dalam suatu terowongan bunker bekas tentara Inggris pada zaman perang dunia kedua, suara gema Bambang “Wow!, ini kan bunker tentara Inggris pada zaman perang dunia 2, loe teh…!” dengan suara yang pelan, balas Lucy “Iya tah Bambang-kun?” berjalan masuk, ujar Bambang “Ya mungkin saja, Lu-chan" lanjut Erza dan Gray "Iya memang, Bambang, Lucy... Pada tahun 1945 menjelang menyerahnya Jepang kepada sekutu, Amerika dan sekutunya Inggris, Perancis, Uni Soviet, China, Canada, Australia, dan India membuat bunker rahasia di kota Niigata dari dalam, supaya kekuatan axisme disini menyerah tanpa syarat..." bergema suaranya, saat disini Erza membagikan dua kelompok, kelompok A ketuanya Bambang, anggotanya Natsu, Gray, Erza, Freed, Juvia, dan Kagura untuk membebaskan Gajeel dan Husain Lee dari tangan Mayor Goupal, kelompok B ketuanya Laxus, anggotanya Alzack, Bisca, Mirajane, Elfman, Lisanna, Lucy, Zhou, dan Rogue membuat suatu perjanjian dan laporan jurnal tentang konflik Fairy Tail - SRG Global Special Force yang disaksikan oleh Park Mamoru, anggota korps pasukan elit SRG Team White Lion yang luput dari konflik hasli adu domba Fillo tersebut, pembagian misi ini tersusun dengan baik.

  Kelompok A, mereka berjalan menuju ke arah tenggara, kata Bambang “Letak tempat Gajeel dan Husain Lee disekap ama Mayor Goupal pada koordinat 3,0 pas…, kita berada di koordinat 2,4, kita mesti santai namun berwaspada…” dengan memegang alat GPS nya, lanjut Erza “Karena di markas mereka perjagaannya ekstra ketat, jangan sampai mereka menyalakan alarm perangnya!”, dan sahut semua anggota kelompok A “Okay…” berjalan santai, namun tanpa disadari ada sebuah granat yang terlempar “Tring!, ting!, ting!”, semua anggota kelompok A pada menghindar “Syut!, syut!, syut!”, kemudian “Blaaaammmm….”, kali ini ada tiga perempuan bandit Carpar Arm yang kebetulan sedang merencanakan mata-matai konflik Fairy Tail - SRG atas titah Fillo di Chechnya, mereka berlari dari kejaran Fairy Tail “Tap!, tap!, tap!”, Erza melemparkan kunainya ke arah salah seorang diantara mereka bertiga “Fyung!, fyung!”, namun tidak ada satupun yang kena “Ctang!, ctang!, ctang!”, Freed, Gray dengan pedang esnya, dan Kagura menyerang mereka bertiga dengan pedangnya “Tring!, tring!, tring!”, namun hanya kena satu orang bandit saja “Cleb!” “Kyaaahhh…!!, uweheekk..!!”, Bambang mengejar salah satunya, namun tertendang cukup jauh oleh tendangan mereka berdua “Duag!, duag!” “Uwaahhh…!!”, akhirnya dua orang ini berhasil dikalahkan oleh jurus api Karyu No Tekken dari Natsu dan matilah mereka berdua “Buak!, buak!”, komentar Natsu dan Gray “Ciahahahai… Para bandit Carpar Arm ini masih belum ada apa-apanya dibanding dengan pasukan elit SRG yang tadi pagi, hehehe…” sambil tepuk tangannya “Plok!”, lanjut Freed dan Kagura “Salah seorang saja dapat kita berdua dan Gray juga taklukan, hihihi…” sambil bersulang dengan pedangnya “Tring!”, lanjut Erza pula “Mereka hanya menang kecepatan larinya saja….” sambil memainkan kunainya “Wuk!, wuk!, wuk!”, ujar Juvia pula tentang ketiga bandit tersebut “Mereka hanya menang sembunyi-sembunyi juga, baik cewek maupun cowoknya…!”, tanggap Natsu “Yap benar itu Juvia… Mereka belum seberapa, mereka jauh lebih lemah ketimbang kita dan korps SRG tadi pagi…” berjalan santai bersama. Sesampai Natsu dan kelompok A nya di tempat dimana Gajeel dan Husain Lee disekap Mayor Goupal, jam 24:00 malam, di dalam ruangan saluran air, Natsu dan kelompok A langsung menerobos pintu perhubungan ruang saluran air dengan ruang penjara bawah tanah “Jklek!”, mereka mengendap-endap untuk menemui Gajeel dan Husain Lee, tanya Natsu “Permisi bapak-ibu saudara-saudari sekalian…, saya Natsu dari Fairy Tail ingin bertanya di mana Gajeel si lelaki jagoan naga besi pembantai Fairy Tail dan Husain Lee, perempuan dewa pembantai Fairy Tail itu?” dengan ramah-tamah, dan jawab para tahanan yang kebetulan kaum Guild Fairy Tail cabang Jepang semua “Mereka berdua…, kami lihat telah mereka dipindahkan menuju ke ruang interogasi di ruangan atas….”kaum laki-laki, lanjut kaum perempuan tahanan tersebut “Terus selain itu…, pendengaran kami diteror oleh Mayor Goupal dan antek-anteknya, Cpt. Akihiko, dengan suara jeritan Gajeel jagoan naga besi dipecut dan disetrum secara brutal, juga pakai suara jeritan Husain Lee si perempuan cantik jagoan dewa pembantai diperkosa dan disetrum pada sound system di dalam ruangan penjara ini secara menggelegar!”, kemudian Erza, Kagura, dan Freed melepaskan semua tahanan penjaranya dengan kunci rahasia “Jklek!, jklek!, jklek!”, seluruh tahanan kalangan Fairy Tail cabang Jepang tersebut berhasil dibebaskan “Waa…, waa…, waa…” dan menuju ke ruangan saluran air yang dibukakan oleh Gray, kemudian pintu ruangan saluran air ditutup kembali tanpa meninggalkan satupun orang yang tertinggal di ruangan penjara ini, seluruh anggota kelompok A segera menuju ke ruang interogasi di atas “Tap…!, tap…!, tap…!”, kelompok A tersebut berhasil menyikat para oknum-oknum pasukan elit SRG dengan senyap, dan disinilah Bambang dan Erza yang segera melepaskan Gajeel dan Husain Lee, ujar Gajeel dan Husain Lee di tempat “Erza…!, Bambang…!, Natsu…!, tolong lepaskanlah kami…!, Mayor Goupal sedang mengejar kalian juga…!” dengan menikmati tangan dan kaki Gajeel dibelenggu juga bagian perut Husain Lee dibelenggu dan seluruh badannya basah oleh air siraman dari pasukan elit SRG Team Black Aligator seksi ruang penjara dan interogasi pula.

  Kemudian Erza tak basa-basinya untuk melepaskan Gajeel dan Husain Lee dari belenggu yang mencengkramnya dengan jurus pedangnya “Sring!” “Krak!, krak!”, dan terbelahlah belenggu tersebut, ucap keduanya “Thank you, Erza-san…!” sambil bersalaman, dan jawabnya “Yes!, for you too…!”, lalu mereka ini bisa keluar dari ruang interogasinya dengan tenang “Tap…!, tap…!, tap…!”, sesampainya di lapangan parkir kendaraan militer khusus pasukan elit SRG Team Black Aligator, komentar Husain Lee “Menurutku ini bukanlah markas SRG Team Black Aligator cabang Jepang aslinya, kawan-kawan…!” berjalan agak cepat di tempat yang gelap, tanya Natsu “Lalu… Yang aslinya di mana, Husain-san…?, Gajeel-kun…?” berjalan agak cepat, jawab Gajeel “Markas SRG Team Black Aligator cabang Jepang yang aslinya ada di kota Tokyo, Jepang… Di daerah Niigata ini mereka baru mengklaim luas tanah teritorial ini sebagai kepunyaan markas baru mereka…!, istilah baru setengah jadi, hehehe...” berjalan agak cepat pula, namun ada salah seorang letnan korps pasukan elit ini melihat gerak-gerik Fairy Tail dari seorang Bambang dan Kagura, kemudian seorang letnan ini segera membunyikan alarm perangnya “Kiiiwww.......!!, kiiiiwww……!!”, dan seluruh pasukan elit ini yang berada di markas setengah jadi ini segera keluar dan mengepung jalan keluar Fairy Tail kelompok A, titah seorang komandan letnan pasukan elit SRG Team Black Aligator berbaret jingga “Go, go, go, Black Aligator…!! Kepung para peri-peri Fairy Tail itu…!!, jangan sampai lolos!!!” dengan radio commandnya “Trololot!”, dan hampir seluruh pasukan menembaki Fairy Tail kelompok A ini “Dedededet…!!” “Ratatatata….!!”,

XI


Fire Dragon Slayer vs Snow Dragon Slayer!


   Teriak Erza “KANZO!!, Hyaaahhhh!!!!, mampus kalian teroris cap tentara elit!!!” dengan memakai jurus pedang Jubah Yuuen, juga ia seringkali mengganti jurusnya dengan jurus Armadura Fairy saat melawan musuh-musuhnya yang menghalangi jalan Guildnya “Sring!, sring!, sring!, sring!”, ucap Natsu “GUREN KARYUUKEN!!!!” menghantamkan para pasukan elit tersebut dengan jurus api yang dahsyat ini “Flam!, flam!, flam!”, Kagura pun juga menghajar semua musuhnya dengan jurus pedang saktinya yang ia miliki, ujar Kagura “Kalian makan nih jurus Master Swordmanship Specialist gua nih…!!!” kearah pasukan elit SRG tersebut “Sring!, sring!, sring!”, ujar Freed juga “Ups!, jangan lupa kalian-kalian teroris cap tentara elit nikmati jurus Dark Écriture Death milik gua juga, kancrut!!!” memakai jurus maut yang dimiliki Freed kepada para pasukan elit musuh, gumam Gajeel “Jangan lupa nih hadiah buat kalian para cecunguk Black Aligator Cpt. Akihiko!!!, makan juga Tetsyuryukon gua ini juga sobat!!!” memakai jurus tinju besi ke arah pasukan elit musuh yang menjegatnya “Duak!, duak!, duak!”,

  Kelompok B di tempat pertambangan tua kota mati daerah Niigata, jam yang sama, pukul 24:00 malam, Alzack dan Bisca segera mengkontak Mamoru lewat Line-nya yang berada di Filipina, untuk segera datang ke tempat pertambangan tua tersebut untuk mengambil surat perjanjian dari Fairy Tail kelompok B ini, Rogue segera menempelkan suratnya ke dalam bak lori pertambangan tuanya, dan seluruh anggota kelompok B ini segera meninggalkan tempat tersebut “Tap…, tap…, tap…”, saat berada di pintu keluar pertambangan tua tersebut, Mirajane dan Laxus meneropong sebuah kereta api berlokomotif CC202 buatan Kanada warna ungu berlambang huruf “JR” milik Japanese Railway dari posisi timur yang membawakan 10 gerbong muatan 20 kendaraan tank Challanger II kepunyaan korps SRG Team Black Aligator cabang Jepang warna loreng urban camo pada dan 1 gerbong penjara dan menara pengawas di posisi belakang lokomotif dan depan 10 gerbong pembawa 20 tank itu, juga gerbong yang paling belakang ialah 2 gerbong persenjataan pasukan elit SRG Team Black Aligator cabang Jepang yang sedang melintas dari arah selatan menuju ke utara “Fluooooonnngggg!!!” itulah suara klakson kereta tersebut yang menggelegar, suara mesin lokomotifnya “Jik!, jik!, jik!” seperti suara mesin traktor, dan suara langkah lintasannya “Kretek…., kretek…., kretek…, kretek….”, komentar Mirajane “Kereta itu tampaknya membawa Gajeel dan Husain Lee…!?” meneropong kereta itu, balas Laxus “Tidak Mira-san…!, Gajeel dan Husain Lee itu urusan kelompok Bambang dan Natsu, kereta itu hanya lewat saja…” meneropong keretanya pula, lanjut Rogue “Iya… Kereta itu hanya membawa angkutan armada alusista militer saja palingan, bukan ingin perang dengan kita!”, kemudian kelompok B ini segera melanjutkan perjalanannya dengan menaiki sebuah truk yang tadi ditumpangi dari kota mati dan melangkah menuju ke tempat selanjutnya, Sungai Shinano “Vruuuummmm….!!!”, pada sesampainya di dekat daerah Sungai Shinano, jam 07:00 pagi, kawanan kelompok B ini dijegat oleh sebuah panser BTR loreng urban camo milik SRG dari depan “Ciiittt!!!”, seluruh pasukan elit SRG Team Black Aligator keluar dari kendaraan panser tersebut dengan bersenjata lengkapnya “Tap…!, tap…!, tap…!”, titah seorang komandan kapten berbaret jingganya “Go, go, go Black Aligator!!, habisi semua peri-peri Fairy Tail di truk itu!!!” dengan radio commandnya “Trololot!”, dan semua pasukannya menembaki truk tersebut dengan seksama “Ratatata….!!” “Dedededet….!!”, akan tetapi semua anggota Fairy Tail kelompok B ini langsung menyikat habis semua pasukan elit yang menghalangi jalan keluarnya, ujar Elfman “I’m GENTLEMAN!!!, Minggir kalian para teroris berseragam!!!” dengan jurus Beast Arm Iron Bull-nya “Duak!, duak!, duaaanggg!!!”, Lisanna pun mencakar semua musuh-musuh pengganggunya dengan cakaran jurus Animal Soul Cat-nya “Sring!, sring!, sring!” dengan berkata “Akibat kalian ikut-ikutan propaganda HOAX-nya Fillo…, nih makan malam buat kalian semuanya!!!” mencakar musuh-musuhnya, Alzack dengan senapan jurus elemen senapan M4A1 Custom GL-nya dan Bisca dengan jurus elemen senapan misil  M9 Bazooka menembakannya ke arah pasukan elit musuh ini “Ratatatata.….!!!” “Tzieeuuuttt….!!!” “Blaaaarrrrrr!!!!!” “Dededededet….!!!”, lalu Rogue dengan jurus elemen Shadow Dragon Claw-nya “Nikmatnya kalian, para pasukan elit SRG mengikuti jejak fitnah adu domba Fillo dan Guild Red Bull…!!” menghabisi musuh besar Guildnya “Sring!, sring!, sring!”, Lucy pun juga segera mengeluarkan jurus elemen teman-teman roh celestial Sagittarius dengan jurus panahnya “Ctar!, ctar!, ctar!”, Aries dengan jurus tembakan dari Wool Bomb-nya “Plung!” “Blaaarrr!!!”, dan Taurus dengan jurus kampak besarnya “Duang!, duang!, duang!” ke arah musuh-musuh Lucy, ujar Lucy “Kalian, para teroris cap tentara elit memang menang banyaknya persenjataan saja!!, kami tak kalah banding dengan kalian, walau hanya dengan kekuatan wizard kami!!” mentitahkan teman-teman roh celestialnya,

    Lalu pada jam 10:22 siang, saat Natsu mengizinkan Husain Lee bergabung ke kelompok B, kelompok Laxus, dengan sebuah motor Yamaha N-Max kepunyaan pasukan SRG tersebut, Natsu pun terkejut dengan kedatangan Mamoru, anggota SRG Team White Lion yang bersenjata lengkap, dengan ciri warna dan corak loreng pakaian seragam dan rompi kevlar tacticalnya yang sama dengan pasukan lainnya, seperti Korps SRG dari Team Black Aligator, dan semacamnya, di belakangnya “Tap!, tap!, tap!”, komentar Mamoru dalam hati “Itu kan Natsu si jagoan naga api, teman Guildku…, mengapa lari dari padaku?, aku kan Team White Lion, aku juga bagian dari Fairy Tail nya dia…! Hmm… Dia lebih mengetahui skandal adu domba dan Hoax Fillo tentang Fairy Tail yang ia tanamkan kepada Mayor Goupal!, gue harus selesaikan tugas gue dulu!” sambil nge-reload senapan AUG-A3 Silencernya “Krak!, krak!” juga mengokangnya “Krik!, krik!”, dan ia menghabisi para bandit Carpar Arm wanita yang hendak membunuh Natsu dan kawan-kawan kelompok A nya, yang ditugaskan memata-matai konflik Fairy Tail - SRG oleh Fillo “Ktititititititiw….!!!” juga yang bandit Carpar Arm prianya pula “Sleng!” “Tung!, tung!, tung!” “Blaaarrrrr!!!!”, akhirnya saat Natsu menyendiri membiarkan kelompok A nya bertarung melawan segelintir pasukan elit SRG Team Black Aligator, juga membiarkan Mamoru dan rekan-rekan Team White Lion dari pasukan elit SRG menghabisi bandit Carpar Arm nya, ia bertemu lagi dengan kedua anggota SRG Team Black Aligator yang bersenjata lengkap di suatu ruangan bawah tanah penyimpanan persenjataannya, mereka berdua menembaki Natsu dengan senjata lengkapnya “Dededededet….!!!” “Ratatatata….!!!”, dan Natsu pun langsung menghajar mereka dengan jurus Karyu No Tekken pada kedua tangannya “Bamf!, bamf!, bamf!”, matilah kedua anggota SRG tersebut, dan ujar bangga Natsu “Ciahahaha…!!, makanya jangan suzon dulu, sobat-sobat prajurit gadungan!!, hahahaha….” tertawa riang, tiba-tiba seorang mayor besar Team Black Aligator menembaki Natsu dengan senapan XM8-nya “Dededededededet….!!!” sampai habis pelurunya, pelurunya tepat mengenai kaki kiri Natsu “Crasshh!!”, jerit Natsu “Auuwwccchhh!!!, siapa yang menembakiku!!?” dengan suara yang kecil, dan sahut Mayor Goupal “Akulah Mayor Goupal yang tadi akan menghabisimu, Fairy Tail di tempat!, siapa namamu, pemuda jagoan api?, hahahaha” dengan berdiri gagah, dan gumam Natsu “Kau, Mayor Goupal, komandan besar Team Black Aligator korps SRG mereka kan?, yang memerintahkan menggenosidakan cabang Guild wizard Fairy Tail se-mancanegara benua Asia dan Eropa itu kan?, dan apa tujuan misimu menghabisi Guild kami, dan menyekap sembarangan terhadap kedua teman Guild kami!?” bertanya dan agak lemas karena kaki kirinya tertembak peluru, sahut Mayor Goupal lagi “Fufufu, benar kau Natsu…!, akulah komandan besar pasukan elit mereka!,  Guild wizardmu bukanlah Guild wizard biasa…, Guildmu itu Natsu, Fairy Tail semakin merajalela, semakin menebarkan musibah dan penghalang besar bagi korps special force SRG ku dan dunia global umat manusia!!” menjawabnya, dan balas kembali Natsu “Iya benar menurut benak hawa-nafsu ideologi politikmu sendiri, bapak komandan mayor!, bapak komandan sudah terkontaminasi ideologi HOAX dan Adu Domba Fillo McTrump beserta Guild Red Bullnya, dan para ideologi politikus setan SUPREMASI hukum negara berjubah AGAMA di tanah Indonesia si volunteer paslon 02 Pra-Sa* itu, sadarlah bapak komandan mayor…, pihak global United Nation sudah merasakan hawa panas yang mencengkram akibat ulah HOAX Fillo dan bapak komandan mayor…” dengan sikap hati dan kepala yang dingin,

Pra-sa* : Singkatan dari sebutan paslon 02 Prabowo-Sandi pada tahun 2019

  Ujar Mayor Goupal “Heuh!, pintar juga otak-mulutmu itu, Natsu-san…!, sesuai dengan wawasan yang realita dan nyata sesungguhnya…, Aku salute dengan ideologi imanmu dalam Kristus Yesus, Tuhan-Juruselamatmu itu… Mari kita lihat saja nanti siapakah yang menang dari antara kita berdua disini, tanpa ikut campur urusan debat paslon 01 Jokowi-Maruf dengan 02 Prabowo-Sandi di luar sana!!!” sambil berlari menghajar Natsu dengan jurus elemen Snow Dragon Punch-nya “Bats!” “Tap!, tap!, tap!, tap!”,

  Natsu pun menghindar dari kejaran pukulan Mayor Goupal karena taktik dalam menghadapi musuhnya, sambil mengingat suatu ayat alkitab Mazmur 3:2, 12:5, 18:38-39, dan 18:48 yang berbunyi “Ya TUHAN, betapa banyaknya lawanku! Banyak orang yang bangkit menyerang aku; Oleh karena penindasan terhadap orang-orang yang lemah, oleh karena keluhan orang-orang miskin, sekarang juga Aku bangkit, firman TUHAN; Aku memberi keselamatan kepada orang yang menghauskannya. aku meremukkan mereka, sehingga mereka tidak dapat bangkit lagi; mereka rebah di bawah kakiku. Engkau telah mengikat pinggangku dengan keperkasaan untuk berperang; Engkau tundukkan ke bawah kuasaku orang yang bangkit melawan aku. yang telah meluputkan aku dari pada musuhku. Bahkan, Engkau telah meninggikan aku mengatasi mereka yang bangkit melawan aku; Engkau telah melepaskan aku dari orang yang melakukan kelaliman.”, saat Mayor Goupal hendak memukulkan pukulan naga saljunya ke arah Natsu, selalu tidak tepat mengenainya walau hanya sehelai rambut saja “SIALAN!!, SIAPAKAH GERANGAN NATSU FAIRY TAIL SI JAGOAN RAMBUT MERAH MUDA INI!!?” di dalam hati, sedangkan kawan-kawan dari Strauss Family, Mirajane dengan jurus Algeria Satan Soul-nya, bersama kedua adik kandungnya, Elfman dengan jurus Beast Arm Stone Bull dan Lisanna memakai  jurus terbaiknya, Animal Soul Bird, juga satu adik laki-laki sepupunya, Zhou dengan jurus andalan terbaiknya, yaitu Shaolin Soul Twisted Stick-nya berjalan menuju tempat bangunan garasi mobil kendaraan militer SRG Team Black Aligator cabang Jepang, saat ada dua oknum SRG Team Black Aligator, satu perwira berbaret jingga, dan satu prajurit bintara berseragam loreng layaknya serdadu perang sedang ngobrol-ngobrol merencanakan penggenosidaan cabang Fairy Tail di seluruh Jepang ingin menuju ke posisi persembunyian keempat Strauss Family ini “Blaa…, blaa…, blaa…”, terus Husain Lee mengendap-ngendap di lantai atas sambil mengarahkan posisi tembaknya kepada salah seorang prajurit bintara tersebut, dengan memakai jurus Requip Guns British Air Force berpakaian rompi bahan lapang loreng tentara, bra ukuran 40 warna ungu dan kuning, bercelana super pendek chinno hitam, bersepatu lapang hitam dan berkaos kaki hitam panjang se-paha, serta memakai sniper rifle Barrett 50 Caliber, lalu “Dor!”, matilah si prajurit bintara SRG tersebut dan kaburlah si perwiranya menuju ke ruangan lain “Tap..!, tap..!, tap..!”, disinilah keempat adik Husain Lee sesama Strauss Family terkejut “Wow hebatnya!!, siapakah gerangan yang menembak pasukan musuh!?”, kemudian Husain Lee turun dari lantai atas “Tap!”, dan keempatnya pun terkagum “Wow...!, Lee-chan, kakak kami mahirnya bermain elemen Requip senjata-senjata layaknya Erza dan Bisca, serta Angel Soul & Take Over layaknya kami pula!” bersalaman, dan sahut Husain Lee kepada keempatnya “Ara…, ara… Kalian juga hebat!, telah datang ke Jepang tanpa proses waktu yang lama!” tersenyum senang, balas Mirajane “Ara..., ara... Lee-chan! Kami dengan jurus teleportnya kekasihmu itu, Freed-sama…!” bercanda dengan bukti yang realnya, sorakan keduanya, Elfman dan Zhou “Cie…! Lee-chan pede kate ama Freed-sama!!” bercanda, tawaan Lisanna “Ahahaha….” bercanda pula, lanjut lagi soal pertarungan sengit antar Natsu si jagoan naga api dengan Mayor Goupal jagoan naga salju, gertak Mayor Goupal “Dasar lelaki naga api pengecut!!!, katanya pemberani kau dalam Guildmu disitu saat menantang Guild orang lain...!!?, masak hadapi salju beginian saja kok kabur!!?, ini belum seberapa dibandingkan dengan apimu itu, PINKY!!!” sambil mengenakan jurus keduanya, Snow Make Gatling Gun-nya “Dedededet…..!!!”, tanggap Natsu “Ciahahaha…!!!, apalagi kalau bapak komandan mayor menikmati jurus api di kedua tangan gue ini, sudahlah jangan sok belagak yah….!!?” memakai jurus api Karyu No Tekken ke arah Mayor Goupal “Baaammmfff….!!!!”, dan terjadilah adu kekuatan antara api dengan salju, siapakah yang akan menang?.

   Pada tempat yang berbeda, kelompok Laxus tetap bertahan dalam serangan pasukan elit SRG ini, ujar Laxus dengan memakai jurus Lightning Storm-nya “Makan nih naga petir gua!!, gua jejelin tah ke otak kalian-kalian teroris cap pasukan elit!!” ke arah semua pasukan elit yang mengepungnya “Brzzzttt!!!” “Blaaarrr!!!”, Alzack dan Bisca segera memakai jurus Dual Kriss Super V. “Laxus-san…!, jangan lupakan kami juga, brother!” menembakan ke arah mushnya “Dedededet…!!!”, tak lama kemudian ada serangan helikopter Apache yang hendak merudal dan menghujani mereka, kelompok B Fairy Tail dengan gatling gun helikopternya “Fyung!, fyung!, fyung!” “Derererereret!!!!”, titah Alzack “Laxus, Bisca, Rogue! Berlindung!!” mengumpat di tumpukan karung berisi tanah, mereka berempat segera berlindung dari serangan helikopter tempur SRG tersebut “Syut!” “Dererereret!!!!”,

   Kelompok A yang dipimpin oleh Bambang, mereka menghadapi serangan machine gun anti aircraft ZPU-4 “Jejejejejeje….!!!”, ujar Juvia “Ukhhh…!, mereka sangat kuat dan licik!” bersembunyi di balik truk tentara, lanjut Freed “Iyalah…, mereka sangat lengkap dengan persenjataannya, agak sulit kita menghabisi mereka sekaligus!”, komen Gray “Kita tak usah buru-buru, yang penting Husain Lee dan Gajeel sudah terselamatkan…” dengan memakai jurus Ice Make Bazooka-nya, balas Erza dan Kagura “Siip!, kalau begitu yang si machine gun urusan kami berdua!” dengan memakai jurus pedangnya masing-masing “Sring!”, tanggap Freed dan Gray “Iya hati-hati kalian berdua…!, semoga sukses selalu”, kemudian Erza dan Kagura segera memasang bom C-2 pada bagian belakang kedua personil SRG si penembak ZPU-4 tersebut “Bip!, bip!”, seterusnya “Blaaarrrr!!!!”, sorakan Juvia “Horeee!!!, akhirnya…” berjalan mendekati Erza, dan ujar Gray, Bambang, dan Freed “Si machine gun telah modar juga, hehehehe…” berjalan mendekati Kagura, Gajeel masih melanjutkan pertarungan antara dirinya dengan segelintir pasukan SRG Team Black Aligatornya, jerit Gajeel “Jangan samakan gua dengan para penjahat Carpar Arm Gangster Corporation itu, pasukan korps gadungan!!!” dengan jurus Tetsyuryuken selain Tetsyuryukon yang ia miliki “Sring!, sring!, sring!”, kembali lagi ke pertarungan Natsu dengan Mayor Goupal di bunker rahasia Korps SRG,

  Pertarungan tersebut semakin memanas, Mayor Goupal pun mengeluarkan jurus terbarunya “Memangnya cuma kau saja Natsu yang bisa mempunyai kekuatan wizard naga pembantai, hah!!?, tak usah anggap remeh gua!!!, gua juga punya kekuatan wizard naga pembantai sepertimu, Natsu…! SNOW MAKE GATLING GUN!!!” memakai jurus maut Snow Make Gatling Gun-nya “Dededededet….!!!!”, saat ini Natsu terkena efek serangan dari jurus Snow Make Gatling Gun Mayor Goupal “Uwaakkhh!!”, tawa jahat Mayor Goupal “YOU CANNOT RUNNING, NATSU DRAGNEEL!!!, UWAHAHAHA!!!” sambil menembakan jurus maut tersebut “Dedededet!!!!!”, dan ia segera mengejar Natsu dengan jurus Death Snow Finger Destructor “Wuk!”, “Krak!, krak!, krak!”, ternyata Natsu berhasil meloloskan diri dari kejaran jurus tersebut “Syut!”, Natsu pun langsung mengeluarkan Karyu No Tekken nya lagi “Blam!, blam!, blam!”, tetap saja berhasil dihindarkan oleh lawannya”Syut!”,

  Kali ini Mayor Goupal berhasil tepat mengenai Natsu dengan jurus Death Snow Finger Destructor nya lagi pada bagian kaki kirinya “Crasshh!!”, jerit Natsu “Uwaahhh!!, cepatnya kau bapak komandan mayor!?” terluka sedikit, balas Mayor Goupal “Menghindar sajalah kau, naga api!!, tunjukanlah kekuatanmu, PINKY!!! DIMANA SEMANGATMU YANG TADI!!?, NAGA API!!” memakai jurus Snow Punch pada tangan kanannya “Buff!”, Natsu tak segan-segan memakai jurus Guren Bakuenjin tepat mengenai Mayor Goupal “GUREN BAKUENJIN!!, makan nih api gua, bapak komandan mayor!!!”, kemudian sang komandan Mayor Goupal pun terpental jauh oleh jurus api Natsu ini “Buaakk!!!”, jeritan kesakitan komandan Mayor Goupal “Uwaaaaakkkhhh!!!” dan teparlah ia di tempat!, kata Natsu “Huff!, akhirnya beres gua!, sekarang gua tunggu orang ini, apakah sudah mati atau masih hidup!?, ciahahaha…”,

   Lucy bersama dengan Rogue dengan seksama menyatukan kekuatan guna menumpas kekuatan pasukan elit SRG Team Black Aligator, komen Lucy “Mereka kuat-kuat sekali, yaa Rogue!?” berlindung di balik sebuah panser BTR yang telah diledakan oleh Bisca, terus balasan Rogue “Yes do it, Lucy! Belum juga kita hadapi tank baja disini, mereka mudahnya menembakan meriamnya ke arah kita!” sambil menembakan machine gun turret yang ada di panser BTR itu “Dedededet!!!”, saat inilah Lucy memakai jurus Zodiak Taurus guna menghancurkan tank baja tersebut “Ctak!”, “Tang!, tang!, tang!” “Syut!” “Blaaarrr!!!”, dan Rogue dengan jurus Naga Bayangan menghabisi semua pasukan elit yang menembaki tanpa henti terhadap Guild wizardnya “Uwooooo…!!” “Bat!, bat!, bat!, bat!” “Kyaaaaaahh!!!” “Ratatatatata!!!” “Grenade!!!” “Bwoosshh!!!”, lalu pada tempat penyimpanan kendaraan khusus pasukan elit SRG Team Black Aligator, para Strauss Family tetap kompak dalam menyatukan kekuatan wizard mereka saat bertempur, laporan salah seorang personil Team Black Aligator “Taking fire need assistance!!, tolong datangkanlah pasukan bantuan!!, kami dalam bahaya!!, habisi semua para wizard keras kepala di wilayah markas kami!!, pada koordinat 6,2!!” dengan radio gendongnya, dan seorang ini pun dihabisi oleh Zhou dan Elfman “Buk!, bak!” “Uwaakhh!!”,


   Tak lama kemudian pasukan elit bantuan pun segera datang dari arah selatan menuju ke markas penyimpanan kendaraan elit SRG Team Black Aligator ini “Vruuummm….!!!”, dengan 4 unit jeep Humvee, 3 unit truk, dan 2 unit panser BTR, dan para Strauss Family ini segera kabur menuju ke jalan bawah tanah “Tap!, tap!, tap!”, sesampainya pasukan elit ini di lokasi, banyaknya para korban perang berceceran dan mereka langsung mengerahkan pasukan medis untuk menarik mundur korban perang ini, dan pasukan bersenjata lengkap segera memeriksa jalur bawah tanahnya “Tap!, tap!, tap!”,  ternyata para Strauss Family ini telah kabur dari tempat lokasi, kemudian sang komando letnan pun memberi titah kepada pasukan bawahannya “Tiap anggota Team Black Aligator bersama saya…, silahkan menyelusuri pintu keluar jalan bawah tanah ini!, jangan sampai para bajingan Guild wizard Fairy Tail itu lolos dari kejaran kita!, dengan memakai mobil jeep Humvee dan truk!”, sahut pasukan bawahannya “Siap komandan!” sambil berjalan menuju kendaraannya.

  Di ruang bunker, Natsu terkejut dengan keadaan Mayor Goupal yang terbangun dari pingsannya “Uwahahaha…!, kekuatan Guren Bakuenjin-mu itu, Natsu… Belum seberapa di hadapan pertahanan tubuhku ini!, hahaha….” sambil bangun untuk berdiri “Grab!”, ujar Natsu “Bapak komandan begitu bangganya yaa… Itu jurus apa bapak komandan, merasa tidak mempan dengan jurus saya?” kebingungan, balasnya “Ini jurus Anti Ammo Clothes, cowok pinky…!, gua merasa hanya cuma disentil bocah kecil saja oleh jurus naga api lemahmu itu, nak!, sudah cukup...!?” dengan angkuhnya, Mayor Goupal langsung berambisius menghajar Natsu dengan jurus Snow Make Dual Stick-nya “Bats!”, Natsu terus mengelak dengan mudah “Syut!, syut!, syut!”, komentar Mayor Goupal “Pintar sangatnya kau menghindari jurus naga saljuku, Natsu cowok pinky!” menghantamkan jurusnya itu, ucap Natsu “Hahaha…, aku juga mengakui kehebatan jabatanmu, bapak komandan!, tetapi bapak komandan mudahnya dibodohi oleh siasat adu domba dan politik HOAX Fillo si mantan paksaan Guild Red Bull!” menangkis serangannya, ujar Mayor Goupal “Kata-kata yang indah dan menakjubkan!!” menendang Natsu beberapa kali ke arah tumpukan kotak senjata tersebut “Duak!, duak!, duak!”, jerit Natsu “Celakalah aku, Tuhan! Betapa hebatnya komandan mayor ini!” terpental pula “Krosak!”, dan jerit titah Mayor Goupal “Hehehe…!, akan kuhukum kau, Natsu cowok pinky!!, seluruh daging, sendi, kulit, dan tulangmu akan kupisahkan satu per-satu, seperti kambing bakar cincang!!” dengan lumayan berdarah-darah akibat jurus Guren Bakuenjin yang dimiliki Natsu. Para Strauss Family ini sesampainya menuju ke pintu keluar jalur bawah tanah tersebut, tiba-tiba ada beberapa gelintir pasukan elit yang menghadang pintu keluarnya dengan menembakan senapannya “Ratatatatata!!!”, gagasan para personil Team Black Aligator “Go, go, go Black Aligator!!, habisi Fairy Tail itu!!, jangan sampai ada satupun orang yang berhasil lolos!!” dengan radio command-nya, kemudian Husain Lee menembakan sniper Barrett Caliber 50-nya “Dor!, dor!, dor!”, Zhou menghajar musuhnya dengan jurus Shaolin Soul Cycling Foot Kungfu-nya “Stap!” “Wuk!” “Buakk!!”, Mirajane dengan jurus Satan Soul Sitri yang ia punyai “Sring!, sring!, sring!”, Elfman memakai jurus Beast Soul Weretiger kepada musuh-musuhnya “Duak!, duak!, sring!”, lanjut Lisanna memakai jurus Animal Soul Cat saat mencakar lawannya “Sring!, sring!, sring!”,

   Lanjut lagi di ruangan bunker, Natsu teringat akan semua teman-teman guildnya yang selalu menguatkan hati dan imannya saat di dalam mimpi pingsannya “Natsu…!, waktumu masih sangat panjang, lihatlah jurus naga apimu itu!?” (Gray dan Juvia), “Keep strong for everyone, Natsu-san…!” (Lucy, Levy, dan Wendy), “Never retreat!, never give up, Natsu…! Kau lelaki pinky sejati Fairy Tail kami!” (Erza, Mystogan, Cana, dan Makarov), “Bangunlah wahai kau lelaki biggest strong, Natsu!” (Keempat Raijinshu Fairy Tail), seterusnya ia terbangun dari pingsannya dengan memegang sebuah bom C-2 dan jurus apinya “Bamf!”, dengan berteriak “RAIENRYU NO GEKITETSU….!!!” dan Mayor Goupal pun segera menangkisnya dengan jurus naga salju berpistolnya “SNOW MAKE ENERGON PISTOL!!!” reaksi jurusnya “Vlaaammmm….!!!, Duar!, duar!, duar!, duar!”, keduanya terpental jauh “Fyuuungg….” “Pat!, pat!”, namun Mayor Goupal tetap saja masih kuat walau badannya sudah bercucuran darah “Naa… Natsu…!, bajingan kau cowok pinky!!!, berani-beraninya kau memakai jurus naga api Raienryu Gekitetsu itu!!!” sambil menodongkan pistolnya, ujar Natsu “Cihahaha…!!, makasih banyak bapak komandan atas pujianmu itu, hehe…!!, bapak komandan tetap memakai jurus Anti Ammo Clothes itu kan?” agak tepar akibat ledakan bom C-2 di tangannya yang disatukan dengan jurus apinya, ucap Mayor Goupal “Kau tak perlu menanyakan hal itu kembali!?, kau sendiri sudah mengetahui tentang jurus-jurusku ini!!, diamlah dan uruslah dirimu-sendiri!, kau beraninya memakai cara curangmu itu, dengan sebuah bom C-2 pada tangan kananmu saat bertarung denganku!, kau sudah gagal Natsu!” menodongkan pistolnya, komentar Natsu “Hahah sombong sekali bapak komandan!?, bapak komandan juga memakai pistol!, bapak sendiri curang pula sama denganku!” tertawa girang saat agak tepar, ujar tanya Mayor Goupal “Natsu…!, apa kau tidaklah menyesal dengan pertarungan ini?, kau berusaha ikut campur dengan urusan pasukanku dengan Gajeel si bokong naga besi tua dan Husain Lee si dewi malaikat mantak keras kepala tersebut!!, minggirlah dirimu dari sana!!, menyerahlah kau sekarang….!!” menodongkan pistolnya ke arah Natsu,

   Tanggap Natsu “Menyerah!?, orang yang membela kebenaran dalam Tuhan itu, tidak mudah dihasut untuk menyerah, apalagi oleh propaganda HOAX Fillo, sekalipun berkedok tauadan jubah agamis, kami memang sudah biasa difitnahkan segala yang jahat oleh para pembesar-pembesar sepertimu, bapak komandan…!, bapak komandan mudahnya percaya berita palsu Fillo yang selalu menebarkan kebencian kepada Guild kami karena dendam pribadi…, yaa jadilah orang berpangkat macam bapak komandan tercuci otak demi karir uang, modal militer, tahta senang menginjak hak asasi manusia demi kepentingan diri dan kaummu sendiri….” dengan santai walau agak tepar, mendengar ucapan Natsu tersebut membuat Mayor Goupal malu, ia tak segan-segan mengancungkan pistolnya “Krik!, krik!”, dan menembakan dirinya sendiri “Dor!”, matilah ia dengan menggenaskan, di tempat “Bruk!”.

  Kawan-kawan kelompok A berhasil menjatuhkan helikopternya dengan memakai jurus elemen Ice Make Bazooka kepunyaan Gray juga jurus Andromeda Tackle dan Steel Bone milik Bambang yang disalurkan melalui sebuah ketapel dan batu pepohonan, Bambang bergaya layaknya seorang Arjuna “Fyung…!!!” “Fyung…!!” “Duar!!” “Blaaarrrr!!!”, seterusnya helikopter tersebut akan jatuh ke arah timur laut, entah di mana jatuhnya “Rurururu….”, ujar Gray “Huh…!!, akhirnya helikopter musuh berhasil dihalau juga…” bersenang hati, lanjut Erza, Juvia, dan Kagura “Iya juga Gray-sama…, kita jadi mudah menumpas musuh yang di darat”, tak lama kemudian Natsu segera datang di hadapan mereka, sapa Natsu “Hello semuanya…!, kalian masih kangen dengan aku kan?” kecapaian, jawab sapaan semuanya “Iya Natsu…, kamu habis ke mana saja?” merangkul pundaknya, dan balas Natsu “Aku habis bertarung melawan Mayor Goupal, lumayan dia tidak bisa dikalahkan oleh semua elemen manapun…!”, kejut semuanya “Memang iyatah, Natsu…?”, balas Natsu lagi “Iya temanku…!, dia sangat kuat, dia sang naga salju pembantai, kuatnya melebihi Vermicelli, Laxus, Hasan Braun, dan Elfman…!, kalau bertarung dengan jurus naga apiku saja gagal…” merangkul teman-temannya,

   Tanya Freed dan Gajeel “Lalu nasibnya si Mayor Goupal berhasil dikalahkan pakai jurus naga apimu nggak?” penasaran, jawab Natsu “Tidak Gajeel, Freed… Dia mengakhiri hidupnya sendiri saat udah kena jurus Guren Bakuenjin gua, brother…!, dia lebih suka mencabut nyawanya sendiri dibandingkan dengan aku yang menghabisinya…”, dan teriak canda Bambang “You don’t say, Natsu…!!” menepuk bahunya, ujar canda Natsu pula “Cie…, apaan sih, Bambang…!?, jagoan Gatot Kaca…!” menepuk bahunya pula, balas Bambang “Ya iyalah, Natsu… Dimana-mana musuh itu kalau sudah terdesak lebih memilih jalan bunuh diri ketimbang dibunuh musuh lainnya, sob…!” tertawa kecil, dan tanggap Kagura “Benar juga sih katamu, Bambang… Seperti tentara Jepang pada zaman perang dunia II dahulu…” berjalan bersama dengan cepat meninggalkan lokasi perangnya, lanjut Erza dan Gajeel “Itulah namanya penjahat perang, iya nggak!?” berjalan cepat, jawab semuanya “Yes do it, Erza…, Gajeel…” berjalan cepat pula,

  Sedangkan Fillo yang kerjaannya cuma mengadu dombakan Fairy Tail dengan SRG, ia sangat geram dengan hasil kemenangan Fairy Tail atas Team Black Aligator dan komandan atasannya, Mayor Goupal yang telah bunuh diri di bunkernya, geram Fillo “Sulit dipercaya!!, rupaya semua anjing-anjing liar Fairy Tail itu berhasil memenangkan peperangan tersebut!!?” sambil membanting sebuah buku “Buak!”, kemudian ia melihat lagi dari kamera pemata-mata dari topeng salah seorang Carpar Arm bahwa Toshi berhasil dihabisi oleh Mamoru dari SRG Team White Lion saat mengaktifkan bom C-4 di suatu cagar alam di Chechnya,


XII

Recovery

   Hal tersebut membuat ia teringat dengan masa pembubaran cabang Guild wizard Red Bull di tanah Indonesia tahun 2014 yang lalu oleh kebijakan pemerintahan bapak presiden Joko Widodo dan bapak wakil presiden Jusuf Kalla, lalu ia membuat video pernyataan balas dendam pribadi dan ancaman pembunuhan kepada pemerintahan presiden Joko Widodo khususnya untuk bangsa Indonesia, dengan berbagai macam kata-kata yang tidak pantas ditirukan!, saat ia melakukan itu, secara singkat ia berhasil dihabisi oleh Team White Lion, seluruh anggota gang Carpar Arm yang di dalam pun pada menyerah dan berhasil ditangkap, ada pula yang dieksekusi mati karena tidak mau menyerahkan diri dan tetap melawan titah komandan jendral besar Korps SRG disini.

   Komentar Mirajane usai menumpas pasukan elit yang mengepungnya dari luar jalur bawah tanah “Hidup selalu Fairy Tail!, hehehe…!!” dengan berpakaian yang sudah agak rombeng akibat perang adu domba, balas Husain Lee “Inilah kemurahan Tuhan yang tercurahkan bagi juniorNya yang mengikuti kebenaran, macam yang dikatakan dalam kitab Ulangan 20:1-4 berbunyi “Apabila engkau keluar berperang melawan musuhmu, dan engkau melihat kuda dan kereta, yakni tentara yang lebih banyak dari padamu, maka janganlah engkau takut kepadanya, sebab TUHAN, Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir, menyertai engkau. Apabila kamu menghadapi pertempuran, maka seorang imam harus tampil ke depan dan berbicara kepada rakyat, dengan berkata kepada mereka: Dengarlah, hai orang Israel! Kamu sekarang menghadapi pertempuran melawan musuhmu; janganlah lemah hatimu, janganlah takut, janganlah gentar dan janganlah gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai kamu untuk berperang bagimu melawan musuhmu, dengan maksud memberikan kemenangan kepadamu.”, Kita memang seperti Singa Yehuda…!” sambil memakai jurus Requip yang berpakaian hampir minim menuju ke pakaian gaun khas wanita Vietnam yang lebih sopan, pada akhirnya semua member Guild wizard Fairy Tail berhasil meloloskan diri menuju ke kota Magnolia kembali, dengan jurus Teleportnya Freed “Cziiuuuttt!!”,

   Sesampainya pada kota Magnolia, di Serikat Fairy Tail, mereka-mereka ini bisa kembali beristirahat di cafenya Mirajane sambil menunggu panggilan dari pemerintah negara kerajaan untuk menghadiri pemulihan hubungan baik Fairy Tail - SRG yang telah dirusak oleh Fillo sang mantan Guild Red Bull “Blaa…, blaa…, blaa….”, dan panggilan dari pemerintah negara kerajaan tersebut pada esok harinya, waktu pagi hari, di dalam mobil Toyota Alphard hitam, tanya Natsu dan Gray “Sekarang kita mau kemana yaa, Erza-san…, apakah kita ada suatu panggilan dari pemerintah?” penasaran, jawab Erza “Iya Natsu, Gray… Kita hendak ada pertemuan pemulihan hubungan baik Guild kita dengan korps pasukan elit mereka yang kemarin…!”, lanjut Lucy “Yaa semoga hubungan kita dengan mereka kedepan terpulihkan dan konflik tersebut tidak akan terjadi lagi yang kedua kalinya…”, sahut ketiganya “JanjiNya Ya dan Amen…!” dengan semangat yang penuh, pada pagi ini hubungan Fairy Tail - SRG yang sempat rusak pada hari kemarin pun dapat dipulihkan kembali, pemerintah negara kerajaan Fiore merasa puas karena keputusan pemerintah global United Nation tentang pelengseran Korps SRG Team Black Aligator secara resmi, lalu kemudian para member Guild wizard ini bisa menikmati liburan panjang musim panas di kota Magnolia.


                                                          TO BE CONTINUED….



Kalau mau feed back cerita fanfic Fairy Tail gue ini, buat meilhat cerpen fanfic Fairy Tail yg lebih lengkap, silahkan add gue di website : https://www.wattpad.com/user/HusainUmar612


Minggu, 16 Juni 2019

Fairy Tail Apocalypse II Part 2

    Malam harinya, jam 19:20 malam, kedua Guild wizard ini menginap di suatu villa yang megah dan luas di dekat Danau Galilea, seluruh biaya pembayarannya dibayarkan oleh pihak traveling, sponsor, dan kedua tour guidenya, tinggal kedua Guild wizard ini menikmati saja betapa indahnya fasilitas suatu villa ini dengan nyaman dan bisa beristirahat dengan tenang, Natsu, Gray, Erza, Lucy, Gajeel, dan Juvia melaksanakan permainan bilyard, dan ternyata yang memulai permainan bilyard itu ialah Gajeel, menurut undiannya, oceh Gajeel “Siap-siap…, go!”, bola yang ada di meja bilyard tersebut dipukulkan “Plok!”, ternyata Gajeel kurang beruntung, ujar Gajeel “Yah…, gue gagal…”, yang kedua Erza, dan ternyata Erza sangat beruntung “Plok!”, sorak Erza “Hore…!, semua bolanya masuk!, hoki gue…!” dengan bangga hati, yang urutan ketiga jatuhnya kepada Natsu, ujar Natsu “Semoga aku beruntung, Tuhan… Kalau seandainya kalah juga tak apa-apa” di dalam hati, saat Natsu memukuli bola dengan tongkat bilyardnya “Plok!”, Natsu lah yang paling beruntung, dan scorenya mencapai 200, ucap Natsu “Puji Tuhan…” dalam hati, dan kelima temannya terkagum “Wow…!, Natsu hebat yaa…?, mantap” bertepuk tangan, keempat jatuhnya kepada Lucy “Plok!”, ternyata belum berhasil memasukan bola-bolanya kepada lubang sasaran, ujar dan gumam Lucy “Wah…, aku kalah permainan”, sorak semua temannya “Sabar Lucy…, tetap semangat!”, Juvia kena undian nomor urutan kelima “Plok!”, dan ternyata masih saja belum berhasil kedalam sasaran, kata Juvia “Aku kalah bukanlah suatu masalah, entar aku coba lagi!”, tanggap Erza “Yap betul, Juvia…! Kalah atau menang bukanlah hal yang ekstrim, itu hal yang biasa…”, urutan yang keenam, ialah Gray si Pembunuh Demon Es, ia bersemangat dalam menjalankan permainan ini “Plok!”, walau saat ini ia mesti menerima kekalahan dalam bermain bilyard tersebut, ujar Gray “Yehe… Gue kalah main bilyard, yang menang hanya Natsu dan Erza” bercanda, dan sahut Erza “Ini kan namanya permainan, Gray… Belum tentu aku dan Natsu selalu menang terus-terusan…”, lanjut Juvia “Tetap semangat terus yaa Gray…!”, sahut Gray kembali “Oke thanks!” kepada teman-temannya. 

  Sedangkan kelima Guild member Mermaid Heel ini sangat asyiknya menonton film favoritnya yang digemarinya, ialah Viva JKT48. Mereka-mereka ini menonton film bersama, di dalam kamar tidur villanya bareng dengan Bu Aisha, lalu tanya Bu Aisha “Ini film buatan bangsa mana nih, teman-teman?”, terus kelima Guild member Mermaid Heel disini menjawabnya “Dari Indonesia, ibu…!”,  ujar Bu Aisha “Indonesia juga merupakan bagian dari bangsa Macan Asia, seperti China, Jepang, Korea, dan negara-negara maju lainnya menurut Bu Aisha sih…” sambil memakan pop corn, ucap Kagura “Yaa bisa jadi benar…, soalnya semenjak Pak Joko Widodo jadi presiden negeri tersebut, Indonesia pun turut berubah tingkat kemajuannya, menjadi banyak fasilitas ekonomi yang lancar, dan semacamnya…” sambil tiduran.  Di area lapangan bola, para lelaki Fairy Tail, seperti Laxus, Freed, Bickslow, Bacchus, Zhou, dan Jet dan para lelaki dari fans setia Mermaid Heel sedang mengadakan agenda permainan Sepak Bola Baju Gamis Arab, anggota tim A ialah Laxus, Zhou, dan Bacchus, sedangkan tim B beranggotakan Freed, Bickslow, dan Jet, sekarang yang masuk sampai Goal ternyata dimenangkan oleh tim B 1-1, karena pada jam 19:24 malam dimenangkan oleh tim A 1-0, sekarang telah memasuki babak seri, kali ini semua peserta Sepak Bola Baju Gamis Arab semakin serius, titah Laxus sebagai keeper tim A “Zhou…, Bacchus… Yang serius yaa, main bolanya”, sahut Zhou dan Bacchus “Yes, Koko Luxus….!” dengan ancungkan jempol keatasnya, tim B pun juga melakukan hal yang sama, titah Freed sang keeper tim B pada permainan ini “Bickslow…, Jet… Kita mesti lebih serius lagi”, sahut balik Bickslow dan Jet “Yes we’re stand it, Freed-sama….!” menepuk pundak Freed, 

   Hari minggu telah tiba, usai semalaman yang jatuh tepat pada hari sabtu, pagi hari mereka menjalankan suatu kegiatan ibadah pujian dan penyembahan di lapangan bola pada halaman rumah villa Danau Galilea sambil berolahraga senam pagi, dengan memakai lagu yang berjudul Hai Mari Berhimpun yang dinyalakan dari sound systemnya. 

Hai mari berhimpun
dan bersukaria
turut semua ke Betlehem
marilah pandang Tuhan bala sorga
sembah dan puji Dia
sembah dan puji Dia
sembah dan puji Dia
yang raja

bernyanyilah kamu tentara malaikat
turutlah bernyanyi manusia
pujilah Tuhan juru selamat dunia
sembah dan puji Dia
sembah dan puji Dia
sembah dan puji Dia
yang raja

marilah pandang Tuhan bala sorga
sembah dan puji Dia
sembah dan puji Dia
sembah dan puji Dia
yang raja
sembah dan puji Dia
sembah dan puji Dia
sembah dan puji Dia
yang raja (dialah raja)

  Pada yang kedua kalinya, kedua Guild wizard ini ingin menyanyikan lagu berbahasa Inggris aslinya, yaitu lagu Hosanna In The Highest, dan itupun hasil kesepakatan yang dilakukan secara bersama tanpa individualisme.

Hosanna, Hosanna
Hosanna in the highest
Hosanna, Hosanna
Hosanna in the highest

I see the king of glory
Coming on the clouds with fire
The whole earth shakes, the whole earth shakes, yeah

I see His love and mercy
Washing over all our sin
The people sing, the people sing

Hosanna, Hosanna
Hosanna in the highest
Hosanna, Hosanna
Hosanna in the highest

I see a generation
Rising up to take the place
With selfless faith, with selfless faith

I see a near revival
Staring as we pray and seek
We're on our knees, we're on our knees

Hosanna, Hosanna
Hosanna in the highest
Hosanna, Hosanna
Hosanna in the highest

Heal my heart and make it clean
Open up my eyes to the things unseen
Show me how to love like you have loved me
Break my heart for what breaks yours
Everything I am for your kingdom's cause
As I walk from earth into eternity

Hosanna, Hosanna
Hosanna in the highest
Hosanna, Hosanna 
Hosanna in the highest
Hosanna in the highest
In the highest
In the highest
Hosanna, Hosanna in the highest


   Usai senam pagi dari jam 06:00 - 07:00, seluruh member kedua Guild wizard ini langsung menjalankan aktivitas lari pagi atau jogging di sekitaran lingkungan rumah villa itu dan lingkungan Danau Galilea, dengan berpakaian olahraga yang sesuai “Tap…!, tap…!, tap…!, tap…!, tap…!, tap…!”, sorakan gembira Natsu “Hihihi… Sudah lama kita tidak berolahraga lari bersama yah?” sambil jogging, sahut Hasan Braun dan Pak Ikhwanudin “That’s all right, Natsu… Makanya kita mulai berolahraga itu, yaa sekarang…!” berjogging pula, ucap Natsu “It’s okay bro..!” dengan kecepatan larinya yang lumayan kencang, dan ajakan Natsu kepada Happy “Hoi Happy…!, kita berdua balap semuanya peserta jogging yang di depan kita, hahahaha….!!” sambil berlari kencang, sahut Happy “Aye!” sambil terbang dengan sayapnya, akhirnya Natsu segera membalap semua peserta-peserta jogging lainnya, dengan jurus elemen api Guren Bakuenjin sambil berlari kencang pula “Tap!, tap!, tap!, tap!, tap!”, dan hal ini membuat seluruh peserta pada tercengang, cengangan Erza “What the… Mengapa si Natsu terburu-buru amat yah!?” sambil jogging dengan santai, balas Bambang dan Risley “Hahaha... , mungkin dia kebelet pingin buang air kali?”, tanggap Bu Aisha “Ehehe…. Kalau kita semestinya jalani dengan santai, relax, dan teratur, memangnya orang yang lari tunggang langgang itu, Natsu si Fire Dragon Slayer itu kan….” berjogging dengan santai, ucap Erza “That’s all right, madam…!, dia teman se-Guild wizard kami” sambil berjogging santai pula. Pas jam 06:55 pagi, sesampainya di rumah villa Danau Galilea, si Natsu terkulai lemas karena candaannya sendiri, titah Natsu “Uhh… Aku mual, Happy…, bisakah kau tolong ambilkan aku se-kantong tas papyrus di tasku?”, ucap Happy “Aye!” sambil mengambilkan se-kantong tas papyrus, kemudian Natsu mengarahkan mulutnya ke lubang tas papyrus tersebut, dan… “Huweeeekkkk…..!!”, lalu saat memasuki waktu jam 07:00 pagi, peserta jogging lainnya telah berdatangan kembali, terus tanya Bu Aisha kepada Natsu “Hello Natsu-san…!, mengapa engkau lemas seperti ini?, kamu habis lari-larian ama Happy yaa….?” dengan empati, jawab Natsu “Tadi waktu itu aku bareng si Happy hanya mengajak bercanda saja, Bu Aisha… Namun aku tidak kepikiran, bahwa ternyata akan seperti ini….” agak lemas, datanglah Pak Ikhwanudin menyarankan Natsu “Lain kali kalau ada jogging agenda seperti yang tadi, pelan-pelan saja, jangan terburu-buru yaa…. Soalnya kamu bisa kehabisan oksigen dalam otak dan pernafasan kamu, Natsu.... Tadi Pak Ikhwanudin lihat kamu pakai jurus apa tadi pas jogging?”, dan tanggap Natsu “Okay mister…!, gue ngerti, tadi aku pakai jurus Guren Bakuenjin buat balapan lari…!” keleyengan, 

  Saran Pak Ikhwanudin yang kedua kalinya “Nah lho, Natsu…, apalagi kalau sampai kamu pakai jurus Guren Bakuenjin saat olahraga jogging, sudah berapa banyak tenaga kamu yang kamu habiskan demi kehebatanmu sebagai seorang Guild wizard Magic Class S, kamu pastinya kehabisan oksigen itu, bro....”, tanggapan Natsu lagi “It’s okay mister!, sekarang sudah waktunya sarapan pagi yaa?” bertanya,  lalu jawab Pak Ikhwanudin “Iya bro Natsu…., sekarang kamu makan dulu sama teman-teman kamu dulu, pergilah makan supaya cepat sembuh…!” menepuk pundaknya, lalu ujar Natsu “Siap 86, Pak!” sambil berjalan menuju ke ruang makan. Lalu saat waktu memasuki jam 08:00 pagi, seluruh peserta touring dari kedua Guild wizard ini bepergian menuju ke Gunung Hermon, dengan menggenakan pakaian musim dinginnya, bagi yang laki-laki memakai jaket parkha lengan panjang, baju kaos, baju polo t-shirt, atau kemeja, sarung tangan musim dingin, dan celana panjang berbahan jeans, chinno, atau lapang, syal, serta memakai sepatu gunung, lalu bagi yang perempuan memakai jaket parkha lengan panjang, baju kaos beludru kerah tinggi, baju polo t-shirt, atau kemeja, sarung tangan musim dingin, syal, rok jersey panjang atau pendek, rok plisket jersey panjang atau pendek, celana legging musim dingin, dan sepatu gunung pula. Kedua Guild wizard ini sambil dikawal oleh satu unit mobil jeep Land Rover kepolisian Republik Serikat Israel, dengan menyalakan lampu rotator dan sirinenya “Wiuuuwww……”, 

  Ujar Gray saat melirik-lirik pemandangan alam di kawasan Gunung Hermon “Hello some friend…!, yup kali ini kami, Fairy Tail dengan yang di depan kami, Mermaid Heel ingin mendaki ke kawasan Gunung Hermon, but…. Gue juga belum tahu juga apakah Gunung Hermon bakal salju beneran atau tidak, gue ngga bisa pastiin 100%, dan kalian coba tengok di luar sana!, pemandangan alam Gunung Hermon dan jalanan mobilnya keren, macam di Jerman atau Perancis saja, bro…!” dengan nge-vlog lagi, 

   Pas jam 09:55 pagi menjelang siang, sesampainya di tempat wisata Gunung Hermon, saat berada di gerbang masuknya, tim kepolisian menjaga ketat tempat tersebut dengan senjata lengkap, berupa M4A1 Scope dan UMP45 Silencer, Pak Ikhwanudin membagikan tiket masuk kepada peserta touring yang pria, Bu Aisha membagikan tiket masuknya bagi yang kalangan peserta touring wanita, ucapan perhitungan Pak Ikhwanudin kepada Natsu dan Gray “Tujuh…, delapan…” membagikan tiket masuknya,  kalau kalangan yang wanita dibagikan oleh Bu Aisha “Tujuh…, delapan…” kepada Aranna dan Wendy, seterusnya waktu menunggu kereta gondola duduk yang lewat, karena saking cepatnya Natsu dan Lucy segera berposisi jongkok setengah duduk dengan cekatan, dan “Grap!”, kejut Natsu dan Lucy “Ooo…, ooo…, Oh My God!, wow…!, It’s so cool, dude!” agak berteriak, sehabis Natsu dan Lucy, giliran Bambang dan Risley yang duduk secara cepat di kereta gondola yang berjalan tersebut “Grap!”, dan sorak Bambang “Wow amazing, baby!, Ini kereta gondolanya agak cepat, yaa Risley…?”, sahut Risley “Yes do it, Bambang-kun!”. Di tengah perjalan menuju ke atas puncak Gunung Hermon dengan kereta gondola duduk, Natsu berkomentar “Hihihi… Agak adrenalin banget, Lucy…!, coba bayangkan kita terjebak di tempat bersalju seperti ini, wah pastinya horor juga, yank… Disini kadang suka ada serigala masalahnya” tertawa kecil, dan ujar Lucy “Iya Natsu…, menurutmu benar juga, disini suka ada serigala, tetapi nggak sebanyak di kutub utara juga, cowok… Kalau disini kan ada pasukan patroli jaga, Natsu….” memeluk Natsu, dan ujar Natsu “Yes girls!, so… Kita tak perlu khawatir tersesat ataupun takut diterkam oleh hewan buas, sekarang… Kabut dan awan putih menutupi sinar matahari, sehingga hanya angin dan gumpalan salju yang nampak di depan mata” memeluk Lucy pula agar tidak kedinginan “Pat!”. 

  5 menit kemudian, seluruh member dari kedua Guild wizard ini telah sampai berada di atas puncak Gunung Hermon, mereka ini bersama-sama dalam suatu ruangan penghangat badan yang sedikit kedap suara, titah Pak Ikhwanudin “Hayo semuanya…., yang Fairy Tail, yang Mermaid Heel, hangatkan badanmu sekalian di tempat ini, sebelum mulainya permainan Perang Bola Salju, hayo cepat, supaya tidak ada yang hipotermia….” dengan sikap ramah, sahut seluruhnya “Siap pak”, Usai menghangatkan diri, momen hiburan kali ini diadakannya permainan Perang Bola Salju yang diwasitkan oleh Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha, kedua Guild wizard ini dibagi dua team, team kuning dipimpin oleh Natsu, dan anggotanya Gray, Erza, Lucy, Juvia, Zhou, Lisanna, Kagura, Aranna, Millannia, Bacchus, Jet, Gajeel, Makarov, Romeo, Loke, dan Wendy, sedangkan team hijau dipimpin oleh Hasan Braun bersama anggotanya Freed, Bickslow, Laxus, Evergreen, Cana, Husain Lee, Mirajane, Elfman, Alzack, Bisca, Mystogan, Aquarius, Bambang, Risley, Beth, dan Levy. Titah penting dari Pak Ikhwanudin kepada peserta permainan “Selama dalam permainan Perang Bola Salju ini, peserta hanya diperkenankan dengan bola salju sebagai senjata tembak sasaran, tidak diperkenankan memakai senjata selain bola salju, main fisik, main omongan kasar, porno, dan jorok, serta kekuatan elemen wizard yang dimiliki oleh masing-masing perorangan demi permainan yang sportif….”, lanjut Bu Aisha “Yap!, jenis pelanggaran ringan : main omongan yang tidak sedap didengar, lempar ke kepala atau selain ke arah anggota tubuh yang ditentukan oleh kesepakatan wasit dan peserta, dikenakan kartu kuning, jenis pelanggaran berat : main fisik, memakai senjata selain bola salju yang direkomendasikan, juga main kekuatan bela diri elemen wizard, dikenakan kartu merah dan keluar dari permainan, paham…?”, sahut seluruh peserta permainan “Paham bapak-ibu…!”, aba-aba Pak Ikhwanudin “Sekarang berpencar, cari tempat persembunyian masing-masing, permainan dimulai!” sambil meniupkan peluitnya “Priiiitttt!!!”, team kuning bersembunyi di dalam suatu lubang goa yang tertutup oleh dedaunan berakar, sedangkan team hijau bersembunyi di pohon besar dan batu besar, satu-per satu segelintir anggota team berkeluaran, antara Kagura, Wendy versus Mystogan, Levy, dan mulailah seorang Levy melempari Wendy ke arah bokongnya “Bufff….”, dan peserta yang terkena lemparan langsung melepaskan kain syalnya dan diberikan kepada ketiga ras Exceed, seperti Happy, Carla, dan Lily Panther disinilah pertama kali bermain peperangan terjadi “Wuk..!, wuk..!, wuk..!, wuk..!”, Kagura berhasil mengenai Levy pada bagian kaki kirinya, “Bufff…”, Mystogan berusaha mengenai Kagura “Wuk..!, wuk..!”, dan kenalah Kagura oleh bola salju Mystogan itu “Bufff…”, 

  Usai Mystogan mengenai Kagura, ia terus berjalan menuju ke gua persembunyian team kuning “Tap…!, tap…!, tap…!”, namun saat ia ingin memasuki diri ke mulut goa nya, ia terkena bola salju oleh Gajeel dan Erza “Bufff.., bufff..”, lalu kedua anggota tim kuning ini segera berjalan keluar goa “Tap…!, tap…!, tap…!”, momen disinilah permainan ini terjadi “Baff.., baff..”, “Buff.., buff..”, “Baff.., baff..”, “Buff.., buff..”, Cana berhasil mengenai Romeo, Erza berhasil mengenai Cana, Gajeel berhasil mengenai Bickslow dan Evergreen atau sebaliknya, Loke berhasil mengenai Bambang, dan Bambang bersama Hasan Braun mengenai Millannia dan Jet, ataupun sebaliknya pula, Laxus, Mirajane, dan Elfman mengenai Zhou dan Lisanna, Zhou dan Lisanna tepat mengenai Laxus, Gray dan Juvia mengenai Mirajane dan Elfman, Husain Lee mengenai Gray, dan Juvia bersama Lucy, Aranna, dan Millannia untuk mengejar seorang Husain Lee “Syut..!, syut..!, syut..!”, kemudian tiga wanita team kuning ini berperang bola salju melawan Aquarius dan Bisca, kali ini Aquarius memakai cara curang, yakni bola saljunya dicampurkan dengan air tepat mengenai daerah wajah Lucy dan Millannia “Fluuuzzzhhh…!!”, tetapi Carla melihatnya dan Aquarius terkena kartu merah oleh Bu Aisha, terus Aquarius juga melepaskan syalnya dengan tertawa kecil ke Bu Aisha “Hihihi… Tibang air doank, bu….” bercanda,  sedangkan Jet dengan sebuah pistol airsoft gunnya, ia mengenai Bisca pada bagian bokongnya “Dor!”, Happy melihatnya dan Jet dikenakan kartu merah oleh Pak Ikhwanudin, Makarov dan Bacchus menjagai Natsu dari serangan tim hijau d lubang goa tersebut, Aranna berhasil ditaklukan oleh Risley saat menaklukan Beth, Risley bergegas melindungi Hasan Braun, bersama dengan Husain Lee dan Alzack di suatu batu besar, namun Risley agak nekad keluar, dan… “Poinggg…!” bagian payudara Risley terkena suatu batang karet lentur oleh Bacchus, serta Bacchus pun dapat kartu merah, ucap Pak Ikhwanudin “Hei Bacchus…!, heeeee kamu tadi lempar benda apaan itu ke Risley, haa…?” tertawa kecil , dan sorakan semua peserta yang kalah “Cie… cie… Bacchus modus, Bacchus modus” tertawa girang, dan balas Bacchus “Wuaanjiirr… Pada cemburuan yah?” tertawa pelan, kemudian Natsu segera memberanikan diri keluar dari lubang goa tersebut sambil berlari kencang “Tap…!, tap…!, tap…!”, Hasan Braun, Alzack, dan Husain Lee mengejar-ngejar Natsu kemana-mana “Drap…, drap…, drap…, drap…”, lalu Makarov mengetapel Hasan Braun dengan bola saljunya, namun tidak kena “Syuuttt….”, Natsu juga melakukan hal yang sama ke arah Husain Lee dan Alzack “Fyung…., fyung….”, Husain Lee dan Alzack akhirnya berhasil mengalahkan Natsu sambil loncat tinggi “Bufff….”, seterusnya Makarov mengangkat kedua tangannya kepada Hasan Braun alias menyerah, dengan mengangkat syalnya juga!,  sudah jelas pemenangnya adalah tim hijau, Lily Panther pun segera memotivasinya “Hello all…, kita sebagai jagoan Guild wizard sudah tahu kan, kalau menang-kalah adalah sesuatu hal yang biasa?” memakai toa nya, terus sahut seluruhnya “Iya donk, uwak…!”, lanjut Pak Ikhwanudin “Bagus!, kalau begitu, kalian lanjutkan agenda bermain kalian masing-masing, jangan jauh-jauh, bro…!” memakai toa pada tangan kanannya, ujar seluruhnya lagi “Assiiaappp, pak…!”, titah Pak Ikhwanudin lagi “Batas free play kalian sampai waktu jam 11:55 siang!”. 

   Ucap Natsu kepada Gray "Bro Gray.., gimana kalau kita ajak teman-teman main perang bola salju lagi, seperti yang tadi lagi?"sambil bertanya, lalu jawab Gray "Boleh bro..., kita semestinya ajak teman-temannya lagi, tetapi gue ingin kita ganti denganmain bola futsal saja..." memberi suatu usulan, Natsu dan Gray segera mengajak teman-teman laki-laki saja yang seperti Jet, Laxus, Gajeel, Bambang, Bacchus, dan Hasan Braun, serta wasitnya Zhou. Pemain bola tim Natsu terdiri, dari Jet, Gajeel, dan Hasan Braun, kubu tim Gray terdiri, dari Laxus, Bacchus, dan Bambang, lalu kemudian Zhou memulai permainan bola futsal dengan pluitnya "Priiiitttt....!!", mulailah permainan tersebut dengan meriah walau tidak ada penontonnya karena hanya sebatas hiburan biasa "Dag.., dag.., dug.., dug..", sedangkan ketiga Strauss Family (Mirajane, Elfman, Lisanna) dan Bickslow sedang membuatkan sebuah boneka salju berpakaian seperti Natsu dan Gray "Baff.., baff.., baff.., baff..", Erza bersama dengan Lucy, Juvia, Carla, Levy, dan Wendy duduk-duduk bersama dengan Bu Aisha sedang membicarakan tentang sejarah Gunung Hermon dan fasilitas umumnya, lanjut lagi siapakah yang akan memenangkan acara futsal, apakah team Natsu atau Gray?, ujar Gajeel"Semangat terus bagimu, Hasan Braun" sambil menggocek Bacchus dengan bolanya, balas Hasan Braun "Yes do it, untukmu juga Gajeel, tetap semangat!" sambil menghindar gocekan dari Bambang dan Laxus "Syut!, syut!, syut!", 

  Lalu bagaimana dengan Makarov, Alzack, Bisca, dengan kawan-kawannya?, mereka sedang membuatkan tempat berteduh dari serangan badai salju, cara membuatnya sederhana bersamaan dengan kelompok Guild wizard Mermaid Heel juga Pak Ikhwanudin, ujar Freed "Membuat saung sederhana beginian sih..... Sangat terlihat sepele, tetapi kita bisa berteduh dengan nyaman, iya tidak, bapak Ikhwanudin?", sahut Pak Ikhwanudin "Iya Freed..., mumpung waktu kita masih lama..., kita selesai waktu jam 11:30 siang, sobat pintar!", balas Millannia "Asyiiiaaaappp, Pak Ikhwanudin!", lanjut Risley dan Aranna "It's okay, mister...!" dengan riang dan gembira. Jam 12:55 siang, di kota Magnolia, Fiore, usai Rogue menyelamatkan se-ekor anjing yang terlantar pada waktu kemarin 2 hari yang lalu, petugas Animal Defenders Royal Fiore datang ke rumahnya dengan memakai pakaian seragam serba hitam berbahanlapang layaknya petugas kepolisian, dengan bersenjatakan pistol M9 Beretta pada bagian pinggang kanannya perorangan "Ting..., tong...!", dan Rogue pun membukakannya "Jklek!", ucapan salam petugas Animal Defenders "Selamat siang.., Tuan Rogue!" dengan salam hormat militer, jawab Rogue "Siang pak!, silahkan masuk saja..." tersenyum senang, lalu mereka pun duduk-duduk di kursi sofa ruang tamunya "Jleb!", dan tanya petugas Animal Defenders "Bagaimana kabar se-ekor anjing yang Tuan Rogue temukan 2 hari yang lalu di rel kereta api?", jawab Rogue lagi "Semalaman dia pendarahan, tubuhnya dihinggapi belatung, dan sering bergong-gong karena halusinasi, bapak..." sambil berjalan dan membawa se-ekor anjing tersebut kemari, terus ujar para petugas Animal Defenders "Oh iya benar katamu, Tuan Rogue...!, tubuhnya digerogoti sama belatung", dan lanjut seorang kapten petugas Animal Defenders "Kalau begitu, hewan ini kami urus dan rawat di shelter penampungan hewan domestik kami, kami dari Animal Defenders bertugas melindungi hewan langka, hewan ternak, hewan-hewan liar, selain dari hewan-hewan domestik, juga melayani masyarakat yang memelihara hewan peliharaannya yang kurang sehat, tuan..." sambil bersalaman dan bergegas kembali ke markasnya, ucap Rogue "Oh iya terima kasih sebesar-besarnya, bapak-bapak Animal Defenders sekalian, hati-hati di jalan...!", sahut petugas Animal Defenders "Iya Tuan Rogue Cheney...!, sukses selalu" di dalam mobil jenis van dinasnya berwarna hitamnya. 

 Siang harinya, masuk jam 11:30 di Gunung Hermon, Israel, para member kedua Guild wizard ini sedang berada di kereta gondola duduk sehabis bermain-main di atas puncak Gunung Hermon itu "Blaa..., blaa..., blaa...", lalu di saat berada di kaki gunung tersebut, di dalam busnya, Gray mengoceh "Huh..., Betapa dinginnya suhu di Gunung Hermon macam nih...!, dinginnya lebih dari kalian-kalian masuk ke frezer atau kulkas masing-masing, bisa minus beberapaan, seperti di Rusia dan Kanada, padahal gue udah di dalam bus, suhunya masih hangat, malah sedikit kedinginan" sambil nge-vlog dan melepas jaketnya, Natsu berkomentar kepada Gray "Ya iyalah, bro... Suhu frezzer ama kulkas masih belum seberapa ketimbang dengan di disini, coy!" sambil membuka tutup botol untuk meminum air putihnya, seterusnya sesampainya berada di dalam sebuah Restoran Jerman-Perancis di kota Yerusalem, Israel, kedua Guild wizard ini melaksanakan agenda makan siang bersama, oceh Laxus "Suhu tubuh kami yang tadi pagi di bawah 0 derajat celcius, sekarang kami sudah pulih kembali..." sambil makan telur dadar Perancisnya, sahut Bambang, Bu Aisha, dan Mirajane "Yes do it, Luxus! Di tempat seperti yang tadi itu, kita akan mendapatkan suatu pembelajaran teknik Survival Camp di alam yang suhunya mencapai di bawah 0 derajat celcius....", lanjut Erza dan Gajeel "Iya benar!, kalau seandainya kita tidak mempersiapkan pakaian dan bahan makanan hangat dari kemarin, kemungkinan hanya 10% di antara kita yang selamat, bahkan tidak selamat sampai ke tujuan pula...!" sambil memakan sosis bakar Jermannya "Haup!, haup!", kemudian ujar Gray "Gue sama Juvia... Lagi pengeditan video yang akan diupload ke channel sosmed Youtube, laptopnya Juvia yang merek Intel, kalau yang gue Dell, gue disini yang paling telat makan, hehehehe... Is okay, dude...!" nge-vlog sambil makan mie goreng sosis bakar Jerman itu, komentar Natsu pula "Ahahaha... Gray senangnya dengan waktu telat makan, ehehe..." bercanda, balas Gray "Yaaa.. suka-suka gue donk, coy... Mau telat makan atau nggak telat makannya, boss...!" dengan candanya, mendengar itu membuat Pak Ikhwanudin tertawa "Hihihi..., kalian berdua sang jagoan api dan es disini, mempermasalahkan hal-hal kepribadian masing-masing..." dengan sikap candanya, terus Natsu dan Gray membalasnya kembali "Kita kan hanya bercanda saja, bapak...! Nggak sungguhan kok" sambil bersalaman "Grap!", Hasan Braun berkata kepada Pak Ikhwanudin "Natsu-Gray sudah terbiasa bersaing kadang-kadang berdamai juga kadang-kadang ribut beneran karena masalah kekuatan wizardnya pribadi, bapak..." berbisik-bisik, dan balas Pak Ikhwanudin balik "Hahaha..., itu kan sudah kebiasaan canda mereka begitu, kalau kita ya kita, mereka ya mereka, simple saja, Hasan..!" dengan nada pelannya. 

   Pada jam 13:00 siang, berada di tempat bersejarah Taman Getsemani, kedua Guild wizard ini mendapatkan suatu pembelajaran yang berharga tentang sejarah di mana Yesus Kristus atau Isa Al-Masih berdoa dan berserah kepada rancangan Tuhan, Sang Bapa Kuasa Ilahi sebelum memasuki proses penyaliban, penjelasan dari Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha "Bapak-ibu-saudara sekalian...., di taman inilah Yesus atau Isa bersama-sama dengan 12 murid setiaNya, namun yang satunya menghilang, jadi 11 murid yang masih setia kepadaNya sampai akhir kehidupan dunia, teman-teman sudah tahu kan siapakah salah seorang murid yang berkhianat kepada Yesus atau Isa...?" bertanya juga, dan sahut semuanya "Tidak lain dari Yudas Iskariot, bapak-ibu...!" menjawab pertanyaannya, sahut Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha "Betul teman-teman semuanya...!, Yudas Iskariot pada saat itu, ia segera membocorkan rahasia Tuhan Yesus dan 11 muridnya kepada para ahli fanatik agama dari kalangan orang Farisi, juga kepada para tentara Romawi yang gagah-gagah dan bersenjata lengkap untuk meringkus dan menghukum mati kepadaNya, pada saat keesokan harinya Tuhan Yesus ditangkap oleh para tentara Romawi bersenjata dan para ahli fanatik agama orang Farisi pembawa pentung, juga dengan ciuman cinta palsunya oleh seorang Yudas Iskariot pula, teman-teman...", dilanjutkan pula oleh Makarov "Yap benar, semuanya... Dia yang adalah figur Allah Pencipta dikhianati saja meneteskan Iota Air MataNya karena dosa dan kebebalan kita kaum manusia yang adalah hamba, anak, dan juniorNya di kayu salib...", lanjut Erza dan Kagura usai Makarov "Tuhan Yesus juga mengingatkan kita, umat Manusia yang sering menuntut balas atas kerugian yang dilakukan orang lain kepada kita, dengan kata : Celakalah dirimu yang membalas segala kejahatan dengan pedang oleh pedangnya sendiri...", sahut seluruhnya "Janji serta FirmanNya Ya dan Amen selamanya, Amen, Haleluya...!" dengan seksama. 

   Usai penjelasannya, di waktu berjalan bersama-sama kembali ke busnya masing-masing, Natsu berbisik-bisik kepada Gray dan Hasan Braun "Eh Gray, Hasan Braun... Itu di depan gerbang pintu masuk Taman Getsemaninya, ada para remaja SMA atau kuliahan yang bersenjata M16A3!" menunjukan kawanan para remaja yang mengikuti program wajib militer Israel tersebut, balas Gray kepada Natsu "Iya ada para remaja yang lagi jalani wajib militer itu..." sambil nge-vlog melulu, sahutan Hasan Braun "Jangankan di Israel, Natsu.. Di Singapura dan Korea juga ada kegiatan wamil, termasuk di kita juga, tahun ini sudah ada yang macam begituan, brother...", dan ujar Kagura "Iya Hasan, palingan angkatannya Lisanna, Levy, ama Wendy-Romeo yang kena agenda wajib militer di Fiore, bukan angkatan yang sepantar kita-kita gitu", sahut Hasan Braun "Yes sister!, agenda wamil itu pasti ada suka-dukanya, girls...!" membalas ujaran Kagura, lalu waktu memasuki jam 15:57 sore, di tempat bersejarah lagi, tetapi kali ini beroperasi di Gereja Air Mata Tuhan Yesus, dan yang menjelaskannya, ialah Bambang dan Risley "Dahulu di gereja ini merupakan tempat di mana Tuhan Yesus Kristus atau Isa Al-Masih menangisi nubuatan masa lalu, sekarang, dan masa depan kota suci Yerusalem, dengan perkataanNya : Yerusalem, oh Yerusalem, engkaulah yang membunuh semua nabi-nabi Tuhan. Dan ternyata benar sekali nubuatanNya, dari dahulu kala, umat yahudi sebagian 60% keras kepala dan sampai-sampai tega membunuh semua nabi-nabi asli utusan Tuhan karena berbagai macam alasan hidup mereka yang hampir mendekati penyembahan berhala, perzinahan, pencurian, keserakahan, dan maksiat sejenisnya..., dan itu pun zaman Perjanjian Lama, teman-teman..."

  Jawab semuanya "Iya benar.., nubuatan Tuhan : Ya dan Amen", lanjut lagi oleh Bambang dan Risley "Zaman perjanjian baru pun, kelakuan umat yang satu ini juga sama saja, bahkan sedikit beringas dengan kepercayaan, bahwa Tuhan Yesus atau Isa Al-Masih meyakini diriNya sebagai Firman Allah yang maha hidup, mereka langsung melempari batu dengan berjamaah, itu pun di Bait Allah Salomo mereka sendiri", sahut seluruhnya atas penjelasan kedua teman Guild wizard ini "Ya benar sekali, sobat!", usai Bambang dan Risley menjelaskannya, Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha kembali lagi menjadi komentator dari tempat bersejarah ini "Sama hal layaknya kaum Zionisme sekarang, mereka terkenal rasisme yang cukup tinggi sama macamnya kaum Khilafahisme dari kedok agama keyakinan kami berdua dan Hasan Braun juga, mereka sangat keras hati dan kepala kepada Sang Rabb Ilahi karena suatu posisi jabatan dan jati dirinya terhadap bangsa lain, makanya dari itu semua, kami berdua dari afiliasi agama muslim ingin berharap agar kita sebagai Guild wizard yang mencontoh tauladan Tuhan, Allah Rabbul'alamin, agar kita jauh berbeda dengan Guild wizard lainnya...", 

  Sahut seluruh dari kedua Guild wizard ini "Amen...., hal itu pasti digenapi Tuhan!" dengan seksama. Jam 17:30 sore, mereka telah sampai di tempat wisata Danau Galilea, oceh Zhou "Huuuff..., akhirnya kita sampai di danau tempat Tuhan Yesus atau Isa berjalan di atas air bersama dengan Petrus yang masih sedikit ragu-ragu dengan kuasa mujizatNya, tak lain dari..." berjalan santai, jawab Lisanna "Danau Galilea..." berjalan bersama Zhou, 


   Kemudian Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha menjelaskan tempat wisata Danau Galilea tersebut "Hello teman-teman...., kalian sudah pasti mengetahui tempat ini kan, yaitu Danau Galilea... Di mana tempat ini Tuhan Yesus atau Isa Alayhisalam berjalan di atas air, hal tersebut membuat 12 muridNya terkejut, dengan kata : Wah!, wah!, Itu pasti.... Hantu!!!, kemudian Tuhan Yesus atau Isa Alayhisalam berkata : Tenanglah!, aku ini!, jangan takut!, seterusnya seorang muridNya, Petrus berjalan di atas air menghampiri Tuhan Yesus atau Isa Alayhisalam, tak lama itu Petrus terjatuh tenggelam saat merasakan kebimbangan hatinya, dan ia berkata : Tuhan!, tolong aku!, kemudian Dia menolong Petrus, dan Ia, Tuhan Yesus berkata : Mengapa engkau masih bimbang dan kurang percaya?", jawab seluruhnya "Ya dan Amen", tak lama kemudian para member kedua Guild wizard ini sudah berada di dalam kapal kayu Danau Galilea, Pak Ikhwanudin dan Bu Aisha menjelaskan tentang kisah Tuhan Yesus meredakan angin ribut di perairan Danau Galilea "Pada sebelum Tuhan Yesus berjalan di atas air..., kedua belas murid setiaNya ini mengalami amukan dari badai hujan, petir, dan ombak perairan Danau Galilea yang dahsyat mengombang-ambingkan perahu tersebut, terus salah satu dari kedua belas muridNya tersebut membangunkan Tuhan Yesus atau Isa Alayhisalam, sambil berkata : Guru!, bangunlah!, kita semua pasti akan binasa!, tolong janganlah membiarkan kami binasa!, dan kemudian Tuhan Yesus terbangun dari tidurnya, bergegas jalan dan menghardik angin ribut tersebut : Diam!, dan tenanglah!, usai Tuhan Yesus atau Isa Alayhisalam menghardik angin ribut tersebut, dan akhirnya Tuhan Yesus berkata kepada 12 muridNya : Mengapa kalian bimbang dan kurang percaya?. Dengan seluruh pakaian nya yang basah kuyup akibat ombak Danau Galilea ini", sahut seluruhnya "Wow...!, Praise the Lord, amen!", usai kedua tour guide ini menjelaskan tentang Tuhan Yesus, lalu Zhou dan Bacchus segera menyalakan lagu rohani dengan musik rock yang berjudul Kami Terima KuasaMu Tuhan dengan laptop dan sound systemnya, 

Aaaaaaaaa.... Aaaaaaa.... 

Kami yang telah ditebus
Dengan darah yang kudus 
Membawa pujian bagiMu, 

Woooooo.... ooooo..... 

Kami bait kudusMu 
Sebagai bukti karyaMu 
Menyatakan Kau besar dan hidup

Woooooo.... ooooo.....

Menari sampai tujuan 
Mendapatkan mahkota kekal 

We go...!! 

Kami terima kuasaMu Tuhan 
Kami terima kebenaran yang 
Engkau sediakan tuk kami bawa 
Di setiap langkah

Di manapun kami berdiri 
Kemana pun kami akan pergi 
Di situ pasti mujizat pun terjadi 

Aaaaaaaaa.... Aaaaaaa.... 

Kami yang telah ditebus
Dengan darah yang kudus 
Membawa pujian bagiMu, 

Woooooo.... ooooo..... 

Kami bait kudusMu 
Sebagai bukti karyaMu 
Menyatakan Kau besar dan hidup

Woooooo.... ooooo.....

Menari sampai tujuan 
Mendapatkan mahkota kekal 

We go...!! 

Kami terima kuasaMu Tuhan 
Kami terima kebenaran yang 
Engkau sediakan tuk kami bawa 
Di setiap langkah

Di manapun kami berdiri 
Kemana pun kami akan pergi 
Di situ pasti mujizat pun terjadi


We go...!! 

Kami terima kuasaMu Tuhan 
Kami terima kebenaran yang 
Engkau sediakan tuk kami bawa 
Di setiap langkah

Di manapun kami berdiri 
Kemana pun kami akan pergi 
Di situ pasti mujizat pun terjadi

We go...!! 

Kami terima kuasaMu Tuhan 
Kami terima kebenaran yang 
Engkau sediakan tuk kami bawa 
Di setiap langkah

Di manapun kami berdiri 
Kemana pun kami akan pergi 
Di situ pasti mujizat pun terjadi

Di situ pasti mujizat pun terjadi...

Aaaaaaa.... aaaaaaa....

  Usai pujian dan penyembahan, semua member kedua Guild wizard ini kembali bermain di kapal kayu Danau Galilea ini yang sedang berlangsung jalan berlabuh, Natsu kembali bersama dengan Gray, Erza, Lucy, Gajeel, dan Juvia menuju ke atas atap kapal ini "Tap..., tap..., tap...", Gajeel dan Erza meneropong daerah Palestina dengan teropong pada kapal ini, ujar Gajeel "Hoi Erza.. Disebelah barat laut sudah memasuki daerah Palestina, cantik!" sambil meneropong objeknya, dan balas Erza "Hehe.., Iya benar, Gajeel... Itu sudah daerah Palestina pada arah barat laut, sedangkan daerah timur sudah memasuki kawasan daerah Yordania", kemudian Natsu dan Lucy diberikan pinjam untuk memakai teropong itu, ujar Erza "Natsu..., Lucy... Kalian berdua mau pakai teropong, disini yaa...!", sahut Natsu dan Lucy "Thank you Erza..." sambil memakai teropongnya, pada jam 18:30 sore jelang malam, di bagian belakang kapal kayu Danau Galilea, ada se-pasang pria dan wanita yang saling mengakui rasa cintanya, dengan sikap keharmonisannya yang menarik perhatian, yaitu pasangan dari Freed Justine si lelaki rambut hijau dan memakai jas warna merah bergaris putih, celana hitam, bawa pedang pada pinggang kirinya, dan sepatu hitam bersama dengan Lee Husain Strauss si wanita berambut cokelat tua berponi full menutupi dahinya, berjaket parkha warna ungu, rok jersey warna perak, dan bersepatu tinggi merah, serta berkutek merah muda pada bagian kuku kedua jari tangannya yang baru-baru ini sedang jatuh cinta, 

  Mereka berdua ini saling berpegangan tangan juga berhadap-hadapan face to face, sapaan Freed "Hello Husain Lee..., bagaimana kabar baikmu?", dan sahut Husain Lee "Puji Tuhan, baik kok!, lalu ada apa dirimu denganku?", ujar Freed "Ahaha..., tidak apa-apa, cantik...!, kau sungguh kusuka karena kebijakan dan kecantikanmu, Husain Lee...." tergila-gila dengan wanita alias mabuk cinta, balas Husain Lee kepada Freed "Thank you very much, Freed ganteng!, aku mengerti kamu menyukaiku, walau kau agak gugup menembak cinta hatiku, sekarang aku yang menembak cinta hatimu yaahh..." pede kate yang tinggi, lanjut Freed 'What the...!!?" dengan gugup, ucap Husain Lee "Freed Justine my ganteng......, apakah anda sudi tuk menjadikan aku sebagai calon istrimu...?" dengan sedikit mendesah, dan jawab Freed "Ahahaha..., yes do it, Husain Lee it's my jelita macam permata, hehehe...!!" dengan tulus hati, tiba-tiba mereka berdua ini telah jadian saling bercinta "Suit.., suit..", kemudian Gajeel dan Hasan Braun segera memotretnya dengan kamera Cannon DSLR hitamnya tanpa bersuara "Jpret!", ujar tawa Gajeel dan Hasan Braun "Ehehehe....!! itu si Freed ama Husain Lee pada saling bercinta, cieeehhh...!!" berbisik-bisik, namun telah diketahui oleh Husain Lee dan Freed, ujar Husain Lee "Awas kalian-kalian yah!!, Hasan Braun jagoan naga magnet...!, Gajeel si jagoan naga besi...!, awas yah kalau sekali lagi intip-intip!" bercanda, sedangkan Hasan Braun dan Gajeel, kedua pria jagoan Dragon Force Fairy Tail ini berlarilari tidak jelas sampai menemui Pak Ikhwanudin, lalu tanya Pak Ikhwanudin "Hoi.., hoi.. Kalian berdua kenapa lari-lari terbirit macam itu?" dengan tawa kecilnya, dan jawab keduanya "Hihihi... Kami mengintip Freed ama Husain Lee sedang pede kate-an, bapak...!" terengos-engos, komentar Pak Ikhwanudin "Wah.., wah.., wah.. Kalian berdua tampaknya bersemangat sangat yaa, kalau urusan ngintip-mengintip se-pasang cowok-cewek pede katean, hehe..." tertawa pelan, balas keduanya lagi "Iyalah bapak.., kami nak pede katean juga, tetapi cinta kami berdua ditolak mentah-mentah", terus saran Pak Ikhwanudin "Kalau ingin cinta kalian tidak ditolak mentah-mentah, ada satu kuncinya dari saya...., jangan terlalu banyak kejar-kejar wanita, udah simple ajah...!" agak tertawa, pamit Hasan Braun dan Gajeel "Iya pak.., kami mohon pamit keluar interior kapal dulu!" bersalaman, lalu balas sapa Pak Ikhwanudin "Iya silahkan saja, brother...!" bersalaman pula. Waktu di luar interior kapal kayu ini, di bagian depannya, Hasan Braun dan Gajeel segera mengambil makanan malamnya, dengan nasi kebuli, sayur brokoli, daging domba, jus alpukat, dan ikan salmon bakar sebagai menu makan malamnya, dan kemudian mereka berdua ini bertemu Husain Lee dengan poni rambutnya sudah diikat seperti Mirajane pas ingin makan malam bersama, sapaan Hasan Braun dan Gajeel "Husain Lee, selamat malam.." dengan tawa kecil, lalu balas Husain Lee "Nggak, nggak!, kalian-kalian mesti hapus dulu foto yang tadi..., kalau nggak mau awas yah!?, kalian cemburuan sangat ihh..." bercanda, sahut Hasan Braun dan Gajeel lagi "Iya Husain Lee.., kami berdua hanya bercanda saja kok!" balas canda, terus canda Husain Lee lagi "Canda..., canda...? Itu mah bukan bercanda, ahh... Kalian-kalian mirip buaya darat saja!" tertawa dengan berjalan meninggalkan mereka berdua "Tap..., tap..., tap...", 

  Oceh Gajeel "Wualah apes gua, Braun... Tampaknya dia serius-an marah ama kita?" sambil tarik nafas "Huff...", tanggap Hasan Braun kepada Gajeel "Ya nggaklah, Redfox...! Dia juga cuma bercanda saja, brother, ngga mungkin serius-an" sambil memakan nasi kebuli dan daging kambingnya "Haup!", Natsu pun datang secara tiba-tiba di samping kiri Hasan Braun "Hi brother!, ini ada apa sih?, mengapa heboh banget kalian" sambil meminum jus alpukatnya, dan kata keduanya "Nggak Natsu, biasalah... Kita ingin foto-foto orang lagi pede kate-an, tapi si cewek itu ngambeuk ama kita berdua.." lagi bercanda, Natsu bertanya "Maksud kalian, si cewek yang tadi itu, Husain Lee bukan?", jawab keduanya "Iya Dragneel.., kita cuma canda doank, langsung apes kita" dengan meminum jus alpukatnya "Sruput.., sruput..", ujar Natsu "Oh iya, yaa... Gue tadi melihat loe berdua nge-foto ama nge-videoin Freed ama Husain Lee itu kan?", ucap keduanya "Iya Dragneel..", titah Natsu "Sekarang mana tuh fotonya?, ama videonya juga?", dan Gajeel memberikan videonya lewat handphone gadget Asus-nya "Nih videonya, cowok naga api!", 

  Komentar Natsu "Widiiihh..., hot sangat nih video, hahahahaha...!!" tertawa sambil nonton videonya, balas Hasan Braun pula "Cik wuahaha, belum seberapa dengan nanti kalau udah restu nikah, itulah baru yang hot!", ucap Gajeel "Cihihihi..., jadi nak mendadak ngaceng nih burung gua!!, sudah, sudah.. Lanjut makan malamnya dulu ahh...!" tertawa kecil, sahut Natsu "Asyiaaappp" dengan nada suara yang ditekan, tawa meledek Hasan Braun "Ihh jijay suara loe itu ahh, Natsu... Gue lagi makan nih" bercanda sambil makan, di bagian atas atap kapal kayu ini, Gray, Juvia, dan semua member kedua Guild wizard ini membuat suatu video kabar gembiranya, kata Gray dan Juvia "Kami dari bangsa Kerajaan Fiore, merah-putih bintang kuning, kami Guild Fairy Tail dan Mermaid Heel kali ini digabungkan di dalam satu kapal...", dan sorak bahagia semuanya "Horeee....!!!", dan usai membuat suatu video kabar gembira bersama-sama, mereka seluruhnya di atas kapal kayu Danau Galilea ini pada melakukan agenda penghormatan kepada suatu bendera Kerajaan Fiore yang dijuluki sebagai "The Flag of Red-White Yellow Stars", sambil menyanyikan sebuah lagu kebangsaan Kerajaan Fiore, yakni "My Fiore", lirik dan nada lagunya agak menyerupai lirik dan nada lagu kebangsaan Kanada, ialah "O Canada", namun beda bahasa yang dipakainya selain English sebagai bahasa campuran, yaitu bahasa Mandarin dan Rusia, serta Melayu, sedangkan lagu Kanada menggunakan campuran bahasa Perancis. 

  Mengasikan sekali mereka-mereka ini pada malam harinya menikmati betapa indahnya pemandangan wisata alam Danau Galilea yang belum pernah mereka lihat disitu. Pada keesokan hari seninnya, jam 10:00 siang, kedua Guild wizard ini mendapat hadiah berupa hiburan ke suatu kota yang indah dan cantik di Israel, yaitu kota Haifa, mereka berasyik ria berfoto-foto ke arah pemandangan kota Haifa dan wisata alam pantainya, tawa girang Bickslow "Wuahahahaha...., kota-kota cantik begini sudah pasti di pantainya banyak cewek-cewek seksi barat dan oriental, coy, hahaha..." sambil foto shelfie-an bersama Lisanna, sorak ketiga teman dari Raijinshunya "Ciee... Bickslow, nak cepat-cepat yang begitu-begituan yah....?" sambil mencipratkan air minum ke arah Bickslow karena bercanda "Zrrsshh", kata Bickslow "Wueehh dasar kalian-kalian mainnya ciprat-ciprat air minum..." bercanda pula, dan ujar Evergreen "Yah suka-suka kita donk, mau loe nya basah kuyup kek, mau loe nya digoreng kek" bercanda, dan balas Bickslow "Ahh dasar feminist, deuch... Evergreen mah!" ujar canda, sedangkan pihak Connell Family, Alzack, Bisca, dan anak perempuannya, Asuka Connell, mereka bertiga ini sedang makan es krim tiga rasa secara bersamaan dengan Makarov, Mavis, dan Hasan Braun sambil menukmati pemandangan alam kota Haifa tersebut, ujar Asuka kepada kedua orang tuanya "Papa-mama..., yihat kota Haipa nya bagusch, bagusch... Acuka mau ke pantai Haipa, papa-mama...!" (Papa-mama..., lihat kota Haifanya bagus, bagus... Asuka mau ke pantai Haifa, papa-mama...!) dengan riang gembira di wajahnya, ucap Alzack dan Bisca kepada anak perempuannya, Asuka "Iya nak...., entar kapan-kapan bareng Om Hasan Braun, Kakek Makarov, dan Tante Mavis kesana yaa, okay?", dan jawab anaknya, Asuka "Iya papa-mama", dan tawa riang Hasan Braun, Makarov, dan Mavis "Ahahahaha..... Betapa lucunya anak yang satu ini...!, Hmmmmh...., comelnya wajahmu, nak!" sambil mengusap pipinya, dan titah Asuka "Papa-mama.., aku mau ke Om Acan Blaun!, aku mau ke Om Acan Blaun!" (Papa-mama.., aku mau ke Om Hasan Braun!, aku mau ke Om Hasan Braun!) sambil mengarahkan tangan Bisca ke Hasan Braun, dan Bisca pun memberikan Asuka kepada tangan Hasan Braun "Hap!", dan Asuka digendong oleh Hasan Braun, 



                                                                            VII


                                                             Come home to Fiore!




  Pada sore harinya, jam 16:00 sore, di Stasiun Haifa, Israel, Bu Aisha, tour guide bagi Guild wizard Mermaid Heel sudah berjalan pulang menuju ke negara asalnya, Yordania terlebih dahulu di saat ia berada di tempat pemotretan pemandangan kota Haifa bersama dengan para member kedua Guild wizard ini, sekarang tinggal Pak Ikhwanudin, tour guide bagi Guild wizard Fairy Tail yang ingin pulang ke Mesir, dengan membelikan tiket kereta api jurusan internasional Haifa-Istanbul sebanyaknya kepada semua member kedua Guild wizard ini sambil mengucapkan salam perpisahannya "God bless you always forever more" diulang berkali-kali kepada semuanya, dan yang terakhir kepada Natsu dan Gray, ucapan salam Pak Ikhwanudin "God bless you two, Natsu and Gray...!, always forever more, and for you all..!" berjabat tangan sambil mengepalkan tangannya "Krrrkk!", dan ucapan salam yang kedua kali oleh Pak Ikhwanudin "Sampai jumpa lagi yaa, semuanya...! Hati-hati di jalan!" sambil menyapa semuanya, dan ucapan salam kembali dari kedua Guild wizard ini "Iya Pak Ikhwanudin, Tuhan memberkati!", lalu kemudian kereta api tersebut berangkat dengan membunyikan suara klaksonnya "Uwooong...!!", dan berjalanlah kereta api ini "Krenteng...., krenteng...., krenteng....", 

Di dalam sebuah gerbong eksekutif nomor 04, seluruh member Guild wizard Fairy Tail ini pada asyik bermain kartu remi serta ada yang bermain catur pula, kata Jet "Yaahh..., gue nggak ada kartu Love nya" sambil memegang kartu reminya, dan titah Lucy "Ya ambilah kartu Love nya, Jet..., Jet..." sambil mengeluarkan kartu Spade nya "Ctak!", dan ujar Bacchus "Kalau begitu, gue jalan!" sambil mengeluarkan kartu Club nya "Ctak!", dan ucap Natsu "Habis Bacchus..., Natsu yah!" mengeluarkan kartu reminya "Ctak!", kata Juvia "Lalu Juvia-san...!" mengeluarkan kartunya dengan kencang "Ctak!", sedangkan di gerbong nomor 05, Kagura bermain catur dengan Husain Lee, juga Bickslow bersama dengan Zhou, oceh Kagura "Gue jalanin si peluncur!" sambil menjalankan si peluncur warna hitam, kemudian Husain Lee "Okay!, gue tetap pion yah!" dengan jalankan pion warna putihnya, terus berang Bickslow "Cik uwalah, Zhou-sama sudah ketinggalan pasukan caturnya, lihat nih gua!!, sudah sampai jalanin si peluncur sama si kuda pula, wuahahaha..." bercanda, dan balas Zhou "Eit, eit..., eit! Belum tentu kau menang, Koko Bickslow!, mentang-mentang kau sudah langsung jalankan kuda ama si peluncur saja!, lihat saja nanti siapa yang akan jadi pemenang?" sambil jalankan pion hitamnya "Stap!", sedangkan para 15 orang penggemar Mermaid Heel pada bermain musik guitar accousticnya untuk menyanyikan suatu lagu yang hendak mereka nyanyikan, 

  3 Menit kemudian, kereta api ini telah hampir sampai menuju ke daerah perbatasan Israel dengan Turki "Wuuussshhhh.....!!!", ujar Hasan Braun "Juvia selesai, sekarang gue lah yang jalan!" sambil meletakan kartu AS Diamond nya "Ctak!", dan kejut dari seluruhnya "Wuiisshhh, AS Diamond nih, Hasan Braun..., pasti dia pemenangnya...", habis Hasan Braun selanjutnya Mirajane yang jalan "Habis si Hasan Braun..., giliran gue yang jalan!, ara..., ara...", dan Mirajane pun mengeluarkan kartu Queen Diamond nya "Ctak!", habis Mirajane giliran Freed yang berjalan, ia mengeluarkan kartu Jack Club "Ctak!", selanjutnya lagi Mystogan, ia tak segan-segan mengeluarkan kartu AS Spade di tangan kanannya "Ctak!", dan kejutan seluruhnya "Wow!!!, Mystogan juga ternyata main kartu AS seperti Hasan Braun, nih, ciee...", dilanjutkan pula oleh Cana, dan ternyata ia juga mengeluarkan kartu Queen Clubnya "Ctak!", dan komentar Cana "Cihihi... Gue udah lumayan beruntung nih" sambil minum anggurnya "Srupuuuttt....!!" juga sambil makan roti matzonya "Haup!", seterusnya Makarov langsung menyerahkan kartu Club 1 pada mejanya "Ctak!", dilanjutkan pula oleh Bambang yang memakai kartu Love 6 nya "Ctak!", tak lama ini sesampainya di kawasan perbatasan Israel-Turki, seluruh penumpang kereta api Haifa-Istanbul segera mempersiapkan sebuah indentitas berupa paspornya masing-masing, termasuk juga kedua Guild wizard ini membawa paspor warna merah bertulisan KINGDOM OF FIORE dan berlambang bunga mawar, dan ada tambahan dari kata "Kingdom Of Fiore" versi bahasa Mandarin di bawahnya tulisan kapital yang ada di atasnya pada paspor kepemilikan Husain Lee dan Zhou, sedangkan yang kepemilikan Juvia versi bahasa Rusia, dan yang Hasan Braun memiliki versi bahasa Melayu, sisanya pada cukup dengan versi bahasa Inggris yang berhuruf kapital di kolom bagian atas tersebut "Sret!, sret!, sret!", 

  Lalu segelintir pasukan penjaga perbatasan dari Turki langsung memeriksa seluruh penumpang kereta api Haifa-Istanbul dengan membawa senapan M16A3 Grenade Launcher pada punggungnya, dengan memakai baju bebas namun ditutupi oleh rompi kevlar loreng coklat moka dan hijau, bertato, dan memakai kaca mata hitam "Blaa...., blaa...., blaa....". Pada jam 19:30 malam, berada di kota Istanbul, Turki, usai keluar dari kereta api, dan di luar pintu gerbang Stasiun Istanbul, Mermaid Heel segera berpisah dengan Fairy Tail karena Guild Mermaid Heel akan melanjutkan hiburannya di Turki, sedangkan Fairy Tail beristirahat dulu dan melanjutkan pulang menuju ke Magnolia, Fiore, dengan saling mengucapkan kalimat selamat tinggal, dan sekarang Fairy Tail sudah lagi berada di suatu bandara internasional kota Istanbul dengan naik bus, untuk menunggu maskapai Air China, ujar Natsu "Tadi gue suwer ketemu pasukan perbatasan Turkinya sangar pisan, padahal tak pakai seragam loreng, gue nggak bohong, itu pasukan bawa bedil M16A3 lagi, udah pakai grenade launcher, pakai kevlar, terus badannya gede-gede lagi, di bagian tower-tower pengawasnya ada yang pakai sniper rifle, machine gun, plus pakai bazooka..." sambil ingin tidur, lanjut Zhou "Mereka juga ganteng-ganteng..., nggak bisa dibercandain..." sambil main gadgetnya, balas Lucy "Kalau yang cewek-ceweknya ada yang berjilbab ada yang nggak pakai jilbab, berkaca mata hitam, pada jutek pisan..." sambil main game di gadgetnya, lalu pada esok hari selasa, pesawat maskapai Air China telah tiba, dan seluruh member Guild Fairy Tail segera menaikinya "Tap.., tap.., tap..", kali ini Fairy Tail mesti melanjutkan perjalanan transit terlebih dahulu ke kota Beijing, RRC, usai berada di Beijing, baru Fairy Tail naik pesawat Fiore Air menuju ke ibukota Magnolia, Fiore "Fruoooonnnggg....!!", lalu sesampainya berada di ibukota Magnolia, di gedung serikat Guild Fairy Tail, seluruh membernya dierkenankan pulang ke rumahnya masing-masing karena adanya persiapan diri untuk merayakan Jumat Agung pada tanggal 19 April 2019. 



                                                                               VIII


                                                                Happy Good Friday!



   Di dalam rumah Natsu dan Happy, dia langsung bergegas menuju ke komputer PC LG sebab ia mesti mengerjakan suatu pekerjaan rumah yang dititahkan oleh sang dosen kampusnya "Bip!", oceh Natsu "Habis gue dari Mesir, Israel, Palestina, ke Israel, serta bonus ke Turki ama China, gue ada panggilan lagi dari sang dosen kampus gue... Dan dikumpulkan nanti usai Jumat Agung, tugas kliping ini harus selesai, siap-siap...!" sambil membuka aplikasi program MS.Word 2010 pada komputer PC nya, komentar dari Happy "Aye!, makanya selesaikan dengan rutin!", kali ini tugas kliping yang dikerjakan oleh Natsu dari sang dosen kampus MIU (Magnolia International University) jurusan bidang adventure, untuk menambahkan nilai skripsi nanti tahun 2022 yang akan mendatang dari jam 09:00 pagi hari rabu sampai dengan pukul jam 22:00 malam. Pada malam harinya, dalam waktu jam 22:05 malam, ia telah selesai dari pekerjaan rumahnya, gumam Natsu "Hooaaammm...., tugas selesai, gua pun bisa tidur sampai jam 5 pagi, untuk persiapan dekorasi acara Jumat Agung di Gereja Zentopia, bareng kawan-kawan Fairy Tail, hehehe..." berjalan menuju ke kamar tidurnya "Tap..., tap..., tap..., tap...", 

   Seterusnya Natsu dapat beristirahat tidur dengan nyenyak "Zzzzzz.....", yang satu lagi, Gray, teman dekat Natsu dan saingan beratnya, ia sedang melaksanankan tugas lembur dari pihak kampusnya di Magnolia Science Institute University jurusan farmasi kimia, titah sang dosen "Waktu kalian tinggal hanya 3 menit lagi...!" sambil melirikan kedua matanya ke jam tangan yang pada bagian tangan kanannya, semuanya ini dikerjakan oleh para peserta lembur praktek farmasi dengan santai tanpa gegabah. Ujaran komentar salah seorang teman Gray "Woi..!, itu magnesi amsyooongg...!!, bisa meledak coy!!" bercanda, dan ujar seorang teman kampus Gray yang ke-2 ini "Iya coy!, gue juga tahu ini, boss...!!" membalasnya dengan canda, sedangkan Gray menakar zat kimia yang hendak ia kerjaan disitu dengan sungguh-sungguh, untuk meracik takaran dosis obatnya "Ckling..., ckling..., ckling...", lalu usai tugas lembur dikerjakan dengan tuntas, Gray dan kawan-kawan kampusnya pada berjalan pulang ke rumah masing-masing, oceh Gray "Malam ini gue lembur tugas kampus...., besok hari rabu, gue dan kawan-kawan Fairy Tail bakal mendekor design acara hari Jumat Agung di Gereja Zentopia lagi, hehehe... Keep be strong with Him!" sambil menyalakan mesin motor sport Yamaha R25 warna birunya "Broouummm!!", dan ia jalankan dengan gigi satu "Crrkk!", "Vruuuuummmmm....." dan ia keluar dari gerbang kampus bersama dengan teman-teman motovlognya. 

  Keesokan hari rabunya, tanggal 17 April 2019, seluruh member Guild wizard Fairy Tail membantu menghias dekorasi agenda kegiatan Jumat Agung yang akan mendatang pada lusa harinya, tanggal 19 April 2019, terkecuali Gajeel, Levy, dan Hasan Braun yang berbeda keyakinan beragama, mereka sibuk mengurusi pekerjaannya seperti biasa, Levy menjalankan kegiatan belajar di sekolah bersama dengan teman-teman sebayanya, Hasan Braun menjalankan tugas sebagai seorang anggota Royal Fiore National Secret Agency yang dititahkan oleh Raja Daniel Kruschev dengan ciri fisik seperti seorang Philip Mantofa, baik dari segi tinggi badan, wajahnya, model rambutnya, namun warna bola matanya hijau, warna rambut kuning, dan berumur 43 tahun, pengganti Ratu Hisui E. yang telah wafat pada tanggal 18 Agustus 2018 sebagai kepala pemerintahan negara kerajaannya langsung, 

  Kali ini Hasan Braun dan semua personil teamnya pada melaksanakan tugas pengawalan Raja Daniel Kruschev dari kota Magnolia menuju ke kota Snow Peak, dengan memakai 4 unit mobil Long Rancher warna hitam dengan lampu strobo merah-biru di dalam interior mobil tersebut, 1 unit mobil sedan limosin putih tanpa ada perhiasan emas, perak, dan berliannya buat sang raja Fiore, 6 unit mobil sedan Honda Accord dan 4 unit mobil Mitsubishi Pajero petugas kepolisian berwarna putih dan keempat pintu mobil terdiri dari 2 pintu mobil kanan dan 2 pintu kiri warna hitam yang bertulisan kata “POLICE” warna putih, bagian kap mesin depan, dan bagasi belakangnya warna hitam, 6 unit kendaraan Mitsubishi Pajero beserta 4 unit truk militer warna loreng digital hijau bercorak warna coklat dan moka milik petugas kemiliteran Royal Fiore National Army, 6 unit Toyota Innova dan 4 unit truk militer yang sama milik pihak Royal Fiore National Navy warna loreng digital biru kehitaman bercorak hitam dan putih, 6 unit Range Rover serta 4 unit truk militer berwarna loreng digital abu-abu kehijauan corak hijau dan coklat milik Royal Fiore National Air Force, 8 unit motor Honda Goldwing milik kepolisian Royal Fiore National Police berwarna yang sama seperti unit kendaraan mobil dan truknya, serta 1 unit bus education Mitsubishi Fuso milik United Nation warna putih yang sedang melintasi jalan tol Magnolia-Snow Peak yang sudah dirancangkan sejak masa pemerintahan Ratu Hisui E. pada tahun 2000 sampai sekarang, tanpa menyalakan sirine, hanya menyalakan lampu rotator ataupun strobonya saja “Vruuummmm….”, 

   Sedangkan Gajeel bekerja di bidang musik metal bersama dengan anggota grup band musik 
metal tersebut, ia menghabiskan waktunya untuk berlatih bersama saat konser festival konser musik metal bersama dengan grup band Metalica dari Amerika Serikat pada tanggal 22 April 2019. Di dalam Gereja Zentopia, di atas panggung kotbahnya, satu Guild wizard ini sedang membuat dekorasi perhiasan hari raya Jumat Agung, titah Erza kepada Elfman “Elfman our stronger, tolong angkatin mimbar kayu kotbah ini bersama dengan Laxus dan Bambang, ke posisi paling tengah bagian belakang!” dengan rendah hati, jawab Elfman “Yes do it!, Gentleman!!” bersama dengan Laxus dan Bambang “Jleb!”. 

  Pada lusa hari jumatnya, tanggal 17 April 2019, hari raya Jumat Agung ini telah berjalan langsung dengan lancar dari jam 07:00 pagi, kali ini yang mengisi tema kotbah tentang pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib di dalam Gereja Zentopia ialah seorang pastor atau imam besar sinode GMS Church dari Surabaya, Indonesia, yaitu Philip Mantofa “Shalom, selamat pagi semuanya…!” memakai mikrofon kecil yang disangkutkan pada bagian telinganya, lalu sahut seluruh jemaat disitu “Shalom…”, titah Pastor Philip “Puji Tuhan..!, sekarang kita buka alkitab perjanjian baru Markus 15:33-37 berbunyi, Pada jam dua belas, kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam tiga. Lanjut pada ayat 34 dibacakan oleh seluruh jemaat!” dan ujar seluruh jemaatnya “Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” bersama-sama, dilanjutkan lagi oleh Pastor Philip “15:35 saya yang bacakan, Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata : Lihat, Ia memanggil Elia.” dengan lantang, Dilanjutkan pula secara bersama oleh jemaat gerejanya “Maka datanglah seorang dengan bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum serta berkata: “Baiklah kita tunggu dan melihat apakah Elia datang untuk menurunkan Dia.”, yang terakhir oleh Pastor Philip lagi “Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya, wow!, Puji Tuhan kasih tepuk tangan buat Tuhan Yesus…!” tersenyum kepada semuanya, 
   Dan seluruh jemaatnya pada bertepuk tangan “Plok…, plok…, plok…”, ujar kotbah Pastor Philip lagi di mimbar sambil berjalan-jalan sekitar panggung kotbahnya “Yap!, Yesus yang adalah Firman Tuhan yang menjelma jadi manusia saja…., merasakan kesepian, betapa sakitnya pengorbanan jiwa dan ragaNya di kayu salib, bersama dengan kedua penjahat besar atau si tukang makar di kanan-kiriNya, dengan menanggung rasa sakitNya yang Dia tanggung demi melaksanakan Tugas Ilahi dari Bapa Sorgawi, yakni menebus dosa kita semua, dan tak ada satupun orang-orang yang menjengukNya…., dibandingkan dengan kita-kita, jemaat Tuhan di Gereja Zentopia, kalau seandainya kita sakit, kita susah, masih saja ada seorang teman yang menjenguk kita di manapun kita berada, dan kapanpun waktunya…”,

  Tak lama kemudian seorang Husain Lee dengan berpakaian gaun panjang warna abu-abu bagian baju jubahnya, warna merah muda pada bagian kedua lengan panjangnya, berkerudung warna abu-abu berlambang simbol Yin-Yang merah di atas biru di bawah, dan bersepatu rak tinggi warna merah langsung  memberikan suatu kesaksiannya, ucapan salam Husain Lee “Shalom, semuanya….!” dengan mikrofonnya, dan sahut seluruh jemaatnya “Shalom chi-chi….”, lanjut Husain Lee “Hari ini saya akan memberikan kesaksian hidup dari masa kecilku sampai saat ini….”, dan sahut Pastor Philip pula “Iya silahkan...!” dengan tersenyum, 

  Lanjut Husain Lee lagi “Di waktu kakak masih kecil, se-umuran dr SD, SMP, dan SMA kakak tidak memiliki seorang pun teman yang sejati, baik untuk keperluan belajar, bermain, dan sebagainya…, dan mengapa kakak bisa seperti ini di masa sekolah….?, karena semua teman-teman semasa SD sampai SMP, kakak dan ketiga adik kandung kakak ditinggal mati oleh papa-mama kakak, yang terutama sang bapak kakak, Li Cheng Strauss, beliau wafat tahun 2008 disebabkan aksi penikaman oleh seorang extremis asal Partai Komunis Diraja Fiore di saat mengajar kemiliteran kepada seluruh personil pasukan tamtama dan bintara Royal Fiore National Navy di Tenrou Island usai menjalankan tugas penting di Timor Timur sejak tahun 2000-2003, guna menertibkan pasukan TNI dan Polri Indonesia dan Falintil Timor Leste…., kemudian seorang ibu kandung kakak, Xiu Lie Mantofa wafat juga pada tahun 2011 semasa kakak SMP akibat stress yang cukup tinggi dalam memikirkan cara mendidik anak-anaknya yang seperti kakak, dan adik-adik kakak, Zhou, adik yang pertama, laki-laki, dan kedua adik perempuan bungsu kakak ini kembar, Johanna dan Yi Junghyun….”, 

   Lanjutkan yang keduanya “Lalu akhirnya kakak dan ketiga adik-adiknya diurus oleh kakak perempuan sulungnya, Jun So-Yong Strauss bersama suami, semasa kakak SMP sampai SMA, walau kakak sempat memiliki kabar baik semasa SMA kelas satunya pindah ke Thailand bergabung ke Guild wizard Mawar Sharon Eagle asal Indonesia, tetapi di sana kakak jauh lebih kelam, kakak terus jadi sasaran bullying dari geng-geng Kuomintang Bangkok, kakak tidak terlibat apa-apa dengan mereka, baju seragam kakak dirobek paksa oleh seorang boss lelaki mereka sampai maaf semuanya…, pakaian dalam bra warna pink dan hitam kakak terlihat dengan keadaan basah kuyup ditambah lagi jadi sarana olok-olokan mereka…, dan Puji Tuhan ada segelintir anak-anak muda Fairy Tail, seperti Natsu, Gray, Erza, dan Mirajane, adik perempuan sepupu kakak segera menumpuas mereka semua kepada pihak kepolisian dan memberikan kakak pakaian gantinya, juga kakak direkomendasikan pindah ke Magnolia pada masa SMA kelas 2, dan disitulah kakak menjalankan sebuah program magang yang dibayar perbulan oleh pihak Royal Fiore National Army, dan ternyata itu merupakan undian magang suatu ajang peraihan prestasi oleh sekolah Guild wizard dari Mawar Sharon Eagle, kebetulan sih… Kelompok magangnya kakak dan adik laki-laki tercinta kakak, Zhou-sama mendapatkan tema magang bidang militer selama 1 tahun penuh, kakak dan kelompok magangnya menjalankan tugas penting menjaga perbatasan Fiore-Rusia 3 bulan, juga Indonesia-Malaysia 1 bulan, serta India-Pakistan, di bagian kubu wilayah India dalam 2 bulan pada tahun 2015…. Itulah sisi kabar baik Tuhan memulihkan keadaan masa lampau kakak yang kelam…” 

  Lanjutan pula yang ketiganya “Setelah kakak menjalankan magang setahun tersebut, pada tahun 2016, tahun agenda kelulusan angkatan kakak dalam pendidikan sekolah Guild wizard Mawar Sharon Eagle, usai jalani ujian kelulusan SMA disini, kakak mengikuti suatu kegiatan Olympiade Guild Wizard Magnolia 2016, ternyata Fairy Tail vs Mawar Sharon Eagle merupakan babak final yang dimenangkan oleh Mirajane, adik sepupu dari Fairy Tail atas kakak sebelum masuk Guild wizard Fairy Tail alias masih di Guild wizard MS Eagle…., disitulah terbentuknya rasa persaudaraan kakak, Zhou, dengan Guild Fairy Tail yang diketuai master Makarov Dreyar, dan saya resmi menjadi anggota Guild wizard Fairy Tail dan pula menggenapi grup partai tunggal Fairy Tail Union yang diketuai oleh A. Mikhail Strauss berupaya melindungi pemerintahan negara Kerajaan Fiore dibawah pimpinan Ratu Hisui E. dari bahaya ancaman kudeta Kol. Zamrick Witwicky, seorang pria pemberontak dari jabatan ketua pasukan elit baret hitam Depot Special Force of Fiore yang akhirnya Tuhan berdaulat pecat dia, Kol. Zamrick Witwicky dari jabatannya lewat sang Ratu Hisui E. juga pihak pasukan elitnya pula, namun ia kabur saat hendak diadili karena tindakan sadisnya terhadap kelompok Guild wizard Phantom Lord, ia semena-mena memerintah pasukan elitnya, korps baret hitam DSFF Team Sakura nya untuk menyiksa dan menginterogasi anggota-anggota aktivis Phantom Lord  dengan alat setrum Stun Rod,  dan semacamnya pada ruangan tersembunyi markas angkatan laut di Tenrou Island, dengan menggunakan kendaraan Panser BTR nya….” 

  Lanjutan yang keempat “Tuhan selalu berbaik hati kepada anak-anakNya yang kesepian dalam pergaulan duniawi ini, itulah pengalaman kakak yang pahit nan kelam dipulihkan dan diberikan masa depan yang mulia seperti sekarang ini, terima kasih Tuhan, Allah Bapa pencipta sorgawi, terima kasih Yesus Kristus, terima kasih Roh Kudus, janjiMu Ya dan Amen untuk selamanya….” dengan tangisan terharunya, Mirajane pun juga menangis terharu di depan panggung kotbah Gereja Zentopia, bahkan semua jemaatnya. 

   Usai Husain Lee berkotbah tentang pengalaman hidup dalam Tuhan di depan jemaatnya, kemudian Pastor Philip bertitah untuk memasuki sesi perjamuan kudus "Saatnya kita memasuki sesi perjamuan kudus...", dan sesi perjamuan kudusnya pun dimulai secara bersama-sama. Usai perjamuan kudus, mereka pun memulai renungan sejenak akan kebaikan Tuhan, sang Allah Bapa pencipta yang mengutus firmanNya, Yesus Kristus sang juruselamat ke bumi guna menebus dosa umat manusia di kayu salib 2000 tahun lamanya, titah Pastor Philip "Saatnya kita renungkanlah secara pribadi...., betapa baik dan mulianya penebusan Tuhan Yesus Kristus di kayu salib....., bayangkanlah di dalam pikiran kalian bahwa Tuhan Yesus segera datang menghampiri kalian-kalian semuanya, melalui kerendahan hatiNya...." dengan mikrofonnya, lalu Husain Lee dan Mirajane yang berpakaian gaun hitam langsung duduk di dekat mimbar kotbahnya sambil menangis terharu "Hiks..., hiks...", lanjut Pastor Philip "Ohh... Sungguh betapa baiknya kemurahan hati Tuhan Yesus di kayu salib  dengan mengecilkan diri seukuran tinggi badan kalian masing-masing, dan bertemu wajah dengan wajah....., silahkan anda sekalian renungkanlah sejenak, bayangkanlah Tuhan Yesus datang dari sorga untuk mengambil alih pimpinan kotbah saya di depan kalian ini....", saat Pastor Philip berjalan meninggalkan panggung kotbah tersebut, Jenny dengan gaun ungunya dan Brandish dengan gaun coklatnya berjalan ke panggung kotbah dengan menangis terharu pula, dan Pastor Philip berjalan berkeliling di sekitar kawanan jemaat "Tap..., tap..., tap...", seterusnya yang laki-laki, Elfman dengan jas birunya, Hibiki dengan jas hitamnya, dan Rogue dengan jas putihnya menuju ke atas panggung tersebut sambil mengungkapkan perasaan yang sama pula "Hiks..., hiks...", sampai dengan satu jam seluruh jemaat Gereja Zentopia ini menangis terharu akan jamahan Tuhan dengan berbahasa roh, yakni berbahasa lidah. 

   Satu jam kemudian, agenda renungan selesai, seluruh jemaat gereja ini segera menyanyikan sebuah lagu penyembahan yang mentemakan tentang kelembutan hati Tuhan berjudul Bapa Lembutkan Hatiku pada bagian reffnya, 

Terima kasih Yesusku
Terima kasih Yesusku

Puji syukur hanya bagi Tuhanku 
Terima kasih Yesusku 
Terima kasih Yesusku

Puji syukur hanya bagi Tuhanku....

Terima kasih Yesusku
Terima kasih Yesusku

Puji syukur hanya bagi Tuhanku 
Terima kasih Yesusku 
Terima kasih Yesusku

Puji syukur hanya bagi Tuhanku
Puji syukur hanya bagi Tuhanku....


   Sesi doa penutupan dipimpin oleh Pastor Philip "Berkat dan hikmat sempurna dari Tuhan, Allah Bapa di sorga.., kasih karunia dalam nama Yesus Kristus, serta jamahan syafaat Roh Kudus melimpah selalu untuk kami seluruhnya, kami pulang membawa berkat sorgawi melebihi segalanya, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, sama-sama mengucapkan....", dan ucap seluruh jemaatnya "Amen...", acara Jumat Agung telah selesai pada jam 11:00 siang ini, para pemain musik mengiringi lagu Sow Here I Bow dengan dinyanyikan oleh Zhou, dan para jemaat langsung keluar dari gerejanya dengan tertib dan perlahan-lahan "Tap...., tap...., tap....", pada bagian area kantin, Pastor Philip dan Kak Maria Shandi berjualan hasil album lagu rohani terbarunya, juga buku-buku kesaksian pribadi dalam Tuhan secara terbuka,

Komentar Lucy “Wah…, bukunya Kak Maria Shandi yang satu ini ngga jauh kalahnya dengan bukunya Pastor Philip yaa…?” tangan kanannya sambil memegang sebuah buku yang berjudul “Pada Mulanya Adalah Keluarga” berbicara kepada Erza, lalu sahut Erza “Yap benar, Lucy…! kia beli saja” sambil mengeluarkan uangnya ke Maria Shandi sebesar US$ 15 “Sret!”, dan ucap Maria Shandi “Makasih banyak, Erza-san…!”, dan bagian yang lakinya, Natsu ngobrol bersama dengan Mystogan yang hendak membeli bukunya Pastor Philip yang berjudul “Before 30 Miracles Edition”, ujar Natsu “Kotbah Pastor Philip memang berbeda dengan kotbah-kotbah pendeta yang lainnya….”, dan balas Mystogan “Yap betul!, dari segi pelayanannya…., sudah futuristic dan tidak terlalu antik sekali…”, kemudian mereka berdua ini segera membeli buku “Before 30” tersebut dengan seharga US$ 15 pula “Sret!”, seterusnya mereka berdua langsung makan siang di suatu kantin gereja, disana mereka menikmati hidangan lezat khas Minangkabau, yaitu nasi padang daging sapi rendang  “Nyam…, nyam…, nyam…”.

   Komentar Mystogan “Hmmm…., rasanya tidak jauh berbeda dengan khas asli Indonesia yang disana, semua sama saja, bro….!” sambil mengecap makanan, dan sahut Natsu “Ahahaha…., gue itu paling sedap dengan makanan pedas seperti ini…” dengan menambahkan rasa pedasnya memakai sambal Bangkok khas Thailand nya “Cpyuk!”, balas Mystogan “Hehe…, loe kan memang jagoan naga api, masbro… Tetapi loe juga mesti jaga kesehatan tubuh loe itu dari makanan pedas berlebihan…”, gumam Natsu “Ehehehe…. Gue kan jagoan naga api, Mystogan my friend…! Gue mah udah paling kebal ama pedas se-level apapun juga, hehehe” sambil menghabiskan satu botol sambal Bangkok nya “Sruput….”, balas Mystogan lagi “Walau dirimu itu jagoan naga api…., se-enggaknya kan kamu bisa terkena penyakit wasir juga akibat mengkonsumsi makanan pedas berlebihan, karena kamu juga manusia biasa, Natsu-san….”,

   Gumam Natsu lagi “Wuahaha…. Gue itu tidak 100% manusia biasa, gue juga kan punya jiwa Fire Dragon Slayer, dude… Mana bisa gue kena penyakit wasir seperti kamu-kamu semua yang hanyalah manusia biasa, uwahaha….”, ucap Mystogan “Hihi… Terserah dirimu saja deh, Natsu…. Tubuh juga tubuh kamu ini kok!” meminum segelas jus jeruk Bali nya “Sruput…”,  pada jam 12:06 siang, usai makan siang, seluruh anggota Guild wizard se-Magnolia, seperti Fairy Tail, Blue Pegasus, Mermaid Heel, dan Sabertooth pada menjalani sesi foto bersama dengan Pastor Philip Mantofa beserta keluarganya dan Kak Maria Shandi bersama dengan keluarganya pula “Jpret.., jpret.., jpret.., jpret..”, ucapan salam dari seorang Pastor Philip Mantofa dan Kak Maria Shandi “Okay makasih banyak semuanya…!, Tuhan memberkati kalian-kalian selalu…” berjabat tangan kepada seluruh keempat Guild wizard ini, dan sahut seluruh keempat Guild wizard ini “Iya kak…, berkat yang sama pula kepada kakak-kakak sekalian…!” dengan serentak, dan semua diantara mereka ini saling mengucapkan kata salam perpisahannya “Goodbye, all… God blessing forever!”,

   Usai kepergian kedua hamba Tuhan dari Indonesia ini pulang dari Gereja Zentopia tersebut, Laxus berjalan pulang bersama dengan Cana, Bambang, Karen, dan Natsu menuju ke suatu Halte Bus di trotoar kirinya, kata Bambang “Itu… Kak Maria Shandi senyumnya dan kebijakannya mantap abis, coy…!” bersorak-sorai, lanjut Cana “Cakeupnya bukan main….” sambil mengedipkan matanya, lanjut Karen “Postur badannya langsing-tinggi, montoknya sama seperti Juvia dan Lucy….” dengan tertawa girang, dan balas komentar Laxus dengan terbayang-bayang “Kalau saja beliau sepantar dengan gue, langsung gue nikahin jadi isteri gue tuh, si kakak cantik itu…”, balas Natsu “Wah enak saja kau, Luxus… Beliau yang nanti gue jadikan isteri gue…!” bercanda, disahut oleh Bambang “Eit.., eit.., eit.. wani piro Natsu!, beliau kan orang Indonesia macam gue, bukan orang Jepang macam loe, beliau nanti yang mutlak jadi isteri gue, bukan jadi isteri loe, Natsu…” bercanda sambil tertawa kecil, dan balas Laxus kepada Bambang “Oh yeaahhh!!, andai kata dengan diri saya…., beliau lah yang akan lebih level dengan kelelakian sejati saya, bukan jadi isteri kalian-kalian berdua… She’s wan’t to be my wife at my best future, under you stand?” dengan memeluk Natsu dan Bambangnya.

   Lanjut Natsu kepada Laxus “Wahaha… Dirimu, Laxus hanya menang gede badan dan mulutmu saja!, percuma dengan seorang lelaki badan terlalu besar, beliau yang ada tepar dan ngga jadi mempunyai warisan keturunan oleh badan bagongmu itu, Luxus…. Sebesar alaihiyum gambreng!!, ahahai” menepok bokongnya, komen Bambang “Samanya kamu juga, Natsu… Cowok naga api sepertimu juga akan membuat diri beliau terbakar hangus oleh nafsu syahwat bara api nagamu, cooyy…! Dia akan selalu setia kepada lelaki bertakwa semacam gue!” menyentilkan tangannya ke arah perut Natsu, dan tanggap Laxus pula “Nananonan eta sia, Bambang…! Kamu homo yaa!?, mainnya tepok-tepok otong sesama lelaki, kau…!” menempeleng kepala Bambang, balas Bambang “Jihihi Laxus?, gue ngga nepok-nepok otongnya, Dreyar…!!” bercanda sambil menjewer telinga  kiri Laxus, ujar canda Natsu pula “Hahaha… Benar itu, Laxus…! Bambang kan homo bro…!?” sambil tepuk tangan dengan Laxus “Slap!”,

   Dan ujar Karen “Woi cowok…!, itu busnya sudah datang, pe’a…!!” tertawa kecil, lanjut tawa Cana “Iya nih…, pe’a… Kita bisa ketinggalan busnya entar!” menertawakan sikap jahil ketiga lelaki ini, dan kemudian mereka berlima ini pun segera memasuki busnya dari bagian pintu depan samping kirinya “Tap…,tap…, tap…”, lalu sang supir yang mengendarai di bagian posisi depan kanannya segera menjalankan busnya “Vruuummm….”.

  Usai hari jumat, tanggal 19 April 2019, keesokan hari sabtunya, tanggal 20 April 2019, waktu siang hari jam 10:01, seorang Lyon Vastia dengan berpakaian baju lengan pendek warna ungu, jaket jubah panjang warna putih, celana lapang serta sepatu lapang warna hitam sedang nge-vlog sambil mengendarai sepeda motor Honda Goldwing oranyenya sambil fokus mendengar suara petunjuk arah dari Google Maps pada gadgetnya “Vruuummm….!!”, sesampainya 500 km ke arah kiri, di dalam suatu area lingkungan komplek perumahan besar korps Tentara Nasional Diraja Fiore Udara ibukota Magnolia, depan gerbangnya, ia tak sengaja menggeberkan suara knalpotnya karena saking terfokusnya dengan Google Maps pada gadgetnya “Broouuummm!!!”,

  Ia telah memasuki kawasan komplek perumahan tersebut tanpa izin melapor kepada penjaganya yang di dalam kantor pos penjagaannya, serta kamera pengintai CCTV telah merekam wajahnya dengan teknologi canggih itu “Bip!, bip!”. Di saat ia melihat ada sebuah kendaraan mobil jeep Humvee milik Tentara Nasional Diraja Fiore Udara warna abu-abu corak loreng digital hijau dan coklat belok ke haluan kanan, ia terkejut sambil keringat panas-dingin dan membantingkan stang sepeda motornya ke kanan terus berbalik ke gerbang perjagaannya sambil berkata “Waduh celakalah gua!!, ini kan komplek militer!?, kenapa gua sebodoh ini!!?”, gua kesasar kali!!?”, “Vruuummm”.

  Sesampainya di pintu gerbang perjagaan tersebut, ia telah dihadang oleh sosok seorang lelaki etnis tionghoa penjaga komplek militer angkatan udara yang berseragam warna abu-abu corak loreng digital hijau dan coklat yang bersenjatakan senapan L-85 Bullpup pada pundak kanannya, berkaca mata hitam, serta memakai helm tentara warna dan corak loreng yang sama dengan pakaian seragamnya pula “Tap!”, disini tanya Lyon “Punten abang!, di manakah jalan Lieutenant Street itu, bang?” sambil mengerem sepeda motornya juga tertawa kecil, lalu jawab seorang tentara angkatan udara ini “Kamu, Lyon Vastia tak tengok kami tentara jaga di dalam kantor jaga disitu..…!?, KAMI TENTARA BERSENJATA!!, BUKAN ROBOT KALENG-KALENG, DONGO!!, kepalamu tah tukang gebar-geber kau!, tolong parkirin motor gedemu di pinggir kiri jalan…!” bertitah sambil agak ngamuk, sahut Lyon dengan agak kesal dan pasrah “Iya bang!, saya parkirin!” sambil menyalakan mesin sepeda motornya untuk memarkirkan kendaraannya pada posisi pinggir kiri jalan “Ciit!”, dan titah seorang tentara “Lepas helm mu! Ikut ke kantor jaga!” dengan berjalan santai menuju ke kantor jaga “Tap…, tap…, tap…, tap…”, dan saat di dalam kantor jaganya, seorang tentara ini memberi salam hormat militer kepada Mayor Singham, seorang mayor atasan beretnis India yang berseragam yang sama seperti pasukan bawahannya dan memakai topi turban India warna abu-abu yang menyilang pada bagian posisi kanan-kiri kepalanya, juga seorang tentara jaga ini suruh Lyon duduk menghadap Mayor Singham “Lyon duduk!, tolong dengerin bapak Mayor Singham!” dengan menyediakan kursinya “Sret!” juga menyediakan air minumnya,

  Kemudian Mayor Singham pun berceramah kepada Lyon “Fufufufu…, tentara angkatan apapun, negara manapun…. sudah tidak dihargai lagi oleh masyarakat!” sambil duduk berhadapan dengan meminum teh hijau matcha Jepangnya “Sruput…!”,  dan tanya Lyon lagi “Maksud bapak komandan, mengapa…?” agak gugup.


IX


Old Peace, New Conflict


   Jawab Mayor Singham “Lyon tidakkah mengerti!?, era sekarang ini memang jauh berbeda, sudah berubah, namanya juga people jaman now…., dengan mudahnya tentara angkatan apapun seringkali disepelekan!, betapa culangungnya people jaman now….” dengan tawa kesalnya, lanjut Mayor Singham lagi “Sedangkan kami, tentara berjaga di markas, di barrack, di komplek perumahan militer atas nama pimpinan seorang Marsekal, bung! Bukan atas kemauan kami pribadi, kalau seandainya atas diri pribadi, kami jaga saja rumah kami masing-masing…., malahan kami udah enak-enakan main ML-an di kamar mandi sambil nge-boker!, anda juga main nyelonong masuk komplek militer tanpa izin karena kami kurang bersenjata lengkap, gitu!?”, dan ucap Lyon “Iya pak…, saya minta maaf atas kelakuan bodoh saya…, tidak juga pak!, bukan itu maksudnya….” dengan senyum gugupnya, balas Mayor Singham “Iya bung!, sudah kami maafkan!, kami ampuni!, tetapi anda, saya tanya… Jikalau seandainya ada suatu insiden kecelakaan atau serangan kelompok kriminal ke markas kami, siapa yang repot kira-kira…?”,

  Sahut Lyon “Yaa bapak tentaralah….” dengan malu-malu, ujar Mayor Singham “Ada pertanyaan lagi…, jikalau seorang rakyat kecolongan, kerampokan, atau tertimpa bencana alam di markas kami, yaa kami tentara yang menolong anda-anda sekalian, bahkan di tempat sipil pun, kami juga yang menolong kalian semua, nah… Jikalau seandainya kami yang kena insidennya juga, kamilah yang dianggap pemerintah kerajaan mencelakakan orang lain, bung! Peraturan kedisiplinan itu diciptakan untuk ditaati…, supaya kehidupan dapat berjalan dengan baik dan teratur... Paham maksud saya, Lyon...?” dengan nada lemah lembut, ucap Lyon “Iya bapak….” malu-malu, titah Mayor Singham “Itu coba tolong kamu lihat pada layar komputer CCTV kami disini!, itu lihat contoh perilaku jelek si Ren Akatsuki, umur 20 tahun dari Guild wizard Blue Pegasus…!, dia mentang-mentang pakai mobil Mustang Camaro Bumblebee, enak banget main kebut-kebutan ke komplek militer, tanpa izin melapor, sok belagak sangat ama personil tentara jaga kami, mentang-mentang cewek yang jaga di luar…!” sambil melihat layar komputer CCTV nya yang merekam wajah seseorang lelaki tersebut “Bip!, bip!”,

   Sahut lagi oleh Lyon “Iya bapak…, saya mengerti!”, dan titah Mayor Singham kedua kalinya “Terus kamu juga ikuti dan pelajari perilaku baik dari Mohammed Jordan, umur 23 tahun dari Guild wizard Fairy Tail dalam bertamu ke komplek militer kami…. Dia dengan motor Kawasaki Ninja 300cc warna hijaunya, melapor terlebih dahulu kepada para penjaga komplek kami yang perempuan di luar kantor jaga ini sebelum mengantarkan paket susu kambingnya ke rumah Bapak Marsekal Zaenal Abidin, juga tentara kami pun segan memberi petunjuk arah rumah Bapak Marsekal Zaenal Abidin, beliau Marsekal TNDFU etnis muslim Pakistan, beliau orangnya ramah dan tegas dalam berdisiplin…, beliaulah yang memegang kepunyaan komplek angkatan udara di sini, bung…!, kebetulan saya tanya bahwa anda, Lyon ingin ngapain ke jalan Lieutenant Street?” sahut Lyon “Siap pak komandan!, saya mau ke jalan Lieutenant Street buat menghadiri acara event Honda Motorcycle di sana, pak komandan…!” dengan menutupi rasa malunya, dan seterusnya Mayor Singham kembali bertanya sekali lagi “Mentang-mentang ada event Honda Motorcycle, anda bisa se-enaknya masa bodo ama yang jaga di pintu gerbang?, main nyelonong saja tanpa permisi dulu ama yang jaga pintu gerbang disini?, So… Anda punya tiga pilihan dari saya, anda mau pilih ditilang, dititah lari 1000x di lapangan upacara, atau bersihin WC kamar mandi kantor jaga angkatan udara?, itu pilihan ada di benakmu, sobat!” dengan nada lembut,

  Jawab Lyon “Hmm…, saya pilih ditilang saja, pak komandan…!” berwajah pasrah, ujar Mayor Singham “Iya benar yaa…, saya tilang anda!, pada minggu depan, tanggal 24 April 2019, anda, Lyon Vastia mesti datang ke Makamah Militer kota Magnolia, buat sidang pengadilan!” dengan suara lembut namun agak tegas sambil mencatat surat tilangnya, ucap Lyon pula “Siap pak komandan!, saya terima!”, dan balas Mayor Singham “Silahkan anda pulang ke rumah anda masing-masing!, bawa keluar motornya dari komplek angkatan udara, dengan keadaan mesin turn off!” agak tegas, ucap salam Lyon “Siap 86!, saya mohon pulang dari kantor!” memberikan salam hormat, dan Mayor Singham hanya menganggukan kepalanya saja, lalu saat ia keluar dari kantor jaga, Lyon menggerutu “Oh my God….!, ngeri juga hukumannya…., gara-gara terlalu fokusin ama Google Maps, yah…!” sambil mendorongkan motor Honda Goldwingnya sampai keluar gerbang komplek militer tersebut.

   Sehabis ia ditilang oleh tentara angkatan udara di komplek militer, ia menceritakan suatu peristiwa unik dan agak mengerikan tersebut kepada teman saingan dekatnya, Gray, juga kepada  teman-teman yang berkunjung di rumah Gray ini, ada Zhou, Erza, Hibiki, Mirajane, Elfman, dan Lisanna, cerita Lyon “Gue pas selesai kerja dari kantor gue…, langsung bikin motovlog mau hadiri acara event Honda Motorcycle di jalan Lieutenant Street, nggak tahunya gue disasarin ama Google Maps ke Lieutenant Street nya komplek angkatan udara…. Gue disemprot ama tentara jaga, yaa akhirnya saya ditilang ama mereka….” sambil tertawa kecil juga menunjukan video vlognya lewat kamera kecil pada helmnya,  Gray dan Erza bertanya “Memangnya kamu, Lyon kesasar yah?” penasaran, jawab Lyon “Iya Gray, Erza… Gue disasarin ama Google Maps…, mengapa yah…!” tertawa kecil, tanggap Mirajane dan Hibiki “Mungkin sinyal gadget kamu itu, Lyon… Lagi kurang bagus”, ujar Lyon “Iya juga sih…, beda kalau pakai wi-fi ama sinyalnya bagus, ngga bakalan di sasarin gitu….”, kemudian Elfman dan Lisanna bertanya kepada Lyon “Oh iya…, kalau soal event Honda Motorcycle yang tadi kamu ceritain kepada kami, di jalan Lieutenant Street itu, jadi ikut acaranya ngga?”, jawab Lyon lagi “Iya bro Elfman…, Lisanna… Gue jadi kesana, pas udah keluar dari jalan Lieutenant Street komplek angkatan udara…, ternyata benar… Gue disasarin ama Google Maps, dan pantesan komplek tersebut beda dengan komplek-komplek lainnya, gue tengok banyaknya kendaraan tentara lewat, gue cabut ajah, dan... jadilah gue disemprot + ditilang ama tentara jaga dari angkatan udara, kenapa yah kalau di komplek tentara atau militer itu kalau gue masuk malah disemprot ama ditilang….?” agak malu,

   Tanggap Zhou ke Lyon “Yap!, kalau di komplek militer peraturan jauh lebih ketat, tidak seperti di komplek sipil, kita cukup mengklakson + menyapa dengan kata “Permisi” kepada satpam jaga…., di komplek militer, Lyon ngga bisa main klakson cabut begitu saja, mesti matiin mesin, matiin lampu, lepas helm bagi yang roda 2, turun dari kendaraan, dan beri salam hormat kepada tentara jaga… Soalnya pas waktu gue SMA boncengan motor Bajaj Pulsar biru berdua ama kakak perempuan gue, Husain Lee dan barengan ama teman-teman magang gue pas pertama kali magang full setahun di angkatan darat, padahal cuma di pintu gerbang kompleknya saja…., ama tentara jaga gue ama beliau disuruh lepas helm, matiin mesin, matiin lampu pas malam hari, ama dorong motornya ke tempat parkir, walaupun gue ngga lupa beri salam hormat kepada tentara jaga disitu…. Kita mestinya hargai peraturan mereka juga, walaupun kita rakyat sipil, demi kebaikan kita sendiri, Lyon….” dengan senyum hangatnya, dan balas Lyon “Iya Zhou-sama…, selama ini gue melakukan tindakan sebodoh tanpa disadari, saking terfokus ama Google Maps”, tanggap Zhou lagi “Lain kali Lyon mesti turun dulu sebelum memasuki gerbang komplek militer, kalau Lyon ada suatu agenda kegiatan kesitu lagi, jangan lupa tips-tips yang gue bagi tahu disini, biar ngga disemprot ama tentara jaganya lagi, bro…!” dengan sok asyik,

   Ujar Lyon “Yaps!, thanks bro…!, gue ke kamar mandi dulu…” sambil mules, dan sahut Zhou dan Gray “Iya silahkan saja, Lyon-sama…. toiletnya ada di belakang!”, dan balas Lyon pula “Siap!” sambil berjalan menuju ke toilet. Di kota Snow Peak, jam 17:50 sore, di restoran khas Jawa, Hasan Braun dan rekan-rekan tim pengawalan raja sedang melaksanakan agenda makan sore bersama-sama, ujar Hasan Braun “Hufff…, habis jagain sang raja mengikuti ibadah Jumat Agung, kita bisa merasakan manfaat dan kebaikan dari jasa-jasa kita semua” sehabis menghabiskan segelas sirup cola dan sepiring nasi ayam bakar, dan balas Shafiq, seorang anggota tim pengawalan raja yang beretnis muslim Melayu menanggapinya “Yap sangat betul, Hasan-kun…! Walau kita berdua sama-sama muslim yang berbeda kepercayaan dengan anggota lainnya, kita juga merasakan manfaat dan kebaikan yang kita tebarkan, alhamdulillah…!” sambil minum segelas sirup colanya, dan Khan, seorang anggota tim pengawalan raja beretnis buddha India juga berkomentar “Aku pun juga sama, masbro…. Walau aku beragama buddha, kita lakukan tugas kewajiban kita dengan tulus hati, manfaat kebaikan jasa kita akan mengalir sampai jauh…” sambil memakan nasi ayam bakarnya, kemudian tanggap Hasan Braun “Hmm yaa yaa, bro Khan…! aku mengerti, kita memang beda keyakinan dengan umumnya orang-orang disini, kita masih tetap satu Tuhan, satu bangsa-negara, dan satu kewajiban….” sambil membersihkan meja makannya dengan selembar tissue, dan tanya Shafiq “Lalu… Gimana tuh sang Raja Daniel, beliau sudah makan belum?”, dan jawab Hasan Braun “Tampaknya beliau sudah makan, saya duluan yaa Shafiq, Khan…!” sambil bersalaman, dan sahut keduanya “Iya silahkan saja, Hasan Braun…!” sambil melanjutkan makan minumnya,

  Lalu Hasan Braun pun berjalan menuju ke Raja Daniel Kruschev yang sudah makan “Tap…, tap…, tap…, tap…”, dan ia pun melapor kepada sang raja “Lapor sang raja!, sampai kapankah kita beristirahat disini?”, dan sahut Raja Daniel “Kita selesai tepat pada jam 18:00 sore, Agen Hasan Braun…!” sambil menepuk pundak Hasan Braun, dan ujar Hasan Braun kepada sang raja “Oke makasih banyak, sang raja!”, dan ia pun berjalan bersama dengan sang Raja Daniel menuju ke area kolam ikan yang ada di dalam restoran Jawa ini “Tap…, tap…, tap…, tap…”, dan Hasan Braun pun segera memberitahukan kepada anggota lainnya selesai pada jam 18:00 sore, dan saat memasuki jam 18:00 sore, seluruh rombongan Raja Daniel pada pulang menuju ke arah jalan tol Snow Peak-Magnolia, di dalam sebuah mobil Toyota Alphard hitam, Hasan Braun melapor kepada rombongan tim pengawal raja lainnya yang di belakang untuk menyatukan konvoi sambil tanpa menyalakan sirine, hanya lampu rotator dan strobo saja yang menyala, dengan klakson mobil dan motor biasa, titah Hasan Braun “Kepada rombongan Tim Leopard yang di belakang, silahkan merapat ke konvoi sang raja yang di depan kalian!, tanpa sirine, tanpa penutupan jalan, tetap sopan-santun kepada pengguna jalan lainnya!” duduk di posisi depan samping kiri interior mobil ini, dan rombongan sang raja yang berada di belakang pun segera merapatkan rombongan konvoinya dengan tertib “Vruuummmm….”,

  Malam harinya, sesampainya di kota Oshibana, dalam jalur tol Snow Peak-Magnolia, ada suatu kendala atau insiden yang tidak diinginkan oleh para pengguna jalan tol tersebut yang dilihat oleh sang Raja Daniel dari dalam mobil Mercedez S Class hitamnya, yakni ada seorang ibu-ibu feminist berumur 37 tahun berbadan montok agak gemuk serta banyak gambaran tato pada kedua lengannya yang hanya memakai bra warna biru, bercelana chinno panjang putih, dan sepatu lapang warna coklat keemasan datang bersikap nekad mengendarai sepeda motor jenis Honda Goldwing warna merah maroon di jalanan tol itu, dengan kecepatan tinggi “Vrooouuuummmm..!!!!”, ibu-ibu tersebut berteriak-teriak mengucapkan ikrar kelompok gangsternya sambil ugal-ugalan dalam berkendara, namun sang Raja Daniel tidak redah, justru ia laporkan kepada pihak 911 Emergency yang dihubungkan kepada pihak satuan polantas Polisi Nasional Diraja Fiore. Usai sang raja menelpon 911 Emergency, ia pun langsung berkata di dalam mobilnya “Tinggal kita tunggu saja hasilnya…, apakah ibu-ibu itu berhasil lolos atau terperangkap oleh satuan polantas?, hehehe…. Lagian mengapa dia tidak mentaati peraturan umum yah?” dengan tertawa kecil, dan tak lama kemudian ibu-ibu tersebut berhasil diberhentikan dan diringkus oleh para petugas polantas ke pinggir jalan tol paling kiri dari belakang “Wiiiuuuuwwww…..!!”, kemudian ibu-ibu tersebut digeledah secara badannya oleh para polwan karena ia menyembunyikan narkoba jenis rokok ganja pada celana dalamnya di dalam mobil polantas, sedangkan motor Honda Goldwingnya di geledah oleh petugas polantas yang laki-laki.

  Reaksi Hasan Braun “Hahahahahaha…, syukurin tah ibu-ibu itu. Sok-sok belagak jadi feminist di jalanan sih…!” sambil meliriknya ke belakang, dan lanjut Fransiskus, seorang pengendara mobil Toyota Alphard hitam milik tim pasukan pengawalan raja di sebelah kanan Hasan Braun “Iya juga Hasan-kun…, itulah akibatnya yang menantang peraturan lalu lintas demi urusan apapun itu, masbro…!” sambil mengendarai mobil ini “Bruuummm…”,

   Lalu kemudian sesampainya di ibukota Magnolia, Istana Pemerintahan Kerajaan Magnolia yang luas dan besar, sang Raja Daniel sangat disambut meriah oleh pasukan segelintir pasukan penjaga istana yang berpakaian seragam tradisional belang biru-kuning dengan tombak dan lembing ataupun sebagian besar membawa sepucuk senapan Fn Fal Bayonnet dan L85 Bayonnet, ada pula yang berpakaian seragam modern serba abu-abu berslayer warna merah yang menutupi lehernya, dan bertopi ushanka khas Rusia, topi bowler coklat khas Gurkha Inggris, topi tentara Mao Zedong khas China, topi turban khas India, ataupun berhelm tentara khas Amerika Serikat yang dibekali secupuk senapan AK74, M16A3, Fn Fal, dan L85 berbaris dengan rapi untuk menghormati kedatangan sang Raja Daniel juga kepada sang Ratu Hisui E. yang menunggu kedatangannya, dengan salah seorang lelaki yang berjaga di atas menara istananya meniupkan sebuah trompet Shofar khas yahudinya “Toeeettt…., toeeettt….”,  setelah itu mereka-mereka seluruhnya segera bersalaman dengan hormat kepada Baginda Ratu Hisui E. dan Pemerintah Raja Daniel, dan melanjutkan kembali aktivitas masing-masing seperti biasa.

   Jam 08:00 pagi, pada keesokan harinya di kota Niigata, Jepang. Fillo sedang berbincang-bincang dengan seorang Mayor Goupal, sang komandan atasan grup pasukan Black Aligator dari korps pasukan khusus Shield Regiment of Gurkha se-internasional asal Burma yang berpostur tinggi dan besar sedikit melebihi Laxus dan Elfman, berseragam perwira warna hijau army, kulit merah kekuningan, mata agak sipit, hidung mancung, dan bertopi turban India warna jingga, entah Fillo sedang menyebarkan berita hoax dan politik adu domba tentang Fairy Tail kepada Mayor Goupal dan seluruh perwira-perwira lainnya dalam grup Black Aligatornya karena dendam tuntutan darah atas kehancuran Guild Red Bullnya, Ujaran hoax dan kebencian Fillo “Bapak Mayor Goupal pasti tahu tentang Guild Fairy Tail kan..?, sekarang nasib mereka telah menjadi suatu kelompok Guild wizard yang terbesar se-internasional karena daya saing kekuatan elemen wizardnya yang paling mahir ketimbang Guild wizard lainnya, mereka dari Kerajaan Fiore selalu menyebarkan ideologi politik anti fascist, pecinta sekulerisme dan moderat, bahkan yang paling menonjol bagi saya pribadi dan seluruh karir bapak mayor, mereka itu anti tentara dan anti agama…., bapak mayor!”, terus kejut heran Mayor Goupal “Wah!, yang benar saja, Mas Fillo!?” dengan suara yang agak kencang, lanjut Fillo “Mereka, Fairy Tail itu… Sangat pandai memprovokasi pemerintahan Joko Widodo agar mengkriminalisasi para ulama di Indonesia, di bawah pimpinan ideologi LGBT, komunisme, dan ideologi kapitalis-zionisme, dan membangunkan gerakan kristenisasi besar-besaran se-dunia, macam pak Saifuddin Ibrahim, Nabeel Qureshi, dan Mario Joseph…” sambil menunjukan karya hasil rekayasanya yang seolah-olah itu fakta bagi berita yang realita.

   Titah Mayor Goupal “Coba kau, Fillo… Tolong ceritakanlah kepada saya tentang Guild wizard Fairy Tail yang lebih lengkap lagi!” sambil minum kopi, dan lanjut Fillo dengan semangatnya koar-koarkan berita hoax dan ujaran kebencian “Jadi begini bapak mayor… Guild itu dirancangkan pertama kali oleh pentolan geng Mavis Vermillion bersama dengan seorang perempuan teman dekatnya, Zera, dan keempat lelakinya, Warrod Sequen, Zeref Dragneel sang suami Mavis, Yuri Dreyar, dan Precht Gaebolg. Mereka sang penjelajah pulau Tenrou Island, Fiore pada tahun 1900-an versi kalendar masehi, sedangkan versi Fiore tahun X686… Tujuan mereka mendirikan suatu Guild wizard Fairy Tail tersebut untuk istilahnya banyak kaum manusia yang giat mempelajari ilmu elemen wizard dari Guild mereka masing-masing, agar menciptakan suatu kegiatan minat-bakat yang baru bagi tingkat prestasi anak-anak sekolah, pemuda-pemudi kampus, dan jalur prestasi semacamnya…. Semenjak bertambahnya generasi penerus Guild ini sampai ke berbagai penjuru dunia, seperti generasinya Natsu, Gray, Erza, dan Mirajane… Mereka semakin bertambah dengan tak terkontrol, mereka telah menjadi wizard penguasa bumi yang ujung-ujungnya akan membuat ideologi yang berbahaya bagi keamanan bangsa-negara dan bumi yang mereka pijaki sendiri!, yang lebih utama kepada agama, mereka sangat membenci para ulama-ulama, tolonglah kami, bapak komandan mayor…! Hentikanlah mereka dengan bapak utuskanlah berlipat-lipat gandakan pasukan elit bapak untuk membasmih seluruh total Guild wizard Fairy Tail, sekarang!!, mereka sangat nyata-nyata menciptakan dalang rezim pemerintahan presiden Joko Widodo dan antek-anteknya, Pak Wiranto, Abdurahman Wachid atau Pak Gusdur, Pak Ahok BTP, Banser dan GP Ansor Nahdlatul Ulama, partai PDIP, Bu Megawati, Mbak Grace Natalie, partai PSI, partai Nasdem, Gereja Mawar Sharon, Gereja Bethel Indonesia, Pdt. Saifuddin Ibrahim, Ps. Stephen Tong, dan sebagainya terhadap saudara-saudari kami di tanah Indonesia khususnya buat lengserkan ormas FPI, HTI, partai PKS, serta hak WNI Habib Rizieq tentang kasus pronografi dan makar beliau... yang ternyata hanyalah berita sandiwara kaum zionis yahudi laknatullah, gereja kristiani, dan partai komunis anti keadilan, dan menangkap Prabowo Subianto dan segelintir People Power pembela hak manusia, bapak komandan!!, mengapa bapak diam saja dan tetap mendukung mereka, sedangkan Guild wizard Red Bull kami yang telah bapak bubarkan tidak seberapa dibandingkan dengan tingkat marbahayanya Guild wizard Fairy Tail yang jauh lebih nyatanya membahayakan keamanan United Nation, pak komandan!?, bagaimanakah menurut bapak?” dengan nada bicara yang agak menekan,

   Dan reaksi Mayor Goupal “Cik!, tadikan saya perintahkan anda, Fillo jelaskan tentang Guild wizard Fairy Tail saja, dengan selengkapnya… Dan saya tanya, mengapa anda juga membahas tentang masalah politik di Indonesia?, dan apa hubungannya antara Fairy Tail, Red Bull, saya, anda Fillo, SRG, dengan urusan politik mereka?, coba jelaskanlah….!” dengan nada lemah lembut, dan bahas Fillo lagi “Hmmm…, cuma sekedar masalah keadilan saja, bapak mayor…! Jikalau bapak ingin memenuhi permintaan saya disini, saya ada ganjaran uang sebesar US$ 99999 di kedua koper ekstra besar dan nomor rekening kartu debit saya ini yang akan menjadi upah bagi bapak komandan mayor dan segelintir pasukan elit bapak, juga biaya pertambahan modal militer, keadilan sosial, dan persenjataan bapak mayor…, jikalau tidak ada waktu pun juga tak apa-apa, saya tidak bermaksud memaksa bapak dan korps pasukan khusus bapak…, nanti saya yang urusin sendiri bareng ama partai PKS dan Guild saya yang baru, demi keadilan sejati bagi saya dan orang-orang tercinta saya yang dibunuh oleh Natsu dan antek-anteknya, Gray, Erza, Lucy, Pak Makarov Dreyar!” dengan pasrah, takut, dan emosian sambil menunjukan kedua koper dan sebuah kartu debitnya,

   Tanggap Mayor Goupal “Baiklah!, itu semua adalah tuntutan keadilanmu, Fillo…! Saya terima dengan tulus hati, jikalau seandainya rencana anda gagal ataupun tidak ada bukti tuntutan keadilanmu yang benar dan nyata…, konsenkuensi dari saya…, yaitu anda harus membayar semua kerugian semua karir-karir militer korps SRG saya disini + taruhan nyawa andalah yang akan menjadi suatu modal penebusan gerakan Bahaya Guild Fairy Tail bagi kami dan kaum-kaum yang anda sebutkan disitu semuanya, paham!?” dengan bernada lembut lagi sambil percaya-percaya saja demi kerjasama dengan Fillo, dan ucap Fillo “Iya pak!, terima kasih atas kerjasamanya, dan saya mohon pulang!” berjabat tangan, akan tetapi Fillo dan Mayor Goupal tidak menyadari bahwa ada salah seorang recruit tentara bawahannya, Park Mamoru, seorang lelaki Jepang keturunan Korea ini keluar dari kamar barracknya menuju ke tempat pelatihan militer sambil melirik-lirik dari bawah, dan terdengarlah semua rencana hoax dan adu domba Fillo oleh kedua telinga Mamoru, dan komen Mamoru “Huh…, itu orang ngapain yaa ama bapak Mayor Goupal, sepertinya dia ingin membuat rencana hoax atau adu domba dengan Guild wizard Fairy Tail…?, semoga saja hanya perasaan…” sambil berjalan memasuki gedung pelatihan militernya “Tap…., tap…., tap….”,

  Padahal segitu masih belum seberapa dibandingkan dengan medan pertempuran yang sesungguhnya, Mamoru, seorang rekruitment tentara korps SRG yang adalah sebagian dari member Guild wizard Fairy Tail  pun merasa terpukuli oleh ujaran kebencian dan hoax oleh Fillo, mantan paksaan dari professor asisten setia Vermicelli yang menjadi seksi perancang politik dan perdagangan pasar gelap produk senjata biologis Guild wizard Red Bull, seterusnya Fillo melanjutkan perjalanan dari Niigata, Jepang menuju ke Magnolia, Fiore, dengan menaiki pesawat maskapai Japan Airlines “Fruuooonnnggg…..”, sesampainya ia di kota Magnolia, di dalam kawasan markas Serikat Fairy Tail, ia ikut menumpang makan dan minum di ruangan cafenya, tanya Fillo kepada Mirajane, seorang perempuan kepala pelayan cafe Serikat Fairy Tail umur 20 tahun “Permisi Mira-san…!, bolehkah saya ingin bertemu dengan seorang master Guild Fairy Tail?” dengan senyum liciknya, dan jawab Mirajane “Itu beliau, Pak Makarov, tolong tanya saja ama beliau, di mana sang master Guild Fairy Tail, yaa…! Oh iya siapa namamu, mas pemuda?” sambil tersenyum. ujar Fillo “Namaku..?, Hmm…, aku Fillo McTrump!, Mira-san…, mantan Guild Red Bull…!” berjabat tangan dan menuju ke Makarov. Usai menuju ke Makarov, ia didatangi oleh Erza, sang master Guild Fairy Tail ke-7 setelah Makarov, ucapan salam Erza “Hello pemuda…!, selamat siang!, namaku Erza Scarlett, sang master Guild Fairy Tail ke-7 yang kamu cari-cari…., dan siapakan namamu hai pemuda…?”, dan jawab Fillo “Namaku…. Felix Stewart, Erza-san!” dengan berbohong, ujar Erza “Wah…, cius namamu Felix Stewart?” bertanya dengan tawa kecil, dan ucap Fillo “Ahaha… Enggak kok, aku Fillo McTrump dari Guild Red Bull…!” sambil bercanda, dan sahut Erza “Ohh…, kamu Fillo, terus ingin bertemu dengan seorang master Guild Fairy Tail, tujuannya apa Fillo?” bersikap rendah hati, dan balas Fillo “Tujuan saya…?, hanya ingin memberitahukan kabar kepada kalian, Fairy Tail tentang pasukan elit korps Shield Regiment of Gurkha…. Belakangan ini mereka nanti akan merencanakan memperketat kekuatan pasukan elitnya berlipat ganda ke seluruh mancanegara…. Ingin bertujuan membasmih semua total Guild wizard Fairy Tail beserta dengan cabang-cabangnya, juga kepada seluruh aktivis dan relawan serta para penggemar kalian, Fairy Tail….!”, dan tawa Erza “Ahahahaha…. Itu berita dari siapa, Fillo?, dan apa hubungannya kami dengan pasukan elit mereka…”, dan ujar Fillo “Berita ini sumbernya dari General Alexander Liaw, jendral besar Royal Fiore National Army… Cek saja di website rfnamilitarynews.or.id, Erza-san!” menutupi diri, dan hal ini membuat Natsu, Gray, dan kawan-kawan Fairy Tail, seperti Juvia, Gajeel, Lucy, Cana, Laxus, Bambang, Alzack, dan Bisca berkumpul bersama Erza dan tamunya, Fillo.

   Saat ia memeriksa sumber berita yang diujarkan oleh Fillo, ternyata sangat jauh dari sumber faktanya, ujar Erza “Saya sudah memeriksa di website yang kamu tujui itu, dan saya tidak menemukan isu-isu tentang pasukan elit SRG berencana membasmih total dan membubarkan Guild wizard Fairy Tail dari dalam dan sebagainya, kok…!” sambil memainkan gadgetnya, dan sorakan teman-teman Guild Erzanya “Wow…!, ada apa itu, Erza-san…?”, dan tanggap Erza “Kita ada tamu spesial dari mantan Guild Red Bull, Fillo namanya!”mengajak teman-teman Guildnya berkenalan, dan Fillo pun kembali berbincang-bincang dengan Erza lagi, lanjut Fillo lagi “Kalau di website rfnamiliarynew.or.id ngga ketemu, Erza-san cari saja di website tentara Gurkha Inggris srgcorpsspecialforce.id, itu lebih lengkap tentang isu-isu mancanegara, juga rencana pembubaran Fairy Tail!” mengajak Erza membuka suatu alamat website tersebut dengan gadgetnya masing-masing “Bip!, bip!”, saat Erza membuka salah satu alamat website pasukan khusus SRG itu, ia tidak menemukan lagi isu-isu tentang rencana pembubaran Fairy Tail, sambil berbincang-bincang dengan teman Guild wizardnya, dan lanjut Natsu dan Gray “Kamu Fillo yah?”, dan sahut Fillo “Saya Pinot Sobakin, panggil aku Pinot, masbro…!” dengan berbohong lagi, dan ujar Juvia, Lucy, dan Cana “Ciuss dude…, namamu itu Pinot Sobakin?” sambil tertawa kecil, tanggap Laxus dan Bisca “Uwalaahh…, paling-an dia kepingin ajak bercanda kali?” beroptimis, dan sorak Gajeel “Ciahaha… Gue tahu nama asli loe, sobat…! Fillo McTrump, mantan Guild Red Bull kan?, gue udah cari tahu ama Erza-san, bro!” kepada Fillo, dan sahut Fillo “Ehehe… Tahu saja kau, Gajeel-sama!,  saya juga yakin, kalau Fairy Tail merupakan Guild wizard jelmaan grup PKI (Partai Komunis Indonesia) anti para ulama Indonesia sejak 30 September 1965….!”, dan kejut semua teman Guildnya yang berkumpul dengan Erza “Hah!?, serius kamu, Fillo?, kalau Guild wizard Fairy Tail ini jelmaan Partai Komunis Indonesia!!?”, dan tanggap Laxus, Alzack, dan Bisca “Coba tolong Fillo carikanlah sumber berita dan sejarah Fairy Tail kami di gadgetmu itu!” dengan heran dan humble, dan balasan Fillo kepada ketiganya “Saya sudah pasti tahu dari Vermicelli, boss Guildku yang mati dibunuh ama kalian-kalian…!, di dalam webstitenya VOA-Islam, Guild Fairy Tail sangat terbukti sebagai jelmaan PKI, jelmaan PDIP, PSI, jelmaan Zionis Israel, jelmaan CIA Amerika Serikat, juga jelmaan gerakan kristianisasi grup Christian Prince anti politik syariah Allah, islam, dan rasulnya!!”, dan tanggap Gajeel atas omongan hoax Fillo “Wah yang benar saja, Fillo-san! Coba tolong kamu buka lagi sumber sejarah kami di website fairytailguildwizard.or.id, disitu kamu bisa percaya sumber sejarah Guild ini yang sesungguhnya…!” dengan merangkul Fillo, dan congkak Fillo “Jangan coba-coba sentuh gua!, dengan tangan ras yahudi menjijikanmu itu, otak bokong naga besi!” sambil memegang gadgetnya, dan humble Gajeel “Iya yaa…, saya maaf!, saya maaf!” tersenyum, dan lanjut Fillo untuk membicarakan sejarah Fairy Tail “Saya membuktikan tentang Guild Fairy Tail dari website kalian itu masih lemah dalilnya, masih banyak yang ditutup-tutupin, justru yang dari website FPI di Indonesia lah yang paling benar, apalagi dari bapak HRS asli keturunan sang baginda seorang nabinya…. Fairy Tail ini kelompok Guild wizard penyihir dari Fiore ini... yang paling berbahaya bagi kedaulatan NKRI disana, kalianlah sang penebar kebencian bagi persatuan umat dan ulama saudara kami disana, Fairy Tail ini menyuplai semua uang, jasa wizard penyihir, dan donatur semacamnya guna mendukung rezim pemerintahan presiden Joko Widodo tahun 2019 ini terhadap umat islam, sumber dari website amalmarufnahimunkarindonesia.com, itulah sumber yang shahih sebenarnya, kalian paham itu?” dengan keras kepala dan mengkoar-koarkan berita hoaxnya.

  Kemudian Fillo melanjutkannya lagi bacotannya yang kedua kali “Terus selain itu, dari website VOA-Islam lagi…, dan website menjawabkristen.com… Grup Fairy Tail juga selalu meminta donasi secara paksa demi pekerjaan Roh Kudus, Roh Tuhan jadi-jadian kalian…, demi persembahan kepada Yesus, Tuhan jagoan cangcut ijo mampus di kayu salib pada benak kalian itu…!, terus demi uang, demi program kristenisasi pulak!, Fairy Tail yang mesti terbukti jadi dalang kerusuhan umat beragama di tanah Indonesia, lama-kelamaan… Saya yakin di tahun 2020 mendatang, pihak pemerintah United Nation dan pasukan korps SRG akan mengakhiri izin Guild Fairy Tail untuk mancanegara karena ideologi jahat kalian terhadap Guild Red Bull kami, coba bandingkan dengan Guild Red Bull kami… Seberingas-beringasnya kami di mata Fairy Tail, jauh lebih mulia dan baik di mata umat beragama ketimbang kalian yang kerjaannya memnfitnah orang lain, memfitnah politik syariah, memfitnah boss Guild kami, Vermicelli, juga kepada grup-grup orang lain kemana-mana!!, tentang Guild kami, gerakan 2019 Ganti Presiden di Indonesia, dan….” ceplas-ceplos, jeda Alzack dan Bisca “Cukup Fillo…!, yang kami inginkan bukan adu debat dengan bacot sampahmu itu!. kami hanya ingin bukti yang nyata tentang sejarah Guild kami yang kamu fitnahkan sebagai anti agama, jelmaan partai komunis, dan penyebar ideologi wizard penyihir jahat!”, dan lanjut Laxus “Ya!, kamu hanya percaya omongan-omongan website para setan berkedok sorban-jubah agamawi disana, tanpa ada bukti dan nyata yang sebenarnya!”, lalu dilanjut oleh Natsu, Gray, Cana, dan Lucy “Sikap ideologimu itu, Fillo… Mudah sekali dihasut oleh kaum-kaum setan berjubah agama intolerant, contoh tadi kamu bilang kami, Fairy Tail sebagai jelmaan PKI di Indonesia, jelmaan Christian Prince, dan sebagainya…, dengan sudut pandang politik khilafahisme!”,


  Komentar Bisca “Terus…, saya dan suami saya, Alzack minta Fillo buka website Guild kami, fairytailguildwizard.or.id dan bandingkan realita sejarah Fairy Tail dengan website lain yang menurut kamu sebagai sumber fakta dan valid… Saya jelaskan padamu, Fillo… Guild wizard kami dibentuk pada tahun X686 versi kalendar Fiore, sedangkan PKI di Indonesia pada kalendar bangsa kami tahun X739 kesetaraan dengan 1965 dalam kalendar umum, berarti isu-isu Fairy Tail yang kamu bicarakan itu, HOAX!, Fillo-san…” , lanjut Juvia “Yes do it, Nee-Mulan! Fillo banyak sekali percaya bukti-bukti dari kaum Hoaxer, memang kasihan sekali kami, Fairy Tail melihat nasibmu, Fillo… Mudah dibodohi dan dicuci otak oleh perkataan para politikus kedok agama di luar sana!”, tak lama itu Zhou datang sehabis bekerja di suatu kantor finansial duduk di sebelah kiri Juvia dan kanan Fillo “Hello sobat…!, siapa namamu, kawan…?, namaku Chiang Zhou Strauss, panggilanku Zhou-sama…!” dengan senang hati, tetapi Fillo berkata dalam hati “Aduh habis gua!!, ada seorang Fairy Tail lagi yang mengepung gua, mau-maunya apa sih, ini orang!!?, gua harus sebut nama gua Georgie di depan dia yang ujungnya memusingkan benak gua!” agak panas dingin, terus ujar Fillo “Nama gua Georgie, Zhou-sama! gua dari Amerika...” sedikit gugup, tawa kecil Zhou “Georgie…?, namamu lucu sekali, bung!” dengan yakin bahwa ia bukanlah seorang Georgie, namun dia adalah Fillo, tiba-tiba Gajeel dan Erza menarik tangan Zhou dan berbisik-bisik “Was, wes, wos, was, wes, wos”,  dan Zhou mengetahui bahwa dia adalah Fillo “Hello bro..!, namamu pasti Fillo McTrump kan?” bertanya, dan jawab Fillo “Iii.. Iya dech…, gue Fillo, bang Zhou…!, terserah elo-elo semuanya dech!” kebakaran jenggot, namun dalam hatinya “Dasar Fairy Tail!, dasar Roh Kudus!, gua tadi udah bilang apa, jancok!!?, gua kan Georgie, bispak!!!, God Demate!!!,” Dengan sok-sok’an menghujat Roh Tuhan dengan omongan kasarnya, juga memikirkan kembali waktu masa SMA nya ia pernah satu sekolah dengan Zhou dan seorang kakak perempuan kandungnya, Husain Lee.

  Zhou pun mulai bertanya kepada Fillo “Hei Fillo-san…!, ini ada apa dirimu dengan mereka-mereka, kawan Guildku disini?” sambil sok asyik, dan jawaban Fillo “Hahaha… Kepo loe, Zhou! Gua sedang memberikan kabar tentang pasukan korps SRG se-mancanegara akan berusaha membubarkan Fairy Tail juga, usai Guild gua yang dibubarkan paksa oleh mereka!!, hehe… Tinggal elo buka saja website srgspecialforce.id di gadget elo, simple cuy!!” sambil menepuk pinggang Zhou juga tertawa licik demi kesuksesan dendam pribadi terhadap Guild wizard Fairy Tail dalam menjalani karir politik hoax dan adu dombanya, terus Zhou pun membuka website tersebut dengan gadget bermerk Lenovo yang ia miliki “Bip!, bip!, bip!”, dan ternyata ia tidak menemukannya lagi, komen Zhou “Saya mengecek, tidak ada di website tersebut menyatakan pembubaran Guild Fairy Tail…, Palingan juga beriita hoax tentang isu-isu Fairy Tail yang dikarang-karang oleh oknum yang bersebrangan… Fillo semestinya memiliki daya logik yang lebih dewasa, jangan mudah ditipu oleh para politikus setan cap jubah agama maupun politik lainnya di luar sana, yaa… Memangnya kamu itu dari mantan Red Bull yaa?”, dan tanggap Fillo “Iya, itu terserah elo, Zhou-sama! Itu kan pendapat gua yah… Kalau Fairy Tail masih tolak kenyataan sejarah Guildmu pada website yang kubawa-bawa ini…., silahkan saja!!” bersikap agak memaksa percaya propaganda hoax dan adu domba yang dibuat-buat olehnya, seluruh kawan-kawan Guild Fairy Tail yang berkumpul bersama Zhou pada menyorakinya, sorakan Cana “Fillo tukang hoax…!, Fillo tukang adu domba…!, Zhou jangan mau percaya propaganda hoaxnya…!, yang dibawa dia itu berita palsu semuanya....!, berita palsu!, berita palsu!”, seterusnya tanggap Zhou “Kawan-kawanku…., silahkan kalian kembali lagi kerjakanlah kerjaan kalian masing-masing, biar Fillo ini urusannya dengan saya, Erza, dan Pak Makarov saja…” dengan humble, dan humble kawan-kawannya “That’s all right, Zhou-sama…!” membubarkan diri, akhirnya kawan-kawan yang berkerumun dengan Zhou dan Fillo pun segera pergi ke pekerjaannya masing-masing, kecuali Erza dan Makarov bersama dengan Zhou dan Fillo,

   Mereka bertiga ini langsung berbicara empat mata dengan Fillo tanpa ada salah seorang pun yang mengganggu urusan empat orang ini tentang sejarah berdirinya Fairy Tail dan Red Bull juga korps pasukan elit se-mancanegara Shield Regiment of Gurkha di kamar master Guild wizard Fairy Tail, gumam Gajeel “Uhh…, gue jadi haus sehabis debat ama Fillo si raja hoax Guild Red Bull…”, dan balas Juvia dan Lucy “Aku juga sama, haus pisan….” kemudian mereka-mereka ini segera menuju ke ruang cafe Mirajane “Tap…, tap…, tap…”, di dalam ruangan tersebut, Mirajane bertanya kepada Natsu dan kawan-kawannya, tanya Mirajane “Natsu…, tadi habis debat ama Fillo yah?”, jawab Natsu dan kawan-kawan “Iya Mira-san…!, kita debat ama si raja hoax dari Guild wizard Red Bull itu…” kehausan, dan tawa Mirajane “Ahaha…. Kalau saja gue ama Husain Lee kesana, dia bisa kena skak mat sebelum yang kalian katakan tadi…” sambil membuatkan minuman es lemon teanya, sorak Natsu dan kawan-kawan “Fillo raja hoax!!”, lanjut Gray “Asal Mira-san tahu…, adik laki sepupumu, Zhou-sama saja udah cukup meng-skak mat dia…”, lanjutan kedua dari Bisca “Ditambah lagi dengan saya dan suami saya, Alzack… Ia kami suruh buka sejarah Fairy Tail di website Guild kita saja, ia masih ngotot, arogan, dan memilih pakai sudut pandang website suatu ormas ekstrimis politik syariah islam Indonesia melulu…, lanjut Laxus yang ketiga kalinya  “Ya memang!, Guild ilegal Red Bull memang selalu ditamengi ama H. Rizieq S., Ustad A. Somad, ormas ekstrimis FPI, HTI, partai syariah PKS, PAN, bahkan pimpinan supremasi dari Pak Prabowo S., ataupun sebaliknya, baik di Indonesia sana, bahkan dimana-mana, Vermicelli dan Guild Red Bull berada, yaa sama-sama membentengi diri dari hukum negara, hukum kemanusiaan, dan sebagainya…”, lanjut Juvia “Yang bertujuan menguntungkan kaum jubah agamawi mereka saja, dan melukai sisi kebaikan kemanusiaan dan keadilan bangsa, negara, umat manusia, juga melukai kebaikan Kasih Anugerah Tuhan pula, dengan mengkoar-koarkan doa dan kajian akbarnya pakai suara menggelegar yang berkonten ujaran kebencian kepada bangsa-negara, kepada sesama umat beragama pula….” dengan memeras jeruk lemon kearah segelas es lemon teanya,

   Ujar Gray sehabis Juvia “Ya sekarang sudah waktunya si Guild wizard 666 Antikristus dan kaum-kaum pengecut agamis itu diinjak dan dicerai-beraikan Tuhan…., namun kita tetap waspada juga dengan siasat hoax adu domba si Fillo McTrump, karena kesadaran masing-masing…!” sambil meminum es lemon teanya,  dan komentar Lucy pula “Saya jadi ingin melihat cara kerja siasat adu dombanya Fillo macam apa nanti kedepan, semoga tak terjadi apa-apa…” memejamkan kedua matanya, sorak Mirajane “Ara…, ara… Semoga benar apa yang dikatakan Lucy….”, dan sorak semuanya “Amen!, ya Amen!”.

   Pada sore harinya, usai Fillo bicara empat mata dengan Zhou, Erza, dan Makarov, ia pulang dari Magnolia, Fiore menuju ke markas persembunyian bandit illuminati Carpar Arm induknya di Turki “Fruooonggg….”, sesampainya di markas persembunyian mereka, ia asyik merencanakan strategi adu dombanya bersama-sama dengan rekan-rekan bandit illuminati Carpar Arm, titah Fillo “So… Kita memiliki tiga tempat operasi pemata-mata bagi kerusuhan Fairy Tail - Shield Regiment of Gurkha, yaitu di Gronzi, Chechnya, yang kedua di Niigata, Jepang, dan yang ketiga di Marawi, Filipina… Dan yang mesti kita susupi antara kedua pihak ini, Guild Fairy Tail sang wizard profesional dengan Shield Regiment of Gurkha korps pasukan elit profesional yang bergelut pada tempat operasi di Niigata, Jepang… Sehabis itu kalian juga ada yang mesti ditempatkan di Marawi, Filipina guna memperketat ideologi Khilafah ISIS di Filipina, dan yang satu lagi… Kalian di Gronzi, Chechnya bersama dengan saya, guna menonton pertarungan Fairy Tail - SRG di Jepang, serta menonton perbandingan kekuatan militer Filipina - milisi Abu Sayyaf…, apa ada suatu pertanyaan dari kalian?” sambil memainkan papan hologramnya,

  Lalu seorang Morikawa Toshi, laki-laki Jepang berumur 17 tahun, dengan berpakaian baju lengan pendek warna biru, jaket rompi kevlar abu-abu berlambang huruf “C” dan bertulisan nama gang bandit “Carpar Arm”, bertopeng mata satu Illuminati, memakai sarung tangan warna merah, kedua lengannya penuh dengan tato, bercelana panjang chinno warna jingga, serta bersepatu laras ingin bertanya kepada Fillo “Kalau soal penempatan rekan-rekan kami, apakah itu keputusan Fillo atau pilihan kami sendiri, makasih…!” sambil mengangkat tangannya, dan jawab Fillo “Soal penempatan tempat operasi…, saya yang mengatur, yaa Toshi…! Kelompok Dumbass dibawah pimpinan boss Attaya Airin Zhang Lie, tempat operasinya di Niigata, Jepang….”, dan sahut Airin, seorang perempuan Thailand berumur 20 tahun, dengan berpakaian yang sama seperti Toshi, namun bawahan celananya berbeda, ia memakai baju kaos biru lengan ketiak dan celana chinno warna jingga super pendek di atas paha dan bersepatu laras tinggi sepaha warna hitam, serta kedua lengannya penuh dengan tato “Siap!, boss Fillo” sambil mengancungkan tangannya, kelompok Killer di bawah pimpinan Mahatma Holkar, tempat operasi di Marawi, Filipina…”, sahut Holkar “Siap!, boss Fillo” sambil menepukkan tangannya, dan satu lagi kelompok Murders bersama dengan saya, di Gronzi, Chechnya, dibawah pimpinan Gary D. Walker…!”, dan sorak Gary “Siap!, boss Fillo” mengepalkan tangan kanannya, dan titah Fillo lagi “Kelompok Killer…!”, sorakan Holkar dan anggota kelompoknya “Di Filipina!, kita berkuasa!”, lanjut Fillo kedua kali “Kelompok Dumbass…!”, sorakan Airin dan kelompoknya “Di Jepang!, kita bertahan!”, lanjut Fillo yang terakhir “Kelompok Murders…!”, dan sorakan Gary dan kelompoknya pula “Di Chechnya, kita berpanen hasil!”, titah Fillo kepada semuanya “Killer!, Dumbass!, cabut..!, Murders bersama gua ke Chechnya!”, dan sorak seluruhnya “Okay boss!!” bergegas pergi ke tempat operasinya masing-masing.

  Sedangkan korps pasukan elit Shield Regiment of Gurkha yang dibawah pimpinan komando oleh Mayor Goupal, ia terlebih dahulu memerintahkan timnya masing-masing di tempat operasi yang telah ditentukan, Team Black Aligator menempatkan markasnya berada di Jepang sebagai tim pasukan elit mancanegara bagian benua Asia dan Eropa saja, Team Bluetooth sebagai tim rekruitment anggota baru korps Shield Regiment of Gurkha dari ketiga tim tersebut, baik untuk Team Black Aligator, Team White Lion, dan Team Red Bones, lalu kemudian Team White Lion ditugaskan sebagai tim pasukan elit seluruh global, dan satu lagi, Team Red Bones bermarkas pada benua Afrika, daerah Timur Tengah, Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan, daerah negara-negara Hindustan, dan Australia, di dalam ruangan rapat markas SRG di Niigata, Jepang, seorang Mayor Goupal sedang rapat khusus bagi Team Black Aligator se-Asia dan Eropa, titahnya “Kebijakan saya ini… Khusus berlaku untuk wilayah benua Asia dan Eropa saja…, bahwa saya, Mayor Goupal memutuskan… Rekruitment dari Team Bluetooth mengutamakan untuk kalangan para preman-preman jalanan, pengangguran, mantan milisi, mantan ormas ekstrimis, dan para atlet-atlet beladiri…, saya keluarkan!”, dan sorak seluruh perwira, bintara, dan tamtama bawahannya “Siap!, pak komandan mayor!, kami laksanakan!” dengan tegas,

   Kali ini agak banyak sekali keanehan-keanehan rekruitment korps SRG dibawah pimpinan seorang komandan Mayor Goupal dari pimpinan Team Black Aligator, karena ulah adu domba, politik hoax dan peletan Fillo McTrump, mantan profesor asisten Vermicelli dan kelompok Guild wizard Red Bull guna membubarkan dan menggenosidakan paksa Guild wizard Fairy Tail seluruh kawasan global, dengan merekut pula kaum mantan militan bersenjata, ormas ekstrimis agamis di Indonesia khususnya, khususnya pula untuk negara-negara Asia timur raya dan Asia tenggara, juga berlaku di dalam benua Eropa pula, hal tersebut membuat pemerintah kerajaan Fiore, Raja Daniel diberi amanat oleh pemerintah global United Nation untuk mengutus para member Guild wizard bangsanya menjalankan misi rahasia memantau kinerja kebijakan komando Mayor Goupal dalam admisntratif dan undang-undang korps SRG disini.

  Pada malam harinya, jam 24:00 malam, di kota Magnolia, bisik Hasan Braun “Hmm… Gue cari siapa saja yaa… Buat salah satu grup wizard yang dapat menjalankan amanat pemerintah kerajaan dan pihak global United Nation ini…., minimal dua orang katanya…!?, siapa saja deh!” dengan berbisik-bisik sambil menunggangi motor cross Kawasaki warna hitamnya dalam memenuhi tugas rahasia panggilan pemerintah kerajaan, ia menyalakan mesin motornya “Bruuummm…!”, dan ia berjalan santai menemui salah satu serikat Guild wizard yang ia tujui “Vruuuummm….”, ternyata ia lebih memilih untuk menuju ke serikat Guild Fairy Tail, kelompok Guild wizardnya “Ciitt…!”, dan ia memasuki serikatnya dengan sembunyi-sembunyi “Krrrssskkk….”, di ruangan cafe, terdapat ada Gajeel, Zhou, Elfman, Lisanna, Husain Lee, dan Mirajane yang sedang minum es susu milo bersama, lalu kemudian…


  Salam hangat dari Hasan Braun dengan pakaian jaket hitam dan celana lapang loreng coklatnya “Selamat malam, Fairy Tail! Apa kabarmu sekalian?” sambil berjabat tangan, dan sahut seluruhnya “Iya Hasan-kun, selamat malam juga, kami baik kok, habis merayakan ibadah Jumat Agung…!” berjabat tangan dengan Hasan Braun, kemudian ia pun duduk sambil minum es susu milo yang ditawarkan oleh Mirajane disini, dan ujar Hasan Braun “Jadi… Sekarang gue, Hasan Braun membawakan surat rahasia dari pemerintah global United Nation dan Kerajaan Fiore yang telah dilegalisirkan oleh ketiga jendral besar kerajaan negara kita, yaitu Jendral Alex Liaw, Laksamana Jack Harima, dan Marsekal George Kozin…. Siapakah diantara kalian-kalian yang sanggup jalani misi rahasia ini?, tidak ada saling tunjuk-menunjuk orang lain, bagi yang rela saja…!” sambil tersenyum senang,

   Gajeel dan Husain Lee pun merelakan diri untuk menjalankan sebuah misi rahasia yang dibawakan oleh Hasan Braun, teman Guild wizardnya sendiri, dengan menanda tangani perjanjian misi tersebut, dan ucap Hasan Braun “Terima kasih Gajeel-kun…!, Lee-chan…!, bahwa kalian berdua telah sanggup menjalankan misi rahasia United Nation dan pemerintah Kerajaan Fiore ini!, gue sampaikan kepada kalian berdua tentang misi ini…”, dan tanya Gajeel dan Husain Lee “Misi rahasia apakah yang Hasan-kun bawakan kepada kami?” sambil meminum es susu milonya, jawab Hasan Braun “Misi rahasia saat ini.., kalian berdua menjadi sosok agen rahasia negara kerajaan sementara.., karena kabarnya sangat genting, belakangan ini sistem kinerja di sana banyak yang berubah, contoh yang utama, segi adminstratif mereka sengaja menyewa semua komplotan-komplotan preman dan kelompok milisi bersenjata menjadi anggota barunya, guna memperkuat armada dan modal militer serta persenjataan mereka… Banyak para oknum perwira korps SRG tersebut yang menjalankan sistem pungut liar, dari para pendaftar dari kalangan sipil sebesar US$ 19800, seharusnya pendaftaran korps tersebut tidak dipungut biaya menurut jaminan pihak semua negara cabang-cabangnya, dan global United Nation juga…., Satu lagi... Ia meresmikan tindakan pelanggaran hak asasi manusia, berupa pembubaran dan genosida paksa terhadap masyarakat cabang Guild wizard Fairy Tail di mancanegara, seperti Pakistan, Burma, Albania, Provinsi Xinjiang, China, juga ingin diadakan di Indonesia pula usai Pilpres 2019 jikalau paslon 02 yang menang disana dalam undang-undang resmi korps pasukan elit SRG nya”

   Komentar Mirajane dan Elfman “Wow…!, lumayan aneh juga kebijakannya, mengapa bisa demikian peraturan undang-undangnya?, benar juga, ada suatu kejanggalan yang terjadi pada peraturan undang-undangnya….” terkejut heran, tanggap Hasan Braun “Ya benar, Mira…, Elfman… Ini juga merupakan keadaan genting dan darurat bagi semua dunia global, bukan hanya dari pihak korps pasukan elit itu saja, tetapi bagi mancanegara yang telah mengetahui skandal undang-undang korps SRG itu sendiri….”, mendengar hal itu membuat Zhou dan Lisanna berkomentar pula “Kalau seingat kami…, kemungkinan diantara mereka ada yang sengaja merubah semua undang-undang resminya demi tunjangan kesuksesan karir pribadi seorang oknum perwira korps pasukan elit itu... , dan yaa begitulah Hasan-kun!” sambil meminum es susu milonya.

    Tanggap Hasan Braun lagi “Mungkin saja begitu, Zhou…, Lisanna… banyak para oknum perwira yang merasa berkepentingan, entah dari faktor perintah resmi panglima atasan mereka ataupun motif urusan lainnya…, gue mohon untuk Gajeel dan Husain Lee, pantau terus sistem kinerja adminstratif mereka, tanpa kenal waktu, jangan sampai ada yang terlewatkan!, apalagi gerak-gerik komandan Mayor Goupal yang hampir 89% mancanegara belum mengetahui akan kebijakan kepemimpinannya, seperti biasa alasannya, entah alasan ini, alasan itu… Ada dua buah kata motivasi buat kalian berdua saat jalankan misi rahasia disitu, yaitu “Keep buddy system!”, dan satu lagi…. “Never retreat!”, itu saja dari gue, semoga sukses selalu yaa Gajeel…, Husain Lee… Salam God bless you two always!, kita ketemuan bisa kapan saja…” sambil berjabat tangan pula kepada Gajeel dan Husain Lee, dan sahut semuanya “Okay Hasan-kun…, God bless you too always!, jangan patah semangat jalani hidup!” menepuk pundaknya, dan balas Hasan Braun pula “Thanks for you all…!, gue mohon salam undur diri!” sambil berjalan meninggalkan kawanan kelima Strauss Family dan seorang Redfox Family.

Keesokan harinya, di dalam markas Guild wizard Fairy Tail, semua member Guild ini sudah mengetahui keberangkatan Gajeel dan Husain Lee menuju ke London, Inggris untuk memeriksa kinerja korps pasukan elit SRG yang dikomandokan oleh Mayor Goupal, lelaki besar asal Burma tersebut, tanya Levy “Pacarku, Gajeel dengan Husain Lee sudah berangkat ke Inggris yah!?”, jawab Elfman “Yes Levy, mereka telah berangkat kesana…”, dan sorak semuanya “Iya iya, kita semuanya sudah tahu donk….!”, sahut Natsu “Yuhuiii… Gajeel dan Husain Lee berangkat bertugas demi mengharumkan tanah air kerajaan kita, juga Guild wizard kita…!” sambil merangkul Levy, lanjut Mirajane “Ara…, ara… Supaya berjasa besar bagi bangsa dan umat!” sambil menyediakan makanan sarapan pagi pada cafenya.

   Lanjut Bickslow “Yaahh… Kalian-kalian kan pasti tahu dari status Whats App-nya kan?” sambil mengerjakan skripsi pada laptopnya, balas Erza “Yes do it, Bickslow!, kau sendiri tahu dari WA kan?” bertanya, ujar Bickslow “Bukan, Erza…! Aku tahunya dari posting-an IG nya mereka berdua, @Gajeel_Redfox dan @leehusainstrauss, hehe” sambil minum kopinya “srupuuuttt”, ujar Cana dan Lucy “Ohh begitu….?” sok asyik, komentar Freed “Setahu gue yaa… Mereka berdua kan sama-sama orang sakti, Gajeel si Iron Dragon Slayer…, kalau dia, Husain Lee, pacar gue itu God Slayer, hampir mirip gelarnya si Chelia, saingan Guildnya Wendy si Wind Dragon Slayer” sambil lihat-lihat fotonya Husain Lee pada gadgetnya, lalu sorak semuanya “Cie..., cie... Freed si jomblo ngenes ngomongin seorang cewek-cewek melulu….” tertawa girang dan bercanda, dan tanggap Freed “Jiihh…, gue kan nggak cuma ngomongin cewek-cewek doank, pe’a!! Gue juga kan ngomongin Gajeel si cowok naga besi pula…, ahh kalian-kalian mah suzon semua ama gue yah!?” tertawa kecil, lanjut semuanya lagi “Cie… Freed, cie… Freed” bercanda, balas canda Freed “Ahh dasar cemburuan, kayak yang nggak pernah dapat pacar atau pasangan hidup masing-masing saja!” sambil men-design Autocad buat design suatu bentuk bangunan fasilitas umum pada laptopnya.

  Canda goda Evergreen “Ehh Husain Lee…!, jangan marah-marah begitu donk…!, nggak baik kau marah-marah sama teman kamu macam itu…, Husain Lee cayangmu, Freed…” dengan mempoyoki nama pacarnya, kemudian balas canda Freed “Diam kau ahh, Elfman…! ngapain gue marah-marah, gue kan nggak baperan kok, kepalamu 1000 Elfman, tah Evergreen…!!” dengan tertawa girang sambil men-design autocad dalam laptopnya “Ktik..!, ktik..!, ktik!”,

  Pada jam 09:00 pagi, Natsu dan kawan-kawannya, Gray, Erza, dan Juvia berjalan dari markas Guild Fairy Tail  menuju ke kebun tomat milik Profesor Zhukov, dengan sebuah mobil jenis Toyota Yaris warna biru langit milik Juvia “Vruuummmm….”, yang mengendarai mobilnya ternyata Gray di posisi kanan depan karena permintaan Juvia. Saat berada disana, Profesor Zhukov menyambut kedatangan mereka berempat dalam membantu bercocok tanamnya “Hello Fairy Tail…!, gimana kabar kalian semua?” berjabat tangan, dan sahut keempatnya “Kami baik-baik saja, professor…!”, dan senyum manis Profesor Zhukov “Silahkan kalian boleh bantu kami cocok tanam…!” berjalan menuju ke kebun tomatnya, dimulai dari jam 09:01 sampai dengan 11:00 siang, mereka berempat ini langsung bercocok tanam sayur tomat, dan saat jam 11:56 siang, titah Profesor Zhukov “Natsu…, Gray…, Erza…, Juvia… Silahkan kalian sudah boleh istirahat dulu….” dengan murah hati, terus mereka berempat ini segera istirahat dan makan siang, dengan bekalnya masing-masing “Nyam…, nyam…, nyam…”,

   Jam 12:21 siang, mereka berempat segera pulang menuju markasnya, dengan membawa satu peti sayur tomat yang diberikan oleh Profesor Zhukov, titah beliau “Satu peti ini boleh kalian bawa ke serikat kalian, itu warisan dari saya untuk Guild wizard kalian, makasoh banyak atas bantuannya…” berjabat tangan lagi, dan balas keempatnya “Iya bapak professor, kapan-kapan datang menuju ke serikat kami yaa…” sambil bergegas menuju ke mobilnya, dan sahut beliau “Iya…, Tuhan memberkati kalian semuanya yaa…, nanti kapan-kapan bapak profesor kesana...” sambil tersenyum senang, dan ucapan perpisahan saat mereka-mereka bertemuan dengan bapak profesor ini di kebun tomat tersebut dengan kata “Say goodbye, friends…!” pada saling mengucapkan salam.

Di saat tanggal 03 Mei 2019, kabar Gajeel dan Husain Lee makin tidak diketahui oleh seluruh anggota wizard Fairy Tail, dikarenakan peraturan kebijakan Mayor Goupal yang semakin mengetat, di mana seluruh pemakaian gadget bagi para personil bawahan dari tamtama dan bintara korps pasukan elit ini hanya boleh jam 05:00 sampai dengan 06:00 pagi dan jam 20:00 sampai dengan jam 22:00 malam, tiap selama pekerjaan pelatihan dan diknas korps pasukan elit ini tidak diperkenankan menyalakan alat komunikasi, meskipun ada telepon dan sms masuk, sebab dianggap sebagai bentuk dari kecurangan!, serta ada pengawasan khusus bagi para personil yang ahli wizard elemen magic siang-malam, baik pria, wanita, banci atau tomboy, bencong atau ladyboy, dan kalangan siapa saja, dan kapan saja!.

   Waktu saat pengiriman para personil korps pasukan elit ini ke daerah Marawi, Filipina, khususnya dari klan Team Black Aligator, usai menumpas habis kelompok bandit Carpar Arm disitu, Gajeel dengan seragam tim pasukan elitnya memasuki bangunan gubuk, dan disitu ada Mayor Goupal dan salah seorang ajudannya yang menghabisi nyawa Holkar, seorang pimpinan klan Killer pada kelompok bandit Carpar Arm, ucap Gajeel “Permisi pak komayor!, disini apakah ada salah seorang musuh korps kita yang bersembunyi?” sambil memberikan salam hormat kepadanya, dan sahut Mayor Goupal “Sangat kebetulan sekali, Gajeel-kun…! Kau memang pandai mengetahui posisi musuh…, karena kau salah seorang wizard naga besi pembunuh…,  sekarang kau bergabung lagi bersama dengan rekan korps kamu, Gajeel!, ini urusan komandan mayor!” sambil menggendong Holkar yang telah tak bernyawa,

   Balas Gajeel “Siap komayor!, saya laksanakan…” sambil menggendongkan senapan mesin pendek M249 nya, lalu ia pun meninggalkan Mayor Goupal beserta dengan salah seorang kapten ajudannya dengan berjalan santai, sambil mengarahkan senapan mesin pendek tersebut “Tap…, tap…, tap…, tap…”, tanpa ia sadari seorang ajudan Mayor Goupal ini yang diperintahkan oleh Mayor Goupal yang terpengaruh dengan adu domba Fillo tentang isu Guild wizard Fairy Tail tersebut langsung memingsankan Gajeel di tempat, dengan tendangan tepangannya “Bugg!!”, dan pingsanlah Gajeel ditempat! “Gubrak!”, ujar ajudannya “Dia ternyata merupakan bagian dari Guild wizard Fairy Tail, pak komayor!”, kemudian titah Mayor Goupal “Bawa dia ke helikopter Chinook!”, balas ajudannya “Saya laksanakan!” sambil menggendong Gajeel “Jleb!” “Tap…, tap…, tap…, tap…”,

  Sedangkan yang satu lagi, Husain Lee, dengan seragam kowad korps SRG nya, usai tugas penumpasan bandit Carpar Arm yang dipimpin oleh Holkar di kota Marawi, Filipina guna menumpas jaringan ekstrimis ISIS Abu Sayyaf dan memperketat kekuatan militer Filipina, siang-siangnya ia bertanya kepada seorang adminstrasi komando wanita korps pasukan elit SRG Filipina tentang keberadaan Gajeel, dan reaksinya “KAMU, HUSAIN LEE INGIN MENUJU KE RUANG DOKTER!?, UNTUK APA SEORANG PRAJURIT KORPS KAMI MENJENGUK ORANG SAKIT!!?, SERAHKAN SAJA KEPADA PIHAK MEDIS!, KAMU TAK USAH IKUT CAMPUR DENGAN URUSAN ORANG SAKIT!, TAK USAH REMEHKAN PERATURAN KEBIJAKAN KAMI!, LEBIH BAIK KAMU URUSKANLAH SAJA PEKERJAANMU MASING-MASING!!” dengan nada tegas dan keras, Husain Lee langsung saja bergegas pergi menuju ke lapangan basket untuk menemui seorang rekan prajurit wanitanya, Flare Corona, seorang perempuan Guild Raven Tail yang saat ini mengikuti sukarelawan korps pasukan elit SRG, untuk berkenalan juga untuk bicara rahasia “Tap…, tap…, tap…, tap....”, ocehan Husain Lee “Si Gajeel nyatanya tidak ada di kamar barrack laki-laki, juga tidak ada ruang dokter pula…, seandainya Gajeel dijebloskan ke penjara militer… Bisa jadi misi kami berdua ketahuan oleh Mayor Goupal…, Hmm optimis saja!” di dalam hati,

   Sahut Flare, dengan seragam militer kowad korps SRG nya “Ohh.... Kamu itu, namanya Husain Lee…, kakak perempuan sepupu Mirajane itu yaa?, namaku Flare Corona, dari Guild Raven Tail, saingan Guild Wizard Competition Magnolia dengan Lucy, aku senang berkenalan denganmu, Lee-chan!” bersalaman,  ucap Husain Lee “Ara…, ara… Aku memang kakak sepupu Mirajane!, aku juga teman se-guildnya Lucy Heartfilia, aku saat ini diberikan misi rahasia oleh pemerintah kerajaan dan global United Nation tentang kinerja korps pasukan elit SRG ini!”, tanya Flare “Misi rahasia seperti apakah bentuknya, Lee-chan?” penasaran dengan misi rahasianya juga kebijakan korps pasukan elit tersebut yang telah berubah,  jawab Husain Lee “Misi rahasia yang kujalani ini…, memeriksa suatu kebijakan korps pasukan elit disini, khususnya Team Black Aligator yang dipimpin oleh komandan Mayor Goupal, asal Flare tahu..., sebagai anggota korps SRG dilarang menjenguk orang sakit di ruang dokter prajurit, waktu itu aku ingin menjenguk Gajeel, kok saat ini mengapa dia tidak kembali lagi ke barrack pria saat aku bertanya keberadaan Gajeel kepada personil korps prianya, dan menemui aku untuk menjalani pelatihan militer bersama-sama, dan sebagainya…”, tanggap Flare “Oh iya yaa…, aku mengerti… Lagian pas aku ingin daftar sukarelawan korps ini saja, aku dimintai uang iuran oleh ajudannya Mayor Goupal sebesar US$ 19800, padahal kalau daftar pegawai negeri, seperti polisi, tentara, tenaga kesehatan, pegawai negeri sipil, dan sebagainya… Tidak dipungut biaya”,

 Lanjut Husain Lee “Iya benar, Flare-san!, itu juga termasuk tindakan pungut liar juga, pokoknya banyak juga peraturan kebijakan undang-undang korps pasukan elit se-global SRG yang berubah ulah seseorang oknum-oknum nakal dan sebagainya… Mayor Goupal juga banyak merekrut semua preman-preman jalanan, anggota ormas ekstrimis agamis, dan orang-orang nakal lainnya menjadi anggota tempur pasukan elit SRG tanpa syarat, guna memperkuat armada dan modal militer serta persenjataan korps ini, pakai menghalakan segala bentuk cara!, contohnya rencana pembubaran dan tindakan pelanggaran hak asasi manusia genosida paksa terhadap para member kaum masyarakat cabang-cabang Guild wizard Fairy Tail di mancanegara, selain di negara Kerajaan Fiore, itupun sudah terjadi pada negeri Pakistan, Burma, Albania, dan Provinsi Xinjiang, China”

  Kemudian saran Flare “Pokoknya Husain Lee hati-hati saja!, tetap berdoa, tetap optimis, jangan melakukan pelanggaran apapun, itu saja kuncinya dari aku” merangkul pundaknya, sahut Husain Lee “Okay thanks friends…!, aku mau ke barrack dulu, ingin mandi siang…” bersalaman lagi, ujar Flare “Hati-hati dalam jalani misi rahasianya yaa…” sambil melihat kepergian Husain Lee menuju ke kamar barrack wanita, dan saat ia berada di pintu barrack wanita tiba-tiba dibius oleh seorang penembak sniper rifle wanita, dengan berpakaian seragam korps SRG nya, berupa warna coklat bercorak loreng hijau dan hitamnya, bertopeng ski hitam tanpa lubang mulutnya, memakai headset radio command pada kedua telinganya, serta berompi kevlar tactical bikini warna hijau pula, dari jarak jauh, dengan sniper L155A1 Camouflage Silencer-nya “Sleb!”, lalu pingsanlah ia di tempat, dan digendong oleh seorang Mayor Goupal ke arah pundak kirinya, lapor seorang wanita penembak jitu tersebut “Lapor komandan Mayor Goupal!, LHS telah pingsan di tempat!, GR telah diasingkan ke Jepang!, ganti!” dari jauh, dan balas Mayor Goupal “Cepatlah engkau kemari kesini!, bawalah dia ke Jepang juga!, singkirkanlah wanita Guild Fairy Tail penyusup ini dari Filipina!” dengan handy talknya, dan ucap seorang wanita pasukan elit ini “Siap!, saya laksanakan!” pakai radio commandnya.

   Di Jepang, kota Niigata, serta markas rahasia SRG di kawasan dataran tinggi yang jarang dikunjungi oleh masyarakat Jepang, dengan ciri fisik bangunannya cukup asing, dalam penjara bawah tanahnya, Gajeel terbangun dari pingsannya, di depan mata kepalanya terlihat sosok seorang komandan korps pasukan elit SRG klan Team Black Aligator cabang negara Jepang, Cpt. Akihiko yang diperintahkan Mayor Goupal untuk membangunkan Gajeel dari pingsannya, guna menginterogasi Gajeel lebih dalam, titah Cpt. Akihiko “Woi jagoan naga besi!, bangun kamu!, jangan pura-pura mati kau!” dengan memukulkan pintu besi penjara bawah tanahnya “Bong!, bong!”, dan keluh Gajeel “Iya pak komandan…., saya bangun ini….” terbangun dari pingsannya, tanya Cpt. Akihiko “Namamu Gajeel Redfox…!, kelahiran dari negara Kerajaan Fiore, berstatus member Guild wizard Fairy Tail…! Ada pertanyaan penting yang sangat harus kamu jawab!!, kalau tidak, kamu akan kapten seret paksa ke ruang interogasi di lantai atas!!,  apakah tujuan motivasimu bersama dengan seorang perempuan teman Guild wizardmu itu bergabung dalam korps pasukan elit mancanegara kami, Shield Regiment of Gurkha...!?” menginterogasi dengan tegas, lalu jawab Gajeel usai berkata “Waa!, dimana ini!!?, kok mengapa gue ada di dalam penjara bawah tanah!!?, dan seseorang ajudan bawahan Mayor Goupal telah menendangku terlebih dahulu, apa yaa salah gue dari pendaftaran korps pasukan elit ini sebenarnya…!?” di dalam hati, “Hmm…, saya juga kebetulan mengetahui tes kesabaran dan kekuatan bagi kaum ahli wizard elemen magic yang mendaftarkan diri pada korps pasukan elit ini, lalu… apakah ini termasuk seleksi khusus bagi kaum ahli wizard, bapak kapten?” dengan optimis, ujar Cpt. Akihiko “Kau…, tidak pandai mengelak saat diberikan suatu pertanyaan dari bapak kapten, kalau ada keperluan apa-apa, tanyakanlah para penjaga penjara bawah tanah ini!, apakah ini tes khusus kaum ahli wizard elemen atau bukan!?” dengan senyuman liciknya serta bergegas berjalan meninggalkan ruang penjara bawah tanah tersebut “Tap…, tap…, tap…”.

  Kebijakan undang-undang Mayor Goupal terus-menerus merubah undang-undang korps pasukan elit SRG aslinya, di berbagai macam mancanegara cukup banyak cabang-cabang Guild wizard Fairy Tail digenosida habis, seperti di Pakistan, Burma, Provinsi Xinjiang, China, dan Albania ditambah lagi dengan isu-isu fitnah yang diklaim sebagai kenyataan dan berita hoax dan adu domba Fillo McTrump (Mantan paksaan Guild Red Bull) tentang isu cabang Fairy Tail disitu sebagai berita yang sesungguhnya, dengan seluruh tempat ibadah gereja-gereja, gedung asrama panti asuhan, wisata bukit doa, menara doa, dan semua kegiatan Kebangunan Kebaktian Rohani iman dalam Tuhan cabang Guild Fairy Tail pun dibekuk, ditangkap, dan diinterogasi secara massal hari demi hari, minggu demi minggu, dan bulan demi bulan. Akan tetapi dibalik semua kekejaman-kekejaman rezim Mayor Goupal dan korps pasukan elit SRG Team Black Aligator terhadap cabang Guild wizard Fairy Tail di mancanegara tersebut akibat adu domba Fillo, merupakan nyanyian dan tarian kemenangan atas Iblis dan anteknya, setan-setan terkutuk!,

    Seperti yang dikatakan Alkitab Filipi 1:21 berbunyi “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan”, kemudian berita amatir ini telah sampai kepada pelosok tanah negeri Kerajaan Fiore, lewat berita internet yang terpercaya, lalu reaksi Hasan Braun “Astagfirullahalazim!, Ya Tuhan benarkah berita ini sungguh nyata?” sambil membaca suatu berita nyata tersebut pada laptopnya, seterusnya ia laporkan berita tersebut kepada pihak kerajaan dan menteri-menteri kedutaan lainnya, ujar Jendral Alex Liaw “Hmm… Kita sebagai persatuan bangsa-negara kerajaan yang merupakan bagian dari pemegang tahta bidang kemanusiaan, dalam Liga United Nation…”, lanjut Laksamana Jack Harima “Kita selesaikanlah semua persoalan pelanggaran hak asasi manusia yang diperbuatkan oleh komandan Mayor Goupal itu, dengan mengadakan perundingan bersama-sama, untuk benua Asia Timur, Tenggara, dan Eropa….”, lanjutan yang ketiga oleh Marsekal George Kozin beretnis Afro-Russian “Ya!, jangan sampai tindakan pelanggaran HAM ini terus-menerus terjadi, bahkan sampai menyulut pada peperangan antar kerukunan bangsa-negara…” berpidato di dalam istana kerajaan kota Magnolia, Fiore pada jam 19:00 malam,

  Balas pidato Raja Daniel “Tepat sekali kata kalian bertiga, para komandan besar militer kerajaan kami yang terhormat…!, supaya permasalahan ini cepat selesai… Kita adakanlah suatu perundingan besar antar negara-negara benua Asia Timur, Tenggara, dan Eropa pada ibukota kesayangan kita, Magnolia yang tercinta….” di depan mimbarnya, terus pada tanggal 19 Mei 2019, diadakanlah suatu perundingan besar antar negara-negara benua Asia Timur, Tenggara, serta Eropa pada ibukota Magnolia tentang pelanggaran HAM Mayor Goupal dan korps pasukan elit SRG Team Black Aligator, namun malah makin-makin Mayor Goupal terus mengingkari perjanjian dan penanggulangan pelanggaran HAM yang dikeluarkan oleh Raja Daniel Kruschev, juga Mayor Goupal ancam bubarkan paksa Liga United Nation atau Perserikatan Bangsa-Bangsa, layaknya pembubaran paksa cabang Guild wizard Fairy Tail se mancanegara Asia Timur, Tenggara, maupun Eropa, dengan pidatonya yang amat begitu menyakitkan!.

    Pada tanggal 22 Mei 2019, Mayor Goupal mengerahkan pasukan Team Black Aligatornya untuk menyergap kantor edukasi Liga United Nation di Tepelena, Albania berhasil di obrak-abrikan, seluruh pegawainya dieksekusi di tempat! “Dedededet….!”, karena dianggap mendukung Guild Fairy Tail se-mancanegara, juga terjadi pada daerah Jakarta, Indonesia, namun gagal dan berhasil digugurkan diringkus oleh korps pasukan elit Indonesia, Kopassus tentara elit baret merah. Atas restu sang Raja Daniel Kruschev dan baginda Ratu Hisui E., kali ini yang diutus untuk membebaskan Gajeel dan Husain Lee di Jepang dari ancaman eksekusi mati Mayor Goupal, Natsu, Gray, Erza, Juvia, Laxus, Freed, Alzack, Bisca, Zhou, Bambang, dan ketiga Strauss Family asal Guild Fairy Tail, Kagura dari Mermaid Heel, dan Rogue asal Guild Sabeertooth, pada menuju ke Niigata, Jepang, dengan teknologi canggih teleport yang dirancangkan khusus dari kekuatan 1% wizard elemen dan 99% kekuatan saintek fisika “Zyuuuuutttttzzzz”,

  Di dalam suatu markas tertutup SRG di daerah Niigata, Jepang, Gajeel dan Husain Lee habis-habisan diinterogasi segara keras, terutama Gajeel, seorang laki-laki jagoan naga besi, gertak seorang Team Black Aligator “Woi cowok naga besi tua Fairy Tail!!, hayo jawab pertanyaan kami!!, hayo koperatif!!” sambil gebrak meja “Duaakk!!”, lanjut seorang anggotanya yang kedua “Dimana semua rekan-rekan…, juga cabang-cabang Guild Fairy Tail yang kamu sembunyikan dari kami tersebut!!?” sambil menjambak rambut Gajeel “Zret!”, tetapi Gajeel tidak mau menjawabnya, dengan berkata “Cik!, ngapain gue harus koperatif ama rencana jahat kalian semua…11?, ngapai gue taatin perintah Mayor Goupal yang nyata-nyata menyuruh seorang ajudannya menengdangku tanpa alasan!!?” di dalam hati, lalu ujar Gajeel “Kalian…., hanyalah segelintir bandit-bandit dan teroris ber-cap seragam tentara se-mancanegara korps SRG…., yang nyata-nyata menantang habis kebijakan hak asasi manusia, juga amat mudahnya kalian, teroris cap tentara elit Gurkha mencobaiku dan teman Guildku, Husain Lee tanpa ada sama sekali alasan yang dibenarkan…!!” sambil terengos-engos karena tersiksa, kemudian geram berat Cpt. Akihiko “BULLSHIT KAU, ANJINK!!!, MUKAMU TAH!!, BOKONG NAGA BESI TUA!!!” sambil menendang keras Gajeel dengan kakinya yang bersepatu laras tingginya “Duaakkk!”, dan jatuhlah kursi interogasi yang diikatkan bersama dengan Gajeel tersebut “Klontang!”,  kemudian Gajeel dibangunkan lagi oleh ketiga pasukan Tim Black Aligator disini, dan bagian kedua telapak tangannya disundut pakai cerutu “Bzzhhhssttt…”, jerit salah seorang diantara mereka tersebut “Hayo donk, bacotmu itu Naga Besi Tua!!!, HAYO DONK NGE-BACOT TERORIS CAP TENTARA ELIT GURKHA LAGI!!!, HAYO DONK KOAR-KOARKAN MULUT GEDE NAGA BESI TUAMU ITU LAGI!!!, SEKALI LAGI!!!” sambil menyundut kedua telapak tangan Gajeel dengan cerutu pada tangan kirinya sampai luka bakarnya membara.

   Sesampainya ketiga pihak Guild wizard ini di tanah Jepang, mereka semuanya ini langsung berjalan menuju ke sebuah kota tua daerah Niigata yang sudah tak berpenghuni dan terpencil dari keramaian kehidupan kota Niigata tersebut “Tap…., tap…., tap…., tap….”, di dalam sebuah rumah tradisional Jepang yang masih bagus walau tak berpenghuni “Krieett…!”, ujar Laxus “Wah, wah, wah… Rumah ini masih tetap utuh dalamnya, walau tak ada satupun penghuni yang tinggal…!” dengan memasuki rumah tersebut, balas Natsu “Iya benar katamu, Luxus!, ini merupakan kota tertua di Jepang barangkali!?” sambil menaiki diri ke lantai atas “Tap…, tap…, tap…, tap…”,

   Kemudian Gray, Erza, Lucy, Juvia, Kagura, dan Bambang mengikuti Natsu ke lantai atas, kalau Freed, Alzack, Bisca, Zhou, Mirajane, Elfman, Lisanna, dan Rogue mengikuti Laxus di lantai satu “Tap…, tap…, tap…”. Oceh Bambang “Fuaahhh…, biasanya kalau kota tua yang sudah mati begini hanya di negara-negara yang berkembang saja… Padahal negara maju seperti Jepang ini pula ada kota mati juga yah!?” sambil meminum sebotol minuman isotonik bermerek Pocari Sweat nya “Gluk.., gluk.., gluk..”, sahut Natsu “Ciaha… Gue jarang melihat kota-kota mati di negeri maju seperti ini…, kalau di Fiore tidak ada sama sekali kota mati” sambil memainkan gadgetnya, tanggap Gray dan Kagura “Yes…, walau ukuran wilayahnya cukup kecil, tetap banyak sekali orang-orang dari luar yang berduyun-duyun karena titik wilayahnya yang strategis, azeekk…” saling menepukkan tangan kanannya “Plok!”, ujar Erza “Strategis bukan sembarangan strategis saja, Gray…, Kagura…, tingkat ketoleransian bebas beragama di sana pun jauh lebih kental, persis seperti Jepang ini, Singapura, Thailand, dan negara sekuler lainnya, sobat!, tingkat pemerkosaannya pun jauh lebih rendah ketimbang dalam negeri berkembang, apalagi dengan negeri syariat agamis….” dengan membaca artikel tentang Jepang pada gadgetnya, cengang Lucy “Eee…, Erza-san…” terheran, tanggap Juvia kepada Erza “Yap!, setahuku, Erza... di negeri-negeri syariat agamis itu tingkat pemerkosaan, diskriminatif, dan pelanggaran hukumnya jauh lebih tinggi, yaa sudah jelaslah alasannya mengapa…” sambil tiduran di lantainya,



Next to Part 3